Tren Operasi Bariatrik untuk Penuhi Standar Kecantikan yang Semu

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Antara diet sehat dengan operasi bariatrik (Sumber: Pexels)
Antara diet sehat dengan operasi bariatrik (Sumber: Pexels)

Perempuan memang unik-- ia selalu punya daya tarik untuk diperhatikan. Entah itu dari penampilan fisiknya maupun cara pikirnya. Caranya memandang dirinya dari ucapan atau tuntutan orang lain.

Entah karena perempuan tidak pernah puas dengan penilaian orang lain atau justru ia yang selalu terjebak dengan standar yang semu. Standar kapitalisme yang membuat dirinya bisa menghabiskan jutaan bahkan milyaran rupiah untuk membeli alat kecantikan. Rasa sakit yang dipikulnya ketika harus melakukan operasi plastik untuk menambah struktur hidung yang katanya " Hidung mancung itu lebih "CANTIK". Bahkan banyak diantaranya yang melakukannya dengan alasan sinusitis. Emang sedahsyat itu pengaruh industri kecantikan bagi seorang perempuan.

Jika dulu standar perempuan cantik hanya didapatkan dari majalah, iklan di tv atau tampilan artis di sinetron. Kini kecanggihan teknologi dan informasi membuat dunia ini dan setiap dari kita bisa eksis dengan dunia kita. Yaps, media sosial memberikan ruang bagi penggunanya untuk mengekspresikan apa yang mereka inginkan. Tanpa ada batasan tanpa ada syarat tertentu semua orang memiliki kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri tapi disisi lain juga bisa menjadi manusia yang fake.

Kini standar cantik bagi perempuan semakin beragam tidak hanya berpacu pada satu orang artis kenamaan Hollywood atau Bollywood lagi. Kini setiap negara bisa merepresentasikan kecantikan perempuannya melalui media sosial. Misalnya yang baru- baru ini happening adalah Korea Selatan dengan kemulusan kulit dan tren Operasi plastik yang membuat warganya menjadi cantik dan tampan.

Pertukaran budaya dan gaya hidup jadi semakin mudah untuk sampai. Maka tak heran ketika masyarakat di negara kita juga berbondong-bondong untuk menjadi cantik dan tampan dengan melakukan operasi plastik. Berapa banyak dari artis tanah air yang rela pergi jauh melintasi benua untuk satu hal mengikuti standar yang diminta orang lain. Memenuhi rasa haus dari validasi yang bahkan sebetulnya mereka tidak pernah benar-benar peduli denganmu.

Definisi cantik terus berkembang tak hanya cukup dengan wajah yang cantik tapi juga dengan penampilan tubuh yang langsing. Manusia yang hidup di era modern memang rentan memiliki tubuh yang obesitas karena jumlah asupan yang masuk ke dalam tubuh tak sebanding dengan upaya olahraga yang dilakukan. Bahkan menurut WHO 1 dari 8 orang dunia mengalami obesitas. Sementara di Indonesia sendiri pun pernah ditemukan pada beberapa kasus yang pernah diberitakan lewat media massa.

Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan (Riskesdas Kemenkes) Indonesia tahun 2018, sebanyak 21,8% penduduk dewasa mengalami obesitas. Angka ini meningkat sebanyak dua kali lipat dari tahun 2007, yaitu 10,5%(WHO, 2024) (Riskesda, 2018) Obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Obesitas juga memiliki dampak psikososial yang merugikan, khususnya pada kanak-kanak dan remaja (Marc, 2022). Faktor risiko obesitas meliputi aspek genetik, lingkungan, pelayanan kesehatan, dan perilaku (Saraswati, dkk., 2021).

Polimorfisme genetik, khususnya gen FTO rs9939609, dikaitkan dengan kontrol asupan energi yang mengarah pada obesitas. Faktor risiko lain mencakup kurangnya aktivitas fisik, durasi tidur yang tidak memadai.

Banyak jenis olahraga yang membuat seseorang bisa menurunkan berat badan secara drastis tapi tak banyak yang bisa konsisten dengan prosesnya. Sehingga manusia menginginkan sesuatu yang instan seperti operasi bariatrik.

