Gali Potensi, Raih Prestasi

9 menit baca
Ibn Ghifarie
Ditulis oleh Ibn Ghifarie diterbitkan
Sejumlah siswa SD Cirendeu saat bermain permainan tradisional. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejumlah siswa SD Cirendeu saat bermain permainan tradisional. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Selama dua hari satu malam, Jumat–Sabtu (23–24 Januari 2026), anak kedua, Aa Akil, bersama kurang lebih 50 siswa kelas 4, 5, dan 6 yang didampingi 13 guru, mengikuti LDKB (Latihan Dasar Kepemimpinan BEST). Kegiatan ini berlangsung di Family Camp Kiara Payung, Jatinangor, Sumedang, dengan suasana alam yang sangat mendukung proses pembelajaran, kebersamaan, dan refleksi diri.

LDKB bertajuk “To Be The Best Leader” ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang kepemimpinan dan pendidikan, yaitu Dr. Nunung Kurniasih, M.Pd, Kepala Sekolah; Adzkia Putrika Sari Supriadi, Presiden BEST periode 2017/2018, Ketua Umum OSHK (Organisasi Santri Husnul Khotimah) MTs periode 2020/2021, MA periode 2023/2024, Bendahara Umum Forum OSIS Kuningan (2024/2025), dan Protokoler Muda mahasiswa Universitas Padjadjaran (2025-sekarang)

Lapang panca waluya dengan view gunung manglayang dan gunung geulis foto (Sumber: Instagram @buper_kiarapayung | Foto: Istimewa)
Lapang panca waluya dengan view gunung manglayang dan gunung geulis foto (Sumber: Instagram @buper_kiarapayung | Foto: Istimewa)

Memupuk Jiwa Kepemimpinan Ala BEST

Tahun sebelumnya, LDKB dilaksanakan pada 17-18 Januari 2025 menampilkan Rameyza Athira Syafiqa, Putri Pendidikan Indonesia; Fajri Fathurrahman Herdes, Motivator Cilik sebagai pembicara.

LDKB merupakan salah satu program unggulan SD Islam Al Amanah Bandung. Ini menjadi tahapan awal pembinaan kepemimpinan siswa, semacam proses pengkaderan sebelum menjadi pengurus organisasi siswa.

Badan Eksekutif Siswa Teladan (BEST) merupakan penyelenggara program keorganisasian formal dan terstruktur sebagai sarana pengembangan pola pikir dan perilaku anak. Program ini dilaksanakan oleh SD Islam Al Amanah yang beralamat di Jl. Raya Cinunuk No. 186, Cileunyi, Bandung.

BEST berdiri pada bulan Agustus 2009. Gagasan awal pembentukan BEST dicetuskan oleh Bapak Ijang Yusuf Ismail, S.Ag (alm.), yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SD Islam Al Amanah pada periode 2008–2011, dengan pengarahan dari seorang psikolog. (Kesekretariatan BEST SDI Al Amanah dan Jurnal Manajemen Komunikasi, Volume 1, No. 2, April 2017: 220)

BEST semacam orang kesiswaan seperti OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) kalau di tingkat SMP, SMA. Peserta yang mengikuti LDKB telah melalui serangkaian seleksi, aturan, dan ketentuan yang berlaku. Tujuan utamanya membekali peserta didik dengan pengetahuan, pengalaman dasar kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Program LDKB ini dirancang untuk membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab, percaya diri, disiplin, dan diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sopir angkot trayek Cicaheum-Ciroyom saat menunggu kedatangan penumpang. (Sumber: AyoBandung | Foto: Kavin Faza)
Sopir angkot trayek Cicaheum-Ciroyom saat menunggu kedatangan penumpang. (Sumber: AyoBandung | Foto: Kavin Faza)

Rombongan berangkat pada hari Jumat pukul 13.00 WIB menggunakan tujuh angkot. Sepanjang perjalanan, suasana terasa seru: anak-anak mengobrol, tertawa, dan menikmati pemandangan.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, mereka berteduh di Aula, menyimpan tas di tenda (setiap tenda diisi delapan orang), menikmati camilan, lalu mengikuti berbagai permainan kelompok yang melatih kerja sama dan ketangkasan.

Setelah berganti pakaian dan melaksanakan salat Ashar, kegiatan dilanjutkan dengan camilan sore, jajan ringan, yel-yel dan tepuk khas SDI Al Amanah yang dipandu Pak Dadan. Aa satu tenda dengan Fatir, Arfa, Assaidi, Ken Bima, Attalah, Mikala, dan Kaizen. Sambil menunggu waktu Magrib, mereka murojaah bersama, lalu melaksanakan salat berjamaah.

