Ketika Terminal Peti Kemas Bandung Ditelan Sepi

Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan Jumat 16 Jan 2026, 15:30 WIB
Kondis TPKB yang tidak ada aktivitas bongkar muat. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Kondis TPKB yang tidak ada aktivitas bongkar muat. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Kota Bandung pernah menyatakan sebagai kota jasa yang akan dilengkapi sistem logistik modern yang berlokasi di Kawasan Gedebage. Sistem logistik kota Bandung tersebut telah dilengkapi dengan Terminal Peti Kemas Bandung (TPKB) atau disebut sebagai pelabuhan darat (dry port). Ini adalah salah satu dry port terbesar di Indonesia, yang berfungsi sebagai pusat logistik dan distribusi barang.

Kini kondisi TPKB setiap harinya tampak sepi. Kondisi tersebut bisa dilihat oleh publik ketika menggunakan kereta api komuter saat melintasi stasiun Gedebage. Kondisi TPKB yang kini ditelan sepi merupakan paradoks. Ketika bisnis logistik global sedang berkembang pesat, mestinya disekitar TPKB tumbuh bermacam usaha insourcing. Yakni usaha pengemasan produk yang akan didistribusikan lebih lanjut.

Dry Port Gedebage memiliki fasilitas bongkar muat peti kemas yang menghubungkan Bandung dengan pelabuhan laut utama di Indonesia. Kini kondisi TPKB tidak ada lagi kegiatan bongkar muat. Gerbong yang digunakan untuk mengangkut peti kemas tampak berjajar tanpa ada muatan. Gudang untuk membongkar peti kemas tampak tertutup rapat. Peralatan crane tampak diam membisu. Menurut petugas stasiun Gedebage, kondisi TPKB yang sepi itu sudah berlangsung bertahun-tahun.

Tampak gudang TPKB dan rangkaian gerbong yag kosong (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Tampak gudang TPKB dan rangkaian gerbong yag kosong (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Padahal Kawasan Gedebage saat ini telah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Kota Bandung dan sekaligus menjadi pusat konektivitas perhubungan. Karena infrastruktur transportasi seperti ruas jalan tol dan stasiun kereta cepat KCIC berkembang sangat pesat. Begitupula stasiun kereta api Gedebage telah dibangun sangat megah dan modern.

Pada tahun 2026 Pemkot Bandung bersama PT Kereta Api Indonesia ( KAI ) perlu resolusi untuk segera bekerja sama demi membangkitkan TPKB menjadi sistem logistik yang tangguh. Apalagi usaha logistik dunia semakin efektif, inovatif dan sesuai dengan lokalitas usaha. 

 Masalah TPKB Gedebage merupakan indikasi bahwa pihak Pemda dan PT KAI belum mengembangkan kapasitasnya secara optimal. Padahal, pemkot dan perseroan ini memiliki aset yang luar biasa, berupa moda angkutan, pergudangan, serta properti yang sangat luas dan letaknya sangat strategis.

Mestinya usaha logistik PT KAI bekerja sama dengan Pemkot pada saat ini bisa menjadi yang terkemuka. Aspek usaha logistik antara lain meliputi perencanaan dan pengawasan produksi, manajemen inventori, pergudangan, unitisasi atau pengepakan menurut jumlah unit tertentu, transportasi, serta manajemen informasi seperti prosedur order maupun konfirmasi penerimaan barang.

Peralatan crane TPKB yang terus mengangur (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Peralatan crane TPKB yang terus mengangur (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Sungguh ironis jika PT KAI pada saat ini hanya mampu mengangkut satu persen dari pangsa pasar angkutan logistik di Indonesia.  Karena usaha logistik PT KAI belum mencapai kondisi yang agilitas maka para pengusaha masih menggunakan angkutan truk. Data juga menyatakan bahwa sekitar 80 persen pengusaha Kawasan Berikat di kawasan Bandung Raya justru memproses dokumen ekspor-impor langsung ke pelabuhan Tanjung Priok dengan menggunakan jasa angkutan truk.

Padahal, di Bandung ada terminal peti kemas yang dilengkapi dengan infrastruktur perkeretaapian yang memadai. Ternyata TPKB Gedebage belum dimanfaatkan pengusaha sebagai pilihan transportasi untuk distribusi peti kemas.

Pengembangan usaha logistik belum disertai platform yang agility.  Merupakan praktik bisnis yang progresif karena memiliki kapabilitas bagus yang mencakup struktur organisasi, sistem informasi, proses logistik, serta pola pikir organisasi yang cerdas dalam merespons perubahan yang terjadi. Platform diatas juga harus sesuai dengan arah bisnis logistik global. Arah tersebut pada prinsipnya merupakan jaringan (network) fasilitas dan sistem informasi logistik yang menghubungkan hulu sampai dengan hilir (enterprise suppliers to customers ). Arah tersebut ditandai dengan adanya aktivitas insourcing. Sukses model aktivitas diatas telah ditunjukan oleh UPS dan FedEx dimana perusahaan multinasional itu tidak sekedar mengirim paket, melainkan juga menangani berbagai aspek logistik secara modern.

