Dari Uang Tunai ke Sekali Klik dalam Perubahan Perilaku Keuangan Mahasiswa

6 menit baca
Priscilla Faustine Santoso
Ditulis oleh Priscilla Faustine Santoso diterbitkan
Kemudahan transaksi dompet digital melalui pemindaian kode QR semakin efisien dan dekat dengan aktivitas harian mahasiswa. (Sumber: Pexels/Pavel Danilyuk)
Kemudahan transaksi dompet digital melalui pemindaian kode QR semakin efisien dan dekat dengan aktivitas harian mahasiswa. (Sumber: Pexels/Pavel Danilyuk)

Kemudahan pembayaran digital telah mengubah kebiasaan mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dari uang tunai ke dompet digital (e-wallet). Berbagai fitur seperti kode QR, transfer antarpengguna, hingga pembayaran belanjaan membuat e-wallet sangat dekat dengan gaya hidup mahasiswa. Tingginya adopsi ini sejalan dengan data Bank Indonesia yang mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,22 miliar pada Mei 2026, atau tumbuh 28,14% dibanding tahun sebelumnya.

Meski praktis dan memiliki fitur pencatatan pengeluaran, kemudahan ini dapat mendorong perilaku konsumtif jika tidak diimbangi dengan kontrol diri. Kehadiran promosi seperti cashback, diskon, hingga fitur buy now pay later (BNPL) yang menurut OJK telah mencapai kredit Rp30,1 triliun per Mei 2026 berisiko memicu pembelian tak terencana. Hal ini sejalan dengan penelitian Ariwangsa dan Jayanatha (2023) yang menunjukkan bahwa penggunaan dompet digital berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sehingga penting bagi mahasiswa untuk mengelola keuangannya secara bijak.

Dompet Digital sebagai Sarana Transaksi Mahasiswa  

Dompet digital memberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mahasiswa dapat menyelesaikan pembayaran dengan cepat tanpa harus mencari mesin ATM atau menyiapkan uang tunai. Transaksi dapat dilakukan melalui pemindaian kode QR, transfer antarpengguna, ataupun pembayaran langsung melalui aplikasi. Sistem pembayaran digital membuat kegiatan ekonomi menjadi lebih praktis dan efisien karena pengguna dapat melakukan transaksi hanya melalui telepon pintar.

Selain mempermudah pembayaran, riwayat transaksi yang tersimpan dalam aplikasi dapat membantu mahasiswa mengetahui jumlah dan jenis pengeluaran yang telah dilakukan. Fitur tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi keuangan karena mahasiswa dapat melihat pola penggunaan uang untuk makanan, transportasi, hiburan, belanja daring, maupun kebutuhan akademik. Apabila diperiksa secara berkala, riwayat transaksi dapat membantu mahasiswa mengenali kebiasaan belanja dan menentukan jenis pengeluaran yang perlu dikurangi.

Dari sisi keamanan, penggunaan dompet digital juga dapat mengurangi risiko kehilangan uang tunai karena dilengkapi dengan sistem perlindungan seperti kata sandi, kode OTP, dan verifikasi biometrik. Kemudahan transaksi dengan nominal kecil membuat dompet digital sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, dompet digital dapat menjadi sarana yang membantu pengelolaan keuangan apabila digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.

Kemudahan Transaksi Digital dan Perubahan Perilaku Keuangan Mahasiswa  

Meskipun memberikan berbagai manfaat, kemudahan penggunaan dompet digital juga dapat mengurangi kesadaran mahasiswa terhadap jumlah uang yang telah dikeluarkan. Dalam transaksi tunai, seseorang dapat melihat secara langsung berkurangnya uang di dalam dompet sehingga lebih menyadari nilai pengeluaran. Sebaliknya, transaksi digital hanya menunjukkan perubahan saldo dalam bentuk angka sehingga pembayaran dapat terasa lebih ringan.

Saya juga pernah mengalami kondisi ketika beberapa transaksi kecil melalui dompet digital terasa tidak memberikan pengaruh besar terhadap keuangan saya. Pembelian makanan, minuman, atau layanan tertentu memang terlihat sederhana apabila dilihat satu per satu, tetapi setelah diperhatikan melalui riwayat transaksi, jumlah keseluruhannya dapat menjadi cukup besar. Pengalaman tersebut membuat saya menyadari bahwa kemudahan pembayaran digital perlu disertai dengan kemampuan mengendalikan keputusan sebelum melakukan transaksi. Hal tersebut juga sejalan dengan penelitian Waruwu dan Harianja (2024) mengenai pengaruh penggunaan dompet digital terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan dompet digital berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sehingga kemudahan transaksi digital perlu diimbangi dengan kemampuan dalam mengendalikan pengeluaran. 