Sebuah operasi dengan tren baru di masyarakat dan kalangan influencer. Beberapa waktu terakhir tren ini memang dimulai dari kalangan publik figure yang tentunya memiliki tuntutan yang dari followersnya untuk memiliki visual yang sempurna.

Beberapa dari mereka yang bertubuh gemuk atau over weight sering mendapat hujatan. Bahkan dalam waktu terdekat terjadi kepada seleb tok berinisial D. Konten awalnya dimulai saat dirinya berbadan ideal tapi seiring berjalannya waktu banyak perubahan terjadi dalam dirinya. Terutama bagian pipi yang chubby justru sering menjadi olok-olokan di kolom komentar tiktok. Ada yang menyamakannya dengan karakter kartun seperti wajah Thomas dan lebih parahnya ketika disamakan dengan konten badut berwarna pink.

Konten kreator ini awalnya mengikuti keinginan netizen untuk melakukan cosplay terhadap karakter yang disamakan dengan dirinya. Bahkan D rela menggunakan pakaian badut dengan menonjolkan bagian perut yang lebih besar dan berjoget di salah satu tempat makan mie yang terkenal. Dan tak lama dari sama seleb tok ini melakukan operasi bariatrik di Malaysia.

Tren operasi bariatrik menurut saya bukan sekedar tren yang dilakukan karena ingin terlihat cantik untuk orang lain. Tapi juga cara instan yang sakit bagi mereka yang selalu dinilai hanya dari penampilan fisiknya semata. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 13 Sep 2026, 10:40

Miliaran Pemirsa Saksikan Pemakaman Lady Di

Ketika Lady Diana atau Lady Di dimakamkan, 6 September 1997, miliaran orang menyaksikan prosesinya melalui siaran tv

Putri Diana. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: John MacIntyre)
Ayo Netizen 13 Sep 2026, 09:54

Tren Operasi Bariatrik untuk Penuhi Standar Kecantikan yang Semu

Bariatrik menjadi tren operasi yang sedang happening baik di kalangan masyarakat maupun influencer untuk menurunkan berat badan secara instan.

Antara diet sehat dengan operasi bariatrik (Sumber: Pexels)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 22:18

Siaga pada Musim Peralihan

Peralihan musim inilah yang harus diwaspadai dan melakukan upaya mitigasi agar sehat dan selamat.

Pohon tumbang di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 17:12

Cara Mencari Research Gap untuk Skripsi dan Penelitian

Sulit menemukan research gap untuk skripsi? Pelajari cara menemukannya dari jurnal, melihat celah penelitian, hingga mengubahnya menjadi ide penelitian.

Cara Mencari Research Gap untuk Skripsi dan Penelitian (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 16:57

Sekali di Udara, Tetap di Hati: 81 Tahun Perjalanan RRI

Radio Republik Indonesia (RRI) memperingati hari jadinya setiap 11 September.

Gedung RRI Bandung, diambil pada bulan Agustus 2024. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Pijri Paijar)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 14:04

Komunikasi di Era AI: Mengapa Suara Manusia di Radio Tak Tergantikan

Di era AI, radio bertahan sebagai benteng keaslian manusia. Hari Radio Nasional mengingatkan bahwa kehangatan dan koneksi emosional dari suara penyiar tak tergantikan oleh algoritma.

Ilustrasi ruangan siaran radio. (Sumber: Pexels | Foto: Pixabay)
Linimasa 11 Sep 2026, 14:02

Dulu Sempat Viral, Apa Kabar Odading Mang Oleh?

Odading Mang Soleh pernah viral berkat video Ade Londok. Kini usaha tersebut diteruskan anak-anak dan memiliki cabang di luar Bandung.

Odading Mang Oleh yang dulu sempat viral. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 13:27

Menghidupkan Siaran RRI Bandung dengan Kreativitas Siniar

Alih wahana oleh RRI Bandung membutuhkan platform digital karya anak bangsa yang multifungsi.