Sebenarnya aktivitas insourcing secara mudah bisa dilakukan oleh PT KAI karena tersedianya pergudangan, bengkel rekayasa, SDM teknologi dan aset tanah yang sangat luas yang letaknya sangat strategis dari sudut ekonomi.

Pada prinsipnya insourcing merupakan bentuk kolaborasi antara PT KAI dengan produsen komoditas, manufakturing, pedagang,dan jasa pengemasan yang menciptakan nilai tambah secara horizontal. Bentuk itu juga bisa menciptakan kesempatan bisnis yang luas bagi usaha pengemasan dan pengiriman komoditas atau paket.

Stasiun KA Gedebage (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Stasiun KA Gedebage (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Aktivitas insourcing yang bisa dilakukan oleh PT KAI bisa berupa produk manufakturing hingga produk bahan pangan. Contoh produk manufakturing adalah terkait dengan industri otomotif, khususnya untuk pengemasan dan pengiriman sepeda motor dan suku cadangnya ke seluruh pelosok daerah. Sedangkan salah satu contoh untuk produk pangan adalah komoditas minyak goreng, dimana produsennya sekaligus bisa mengemas produk tersebut di lingkungan pergudangan milik PT KAI.

Nilai strategis angkutan barang lewat kereta api harus dikembangkan menjadi kebijakan nasional dan daerah yang terpadu dan tidak boleh ditunda-tunda. Apalagi, dinamika logistik dunia semakin menemukan bentuk yang lebih efektif dan efisien melalui prinsip insourcing. Perlu mencermati pertumbuhan sektor logistik dunia yang persentase terhadap PDB mencapai 15 persen.

Pengembangan usaha logistik PT KAI bekerja sama dengan pemda bisa mengatasi pemborosan konsumsi BBM akibat kemacetan jalur lalu-lintas, resiko kecelakaan dan maraknya pelanggaran aturan tonase kendaraan yang bisa merusak konstruksi jalan. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Totok Siswantara
Penulis lepas, pemulia tanaman, lulusan Program Profesi Insinyur

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 17 Jan 2026, 16:36 WIB

SNLIK 2026 dan Jalan Panjang Literasi Keuangan Masyarakat Jawa Barat

Banyak masyarakat belum memahami pentingnya perencanaan keuangan, tabungan darurat, atau pemanfaatan produk keuangan formal. Literasi keuangan jadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar jargon kebijakan.
Ilustrasi. Banyak masyarakat belum memahami pentingnya perencanaan keuangan, tabungan darurat, atau pemanfaatan produk keuangan formal. Literasi keuangan jadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar jargon kebijakan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 16 Jan 2026, 20:43 WIB

Ketika AI Menjadi Guru, Etika Jadi Korban Pertama Mahasiswa

Pentingnya pendidikan karakter untuk menghadapi ancaman etis AI pada kemandirian berpikir, integritas akademik, dan keamanan data mahasiswa di perguruan tinggi.
Illustrasi tantangan berpikir kritis dengan AI (Sumber: Pexels | Foto: Tara Winstead)
Ayo Biz 16 Jan 2026, 17:29 WIB

Dessert Tradisi dalam Format Modern, Potret Tren Kuliner 2026

Industri kuliner Indonesia tengah mengalami transformasi besar yang dipicu oleh perubahan perilaku konsumen, terutama generasi muda.
Ilustrasi dessert lokal yang dikemas modern kini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari gaya hidup. (Sumber: Freepik)
Ayo Biz 16 Jan 2026, 16:20 WIB

Tadabbur Alam di Gunung Puntang: Pesantren Menyemai Kesadaran Kebersihan dan Cinta Lingkungan

Para santri diajak menyelami makna kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga praktik penyembelihan hewan kurban dengan cara yang benar.
Para santri diajak menyelami makna kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga praktik penyembelihan hewan kurban dengan cara yang benar. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 16 Jan 2026, 15:30 WIB

Ketika Terminal Peti Kemas Bandung Ditelan Sepi

Pemkot Bandung bersama PT KAI perlu segera bekerja sama untuk membangkitkan TPKB menjadi sistem logistik yang tangguh.
Kondis TPKB yang tidak ada aktivitas bongkar muat. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Jelajah 16 Jan 2026, 13:41 WIB

Jalan Dago Tempo Dulu, Belum Padat Tapi Rawan Kecelakaan

Koran Belanda mencatat Jalan Dago sebagai lokasi kecelakaan berulang sejak 1920 an di tengah pesona Bandung utara.
Orang Eropa berjalan di Jalan Dago tahun 1920-an. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 16 Jan 2026, 10:43 WIB

Tren 'Peutik Panen' Tani Kota Bandung Ti Buruan, dari Beton Jadi Cuan!