Usai salat, guru membagi peran kepengurusan dengan sistem kementerian. Aa Akil terpilih menjadi anggota Menteri Olahraga dan Kesenian (Orkes). Meski sempat berharap menjadi Menteri Keagamaan agar sekolah semakin damai dan terlindung dari bullying, bocah kelas lima ini tetap menjalani peran yang diamanahkan dengan penuh tanggung jawab.

Malam hari diisi dengan pemaparan dari para narasumber. Nunung Kurniasih memberikan motivasi dan wawasan tentang kepemimpinan berkarakter, percaya diri, termasuk pentingnya peran generasi muda (Islam) dalam dunia pendidikan. Pesannya buat anak-anak BEST harus taat kepada Allah, patuh pada aturan, memiliki mental dan fisik yang kuat, serta mampu memberi manfaat bagi sesama baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Adzkia Putrika Sari membagikan kisah dan perjalanan inspiratifnya sebagai anak BEST, hingga menjadi bagian dari protokoler Universitas Padjadjaran, dengan memotivasi para peserta untuk terus berproses, menggali potensi diri, mengasih wawasan, kemampuan, aktif berorganisasi dan berani bermimpi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Nunung Kurniasih, Kepala Sekolah dan Adzkia Putrika Sari Supriadi, Presiden BEST periode 2017/2018 tengah menyampaikan materi LDKB (Latihan Dasar Kepemimpinan BEST)  di Family Camp Kiara Payung, Jatinangor, Sumedang, Jumat (23/1/2026). (Sumber: Dokumentasi Sekolah)
Nunung Kurniasih, Kepala Sekolah dan Adzkia Putrika Sari Supriadi, Presiden BEST periode 2017/2018 tengah menyampaikan materi LDKB (Latihan Dasar Kepemimpinan BEST) di Family Camp Kiara Payung, Jatinangor, Sumedang, Jumat (23/1/2026). (Sumber: Dokumentasi Sekolah)

Anak-anak beristirahat pukul 22.00 WIB. Pada pukul 03.00 dini hari, mereka bangun untuk salat tahajud berjamaah. Aa sudah terbangun sejak pukul 02.00. Setelah salat Subuh, kegiatan dilanjutkan dengan memasak nasi liwet bersama. Mulai dari mencuci beras, hingga menyiapkan hidangan, semua dilakukan secara gotong royong.

Aa bertugas membagikan makanan, memastikan setiap orang mendapatkan satu porsi nasi liwet lengkap dengan tahu dan tempe.

Sebelum kepulangan, dilaksanakan upacara penutupan pada Sabtu (24/1/2026) yang ditandai dengan serah terima jabatan Presiden dan Wakil Presiden BEST dari kepengurusan lama, Aidan dan Azalea, kepada kepengurusan baru, Kai dan Ghiea. Prosesi ini dilakukan dengan pemakaian rompi BEST dan simbolisasi kebersamaan melalui pelukan antara Presiden dengan Presiden dan Wakil dengan Wakil.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan kembali ke sekolah sekitar pukul 08.00 WIB dengan hati yang penuh cerita, pengalaman, dan pembelajaran berharga mengenai kepemimpinan, kebersamaan, serta tanggung jawab.

Keikutsertaan Aa Akil dalam Latihan Dasar Kepemimpinan BEST (LDKB) di alam terbuka. Ternyata bukan hanya menyuguhkan keindahan alam, justru menghadirkan ruang belajar yang kaya makna tentang kehidupan, kebersamaan, dan kepemimpinan.

Sejumlah siswa SD Cirendeu saat bermain permainan tradisional, seperti egrang, bakiak batok, bedil jepret dan perepet jengkol, dalam rangkaian acara Festival Cirendeu 2024 di halaman sekolah SD Cirendeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu 7 Desember 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejumlah siswa SD Cirendeu saat bermain permainan tradisional, seperti egrang, bakiak batok, bedil jepret dan perepet jengkol, dalam rangkaian acara Festival Cirendeu 2024 di halaman sekolah SD Cirendeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu 7 Desember 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Sebagai orang tua, terutama seorang istri melepas anak mengikuti kegiatan di luar sekolah selalu menghadirkan perasaan yang campur aduk. Ada khawatir, harap, dan doa yang tak henti dipanjatkan. Namun di balik semua itu, tumbuh satu keyakinan tentang proses bertumbuh tidak selalu terjadi di ruang kelas. Melainkan hadir di alam terbuka, di antara tawa teman-teman, tantangan, rintangan, termasuk pengalaman yang perlahan membentuk karakter dan kepribadian.

