Program CIRATA GEULIS PLN Nusantara Power Raih PROPER EMAS 2026

2 menit baca
Ananda Muhammad Firdaus
Ditulis oleh Ananda Muhammad Firdaus diterbitkan
Program CIRATA GEULIS PLN Nusantara Power UP Cirata meraih PROPER EMAS 2026 berkat inovasi pengelolaan limbah, eceng gondok, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program CIRATA GEULIS PLN Nusantara Power UP Cirata meraih PROPER EMAS 2026 berkat inovasi pengelolaan limbah, eceng gondok, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

JAKARTA, AYOBANDUNG.ID - PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Cirata kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui Program Pemberdayaan Masyarakat CIRATA GEULIS (Generating Sustainability for Livelihood Resilience) yang berhasil meraih penghargaan PROPER EMAS pada 7 April 2026.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan terhadap permasalahan lingkungan dan sosial di sekitar wilayah operasional pembangkit, sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai bagian dari solusi. 

Program CIRATA GEULIS merupakan salah satu program unggulan yang dirancang sebagai platform integratif yang menggabungkan pengelolaan limbah, pemberdayaan masyarakat, dan konservasi lingkungan.

Program ini secara khusus menjawab dua isu utama, yakni pengelolaan sampah organik yang belum termanfaatkan secara optimal serta penanganan gulma eceng gondok yang berpotensi mengganggu proses bisnis pembangkitan listrik di Waduk Cirata. 

Implementasi program dimulai dari pengumpulan sampah organik rumah tangga yang berasal dari lingkungan kantor dan masyarakat. Sampah tersebut kemudian diolah melalui budidaya maggot yang menghasilkan maggot kering sebagai pakan ikan untuk mendukung kegiatan kelompok budidaya ikan tawar. Tidak hanya itu, residu hasil budidaya maggot atau kasgot dimanfaatkan sebagai campuran media tanam untuk budidaya jamur tiram.

Pada saat yang sama, eceng gondok yang melimpah di Waduk Cirata diolah menjadi pakan ternak sebagai alternatif pakan domba, khususnya pada musim kemarau. Limbah kotoran ternak (kohe) selanjutnya diolah menjadi pupuk organik kering. Selain itu, eceng gondok juga dikembangkan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis yang memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari pendekatan ekonomi sirkular, kelompok SIMAGMUR turut memanfaatkan serbuk eceng gondok sebagai campuran media tanam jamur tiram. Limbah dari proses budidaya jamur, seperti baglog bekas masa produksi, kemudian diolah kembali menjadi kompos organik yang digunakan untuk kegiatan penghijauan dan penanaman pohon di wilayah UP Cirata.

Integrasi ini menciptakan ekosistem yang saling mendukung dan berkelanjutan, di mana setiap limbah dari satu proses menjadi sumber daya bagi proses lainnya. Hal ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya.

Secara sosial dan ekonomi, Program CIRATA GEULIS memberikan dampak signifikan, khususnya bagi kelompok rentan di sekitar wilayah operasional PLTA Cirata. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan program, mulai dari pengelolaan sampah hingga pemanfaatan eceng gondok. Keterlibatan ini mendorong peningkatan kapasitas individu, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat kemandirian ekonomi lokal.

Dari sisi perusahaan, program ini turut berkontribusi dalam pengendalian populasi eceng gondok di Waduk Cirata, menciptakan sistem pengelolaan sampah di wilayah sekitar, serta mengurangi risiko longsor di bantaran waduk dan area operasional pembangkit. Dengan demikian, keberadaan program ini juga mendukung peningkatan keandalan operasional pembangkitan listrik.

Kolaborasi yang erat antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Kepercayaan yang terbangun tidak hanya memperkuat hubungan sosial, tetapi juga menciptakan social license to operate yang berkelanjutan.

Ke depan, PLN Nusantara Power UP Cirata berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Program CIRATA GEULIS menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan yang tepat dapat berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan bisnis perusahaan.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)