Hidden Farm Cafe, Sajian Penuh Selera yang Memanjakan Mata

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Menu Hidden Farm Cafe (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Menu Hidden Farm Cafe (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Setiap orang pasti memiliki tempat favorit yang wajib dikunjungi berkali-kali. Suatu tempat yang melekat dihati dan terpatri dalam ingatan.

Meski ada tempat lain dengan menu serupa, kamu akan tetap kembali ke tempat yang sama, entah karena pemandanganya indah atau cita rasa masakannya yang menggugah selera atau bahkan memiliki kenangan berharga di dalamnya.

Hidden Farm Cafe adalah tempat yang tak bosan-bosannya saya rekomendasikan kepada para pembaca ayobandung.

Dengan penuh keyakinan, saya rasa semua yang pernah singgah ke tempat ini akan jatuh cinta. Jatuh cinta dengan vibes ambiencenya atau jatuh hati dengan kecantikan plating makanannya yang tidak hanya cocok dilidah tapi juga baik untuk kesehatan.

Datang ke Hidden Farm Cafe seperti memasuki dunia dalam cerita. Jalan turunan dengan sedikit berbatu menjadi penanda bahwa sebentar lagi kamu akan sampai.

Tepat di ujung jalan sebelah kiri, kamu akan menemukan undakan tangga, belok ke kanan dikit kamu akan menemukan bagian outdoor dengan beberapa meja kayu.

Beberapa waktu sering nampak buah-buahan seperti nanas dan pumpkin menjadi hiasan meja. Beberapa waktu juga kadang berubah menjadi hiasan bunga liar yang cantik dalam botol kaca berisi air.

Tidak jauh dari dari sana terdapat spot yang terlihat seperti perpustakaan mini. Beberapa buku dengan genre fiksi memenuhi setiap raknya.

Pada sisi yang lain juga terdapat kumpulan buku dengan genre non-fiksi. Sangat cocok bagi siapa saja yang suka dengan buku, terlepas dari anak-anak atau orang dewasa.

Sebuah bangunan dengan desain kayu dinaungi oleh pohon besar yang menambah keteduhan. Tertutup oleh sebagian jenis tanaman yang merambat tentu menambah kesyahduan bagi siapa yang memandangnya.

Beranjak menaiki tangga, sebagian dinding dipenuhi dengan lukisan berbagai macam serangga. Tangan penuh bakat menjadi saksi nyata pada hasil karya lukis yang tampak seperti nyata.

Beberapa bahan dan buah-buahan tertata rapi dan serasi, menunjukkan bagaimana seseorang menyusunnya dengan penuh pertimbangan.

Baca Juga: Cupola ID Braga, Cafe Hidden Gem di Tengah Kota Bandung

Di area sekitar kasir terdapat beberapa meja dan kursi yang bisa digunakan oleh pengunjung. Cocok bagi siapa saja yang ingin mengerjakan tugas atau hanya sekedar wfc-an saja. Terdapat beberapa colokan listrik yang bisa digunakan untuk mengisi daya laptop ataupun handphone.

Banyak produk hasil olahan tangan yang juga dijajakan untuk di jual. Beberapa terlihat seperti lilin aromateraphy dengan bau yang menenangkan.

Ada beberapa stiker lucu, cincin manik warna-warni juga kanvas lukisan yang bisa dibeli untuk memenuhi rasa kreatif bagi mereka yan menyukai ddunia gambar.

Satu porsi cruffle dengan saus raspberry, semangkuk fruit bowl, dan satu gelas infused water diantar ke meja di kawasan paling atas hidden farm cafe. Spot favorit yang selalu dipilih ketika mengunjungi tempat ini.

Tempatnya cukup luas dengan beberapa meja yang tersusun rapi dan estetik. Tampaknya malam akan semakin syahdu karena ada tempat perapian yang selain menghatkan, cahaya pun dapat menerangi gelapnya malam.

Baca Juga: Syahdunya Kafe ala Nuansa Ghibli di Cimenyan

Seperti biasa fruit bowl berisi potongan buah segar dari semangka, nanas, mangga, pisang, buah naga, melon dan raspberry. Cocok dimakan ketika sarapan atau saat Bandung sedang suasana terang.