Buruan SAE terdengar seperti program serius pemerintah, tapi kalau kamu lihat langsung, suasananya malah kayak gabungan antara kebun, taman bermain, dan terapi stres alami.
Warga saat memeriksa tanaman hydroponik di Buruan Sae Kelurahan Cigondewah Kidul, Kota Bandung (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jan 2026, 09:58 WIB

Meong Congkok Ditemukan Warga Masuk ke Halaman Rumah

Warga setempat biasa menyebutnya Meong Congkok; dan ditemukan masuk halaman rumah.
Warga setempat biasa menyebutnya Meong Congkok; dan ditemukan masuk halaman rumah. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Jelajah 16 Jan 2026, 09:50 WIB

Sejarah UPI, Jejak Panjang Kampus Guru di Bandung

Sejarah UPI Bandung berawal dari PTPG 1954, tumbuh lewat IKIP, hingga menjadi universitas serba bisa berbasis pendidikan.
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 16 Jan 2026, 06:27 WIB

LBH Bandung Beberkan Kejanggalan Administrasi dan Pembuktian Kasus Sukahaji

Mengingat banyaknya kejanggalan administrasi yang ditemukan, LBH Bandung berpendapat bahwa kasus ini seharusnya diselesaikan di ranah agraria, bukan di pengadilan pidana.
Protes warga Sukahaji di atas lahan sengketa. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Jelajah 15 Jan 2026, 19:51 WIB

Bandit Laknat Padalarang Zaman Belanda, Kisah Berdarah di Kampung Terpencil

Dalam gelap Padalarang tahun 1935, sekelompok rampok memanfaatkan sunyi kampung terpencil, mengungkap sisi rapuh keamanan desa di balik tertib administrasi kolonial.
Ilustrasi perampokan di kampung zaman baheula.
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 19:41 WIB

Keadaan Lingkungan Bandung Utara dalam Toponimi

Inilah keadaan lingkungan Bandung Utara yang terekam dalam toponimi di kawasan itu.
Potongan peta topografi Lembar Tanjungsari. Cetak ulang dari peta topografi Belanda (1919), oleh Army Map Service (1943). (Sumber: Peta koleksi KITLV Heritage)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 18:21 WIB

Komunikasi Anti Macet 

Secara bertahap, gelar kota paling macet di Indonesia kini berpindah ke Bandung.
Ilustrasi kemacetan. (Sumber: Pexels | Foto: Stan)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 16:52 WIB

Menengok Lagi Tragedi Sumatra 2025, Memahami Penyebab dan Dampaknya

Tragedi banjir bandang Aceh, Sumut, Sumbar akhir 2025 akibat hujan ekstrem Siklon Senyar & kerusakan hutan parah.
Kondisi banjir di Kab Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (2/3). (Sumber: BPBD Kabupaten Dharmasraya)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 15:34 WIB

Bandung UTAMA, Antara Janji dan Realita

Hampir setahun kepemimpinan Muhammad Farhan menjadi awal penilaian warga Bandung.
Walikota dan Wakil Walikota Bandung, M. Farhan dan Erwin. (Sumber: Pemprov Jabar)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 15:11 WIB

Usaha Spa Bintang Lima hingga Kaki Lima, Pelayanan Kesehatan Tradisional Sumber Devisa dan Lapangan Kerja

Usaha spa kelas kaki lima tidak jarang kita jumpai di tempat umum.
Ilustrasi usaha spa. (Sumber: Pexels | Foto: Anete Lusina)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 13:30 WIB

Seberapa Besar Dampak Buruk Krisis Etika Bermedia untuk Perilaku Kekerasan?

Ledakan di Jakarta dan maraknya kekerasan remaja menunjukkan krisis etika bermedia.
Ilustrasi pelaku kekerasan. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 11:43 WIB

Jalan Soekarno-Hatta Bandung: Jalan Terpanjang Sepanjang Permasalahannya

Jalan Soekarno-Hatta membentang dari Bundaran Cibeureum hingga Bundaran Cibiru menjadikan jalan ini jalan terpanjang di Kota Bandung.
Lampu Merah Kiaracondong-Soekarno Hatta (Kircon) di Kota Bandung sudah lama ditetapkan sebagai stopan “Lampu Merah Terlama di Indonesia”. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Muslim Yanuar)
Beranda 15 Jan 2026, 11:38 WIB

Di Balik Skatebowl Taman Pandawa, Mimpi Atlet BMX Muda Tumbuh di Tengah Keterbatasan

Bagi Tama, skatebowl Taman Pandawa tetap menjadi titik awal perjalanannya. Di tengah segala keterbatasan, tempat ini masih memberinya ruang untuk berlatih dan bermimpi.
Tama dan ayahnya, Asep Sofyan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 10:11 WIB

Menghapus Duka Petani Produsen Tetes Tebu Rakyat

Impor etanol mesti ditekan dan pengembangan industri etanol dalam negeri skala besar perlu bersinergi dengan petani tebu di desa.
Ilustrasi petani tebu sedan beraktivitas di kebun. (Sumber: PT Perkebunan Nusantara III)