Ketika Terminal Peti Kemas Bandung Ditelan Sepi

4 menit baca
Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan
Kondis TPKB yang tidak ada aktivitas bongkar muat. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Kondis TPKB yang tidak ada aktivitas bongkar muat. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Kota Bandung pernah menyatakan sebagai kota jasa yang akan dilengkapi sistem logistik modern yang berlokasi di Kawasan Gedebage. Sistem logistik kota Bandung tersebut telah dilengkapi dengan Terminal Peti Kemas Bandung (TPKB) atau disebut sebagai pelabuhan darat (dry port). Ini adalah salah satu dry port terbesar di Indonesia, yang berfungsi sebagai pusat logistik dan distribusi barang.

Kini kondisi TPKB setiap harinya tampak sepi. Kondisi tersebut bisa dilihat oleh publik ketika menggunakan kereta api komuter saat melintasi stasiun Gedebage. Kondisi TPKB yang kini ditelan sepi merupakan paradoks. Ketika bisnis logistik global sedang berkembang pesat, mestinya disekitar TPKB tumbuh bermacam usaha insourcing. Yakni usaha pengemasan produk yang akan didistribusikan lebih lanjut.

Dry Port Gedebage memiliki fasilitas bongkar muat peti kemas yang menghubungkan Bandung dengan pelabuhan laut utama di Indonesia. Kini kondisi TPKB tidak ada lagi kegiatan bongkar muat. Gerbong yang digunakan untuk mengangkut peti kemas tampak berjajar tanpa ada muatan. Gudang untuk membongkar peti kemas tampak tertutup rapat. Peralatan crane tampak diam membisu. Menurut petugas stasiun Gedebage, kondisi TPKB yang sepi itu sudah berlangsung bertahun-tahun.

Tampak gudang TPKB dan rangkaian gerbong yag kosong (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Tampak gudang TPKB dan rangkaian gerbong yag kosong (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Padahal Kawasan Gedebage saat ini telah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Kota Bandung dan sekaligus menjadi pusat konektivitas perhubungan. Karena infrastruktur transportasi seperti ruas jalan tol dan stasiun kereta cepat KCIC berkembang sangat pesat. Begitupula stasiun kereta api Gedebage telah dibangun sangat megah dan modern.

Pada tahun 2026 Pemkot Bandung bersama PT Kereta Api Indonesia ( KAI ) perlu resolusi untuk segera bekerja sama demi membangkitkan TPKB menjadi sistem logistik yang tangguh. Apalagi usaha logistik dunia semakin efektif, inovatif dan sesuai dengan lokalitas usaha. 

 Masalah TPKB Gedebage merupakan indikasi bahwa pihak Pemda dan PT KAI belum mengembangkan kapasitasnya secara optimal. Padahal, pemkot dan perseroan ini memiliki aset yang luar biasa, berupa moda angkutan, pergudangan, serta properti yang sangat luas dan letaknya sangat strategis.

Mestinya usaha logistik PT KAI bekerja sama dengan Pemkot pada saat ini bisa menjadi yang terkemuka. Aspek usaha logistik antara lain meliputi perencanaan dan pengawasan produksi, manajemen inventori, pergudangan, unitisasi atau pengepakan menurut jumlah unit tertentu, transportasi, serta manajemen informasi seperti prosedur order maupun konfirmasi penerimaan barang.

Peralatan crane TPKB yang terus mengangur (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Peralatan crane TPKB yang terus mengangur (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Sungguh ironis jika PT KAI pada saat ini hanya mampu mengangkut satu persen dari pangsa pasar angkutan logistik di Indonesia.  Karena usaha logistik PT KAI belum mencapai kondisi yang agilitas maka para pengusaha masih menggunakan angkutan truk. Data juga menyatakan bahwa sekitar 80 persen pengusaha Kawasan Berikat di kawasan Bandung Raya justru memproses dokumen ekspor-impor langsung ke pelabuhan Tanjung Priok dengan menggunakan jasa angkutan truk.

Padahal, di Bandung ada terminal peti kemas yang dilengkapi dengan infrastruktur perkeretaapian yang memadai. Ternyata TPKB Gedebage belum dimanfaatkan pengusaha sebagai pilihan transportasi untuk distribusi peti kemas.

Pengembangan usaha logistik belum disertai platform yang agility.  Merupakan praktik bisnis yang progresif karena memiliki kapabilitas bagus yang mencakup struktur organisasi, sistem informasi, proses logistik, serta pola pikir organisasi yang cerdas dalam merespons perubahan yang terjadi. Platform diatas juga harus sesuai dengan arah bisnis logistik global. Arah tersebut pada prinsipnya merupakan jaringan (network) fasilitas dan sistem informasi logistik yang menghubungkan hulu sampai dengan hilir (enterprise suppliers to customers ). Arah tersebut ditandai dengan adanya aktivitas insourcing. Sukses model aktivitas diatas telah ditunjukan oleh UPS dan FedEx dimana perusahaan multinasional itu tidak sekedar mengirim paket, melainkan juga menangani berbagai aspek logistik secara modern.

Sebenarnya aktivitas insourcing secara mudah bisa dilakukan oleh PT KAI karena tersedianya pergudangan, bengkel rekayasa, SDM teknologi dan aset tanah yang sangat luas yang letaknya sangat strategis dari sudut ekonomi.

Pada prinsipnya insourcing merupakan bentuk kolaborasi antara PT KAI dengan produsen komoditas, manufakturing, pedagang,dan jasa pengemasan yang menciptakan nilai tambah secara horizontal. Bentuk itu juga bisa menciptakan kesempatan bisnis yang luas bagi usaha pengemasan dan pengiriman komoditas atau paket.

Stasiun KA Gedebage (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Stasiun KA Gedebage (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Aktivitas insourcing yang bisa dilakukan oleh PT KAI bisa berupa produk manufakturing hingga produk bahan pangan. Contoh produk manufakturing adalah terkait dengan industri otomotif, khususnya untuk pengemasan dan pengiriman sepeda motor dan suku cadangnya ke seluruh pelosok daerah. Sedangkan salah satu contoh untuk produk pangan adalah komoditas minyak goreng, dimana produsennya sekaligus bisa mengemas produk tersebut di lingkungan pergudangan milik PT KAI.

Nilai strategis angkutan barang lewat kereta api harus dikembangkan menjadi kebijakan nasional dan daerah yang terpadu dan tidak boleh ditunda-tunda. Apalagi, dinamika logistik dunia semakin menemukan bentuk yang lebih efektif dan efisien melalui prinsip insourcing. Perlu mencermati pertumbuhan sektor logistik dunia yang persentase terhadap PDB mencapai 15 persen.

Pengembangan usaha logistik PT KAI bekerja sama dengan pemda bisa mengatasi pemborosan konsumsi BBM akibat kemacetan jalur lalu-lintas, resiko kecelakaan dan maraknya pelanggaran aturan tonase kendaraan yang bisa merusak konstruksi jalan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)