Jembatan Penyebrangan Usang Satu-satunya Harus Melayani Jalan Terpanjang di Kota Bandung

2 menit baca
Azzahra Nadhira Putri Ramadhan
Ditulis oleh Azzahra Nadhira Putri Ramadhan diterbitkan
Jembatan penyebrangan Soekarno-Hatta Bandung. Soekarno-Hatta Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu Kota Bandung (26/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Azzahra Nadhira)
Jembatan penyebrangan Soekarno-Hatta Bandung. Soekarno-Hatta Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu Kota Bandung (26/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Azzahra Nadhira)

Jalan Raya yang bising oleh deru kendaraan ganas rupanya tidak boleh diseberangi sembarangan oleh insan manapun, sebab laju kendaraan yang melesat cepat tiada henti. Membentang seorang diri di jalan Soekarno-Hatta yang menjadi jalan terpanjang di kota Bandung, inilah sosok rapuh yang tetap berdiri kokoh menyelimuti perlintasan para pejalan kaki.

Dengan menapakkan kaki pada anak tangga, disitulah kita dapat mencapai sebuah ketinggian aman dari marabahaya yang ada di bawah Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu Kota Bandung.

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Soekarno-Hatta ini menjadi tonggak utama dalam menciptakan keselamatan para penyeberang jalan, namun hal ini justru menjadi masalah yang meresahkan. Nyatanya hanya ada satu JPO diantara panjangnya jalan Soekarno-Hatta dan ini memunculkan sebuah permasalahan baru yaitu banyaknya orang yang menyebrang sembarangan.

Karena itu, sering terjadi sebuah kecelakaan yang bahkan sampai merenggut nyawa dimana penyebrang jalan tertabrak oleh pengendara dengan kecepatan yang tinggi. Hal ini seharusnya sudah menjadi fokus utama Walikota Bandung Muhammad Farhan untuk segera membangun JPO lainnya di jalan Soekarno-Hatta.

“Sebenernya saya juga takut nyebrang kaya gini soalnya kendaraannya pada ngebut, cuma kalau saya jalan lagi ke jembatan itu dia jauh disana,” ujar Maryati seorang yang menyebrang bebas di jalan Soekarno-Hatta, (26/112025).

Wawancara Maryati, seorang penyebrang bebas di malam hari daerah Soekarno-Hatta Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu Kota Bandung (26/112025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Azzahra Nadhira)

“Kalau naik jembatan juga takut soalnya dia curam apalagi kalau malam gini takut jatuh,” tambahnya lagi menjelaskan.

Ketidakadaan JPO yang memadai juga menjadi sebuah bahaya bagi para pelajar yang sekolahnya berada di lingkup jalan Soekarno-Hatta, mereka harus berjuang menyeberang setiap paginya. Para pelajar ini berakhir sangat bergantung pada satpam sekolah mereka yang selalu membantu untuk menyebrangi jalanan yang padat dan ramai.

“Kalau pagi-pagi saya terbantu banget sama satpam dari sekolahan, saya biasanya jadi suka ikut nyebrang sama anak sekolah disini,” jelas wanita paruh baya tersebut.

Karena pemerintah dinilai lalai dalam bertindak, akhirnya warga setempat mulai mencari solusi tersendiri, mereka menggunakan tangan untuk melambai dan memutuskan untuk membentuk gerombolan terlebih dahulu sebelum menyebrang. Hal ini dilakukan agar keberadaan mereka lebih terlihat oleh para pengendara saat dari kejauhan. Namun hal ini masih belum efektif karena pengguna kendaraan juga tidak ingin melambatkan laju mereka dan berakhir mengancam keselamatan para penyeberang jalan lagi.

Jembatan penyebrangan Soekarno-Hatta Bandung. Soekarno-Hatta Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu Kota Bandung (26/112025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Azzahra Nadhira)

Sifat dari jalan Soekarno-Hatta yang dirancang menjadi jalur tanpa hambatan ini juga yang membuat pengguna kendaraan tidak bisa sepenuhnya disalahkan atas kecepatan laju kendaraan mereka. Situasi inilah yang membuat jalanan bebas hambatan ini merenggut banyak korban jiwa dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari anak sekolahan hingga lansia.

Warga setempat selalu berharap agar pemerintah, khususnya Kang Farhan kali ini untuk segera menanggulangi masalah dengan dua hal utama. Pertama, memperbaiki JPO yang sudah ada demi kenyamanan dan keselamatan warga, kedua yaitu segera menambah JPO baru di titik vital jalan lainnya terutama dekat dengan sekolah.

Perbaikan ini sangat penting dan dinanti oleh para pelajar, pegawai, lansia, dan semua orang yang mengharuskan mereka melintasi jalan. Karena nantinya mereka tidak akan terganggu lagi oleh rasa takut untuk menyebrang dan membahayakan nyawa mereka. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Azzahra Nadhira Putri Ramadhan
Mahasiswi, S1 Digital Public Relations Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)