Suasana malam itu terasa lebih dingin dari biasanya. Rintik hujan yang turun sejak sore menambah kegelisahan di hati. Muncul berbagai pertanyaan: apakah Aa bisa mengikuti kegiatan LDKB dengan baik? Bagaimana tidur dan makan? Maklum, ini adalah kali pertama dilepas mengikuti pelatihan dan berkemah tanpa orang tua. Belajar mandiri dan membangun kebersamaan bersama teman-temannya di alam bebas.

Dengan harapan setelah mendapatkan materi dari para narasumber, anak-anak belajar ihwal kepemimpinan bukan tentang jabatan, melainkan tentang nilai, keteladanan, dan kebermanfaatan.

LDKB menjadi ikhtiar sekolah dalam menanamkan benih kepemimpinan sejak dini. Program ini merupakan tahap awal pembinaan karakter, tempat anak-anak belajar disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian, berlandaskan nilai-nilai keislaman yang kokoh.

Hujan deras tak menyulutkan semangat Aa Akil bersama teman-temannya asyik mengikuti lomba with game dari pos 3 ke terakhir, Jumat (23/1/2026). (Sumber: Dokumentasi Sekolah)
Hujan deras tak menyulutkan semangat Aa Akil bersama teman-temannya asyik mengikuti lomba with game dari pos 3 ke terakhir, Jumat (23/1/2026). (Sumber: Dokumentasi Sekolah)

Mendengar cerita perjalanan yang berangkat dengan angkot, saling bercanda, menikmati pemandangan, lalu beradaptasi dengan suasana tenda dan kegiatan kelompok. Suasana hati terasa hangat. Aktivitas sederhana seperti menyimpan tas sendiri, mengikuti permainan tim, berganti pakaian, hingga shalat berjamaah. Semuanya adalah latihan kecil menuju kemandirian yang lebih besar.

Malam hari menjadi salah satu momen paling bermakna. Setelah Magrib, anak-anak diberi amanah peran dalam struktur kementerian. Aa Akil mendapat tugas sebagai anggota Menteri Olahraga dan Kesenian. Sempat berharap berada di bidang keagamaan, dengan niat agar sekolah menjadi lebih damai dan terhindar dari perundungan. Mendengar alasan itu, hati ini bergetar. Di usia yang masih sangat belia, ternyata telah menunjukkan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungannya.

Bagiku niat baik seorang anak jauh lebih penting daripada posisi apa pun yang diperoleh dan ditempatkan.

Pesan para narasumber menjadi penguat. Anak-anak BEST diajak untuk taat kepada Allah, patuh pada aturan, kuat secara mental dan fisik, hadir sebagai pribadi yang membawa manfaat bagi banyak orang. Nilai-nilai ini akan tumbuh seiring waktu, dan menjadi bekal hidup yang tak ternilai.

Family Camp di Kiarapayung Green Prak. Yuk wargi Bandung, wargi Sumedang nyobain sensasi ngecamp bareng keluarga di sini cocok banget buat acara keluarga😊 (Sumber: Instagram @kiarapayung_green_prak | Foto: Istimewa)
Family Camp di Kiarapayung Green Prak. Yuk wargi Bandung, wargi Sumedang nyobain sensasi ngecamp bareng keluarga di sini cocok banget buat acara keluarga😊 (Sumber: Instagram @kiarapayung_green_prak | Foto: Istimewa)

Camping Sekolah, Pengalaman Seru dan Edukatif bagi Siswa

Camping sekolah merupakan aktivitas edukatif yang sangat dinantikan oleh para siswa. Pasalnya, kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, tetapi menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang menyenangkan. Melalui camping sekolah, siswa belajar kebersamaan, kemandirian, dan tanggung jawab dalam suasana alam terbuka.

Dengan mengikuti camping sekolah dapat memberikan banyak manfaat positif bagi perkembangan siswa, di antaranya:

1. Mengembangkan Keterampilan Sosial

Siswa belajar berinteraksi, bekerja sama, dan berkomunikasi dengan teman-teman dalam berbagai aktivitas kelompok. Situasi ini membantu menumbuhkan rasa kebersamaan, kepemimpinan, dan kerja tim.

2. Menumbuhkan Kemandirian dan Tanggung Jawab

Selama camping, siswa dilatih untuk mengurus kebutuhan pribadi dan menjalankan tugas yang diberikan, seperti mendirikan tenda, menjaga kebersihan, dan menyiapkan perlengkapan. Ini membentuk sikap mandiri dan bertanggung jawab.

3. Mempererat Persahabatan

Aktivitas yang dilakukan bersama, seperti permainan kelompok dan kegiatan malam hari, menciptakan ikatan emosional yang kuat antar siswa sehingga hubungan pertemanan menjadi lebih erat.