Cruffle yang garing dengan rasa mentega yang melapisi setiap adonannya. Dicocol dengan saus yang creamy, sedikit manis dominan asam dan segar menambah kesempurnaan rasanya. Diakhiri dengan infused water yang menyegarkan lapisan tenggorokan.

Hidden Farm buka setiap hari, weekend di jam 07:30-23:00 dan weekday di jam 08:30-23:00. Berada di Jalan Bukit Pakar Utara No.40 B, Ciburial Bandung dan bisa diakses ojek online dan kendaraan pribadi. (*)

Tonton Video Terbaru Ayobandung:

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Agu 2026, 20:16

Menjelajahi Autentisitas Kuliner Sunda: Telaah 50 Hidangan Khas Jawa Barat

Eksplorasi terhadap 50 masakan khas Jawa Barat ini membuktikan bahwa kuliner Sunda adalah aset budaya tak ternilai.

Buku berjudul 50 Masakan Khas Jawa Barat karya Ajen Dianawati (2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Linimasa 22 Agu 2026, 13:32

Menengok Pabrik Bata Merah Manual di Nagreg Saat Musim Kemarau

Pabrik bata merah di Nagreg meningkatkan produksi saat kemarau karena proses pengeringannya masih mengandalkan panas matahari.

Menengok pabrik bata merah manual di Nagreg saat musim kemarau. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 13:25

Menelusuri Jejak Rasa: Potret Autentik Masakan Jawa Era 1960-an

Buku "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" hadir sebagai kompas bagi mereka yang ingin mendalami seni memasak Jawa pada masanya.

Buku berjudul "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" karya Ida S. yang diterbitkan Toko Buku Amin Madiun. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 11:36

Cuanki Teh Yuyun Cianjur: Obat Rindu Ketika Jauh dari Bandung

Ternyata Bandung terasa Istimewa setelah ditinggalkan. Satu hal yang saya rindukan dari Bandung adalah keragaman kulinernya.

Cuanki Sambal Ijo Teh Yuyun Cianjur. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 09:19

Sejarah Nama-Nama Hari dan Hari Libur (1)

Mengulas sejarah penamaan hari, asal-usul tujuh hari dalam sepekan, serta perkembangan penanggalan dan tradisi hari libur dari berbagai peradaban.

Kalender bulan Agustus 1898. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 08:18

Perempuan yang Merdeka tapi Masih Takut dengan Stigma Sosial

Hari ini mungkin perempuan memiliki banyak kesempatan seperti kaum pria tapi ada yang diam-diam membuat perempuan ragu ketika penilaian sosial merenggut kepercayaan dirinya

Ilustrasi perempuan. (Sumber: Pexels | Foto: Febry Arya)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 19:18

Apalah Arti Sebuah Nama: Rekonstruksi Hubungan Agus dan Agustus

Pada ruang masyarakat sering kita mendengar atas nama Agus bagi laki-laki dan Agustina bagi perempuan. Terdengar biasa saja. Nama yang diberikan oleh orangtuanya sebatas nama.

Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 di Taman Cascade, kawasan bawah jembatan layang Mochtar Kusumaatmadja, Tamansari, Kota Bandung, Sabtu 15 Agustus 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 17:29

Dari Serial Drama Korea 'Teach You a Lesson' dan Realitas Pendidikan Bangsa Kita

Drama yang menyajikan tentang bobroknya pendidikan di negara yang sudah dikatakan maju, serta keberpihakan pada sifat politisasi dibidang pendidikan.

Serial drama Korea "Teach You a Lesson" (Sumber: Netflix)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 16:11

Manipulasi Terselubung di Balik Penggunaan Kata Nett Zero Emission pada Perusahan Perbankan

Membahas bagaimana istilah Net Zero Emission (NZE) yang digunakan sebagai strategi pencitraan dengan menyoroti pentingnya transparansi, verifikasi independen, dan sanksi yang tegas.

