Harapan Baru Prestasi Bulu Tangkis Indonesia

4 menit baca
triya yosep
Ditulis oleh triya yosep diterbitkan
Rahmat Hidayat dan Rian Ardianto. (Sumber: Dok. PBSI)
Rahmat Hidayat dan Rian Ardianto. (Sumber: Dok. PBSI)

Berbicara mengenai cabang olahraga yang melekat dengan Indonesia dan telah memberikan segudang prestasi kepada bangsa ini tiada lain yaitu bulu tangkis. Dengan cabor ini indonesia adalah salah satu negara yang disegani.

Banyak sekali legenda bulu tangkis yang telah lahir (khususnya sektor putra), sebut saja beberapa yang sangat menonjol seperti Rudi Hartono yg rekornya menjuarai 8 kali All England sampai saat ini belum terpatahkan atau bahkan belum ada yang menyamai. Kemudian ada Liem Swie King pemain yang pertama kali memperkenalkan teknik jumping smash (saat itu dikenal dengan nama King Smash)  yang sampai saat ini ditiru oleh seluruh pemain bulutangkis dunia. Kemudian generasi berikutnya ada icuk sugiarto, Ardi BW, Alan Budikusuma dll., sampai dengan era Taufik Hidayat. 

Di Sektor ganda putra kita juga tidak kekurangan pemain level atas dunia seperti Tjun Tjun/Djohan Wahyudi, Ade chandra/Christian Hadinata, Kartono/Heryanto, Ricky/Rexy dll. sampai era kevin/marcus, yang menurut saya ganda terakhir ini merupakan ganda putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia dengan mencatatkan rekor sebagai ganda terlama dalam sejarah bulutangkis  menduduki ranking 1 Dunia.

Masuknya China sebagai anggota  IBF (sekarang BWF), setelah unifikasi IBF dan WBF pada tahun 1981, dan mulai dipertandingkannya  bulutangkis sebagai cabor resmi di Olimpiade Barcelona pada tahun 1992, banyak negara yang mulai menaruh perhatian pada cabor ini sehingga peta kekuatan bulu tangkis mulai berubah terutama dominasi china.

Negara-negara eropa yang biasanya didominasi oleh denmark dan inggris kini mulai bermunculan pemain dari negara eropa yang tidak punya tradisi prestasi bulutangkis seperti prancis , spanyol, jerman dll. yang mampu bersaing di level atas.

Dengan semakin tingginya persaingan dan  meratanya peta kekuatan bulutangkis dunia, hal ini berimbas pada prestasi bulutangkis Indonesia, saat ini prestasi bulutangkis kita seperti mandek, jalan ditempat padahal kita adalah negara yang besar dan seharusnya  tidak kurang talenta-talenta yang mumpuni, bandingkan misalnya dengan Taiwan yang luas negaranya kurang lebih seluas provinsi di Indonesia tapi tidak kurang talenta-talenta baru yang bermunculan dan mampu bersaing di level atas.

Prestasi di sektor tunggal putra belum ada pemain yang bisa meneruskan  estafet prestasi selevel  Taufik Hidayat, ganda putra belum ada yang sepadan dengan Marcus/Kevin, tunggal putri sudah lama sekali belum ada yang bisa menggantikan Susi Susanti, begitupun dengan ganda putri dan ganda campuran.

Dari sepinya prestasi saat ini yang dicapai oleh pemain kita, ada satu hal menarik perhatian saya dan menjadi oase bagi prestasi bulutangkis kita, yaitu ganda baru Fikri/Fajar (FiFa). Menurut informasi resmi ganda ini dipasangkan karena kebetulan pasangan masing-masing berhalangan hadir.  tapi menurut  saya ini adalah proyek sengaja yang dilakukan PBSI untuk mencoba bongkar pasang dan melakukan eksperimen di tengah mandeknya prestasi ganda putra.