QRIS TAP dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi nontunai yang praktis dan menyeluruh, baik di sektor transportasi publik maupun pusat perbelanjaan modern. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
QRIS TAP dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi nontunai yang praktis dan menyeluruh, baik di sektor transportasi publik maupun pusat perbelanjaan modern. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Selain kemudahan transaksi, promosi digital juga menjadi faktor yang dapat mendorong perilaku konsumtif. Cashback, diskon, kupon, dan gratis biaya pengiriman dapat memberikan keuntungan apabila digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang memang diperlukan. Namun, promosi tersebut juga dapat mendorong mahasiswa melakukan pembelian yang sebenarnya tidak direncanakan hanya karena adanya kesempatan mendapatkan harga lebih murah. Akibatnya, mahasiswa dapat menganggap keputusan tersebut sebagai bentuk penghematan, padahal jumlah pengeluaran tetap bertambah. Kemudahan pembayaran juga dapat membuat batas antara kebutuhan dan keinginan menjadi semakin tidak jelas. Barang yang awalnya tidak diperlukan dapat dianggap sebagai kebutuhan karena mudah ditemukan dan dibeli melalui aplikasi. Risiko tersebut semakin meningkat dengan adanya fasilitas paylater. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemudahan transaksi digital perlu diimbangi dengan kemampuan mahasiswa dalam mengendalikan keputusan keuangan agar penggunaan dompet digital tetap sesuai dengan kebutuhan. 

Peran Kontrol Diri dan Literasi Keuangan dalam Penggunaan Dompet Digital 

Kontrol diri menjadi salah satu faktor penting yang dapat mengurangi dampak negatif penggunaan dompet digital. Kontrol diri merupakan kemampuan seseorang dalam menahan dorongan, mempertimbangkan akibat keputusan, dan memilih tindakan berdasarkan tujuan jangka panjang. Mahasiswa dengan kontrol diri yang baik tidak langsung melakukan pembayaran ketika melihat promosi atau produk menarik, tetapi mempertimbangkan manfaat dan kondisi keuangannya terlebih dahulu. Dalam penelitian mengenai penggunaan e-money, perilaku konsumtif mahasiswa, dan peran kontrol diri,  Dewi, Herawati, dan Adiputra (2021)  menemukan bahwa kontrol diri mampu mengurangi pengaruh penggunaan e-money terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Temuan tersebut menunjukkan bahwa teknologi pembayaran tidak secara otomatis menyebabkan mahasiswa menjadi boros. Dampak penggunaan dompet digital bergantung pada kemampuan pengguna dalam mengendalikan keputusan keuangan.

Selain kontrol diri, literasi keuangan juga memiliki peran penting dalam membentuk perilaku penggunaan dompet digital. Literasi keuangan mencakup kemampuan menyusun anggaran, menentukan prioritas, memahami risiko, mengelola utang, serta mengambil keputusan keuangan secara rasional. Mahasiswa yang memiliki literasi keuangan baik akan memahami bahwa saldo dalam dompet digital tetap merupakan bagian dari uang yang dimiliki. Mereka juga dapat membedakan dompet digital sebagai alat pembayaran dengan paylater sebagai fasilitas kredit yang memiliki kewajiban pembayaran. Penelitian Ariwangsa dan Jayanatha (2023) yang membahas hubungan antara literasi keuangan, penggunaan dompet digital, dan perilaku konsumtif mahasiswa menunjukkan bahwa literasi keuangan dan penggunaan dompet digital berhubungan dengan perilaku konsumtif mahasiswa.

Strategi Membangun Perilaku Keuangan yang Sehat dalam Penggunaan Dompet Digital 

Sebagai pengguna dompet digital, saya mulai menerapkan beberapa kebiasaan untuk menjaga agar kemudahan transaksi tidak membuat pengeluaran menjadi kurang terkendali. Salah satu cara yang saya lakukan adalah menyusun batas pengeluaran berdasarkan kebutuhan utama, hiburan, dan pengeluaran lainnya. Pembagian tersebut membantu saya mengetahui jumlah uang yang dapat digunakan sehingga keputusan transaksi dapat dipertimbangkan dengan lebih baik. Selain itu, saya juga mulai memperhatikan riwayat transaksi secara berkala untuk melihat pola penggunaan uang. 

Dari catatan tersebut, saya dapat mengetahui jenis pengeluaran yang sering dilakukan dan mengevaluasi transaksi yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Penggunaan fitur promosi seperti cashback atau diskon juga perlu dipertimbangkan kembali sebelum digunakan. Saya menyadari bahwa adanya promosi tidak selalu berarti harus melakukan pembelian, karena keputusan tersebut tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan. Fasilitas paylater juga perlu digunakan secara hati-hati agar tidak menjadi alasan untuk melakukan pengeluaran di luar kemampuan.