4. Meningkatkan Kepedulian terhadap Lingkungan

Kegiatan di alam terbuka mengajarkan siswa untuk mengenal, menghargai, dan menjaga lingkungan sekitar. Pengalaman langsung ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam.

5. Melatih Keterampilan Bertahan Hidup

Siswa diperkenalkan dengan keterampilan dasar seperti mendirikan tenda, membuat api unggun, dan menghadapi tantangan alam. Keterampilan ini melatih ketangguhan dan keberanian dalam menghadapi masalah.

Aa Akil sedang menyampaikan program, rancangan lomba dan yel-yel dari Menteri Olahraga dan Kesenian (Orkes) saat
mengikuti LDKB (Latihan Dasar Kepemimpinan BEST)  di Family Camp Kiara Payung, Jatinangor, Sumedang, Jumat (23/1/2026). (Sumber: Dokumentasi Sekolah)
Aa Akil sedang menyampaikan program, rancangan lomba dan yel-yel dari Menteri Olahraga dan Kesenian (Orkes) saat mengikuti LDKB (Latihan Dasar Kepemimpinan BEST) di Family Camp Kiara Payung, Jatinangor, Sumedang, Jumat (23/1/2026). (Sumber: Dokumentasi Sekolah)

Berbagai aktivitas menarik menjadi bagian dari camping sekolah, antara lain:

1. Trekking dan Orientasi Medan

Siswa diajak menjelajahi alam sambil belajar membaca peta dan menggunakan kompas.

2. Games Kelompok

Permainan yang dirancang untuk melatih kerja sama, kepemimpinan, dan kemampuan memecahkan masalah.

3. Api Unggun dan Cerita Malam

Kegiatan kebersamaan yang diisi dengan bernyanyi, berbagi cerita, dan refleksi bersama.

4. Workshop dan Pelatihan

Pelatihan singkat seperti keterampilan bertahan hidup, pengenalan tanaman, dan tali-temali yang menambah wawasan siswa.

Camping sekolah menjadi pengalaman berharga yang memberikan dampak positif jangka panjang. Tentunya dengan menambah pengetahuan, keterampilan, dan menciptakan kenangan indah yang tak terlupakan bagi siswa. (www.citraalam.id)

Siswa mengikuti kegiatan permainan tradisional di SDN 164 Karangpawulang, Jalan Karawitan, Kota Bandung, Kamis 5 Desember 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Siswa mengikuti kegiatan permainan tradisional di SDN 164 Karangpawulang, Jalan Karawitan, Kota Bandung, Kamis 5 Desember 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

Saat Aa bersama teman-temannya kembali ke sekolah dengan selamat, yang pulang bukan sekadar fisik anak-anak yang lelah, melainkan jiwa dan semangat yang membawa segudang cerita, keberanian, dan pelajaran hidup. Sebagai orang tua, kita diingatkan soal tugas bukan membesarkan anak yang selalu berada dalam kenyamanan, agar anak yang siap belajar, bertumbuh, dan memimpin yang dimulai dari dirinya sendiri, kelas, sekolah.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, kita dituntut untuk mempelajari pentingnya kerja sama, komunikasi yang baik, sikap saling menghargai antar sesama peserta. Kebersamaan yang terjalin selama acara berlangsung di Kiara Payung menumbuhkan rasa ukhuwah Islamiyah, melatih untuk bersikap sabar, rendah hati, dan siap melayani orang lain. Dengan memahami semua ini ihwal kepemimpinan sejati bukanlah tentang kekuasaan, melainkan tentang memberi teladan dan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: Interior Bus Listrik Metro sebagai Pengalaman Ruang Bergerak di Kota Bandung

Dengan adanya LDKB ini, kita berharap nilai-nilai kepemimpinan Islami yang telah diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Mudah-mudahan pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi kita untuk terus menggali potensi diri, memperbaiki diri, meraih prestasi dengan berusaha menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, berakhlakul karimah, dan senantiasa diridhai oleh Allah SWT. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ibn Ghifarie
Tentang Ibn Ghifarie
Pegiat kajian agama dan media di Institute for Religion and Future Analysis (IRFANI) Bandung.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!
Wisata & Kuliner 03 Agu 2026, 18:19

Situ Lengkong Panjalu, Tempat Wisata Estetik dan Bersejarah di Ciamis

Panduan wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis lengkap: sejarah Kerajaan Panjalu, Nusa Gede, Museum Bumi Alit, tradisi Nyangku, tiket masuk, dan rute.

Situ Lengkong Panjalu, Ciamis.