Gedung Radio Republik Indonesia Bandung di Jalan Diponegoro No.61 Kota Bandung (Sumber: RRI | Foto: Atep)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 10:16

Dari I Hate Monday Menjadi 'Dimanusiakan' Pengalaman Tak Terduga di BP Kebudayaan Jabar

Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat adalah unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Kebudayaan yang bertugas merawat dan memajukan kebudayaan serta cagar budaya di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Ilustrasi tulisan "I hate monday". (Sumber: Pexels | Foto: elena_ sher)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 09:00

Mengapa Laga Persib–Persija Lebih dari Sekadar Tiga Poin

Para pemain Persib tidak hanya bermain untuk klub, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan sebagian masyarakat Jawa Barat. 

Pemain Persib dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 20:26

Warisan Gunung Sunda Purba, dari Purwakarta, Subang, sampai Bandung Barat

Menjelajah warisan Gunung Sunda Purba melalui kemegahan Gunung Burangrang. Sisi Utara membentang di Purwakarta dan Subang, sementara sisi Selatan megah berdiri di Bandung Barat.

Keadaan ronabumi seperti inilah yang dilihat oleh masyarakat, bukan Gunung Sunda yang menjulang  tinggi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:26

Transformasi Perpustakaan Meningkatkan Kunjungan Masyarakat

Setiap perpustakaan memang mengidentifikasi problematika yang sama, salah satunya berkaitan dengan kunjungan masyarakat yang minim.

Ilustrasi perpustakaan. (Sumber: Pexels | Foto: Tima Miroshnichenko)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:00

ASN Gen Z dan Tantangan Mengubah Kepastian Menjadi Kinerja

Artikel ini mengkaji persepsi ASN Gen Z terhadap kecocokan karier, kompetensi, dan kebutuhan pengembangan dalam birokrasi.

Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 17:01

Polemik Desil dalam Indikator Kesejahteraan Ekonomi

Apakah desil bisa dijadikan indikator dalam menentukan strata kesejahteraan masyarakat kini? Desil hanya sebuah istilah dalam algoritma statistik. Jangan memaksa manusia menjadi angka dalam database.

Bantuan pangan cadangan beras pemerintah alokasi Juni dan Juli wilayah Kota Bandung di Kantor Kelurahan Cihapit, Jalan Sabang, Kota Bandung, Jumat 18 Juli 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 16:37

Remy Sylado: Jejak Sang Maestro di Bandung

Jejak Remy Sylado di Bandung kembali ditelusuri melalui buku, arsip, dan kesaksian orang-orang terdekat yang menghidupkan kembali sosok maestro multidisipliner tersebut.

Silaturahmi menyambut terbitnya buku Remy Sylado dan Dua Brouwer yang dihadiri budayawan, pegiat seni, serta sahabat dekat Remy Sylado, di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jalan Garut No. 2, Kota Bandung. (Sumber: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 15:11

KDM, Jawa Barat, dan Temtasi 2029

KDM membutuhkan policy dashboard, bukan sekadar social-media dashboard.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sebuah acara. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 10 Sep 2026, 10:57

Kampung Sate, Ketika Bambu Bisa Diubah Menjadi Rupiah Oleh Warga Satu Kampung

Kampung Randukurung Kutawaringin dikenal sebagai sentra tusuk sate. Warga mengolah bambu secara tradisional menjadi sumber penghasilan.

Di Kampung Randukurung, bambu gombong diolah menjadi ribuan tusuk sate dengan tangan dan peralatan tradisional. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 10:44

Stok Masker mulai Langka dan Harganya Melambung Kembali

Permintaan pasar yang tinggi seringkali membuat harga pun ikut naik begitu juga dengan kondisi yang terjadi pada masker.

Maskter kesehatan. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 08:58

Strategi Kuliah Luar Negeri Tembus Ivy League dan Program Pre-College

Sejak didirikan pada tahun 2003, Euro Management Indonesia mengembangkan pola pendampingan studi ke luar negeri secara terpadu dan terintegrasi.

Suasana belajar di Euro Management Indonesia, Menteng Jakarta. (Foto: Humas Euro MI)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 21:13

Rekam Jejak Euro Management Indonesia Siapkan SDM Indonesia Go Global

Program Academic Writing diarahkan untuk memperkuat kemampuan pegawai dalam menyusun tulisan akademik secara sistematis dan sesuai dengan standar internasional.

Keberangkatan siswa Euro Management Indonesia kuliah di  Jerman (Foto: Humas Euro Manajemen Indonesia)