Cerobong asap yang mengeluarkan asap menembus kabut tebal, yang menyoroti masalah atau kekhawatiran tentang polusi udara. (Sumber: Pexels | Foto: Сергей Нестеров)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 15:08

Pentingnya Kecerdasan Finansial di Tengah Kemudahan Transaksi Digital

Esai ini membahas pentingnya kecerdasan finansial di tengah kemudahan transaksi digital yang dapat mendorong perilaku konsumtif.

Pecahan uang seratus ribu rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Defrino Maasy)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 14:37

Ketergantungan Program MBG: Potret Penjajahan Era Modern

Ketika sebuah negara memiliki kendali yang sangat besar terhadap distribusi kebutuhan dasar masyarakat. Maka akankah muncul relasi baru dari ketergantungan antara negara dengan warganya

Siswa menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 9 Bandung, Jalan Suparmin, Pajajaran, Kota Bandung pada Senin, 6 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 13:14

Untuk Apa Jawa Barat Memiliki 37 BUMD?

Masalah muncul ketika semua BUMD diletakkan dalam keranjang yang sama.

Kantor Bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 12:50

Setelah Status Guru PPPK Diambil Alih Pemerintah Pusat, Apa yang Terjadi?

Banyak yang mempertanyakan nasib dan status PPPK Non-Guru saat ini yang sistem penggajiannya menjadi urusan daerah.

Ilustrasi pegawai dengan status PPPK (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 10:41

Mampukah Bandung Bersaing Menjadi Global City

Global city menjadi tujuan kota-kota besar untuk diakui secara internasional. Dan, Kota Bandung memiliki potensi yang sangat besar menjadi salah satu Global City. Tinggal bagaimana cara mewujudkan.

Sejumlah apartemen dan hotel berdiri di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 08:33

Anwar Tohari Mencari Mati: Antara Abab, Dendam, Muslihat, & Kebenaran

Anwar Tohari atau Warto Kemplung yang di desanya dianggap sebelah mata, seorang pembual.

Buku "Anwar Tohari Mencari Mati". (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 21 Agu 2026, 08:13

Kota Bandung Masih Menarik Wisatawan? Angka-angka Ini Menceritakannya

Setelah anjlok drastis akibat pandemi, wisatawan ke Kota Bandung kini melampaui level 2019. Simak tren kunjungan domestik dan mancanegara 2019-2025.

Wisatawan menikmati wahana kuda tunggang di kawasan Jalan Cilaki, Kota Bandung, pada momen libur hari raya Idulfitri 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 07:54

Habis Agustusan, Tibalah Sampah

Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas memasang umbul-umbul, membuat karnaval, menggelar lomba, menikmati panggung hiburan, lalu pulang meninggalkan (seonggok, tumpukan) sampah.

Beginilah sampah properti arak-arakan, karnaval 17 Agustusan (Sumber: AyoBandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 20 Agu 2026, 19:28

Menjahit Ulang Nasib Cibaduyut, Menjaga Barometer Kualitas ala Koku Footwear

Kisah Koku Footwear, UMKM sepatu kulit asal Cibaduyut, yang berhasil menembus pasar mancanegara dan mempertahankan warisan kerajinan lokal di tengah digitalisasi perdagangan Indonesia.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin, pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear di Taman Cibaduyut Endah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, (26/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 18:57

Ini Omah Sawah: Tempat Makan Hidden Gem Sekaligus Cozy di Cianjur

Cianjur yang menjadi julukan kota santri ini selain punya ikonik tauco ternyata banyak tempat kuliner hidden gem yang wajib disambangi

Cianjur memang selalu punya tempat menarik untuk dikunjungi (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 17:08

Bakul Pikul Kopi Tubruk di Terminal Kebon Kalapa Bandung

Nostalgia Terminal Kebon Kalapa Bandung (1964-1996) lewat aroma kopi tubruk bakul pikul.

Terminal Kebon Kalapa, Kota Bandung, pada 1980-an. (Sumber: Facebook | Foto: Foto2 TEMPO DOELOE kita semua)