Selama ini yg saya ketahui ada 2 tipikal pemain ganda dan sudah menjadi keniscayaan dan kebiasaan yaitu ada tipikal pemain  yang berperan sebagai pemain depan sekaligus pengatur strategi dan permainan, dan ada  tipikal pemain belakang sebagai eksekutor/pemukul/destroyer.

Yang menarik adalah ganda racikan Antonius Budi Ariantho ini, keduanya bertipikal sebagai pemain depan yang biasanya bagus di bola depan/net,memotong bola, dan bola bola lurus/drive. Racikan ini menurut saya brilliant. Kenapa? karena dengan racikan ini menjadikan permainan pasangan ini menjadikan lawan tidak nyaman dan kesulitan  dengan pola permainan yg mengutamakan bola-bola lurus, pendek,dan cepat.

Selama ini biasanya permainan ganda bulu tangkis itu didominasi dengan pola memukul dari garis belakang. Ketika  dihadapkan dengan  bola-bola lurus yang cepat dan tiba-tiba dipotong di depan net, kebanyakan para pemain ganda saat ini kesulitan beradaptasi dengan pola seperti itu. Hal ini dibuktikan dengan debutnya pasangan FiFa di Jepang Terbuka 2025 mereka langsung bisa mencapai babak perempat final sebelum dikalahkan pasangan ranking 3 Dunia dari malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, itu pun dengan rubber set dan skor tipis 13-21, 21-17, 20-22. Namun seminggu kemudian mereka berhasil menjuarai turnamen China Open, turnamen dengan level super series 1000, tidak kurang ganda-ganda top Dunia mereka kalahkan seperti pasangan Ranking 1 dunia Seo Sung Jae/Kim Won Ho mereka kalahkan di perempatfinal dengan skor 21-19, 21-14. Kemudian ganda no 4 Dunia Liang Wei Keng/Wang Chan (China) mereka kalahkan di semifinal dengan skor 21-19, 21-17, dan di final mereka mengalahkan pasangan ranking 2 dunia Aron Chia/ Soh Wooi Yik  dengan skor meyakinkan 21-15, 21-14.

Fajar Alfian (Kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri. (Sumber: Dok. PBSI)
Fajar Alfian (Kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri. (Sumber: Dok. PBSI)

Analisa saya, kedepannya akan banyak ganda dunia yang akan meniru pola ini, karena ada beberapa keuntungan bila adaptasi dengan pola ini:

  1. Permainan akan lebih cepat selesai karena dengan pola permainan seperti ini akan mendapatkan poin  lebih cepat.

  2. Stamina pemain relatif tidak akan terkuras dibanding dengan pola yang mengandalkan smash-smash dari garis belakang yang banyak menguras stamina.

  3. Usia pemain akan lebih panjang dan masih bisa bersaing meskipun sudah melewati usia 30 tahun.

Yang terakhir, bagi PBSI sendiri seharusnya ini menjadikan pelajaran bahwa dengan melakukan hal yang tidak biasa menghasilkan hal yang luar biasa. Seyogyanya hal ini diikuti dengan melakukan pembaharuan dan perubahan manajemen pada level strategis maupun teknis. Tata kelola perekrutan talenta-talenta muda secara terbuka dan objektif. Kita percaya PBSI, bahwa pemain yang bisa masuk Cipayung  memang layak dengan prestasi yang ditunjukan secara objektif. Berani melakukan perubahan terhadap sistem dan pakem-pakem yang telah usang dan diganti dengan perubahan inovatif  dan revolusioner.

Akhirnya saya tutup tulisan ini dengan mengutip kata-kata motivasi dari Quotesilove: "Hidup adalah tentang perubahan. Jika kamu tidak berubah, kamu akan mandek dan mati. Jadi pergilah ke sana, terapkan sikap baru, belajarlah dari kesalahanmu dan jangan pernah berhenti tumbuh!". Kita berharap Prestasi bulutangkis indonesia terus berkibar di setiap turnamen, dan tidak akan pernah mati. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)