Berdasarkan pembahasan tersebut, penggunaan dompet digital memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Dompet digital memberikan kemudahan, kecepatan, keamanan, serta efisiensi dalam melakukan pembayaran. Riwayat transaksi dalam aplikasi juga dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi pengeluaran. Namun, kemudahan transaksi, promosi, cashback, serta berkurangnya penggunaan uang tunai dapat mendorong pembelian impulsif dan perilaku konsumtif. Pengaruh tersebut akan semakin kuat apabila mahasiswa tidak memiliki anggaran, kurang mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mudah mengikuti gaya hidup dan tren. Risiko keuangan juga dapat meningkat apabila penggunaan dompet digital disertai fasilitas paylater yang tidak dikelola secara bertanggung jawab.

Dompet digital pada dasarnya bukan penyebab tunggal perilaku boros. Dampaknya bergantung pada cara mahasiswa memahami, menggunakan, dan mengendalikan fasilitas pembayaran tersebut. Mahasiswa perlu menjadikan kemajuan teknologi finansial sebagai sarana untuk membentuk perilaku keuangan yang lebih baik. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan literasi keuangan, menyusun prioritas, membatasi saldo, mencatat pengeluaran, serta memperkuat kontrol diri. Promosi dalam dompet digital sebaiknya digunakan hanya ketika sesuai dengan kebutuhan, bukan sebagai alasan untuk melakukan pembelian baru. Dengan sikap kritis dan disiplin, dompet digital dapat membantu mahasiswa mengelola transaksi secara efisien tanpa mengorbankan kestabilan keuangannya. Pada akhirnya, kemampuan mengendalikan penggunaan dompet digital merupakan bagian penting dari proses mahasiswa menjadi individu yang mandiri, bertanggung jawab, dan bijaksana dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Priscilla Faustine Santoso
Mahasiswa Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan dengan minat pada bidang bisnis, keuangan, dan penulisan akademik.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 10 Agu 2026, 11:12

Sawah, Kerbau (Baja), dan Kenangan

Munding boleh berganti traktor. Sawah bisa saja berubah wajah menjadi rumah, kos-kosan. Permainan anak-anak boleh berganti zaman. Tapi kenangan tentang kebersamaan semestinya tetap tumbuh

Asyiknya membajak sawah menggunakan kerbau dulu, kini digantikan perannya oleh traktor (Sumber: Instagram @kangnandarvlog)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 09:27

Kala Kemarahan Pejabat Jadi Konten Pemerintahan

Sebuah teguran langsung pejabat kepada bawahannya dan viral dapat membuat masyarakat merasa pemerintah hadir. Itu bukan sesuatu yang harus diremehkan.

Ilustrasi pejabat memarahi bawahan (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 09 Agu 2026, 19:39

Dari Uang Tunai ke Sekali Klik dalam Perubahan Perilaku Keuangan Mahasiswa

Peralihan ke dompet digital mempermudah transaksi mahasiswa, namun berisiko memicu perilaku konsumtif.

Kemudahan transaksi dompet digital melalui pemindaian kode QR semakin efisien dan dekat dengan aktivitas harian mahasiswa. (Sumber: Pexels/Pavel Danilyuk)
Linimasa 09 Agu 2026, 18:31

Hikayat Baju Pendakian Indonesia yang Biasa Digunakan Para Pecinta Alam

Flanel, celana PDL, jaket bulu angsa, dan sepatu tentara pernah menjadi ciri khas pendaki Indonesia sebelum era pakaian modern.

Ilustrasi pendaki gunung. (Sumber: Pixnio)
Ayo Netizen 09 Agu 2026, 15:43

Kibar Sang Merah Putih pun Tak Merdeka

Bendera memang sudah merdeka dari penjajahan. Tetapi apakah manusia yang mengibarkannya sudah benar-benar merasakan kemerdekaan?

Bendera merah putih di sekeliling Lapangan Lio Genteng, RW 05, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu 12 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 09 Agu 2026, 12:05

Tanah, Makanan, dan Tempat

Timbal-balik antara alam dengan manusia, dan sebaliknya, khususnya tentang nama-nama batuan atau tanah yang dijadikan toponimi.

Camilan kue ladu, sangat populer di Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis. (Sumber: T Bactiar)
Ayo Netizen 09 Agu 2026, 09:17

Hari Hutan Nasional: Menjadikan Hutan sebagai Rumah dan Harapan

Masih relevan kah peringatan Hari Hutan Nasional sekarang dengan kondisi ekologi hutan kita yang semakin gundul. Apakah pembangunan tidak menggunakan konsep lingkungan hidup yang sehat?

Siswa SD Darul Hikam Bandung memperingati Hari Bumi dengan aksi nyata menanam pohon di kawasan Dago Giri, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 25 April 2024.  (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Wisata & Kuliner 09 Agu 2026, 09:03

Tamasya di Dadaha Tasikmalaya: Tempat Jogging, Wisata Kuliner, dan Rekreasi Keluarga

Dadaha menjadi destinasi favorit warga Tasikmalaya dengan lintasan jogging, taman bermain anak, kolam renang, dan Pasar Kojengkang yang selalu ramai.

Suasana di Kawasan Dadaha Tasikmalaya (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.