Mengenal Dunia Pelayanan Sosial Melalui Magang Berdampak

2 menit baca
lina indriyani
Ditulis oleh lina indriyani diterbitkan
Kegiatan Penjemputan Mahasiswa Magang oleh Pihak Kampus & Pihak Mitra.
Kegiatan Penjemputan Mahasiswa Magang oleh Pihak Kampus & Pihak Mitra.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlibat dan berperan sebagai pendamping dan asisten pekerja sosial yang membantu proses pelayanan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Keterlibatan tersebut memberikan pemahaman bahwa proses rehabilitasi sosial tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah yang dihadapi klien, tetapi juga bertujuan membangun kembali keberfungsian sosial dan kemandirian mereka.

Salah satu kegiatan yang menjadi fokus selama magang adalah Project Pendampingan Wirausaha Klien. Program ini merupakan bentuk tindak lanjut rehabilitasi sosial yang dirancang untuk membantu klien meningkatkan kemampuan ekonomi melalui usaha produktif. Dalam kegiatan ini, mahasiswa terlibat dalam berbagai tahapan, mulai dari asesmen kebutuhan usaha, koordinasi melalui Case Conference (CC), hingga pendampingan mulai dari survei harga barang, penyaluran bantuan modal usaha, pembelanjaan, monitoring perkembangan usaha, hingga pemberian motivasi kepada klien. 

Pendampingan dilakukan kepada beberapa klien dengan latar belakang yang beragam, seperti mantan pemulung, pengamen, dan masyarakat yang mengalami kerentanan sosial ekonomi. Setiap klien mendapatkan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan, potensi, dan minat usahanya masing-masing. Selain bantuan modal usaha, klien juga memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan sederhana, pengembangan usaha, serta pentingnya membangun kemandirian ekonomi secara bertahap.

Salah satu mahasiswa peserta magang menjelaskan bahwa keterlibatan dalam program ini memberikan pengalaman nyata mengenai proses pemberdayaan masyarakat. “Kami belajar bahwa pemberdayaan bukan hanya tentang memberikan bantuan modal, tetapi juga mendampingi proses perubahan seseorang agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan mandiri. Setiap klien memiliki cerita, tantangan, dan potensi yang berbeda sehingga proses pendampingannya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” ujarnya.

Hasil pendampingan menunjukkan bahwa program ini mampu memberikan dampak positif bagi para klien. Sebagian klien berhasil memulai usaha produktif, sementara yang lainnya memperoleh peluang kerja yang lebih baik setelah mengikuti proses pendampingan. Meskipun perkembangan setiap klien berbeda-beda, program ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berbicara tentang bantuan ekonomi, tetapi juga tentang membangun harapan, kepercayaan diri, dan kemampuan individu untuk bangkit dari kondisi rentan menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Melalui pengalaman magang ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang Pendidikan Masyarakat, tetapi juga belajar bahwa perubahan sosial dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kolaborasi antara pemerintah, pekerja sosial, keluarga, masyarakat, dan mahasiswa menjadi kekuatan penting dalam menciptakan peluang baru bagi mereka yang sedang berjuang membangun kembali kehidupannya.

"Karena setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua, dan pemberdayaan adalah tentang membantu mereka menemukan jalan untuk bangkit kembali.” (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:10

Bandung Menuju Kota Digital Aman

Kota yang benar-benar cerdas bukan hanya kota yang mampu mengadopsi teknologi terbaru, melainkan yang mampu melindungi warganya.

Ilustrasi layanan digital. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Biz 01 Nov 2026, 15:21

Lahan Sempit di Kota Bandung Disulap Jadi Kebun Produktif, Hasilnya untuk Warga

Sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae.

Pada Jumat, 30 Oktober 2026, sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 20:39

Stop The Wedding: Tren Perempuan yang Membagikan Cerita Traumatis Pernikahan

Apakah perempuan benar-benar takut menikah karena tidak menemukan urgensinya atau hanya takut karena tren "Stop The Wedding" yang sedang beredar di media sosial

Stop the Wedding sedang menjadi headline di media sosial yang mengangkat pengalaman buruk perempuan dalam pernikahan (Sumber: Ilustrasi Gambar AI)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 19:15

Bandung Akan Terkena Asap Pekat Karhutla

Nafsu-nafsu tidak terkendali untuk menguasai hutan bisa menyebabkan semua wilayah terkena dampak asap pekat kebakaran hutan dan lahan termasuk Kota Bandung

Penanganan karhutla. (Sumber: Kementerian Kehutanan)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 17:11

Merancang Kawasan Hunian untuk Mobilitas Berkelanjutan

Integrasi tata ruang dan transportasi dalam pengembangan kawasan hunian melalui akses berjalan kaki, bersepeda, dan angkutan umum untuk mewujudkan mobilitas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Halte bus yang berfungsi sebagai tempat pemberhentian angkutan umum di kawasan hunian. (Foto: Angga Marditama Sultan Sufanir)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 16:31

Korupsi di Negeri Bencana

Korupsi di BNPB yang dilakukan oleh oknum, merupakan perbuatan yang biadab.

SDN 1 Babakan Talang di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat hancur akibat bencana pergerakan tanah , Senin 4 Maret 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 15:17

Ketika Api Menguji Integritas

Bencana menuntut kita bergerak cepat menyelamatkan kehidupan, tetapi juga menguji integritas dalam menjaga amanah dan menyalurkan bantuan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Sumber: kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 20:24

Bdg-GoX Dibangun, Kapan Warga Bandung Menikmati Internet Murah?

Akses digital bukan hanya persoalan ketersediaan jaringan, melainkan juga keterjangkauan ekonomi.

Ilustrasi Bandung Kota Digital dengan program  Bdg-Gox (Sumber: Ilustrasi di desain dengan ChatGPT oleh Sri Maryati)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 19:47

Cangkoréh Awi Ngarambat

Ada jenis bambu yang merambat, yang dikenal, ada yang menyebutnya awi cangkoréh, ada juga yang menyebutnya awi cangkoré.

Awi ngarambat. (Foto: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 16:33

Persembahan untuk Lembang

Lembang telah jatuh ke tangan para kapitalis, memaksakan berubah wujud, memeras keindahan alamnya, meluluhlantakkan kenangan hijau yang terpatri di benak warganya.

Persembahan saya untuk Lembang, tertuang dalam beberapa karya buku. (Foto: Malia)