Sehat untuk Semua, Warga Desa Nagarawangi Ikuti CKG dan Edukasi Pertolongan Pertama

4 menit baca
siffa nurfauziah
Ditulis oleh siffa nurfauziah diterbitkan
Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat  untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • Menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan datang ke fasilitas kesehatan ketika tubuh mulai terasa sakit.

  • Salah satu layanan yang diberikan kepada masyarakat adalah pemeriksaan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG).

  • Bagi masyarakat dewasa dan lansia, kegiatan juga memberikan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), gizi, serta pencegahan penyakit tidak menular.

Menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan datang ke fasilitas kesehatan ketika tubuh mulai terasa sakit. Pengetahuan tentang deteksi dini, pertolongan pertama, hingga kesehatan psikologis juga menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi sehari-hari.

Pesan itu menjadi bagian dari kegiatan “Sehat untuk Semua Warga Desa Nagarawangi” yang berlangsung di Balai Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan masyarakat dengan tenaga kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan konsultasi.

Kisah tentang seorang warga yang pernah tersedak biji salak turut menjadi pengingat mengenai pentingnya pengetahuan pertolongan pertama. Saat kejadian itu berlangsung, orang-orang di sekitar korban disebut belum memahami tindakan yang harus dilakukan sehingga mereka harus menunggu bantuan medis. Korban kemudian meninggal dunia.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu pengingat bagi masyarakat bahwa situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan tidak selalu menunggu tenaga kesehatan berada di sekitar korban. Pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama dibutuhkan agar masyarakat dapat mengambil tindakan yang tepat sambil menunggu bantuan medis.

Program yang digagas Kelompok 5 dan 6 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nusantara tersebut berkolaborasi langsung dengan Puskesmas Kecamatan Rancakalong. Kegiatan menyasar masyarakat Desa Nagarawangi dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia.

Salah satu layanan yang diberikan kepada masyarakat adalah pemeriksaan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG). Pemeriksaan menjadi ruang bagi warga untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sekaligus memperoleh informasi mengenai langkah yang perlu dilakukan setelah mendapatkan hasil pemeriksaan.

Selain pemeriksaan kesehatan, peserta mendapatkan edukasi mengenai pertolongan pertama dalam situasi darurat. Materi tersebut disampaikan agar masyarakat memiliki pengetahuan dasar mengenai tindakan yang dapat dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat sebelum bantuan tenaga medis tiba.

Kegiatan tidak hanya menyasar kesehatan fisik. Peserta dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah juga mendapatkan edukasi psikologis yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan mereka.

Pendekatan tersebut memperluas cara pandang mengenai kesehatan. Anak dan remaja tidak hanya membutuhkan tubuh yang sehat, tetapi juga lingkungan yang memungkinkan mereka merasa aman, didengar, dan mampu mengelola emosi.

Program “Sehat untuk Semua Warga Desa Nagarawangi” dirancang sebagai kegiatan promotif dan preventif yang menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari balita, anak-anak, remaja, ibu hamil, dewasa hingga lansia. Program tersebut menggabungkan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta konsultasi dengan tenaga kesehatan.

Dalam rancangan kegiatan, pemeriksaan kesehatan mencakup tekanan darah, dan gula darah, sebagai bagian dari deteksi dini penyakit tidak menular. Warga juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi dengan tenaga medis Puskesmas.

Kolaborasi dengan Puskesmas Kecamatan Rancakalong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Dimana dokter dan tenaga kesehatan Puskesmas sebagai narasumber sekaligus pelaksana pemeriksaan, sedangkan kader Posyandu dan Posbindu berperan mendampingi warga.

Edukasi kesehatan bagi anak dan remaja juga menjadi perhatian. Materi psikologis disampaikan dengan menyesuaikan karakteristik peserta yang hadir agar informasi mengenai kesehatan mental dapat diterima dengan lebih mudah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sekitar satu dari tujuh remaja berusia 10–19 tahun mengalami kondisi kesehatan mental. Kecemasan, depresi, dan gangguan perilaku termasuk persoalan yang dapat memengaruhi kehidupan remaja, termasuk pendidikan dan hubungan sosial.

Di Desa Nagarawangi, edukasi tersebut menjadi ruang bagi anak dan remaja untuk mengenali kondisi psikologis serta memahami pentingnya mencari bantuan ketika menghadapi persoalan yang sulit mereka tangani sendiri.

Bagi masyarakat dewasa dan lansia, kegiatan juga memberikan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), gizi, serta pencegahan penyakit tidak menular. Kegiatan ini juga mencakup pada berbagai aspek seperti yang telah dicantumkan yaitu seperti: hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung sebagai beberapa penyakit yang menjadi perhatian dalam edukasi dan deteksi dini.

Kegiatan “Sehat untuk Semua Warga Desa Nagarawangi” pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang pemeriksaan kesehatan. Program tersebut juga berupaya membangun pengetahuan masyarakat agar mampu mengenali risiko, mengambil tindakan awal dalam keadaan darurat, serta memahami pentingnya kesehatan psikologis.

Cerita tentang warga yang tersedak biji salak menjadi pengingat bahwa keadaan darurat dapat terjadi di tengah kehidupan sehari-hari. Ketika pengetahuan mengenai pertolongan pertama belum dimiliki, masyarakat di sekitar korban dapat mengalami kepanikan dan tidak mengetahui tindakan yang harus dilakukan.

Edukasi pertolongan pertama menjadi salah satu upaya untuk mengisi celah pengetahuan tersebut. Masyarakat tidak dituntut menggantikan peran tenaga medis, tetapi dibekali pemahaman mengenai tindakan awal yang tepat sambil menunggu bantuan profesional.

