Rumah dan Harapan: Mendekatkan Mimpi Punya Hunian dalam Genggaman Tangan

4 menit baca
Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan
Aplikasi balé by BTN. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Aplikasi balé by BTN. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)

AYOBANDUNG.ID -- Digitalisasi perbankan bukan lagi sekadar soal migrasi layanan ke layar ponsel. Inovasi ini telah menjadi strategi ekonomi untuk menekan biaya, memperluas basis dana murah, sekaligus mempercepat intermediasi kredit.

Di tengah kompetisi industri yang semakin berbasis platform, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menempatkan transformasi digital sebagai fondasi strategi jangka menengahnya. Melalui super app balé by BTN, bank yang selama ini identik dengan pembiayaan perumahan mencoba membangun “rumah digital” bagi nasabah; dan pada saat yang sama, membangun mesin pertumbuhan baru bagi bisnisnya.

Momentum peluncuran balé by BTN pada awal 2025 bukan sekadar rebranding aplikasi. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari transformasi menyeluruh.

Sebagai bagian dari Transformasi BTN, hari ini menjadi hari yang penuh makna. Kami resmi meluncurkan Bale by BTN, sebuah Super App yang memberikan pengalaman perbankan baru bagi nasabah dengan journey lengkap. Kami sengaja menggunakan nama Bale untuk Super App ini karena berasal dari kata ‘balai’ yang berarti ‘rumah’, jadi ini adalah ‘rumah’ bagi masyarakat Indonesia.

Secara ekonomi, perubahan ini penting. Model super app memungkinkan bank tidak hanya menyediakan transaksi dasar, tetapi membangun ekosistem, menggabungkan tabungan, pembayaran, deposito, pembiayaan, hingga kebutuhan gaya hidup dalam satu platform. Pendekatan ini meningkatkan stickiness pengguna dan memperbesar potensi monetisasi jangka panjang.

Angka adopsi pun menjadi indikator awal keberhasilan strategi tersebut. Saat grand launching, balé by BTN telah tersambung dengan 2,3 juta pengguna, dengan tambahan sekitar 100 ribu pengguna baru setiap bulan.

Per Mei 2025, jumlah pengguna telah melampaui 2,5 juta, meningkat menjadi 2,8 juta pada Juli, dan mencapai sekitar 3,7 juta pengguna hingga akhir 2025, atau tumbuh sekitar 66 persen secara tahunan.

Dalam logika ekonomi digital, pertumbuhan ini mencerminkan network effect. Semakin banyak pengguna, semakin besar nilai platform (baik bagi nasabah maupun bagi bank sebagai penyedia layanan). Skala yang membesar juga memungkinkan efisiensi biaya operasional, karena sebagian transaksi berpindah dari cabang fisik ke kanal digital.

Pertumbuhan pengguna diikuti lonjakan nilai transaksi. Pada fase awal 2025, transaksi melalui balé telah mencapai sekitar Rp6,6 triliun per bulan. Sepanjang semester I 2025, nilai transaksi tercatat Rp43,1 triliun, dan hingga akhir 2025 menembus sekitar Rp103,6 triliun, tumbuh hampir 79 persen secara tahunan.

Frekuensi penggunaan pun tinggi, dengan total transaksi mencapai miliaran kali sepanjang tahun. Artinya, aplikasi ini tidak sekadar diunduh, tetapi benar-benar digunakan secara aktif.

Ihwal yang lebih penting, dampaknya terasa pada sisi pendanaan bank. Pengguna balé by BTN berkontribusi terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sekitar Rp22,8 triliun hingga akhir 2025.

Dalam perspektif ekonomi perbankan, ini signifikan. Digital channel cenderung mendorong pertumbuhan dana murah (CASA), yang menurunkan biaya dana (cost of fund). Ketika biaya dana turun, ruang bagi ekspansi kredit (termasuk KPR) menjadi lebih luas tanpa menekan margin.

Senior Executive Vice President Digital Business BTN, Thomas Wahyudi, menyebut pertumbuhan ini sebagai refleksi transformasi internal.

Performance digital BTN menunjukkan pertumbuhan positif dengan peningkatan user aktif Bale by BTN. Hal ini karena BTN telah bertransformasi sedemikian rupa sehingga transaksi digitalnya mengalami lompatan yang signifikan.

Digitalisasi KPR

Warga beraktivitas di salah satu komplek perumahan bersubsidi di Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Warga beraktivitas di salah satu komplek perumahan bersubsidi di Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

Keunikan balé by BTN dibanding banyak aplikasi perbankan lain terletak pada integrasinya dengan ekosistem perumahan. Platform BTN Properti telah digabungkan ke dalam aplikasi, termasuk fitur pengajuan KPR secara digital.

Dalam rangka menghubungkan nasabah dengan ekosistem perumahan, BTN telah menggabungkan platform BTN Properti ke dalam Bale by BTN dan mengembangkan fitur pengajuan KPR online yang lebih efisien.

Secara ekonomi, digitalisasi KPR berarti menurunkan transaction cost: pengumpulan dokumen, verifikasi, hingga pemantauan proses menjadi lebih cepat dan transparan. Ketika friksi berkurang, waktu persetujuan kredit dapat dipangkas. Implikasinya jelas, volume kredit berpotensi meningkat, risiko moral hazard lebih terkendali melalui sistem digital, dan pengalaman nasabah menjadi lebih baik.

Di sinilah digitalisasi bukan hanya soal kemudahan transaksi, melainkan tentang mempercepat fungsi intermediasi bank dalam sektor riil, khususnya perumahan yang memiliki efek berganda besar terhadap ekonomi.

BTN secara terbuka menyebut balé by BTN sebagai bagian dari visi 2025–2029 “Beyond Mortgage”, yakni memperluas peran bank dari sekadar pembiayaan perumahan menjadi mitra pemberdayaan finansial keluarga Indonesia.

Pendekatan ini rasional secara bisnis. Ketika basis nasabah tumbuh melalui layanan transaksi dan lifestyle, peluang cross-selling produk kredit (termasuk KPR) menjadi lebih besar. Super app berfungsi sebagai pintu masuk (front door) untuk seluruh produk perbankan.

Baca Juga: Rumah untuk Siapa: Potret Pembiayaan Perumahan di Tengah Rekor Pertumbuhan

Data pengguna yang menembus jutaan, transaksi ratusan triliun rupiah, serta kontribusi puluhan triliun terhadap DPK menunjukkan bahwa balé by BTN bukan sekadar proyek teknologi. Aplikasi ini jadi bagian instrumen ekonomi.

Digitalisasi dalam konteks ini bekerja pada tiga lapis sekaligus: menekan biaya, memperluas basis dana murah, dan mempercepat penyaluran kredit (terutama KPR yang menjadi fondasinya BTN). Dalam industri perbankan yang semakin kompetitif, keunggulan tidak lagi hanya ditentukan oleh jaringan cabang, melainkan oleh kualitas ekosistem digital.

Jika transformasi ini konsisten dijaga (dari sisi keamanan, literasi, hingga inovasi fitur) balé by BTN berpotensi menjadi lebih dari sekadar aplikasi. Bisa menjadi fondasi baru pertumbuhan berkelanjutan BTN, sekaligus kanal nyata untuk mempermudah akses perbankan dan kepemilikan rumah bagi masyarakat Indonesia. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)