Drama Ormas Berbalas Operasi Polisi, Ratusan Preman Diringkus di Jabar

5 menit baca
Gilang Fathu Romadhan Hengky Sulaksono
Ditulis oleh Gilang Fathu Romadhan , Hengky Sulaksono diterbitkan
Puluhan orang diamankan Polrestabes Bandung karena diduga melakukan tindak premanisme.
Puluhan orang diamankan Polrestabes Bandung karena diduga melakukan tindak premanisme.

AYOBANDUNG.ID - Dalam dua pekan terakhir, Jawa Barat menjadi panggung dari operasi berskala besar untuk menertibkan praktik premanisme. Mulai dari Kota Bandung hingga Cimahi, dari pasar tradisional hingga kawasan industri, aparat kepolisian turun serentak. Penindakan ini dilakukan menyusul berbagai aduan masyarakat yang mengaku resah terhadap praktik pemalakan dan intimidasi yang kian merajalela.

Teranyar, pada Rabu, 14 Mei 2025, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengamankan 75 orang yang diduga terlibat premanisme. Operasi ini melibatkan seluruh jajaran Polsek di Kota Bandung.

“Sesuai komitmen kami Polrestabes Bandung, tidak ada tempat untuk premanisme,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung.

Budi berujar para pelaku diamankan dari berbagai lokasi publik yang kerap menjadi titik praktik premanisme, seperti pasar, tempat wisata, hingga kawasan parkir liar. Bentuk aksinya pun beragam: dari menjual barang secara paksa, meminta pungutan dengan ancaman, hingga mengatur perparkiran secara ilegal.

Tapi, belum tentu semua yang ditangkap terbukti bersalah secara hukum. Kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan status hukum masing-masing.

“Jika memang tindak pidananya ringan, ataupun masih mungkin abu-abu, akan diperlakukan pembinaan. Makanya kami pastikan dulu, habis ini dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Langkah serupa dilakukan oleh jajaran Polresta Bandung yang menggelar razia di kawasan industri Rancaekek. Operasi tersebut, menurut Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) setelah munculnya banyak laporan masyarakat terkait pemalakan kepada pekerja pabrik.

Sepanjang empat bulan pertama 2025, Polresta Bandung telah menangani 179 kasus premanisme. Dari jumlah tersebut, 112 berhasil diungkap, dan sebanyak 44 orang telah diamankan. Beberapa preman yang diamankan berafiliasi dengan ormas.

Di Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, 18 pelaku juga berhasil dijaring dalam operasi gabungan. Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, polisi telah memetakan 21 titik rawan dan menurunkan 70 personel dari unsur Polri, TNI, serta Satpol PP.

Ia menyebut bahwa sasaran utama adalah tindakan kriminal, bukan profesi para pelaku. “Bukan profesi yang jadi sasaran, melainkan tindakan premanismenya.”

Operasi masif ini berada dalam kerangka Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang digelar Kepolisian Daerah Jawa Barat. Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, total 504 orang diamankan selama 1–10 Mei. Sebanyak 111 kasus premanisme teridentifikasi dari total 177 kasus yang diungkap dalam operasi itu.

Barang bukti yang disita mencakup senjata tajam, satu airsoft gun, puluhan kendaraan, hingga telepon seluler.

“Operasi Pekat II Lodaya 2025 ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di wilayah Jawa Barat,” kata Hendra.

Di Jakarta, 22 pelaku premanisme disikat dalam Operasi Berantas Jaya 2025. Total 734 personel dilibatkan dalam operasi pemberantasan aksi premanisme di kawasan Kembangan Jakarta Barat tersebut. Di Makassar, kepolisian mengamankan puluhan orang terduga preman.

Dikomando Pusat Setelah Heboh GRIB Jaya dan Hercules

Operasi preman oleh polisi terjadi setelah kontroversi Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya dan sosok pemimpinnya Rosario de Marshal alias Hercules. Sejak pertengahan April, riak ribut-ribut sudah muncul dari GRIB yang mengomentari inisiatif pembentukan Satgas Antipreman oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepolisian mulai menggelar operasi pemberantasan premanisme sejak 1 Mei lalu. Langkah ini ditandai dengan terbitnya Surat Telegram Kapolri Nomor STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 yang diteken langsung oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam telegram itu, Kapolri memerintahkan seluruh jajaran kepolisian daerah dan resor untuk mengambil tindakan tegas terhadap praktik-praktik premanisme di berbagai wilayah.