Kesehatan pun tidak berhenti pada angka hasil pemeriksaan. Ia juga mencakup kemampuan seseorang menjaga diri, membantu orang lain dalam keadaan darurat, serta memperhatikan kesehatan psikologis sejak usia dini.

Melalui kolaborasi mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Nagarawangi, Puskesmas Kecamatan Rancakalong, kader kesehatan, dan masyarakat, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kesadaran bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

siffa nurfauziah
mari berpikir tanpa batas

Berita Terkait

News Update

Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 19:02

Pendidikan Empati dalam Isu Sosial

urgensinya pendidikan empati diajarkan. Bukan hanya mencari jalan keviralan. Demi meningkatkan kuantitas konten tanpa memfilter isinya.

Ilustrasi anak sekolah di ladang sawah. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 17:03

Stadion Persib Kelas Dunia Kapan ?

Persib Bandung bermain di stadion kelas Piala Dunia saat Asian LC 2 melawan FC Seoul Korea Selatan medio September 2026

Kondisi rumput liar tak terawat di luar Stadion GBLA yang sempat disorot pada 2019 lalu. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 15:29

Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya

Mengupas potensi bahaya gunung berapi, sesar aktif di Bandung Raya dan langkah mitigasi demi keselamatan warga. Simak informasi artikel Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya.

Poster Riset - Kesiapan Obyek Wisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Terhadap Bencana (Sumber: issuu.com/anggasafik/docs/poster_riset_tangkuban_perahu | Foto: Angga Safik Ul Ridwa)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 13:45

Penyiar Legendaris dan Perjalanan RRI di Era 1970-an Hingga Masa Kini

Terkadang wajah penyiar tidak pernah dilihat, tapi suaranya bisa menjadi kenangan dalam sejarah. Sambas, Hasan Azhari Oramahi, Poppy Tiendas, dll adalah nama legendaris penyiar RRI dengan suara emas.

Gedung Kantor RRI Bandung. (Sumber: RRI | Foto: R.Erlan W.K)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 10:32

Kenapa Gaji ASN Jadi Rebutan Bank?

Payroll sesungguhnya buka cuma rekening gaji. Dana yang masuk secara rutin saban bulan menciptakan aktivitas lanjutan.

Gedung bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 08:11

Kebakaran Cihanja Punclut dan Pentingnya Penanganan Lingkungan Berkelanjutan

Catatan Lukman Nurhakim tentang material mudah terbakar di bawah timbunan, dampak asap terhadap warga, dan pentingnya penanganan pascakebakaran membuka pertanyaan yang lebih luas.

Kebakaran lahan di Cihanja-Punclut Kawasan Bandung Utara. (Foto: Dokumen Lukman Nurhakim)
Ayo Biz 15 Sep 2026, 20:08

Dari Lereng Arjuno ke Peta Jalan Net Zero: Jejak United Tractors Merawat Industri Berkelanjutan

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan.

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 19:51

200 Ikon Bandung #5: Pemandian Tjihampelas, Kolam Renang Pertama di Indonesia

Pemandian Tjihampelas menyimpan sejarah panjang olahraga renang di Indonesia sebelum bangunannya hilang dan berganti menjadi kawasan hunian modern.

Pemandian Tjihampelas pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 17:12

200 Ikon Bandung #4: Saritem

Sekarang, kawasan lokaslisasi Saritem telah tiada, bahkan telah digantikan dengan keberadaan sebuah pesantren yang cukup besar.

Sebuah roman Sunda karya Aan Merdeka Permana yang berjudul "Saritem". (Sumber: Istimewa)
Seni Budaya 15 Sep 2026, 16:00

Hikayat Wayang Tavip, Inovasi Wayang dari Sampah Plastik

Wayang Tavip lahir dari plastik bekas. Karya seni ciptaan Muhammad Tavip ini terus berkembang dari bentuk 2D hingga 3D.

Wayang Tavip menjadi inovasi dalam seni pewayangan dengan bentuk karakter yang khas dan unik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 15:17

Menjaga Wajah Kota: Sinergi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung

Mereka tidak sekadar ditertibkan, melainkan langsung dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili.

Ilustrasi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung. (Sumber: dibuat dengan chatgpt.com | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 13:25

Seandainya Saya Jadi Presiden - Bagian 2

Negara bukanlah panggung pertunjukan, tetapi seandainya saya jadi presiden, saya ingin ada yang membaca puisi kenegaraan saat pelantikan. Negara akan maju jika semua warga diwajibkan membaca buku.

Bendera Republik Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Firman Marek_Brew)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 11:41

Jangan Sampai Pilkades di Jabar Menjadi Kotak Hitam Digital

Sistem pemilu yang baik bukan hanya harus mampu menghasilkan angka, tetapi juga harus memungkinkan pihak yang berwenang memeriksa bagaimana angka tersebut dihasilkan.

Ilustrasi Pilkades. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 09:56

Obituari untuk Kanaya Whu

Ada suara yang justru menemukan kehidupan keduanya setelah kematian. Kanaya Whu salah satunya. Kematian selalu memiliki cara yang aneh untuk menjadi kenangan. Ada sebuah puisi elegi dalam obituari ini

Kanaya Whu. (Sumber: Instagram | Foto: Kanaya Whu)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 19:01

Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara

Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.

Beragam stiker radio dari berbagai stasiun radio di seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari koleksi penulis. (Sumber: Foto dan koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 18:24

Nestapa Dago Dairy dan Asa Kedaulatan Pakan dari Bangku SMK

Kita abai menyiapkan cetak biru pendidikan modern di hulu peternakan.

Ilustrasi Mewujudkan SMK Peternakan Jurusan Pakan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 17:05

Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 15:11

Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'

Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.

Nuansa Riung Gunung Pangalengan, Wisata Bandung Murah. (Sumber: Instagram | Foto: nuansariunggunung_)