Diskar Kota Bandung Ungkap Daftar Kecamatan dengan Tingkat Kejadian Kebakaran Tertinggi

3 menit baca
Toni Hermawan
Ditulis oleh Toni Hermawan diterbitkan
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung melakukan pendinginan pada kios material barang bekas yang terbakar di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis 26 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung melakukan pendinginan pada kios material barang bekas yang terbakar di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis 26 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)

AYOBANDUNG.ID - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar) Kota Bandung mencatat kecamatan dengan tingkat kejadian kebakaran tertinggi. Wilayah tersebut adalah Babakan Ciparay, Sukasari, Lengkong, Andir, Cicendo, Sukajadi, Coblong, Batununggal, dan Bandung Kulon.

Kawasan-kawasan ini dinilai rawan karena didominasi permukiman padat penduduk serta keberadaan area pergudangan dan usaha, seperti insiden kebakaran gudang rongsok dan konveksi yang beberapa kali terjadi.

Secara lebih spesifik, pada 2024 Kota Bandung mengalami 350 kejadian kebakaran yang tersebar di berbagai kecamatan. Kecamatan Babakan Ciparay menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 30 kasus. Tingginya angka ini dipengaruhi oleh kepadatan penduduk hingga akses jalan yang relatif sulit dijangkau petugas. Data ini memperkuat posisi Babakan Ciparay sebagai wilayah paling rawan dalam pemetaan kebakaran tingkat kota.

Tren kebakaran di Kota Bandung juga menunjukkan fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021 tercatat 182 kejadian kebakaran, kemudian meningkat menjadi 195 kejadian pada 2022. Lonjakan signifikan terjadi pada 2023 dengan total 352 kejadian, sebelum sedikit menurun menjadi 350 kejadian pada 2024. Dalam periode tersebut, kawasan pusat kota konsisten menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, diikuti Bandung Timur, Bandung Selatan, Bandung Barat, dan Bandung Utara. Puncak kejadian umumnya terjadi pada musim kemarau, terutama antara Juli hingga Oktober.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, Kurniawan, mengatakan pihaknya terus memetakan wilayah rawan kebakaran sebagai dasar dalam menentukan langkah pencegahan yang lebih efektif.

“Kalau kita lihat data, kejadian kebakaran terbanyak ada 10 kecamatan dengan tingkat kejadian kebakaran tertinggi,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.

Sekretaris Diskar Kota Bandung, Kurniawan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Sekretaris Diskar Kota Bandung, Kurniawan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)

Diskar Kota Bandung menyebutkan, pemetaan tersebut didasarkan pada jumlah laporan kejadian dalam beberapa tahun terakhir, termasuk faktor kepadatan permukiman, kondisi instalasi listrik, serta aktivitas masyarakat yang berisiko memicu kebakaran.

Kurniawan mengatakan, data tersebut menjadi acuan utama dalam menyusun program mitigasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

“Bagaimana kita melakukan upaya-upaya pencegahan, tentu secara rutin kita lakukan penyembuhan edukasi masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, edukasi dilakukan dengan berbagai metode, baik secara langsung maupun melalui media digital agar jangkauan informasi semakin luas dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Kemudian, kita juga bermitra dengan warga-warga kebakaran sareng di setiap wilayah untuk menjalankan sosialisasi dan edukasi kepada warga-warga masyarakat terkait dengan potensi bahaya kebakaran, terutama di musim kemarau yang akan datang,” ucapnya.

9 kecamatan di Kota Bandung denga tingkat risiko kebakaran tertinggi. (Sumber: Dibuat dengan Chat GPT)
9 kecamatan di Kota Bandung denga tingkat risiko kebakaran tertinggi. (Sumber: Dibuat dengan Chat GPT)

Dia menyebutkan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting dalam menekan angka kebakaran, mengingat waktu respons awal sangat menentukan besar kecilnya dampak yang ditimbulkan.

“Yang selanjutnya adalah, masyarakat juga kita latih bagaimana cara menggunakan peralatan pemadaman yang sudah mereka miliki, berupa pompa portable yang sudah mereka miliki,” ujarnya.

Ia mengatakan, kemampuan dasar tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan penanganan awal sebelum petugas tiba di lokasi kejadian.

“Ketika terjadi kebakaran, masyarakat bisa menanggulangi kebakaran itu, sebelum petugas kebakaran, semakin singkat masyarakat mengetahui dan punya kemampuan untuk memadamkan kebakaran, maka potensi kelebihannya akan semakin kecil itu yang kita harapkan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, upaya pencegahan tetap menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan saat kejadian sudah berlangsung.

“Yang lebih optimalnya lagi, ketika masyarakat mengetahui potensi bahaya dan mereka bisa menanggulangi kebakaran, sehingga tidak terjadi kebakaran,” ujarnya.

Ia menyebutkan, strategi Diskar Kota Bandung dalam menekan angka kebakaran dilakukan melalui tiga pendekatan utama yang berkelanjutan.

“Jadi, yang pertama kita melakukan sosialisasi edukasi melalui media sosial kita, kemudian secara langsung edukasi masyarakat, yang ketiga, bermitra dengan relawan-relawan yang kita pelajari, dan yang kita pelatihkan dengan teknis, untuk mereka melakukan sosialisasi edukasi secara langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)