Gelombang penindakan ini dilanjutkan dengan pembentukan Satuan Tugas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan oleh pemerintah pada 6 Mei. Satgas ini menjadi perangkat formal negara untuk menertibkan kelompok-kelompok yang dinilai kerap bertindak di luar hukum.

Hercules yang merupakan figur legendaris dari dunia premanisme ibu kota itu muncul lagi ke permukaan usai pernyataan kontroversialnya soal Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait kebijakan antipremanisme muncul pada akhir April lalu.

“Saya punya anak buah di Jawa Barat itu hampir 500 ribu. Kalau saya suruh 50 ribu orang datang ke Gedung Sate, bagaimana Dedi Mulyadi?” ujarnya dalam sebuah video viral di media sosial. Dalam video itu, Hercules dengan lantang menyebut kebijakan pembentukan Satgas Antipreman di Jabar sebagai bentuk permusuhan terhadap ormas.

Pernyataan keras itu memantik reaksi berantai. Dalam video yang sama, ia juga mengeluarkan ujaran kasar terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus purnawirawan TNI, Sutiyoso. Hercules menyebut Sutiyoso “sudah bau tanah”. Kalimat itu menyulut reaksi keras, salah satunya datang dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang merespons pernyataan hercules setelah video beredar.

“Tidak tahu diri! Menghina senior seperti itu sangat tidak etis," kata Gatot marah.

Sebelum letupan kontroversial Hercules kepada Dedi dan Sutiyoso, sempat muncul foto-foto Hercules bersama sejumlah prajurit Kopassus menambah panas suhu politik. Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Djon Afriandi, bahkan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menilai, foto itu memang tidak pantas.

Sejumlah anggota Kopassus berfoto bersama Hercules

Kemunculan Hercules kali ini bukan sekadar pengulangan masa lalu, melainkan juga refleksi dari relasi kuasa antara politik dan ormas jalanan di Indonesia. Sejak awal, GRIB dibangun bukan hanya sebagai organisasi sosial, tetapi juga sebagai mesin politik. Mesinnya bekerja dari desa ke kota, dari pasar hingga lingkaran kekuasaan.

Hubungan Hercules dengan Prabowo Subianto dan Partai Gerindra adalah bagian integral dari cerita ini. Tak sedikit yang melihat GRIB sebagai perpanjangan tangan dari strategi Prabowo dalam merangkul kekuatan jalanan.

Ian Wilson, peneliti di Asia Research Centre, Murdoch University, menyebut hubungan Hercules dengan Prabowo Subianto dimulai sejak 1980-an ketika Prabowo menjabat sebagai kapten Kopassus. Ia menjadi kurir logistik dan kehilangan tangan serta mata dalam pertempuran melawan pejuang Falintil.

“Saya berutang nyawa pada Prabowo,” aku Hercules suatu kali. Kesetiaannya melampaui logika. “Prabowo satu-satunya orang yang bisa memukul saya tanpa saya membalas.”

Hercules dan puluhan pemuda Timor Timur lain dibawa ke Jakarta. Di Tanah Abang, Hercules menguasai pusat perdagangan. Tapi bukan sekadar preman, ia juga menjadi alat politik: membubarkan demonstrasi, mengatur massa, mengintimidasi aktivis.

Kedekatannya dengan Prabowo sempat renggang ketika Prabowo menyangkal mengenalnya. Pada 2008-an, Hercules kembali masuk orbit Prabowo lewat Partai Gerindra. Ia mendirikan GRIB pada 2011, sebagai kendaraan politik akar rumput Prabowo menjelang Pilpres 2014.

Organisasi ini menjadi tulang punggung mobilisasi massa, distribusi logistik kampanye, hingga pengamanan lapangan. Secara resmi, ia adalah ormas pembela kaum marjinal. Tapi di lapangan, GRIB dikenal sebagai jaringan kekuatan jalanan: mantan preman, jawara, milisi, hingga kelompok bela diri.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 20:01

Ketika Gelombang Radio Menyatukan Ribuan Fans Iwan Fals

Ganesha Iwan Fals (GIF), program legendaris Radio Ganesha Bandung yang diasuh penyiar karismatik Kang Denny GIF.

Tim pengisi acara Ganesha Iwan Fals berkunjung ke kediaman Iwan Fals di Cipanas, Puncak. Dari kiri ke kanan: Arif (GIF), Denny GIF (penyiar Radio Ganesha Bandung), Iwan Fals, dan Bram (sahabat karib Iwan Fals dari Bandung). (Foto: Kemal Ferdiansyah)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!