Interior Bus Metro Jabar Trans sebagai Pengalaman Ruang Bergerak di Kota Bandung

3 menit baca
Nefi Salsabila Hadi
Ditulis oleh Nefi Salsabila Hadi diterbitkan
Bus listrik metro. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Bus listrik metro. (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Pada 27 April 2025 lalu, penulis mengamati sekaligus mengalami secara langsung menaiki Bus Metro Jabar Trans rute Dago-Leuwipanjang. Pengamatan ini dilakukan dari dalam bus, pada saat kondisi operasional harian dengan penumpang yang beragam, sehingga memungkinkan pengamatan dalam konteks desain interior bus tidak hanya secara visual, tetapi juga melalui pengalaman tubuh; duduk, berdiri, berpindah, serta merespons dinamika kendaraan saat berjalan.

Transportasi publik dalam konteks ini, dipahami sebagai ruang interior bergerak yang dialami secara nyata oleh pengguna/penumpang. Karena itu, desain interior bus tidak dapat dilepaskan dari aspek-aspek seperti; ergonomi, psikologi ruang, keselamatan pengguna, dll.

Gambar sebelah kiri: akses/pintu masuk-di depan. Gambar sebelah kanan: akses/pintu keluar-di belakang (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Gambar sebelah kiri: akses/pintu masuk-di depan. Gambar sebelah kanan: akses/pintu keluar-di belakang (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Dari pengalaman menaiki bus tersebut, layout atau tata letak interior terasa cukup efisien. Penempatan kursi di sisi kiri dan kanan dengan lorong tengah yang cukup lapang memudahkan sirkulasi penumpang, terutama saat bus berhenti dan terjadi pergantian penumpang. Efisiensi sirkulasi ini semakin diperkuat oleh pemisahan fungsi pintu. Pintu depan difungsikan sebagai akses masuk dan melakukan pembayaran, sementara pintu belakang difungsikan sebagai akses keluar. Skema ini terbukti efektif dalam mencegah penumpukan dan kemacetan di satu titik ketika terdapat pengunjung yang naik dan turun secara bersamaan. Sehingga alur pergerakan penumpang menjadi lebih terarah, minim konflik arah, dan lebih aman.

 (Sumber: Dokumentasi Penulis)
(Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kursi bus yang digunakan pada Bus Metro Jabar Trans ini memiliki kontur sederhana dengan material sintetis yang terasa cukup nyaman saat diduduki selama perjalanan. Material ini juga mencerminkan pertimbangan higienitas dan kemudahan perawatan jangka panjang, hal ini merupakan faktor penting dalam fasilitas publik.

Keberadaan seatbelt atau sabuk pengaman pada kursi penumpang menjadi elemen yang menarik. Meskipun tidak selalu digunakan oleh penumpang, tapi keberadaannnya menunjukkan kesadaran desain terhadap keselamatan penumpang, terutama pada kondisi pengereman mendadak. Dalam aspek desain kendaraan umum/publik, fitur keselamatan pasif seperti ini masih jarang ditemui pada sebagian bus kota dan patut diapresiasi sebagai langkah yang preventif.

Ketika hari mulai gelap lampu LED dinyalakan (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ketika hari mulai gelap lampu LED dinyalakan (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Pencahayaan alami dan buatan di dalam bus cukup terang dan merata. Ketika hari masih terang, pencahayaan alami jelas berasal dari jendela yang ada di sekeliling bus. Kemudian pencahayaan buatan di sini menggunakan lampu LED linear di sepanjang plafon. Secara visual, pencahayaan buatan ini menghadirkan kesan modern dan bersih. Namun yang lebih penting, pencahayaan buatan tersebut berkontribusi pada rasa aman penumpang terutama ketika hari mulai gelap. Dalam konteks ini, desain pencahayaan Bus Metro Jabar Trans tidak hanya berfungsi estetis, tetapi juga sebagai elemen pendukung keamanan non-fisik.

Jarak Dekat (zoom in) (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Jarak Dekat (zoom in) (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kemudian, penulis mengamati bahwa handle grip atau alat pegangan tangan yang menggantung ternyata dilengkapi penyangga/perekat pada rel/besinya, sehingga posisinya relatif stabil dan tidak mudah bergeser akibat guncangan. Selain itu, penggunaan warna kuning yang kontras juga memudahkan pegangan dikenali secara visual oleh pengguna. Detail kecil ini sangat penting khususnya dalam kondisi bus yang penuh, kestabilan pegangan saat berdiri berpengaruh langsung terhadap keseimbangan tubuh dan risiko jatuh.

Terkait penghawaan, Bus Metro Jabar Trans menggunakan sistem penghawaan mekanis terintegrasi yang ditempatkan pada bagian plafon. Pola ventilasi ini membuat aliran udara menyebar secara merata, sehingga kenyamanan termal tetap terjaga tanpa menimbulkan rasa pengap, bahkan saat keadaan bus cukup padat.

Berdasarkan pengalaman serta pengamatan langsung menaiki Bus Metro Jabar Trans rute Dago-Leuwipanjang pada 27 April 2025, dapat disimpulkan bahwa desain interior bus ini telah dirancang dengan pendekatan yang cukup matang, serta berhasil menggabungkan; efisiensi ruang, kenyamanan, keselamatan, dan estetika modern. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 12:39

Ironi-Ironi dalam Nikah Siri

Refleksi pernikahan siri di Indonesia.

irono-Ironi dalam Nikah Siri (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 12:15

Istilah Bahasa Jawa, Jawa Kawi, Sunda dan Sansekerta untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Pelajari istilah besar guncangan gempa bumi dalam Bahasa Jawa, Jawa Kawi, Sunda dan Sansekerta. Temukan kekayaan kosakata tradisional untuk tingkatan getaran bencana alam kuno Nusantara di sini!

Gempa Bumi Dahsyat (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan ChatGPT)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:46

Medsos Mengubah Waktu dan Jarak

Medsos dapat merubah waktu dan jarak dalam penyampaian informasi

Dalam beberapa tahun ini, mengakses media sosial menjadi ritual yang seolah tanpa batas. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)