Syahdunya Kafe ala Nuansa Ghibli di Cimenyan

4 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Suasana Hidden Farm di siang hari Senin, 12 Mei 2025. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Suasana Hidden Farm di siang hari Senin, 12 Mei 2025. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Bagi pecinta film Ghibli tentu sangat tidak asing dengan beberapa judul film seperti Grave of the Fireflies (1988), Kiki’s Delivery Service (1988), Spirited Away (2001), Castle in the Sky (1986), The Secret World of Arrietty (2010), My Neighbor Totoro (1988), Ponyo (2008) dan sederet film Ghibli lainnya yang tentu sangat dimanjakan dengan visualisasi yang menyegarkan mata.

Ghibli vibes sendiri identik pada suatu suasana yang estetik, arsitektur yang unik dan menawan, penggunaan beberapa warna yang kaya serta hangat juga elemen alam yang melimpah ruah. Tak heran banyak pengusaha yang mendalami bidang resto dan cafe yang terinspirasi dengan konsep tersebut. Berawal dari inspirasi tersebut tak ayal banyak yang menuangkan idenya menjadi bentuk nyata lewat tempat bisnis yang dikelola.

Nah, untuk para pembaca yang ingin nostalgia film-film Ghibli yang sudah ditonton maka salah satu kafe dengan konsep yang serupa bisa menghidupkan kembali momen-momen tersebut. Kali ini penulis akan merekomendasikan salah satu kafe dengan konsep Ghibli yang terletak di wilayah Bandung Utara.

Hidden Farm Plantshop Cafe yang berlokasi di JL. Bukit Pakar Utara No.40 Ciburial, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memiliki akses yang cukup strategis untuk dieksplorasi. 

Berada 850 meter dari Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura). Meskipun akses jalannya terlalu pas untuk dilewati dua ukuran mobil, tapi jika bukan suasana liburan jalan ini sangat nyaman dan indah untuk dilewati. Bagi yang tidak memiliki kendaraan jangan khawatir karena masih banyak ojek online yang dapat mengantar persis di depan Hidden Farm. 

Sedangkan untuk akses pulang juga masih banyak ojek yang tersedia sehingga pengunjung bisa menikmati waktu yang lebih lama di Hidden Farm. Namun penulis merekomendasikan datang di pagi hari saat kafe pertama buka. Selain udaranya segar, bisa punya banyak waktu untuk bersantai karena biasanya di atas pukul 18:00 WIB para ojek akan lebih sulit untuk didapatkan.

Baca Juga: Ayobandung.id Berikan Total Hadiah Rp1,5 Juta Setiap Bulan, Kirim Tulisan Orisinal Tanpa AI

Hidden Farm saat weekday buka pukul 08:30-23:00 WIB sedangkan pada weekend buka dari pukul 07:30-23:00 WIB dan biasanya kafe akan lebih banyak pengunjung di akhir pekan dan tentu ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung.

Jalanan yang menurun dan penuh dengan kerikil batu menjadi pertanda bahwa sebentar lagi pengunjung akan sampai di Hidden Farm. Di depan jalan terdapat beberapa plang dengan notes lucu Pelan-pelan Pak Cupilll Banyak Kucing Lucu Berkeliaran! Ya, bagi pecinta kucing tentu pengunjung juga akan dimanjakan dengan kehadirannya.

Salah satu kucing di Hidden Farm pada siang hari Senin, 12 Mei 2025. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Vibes Ghibli sangat terasa begitu menaiki tangga menuju kafe, udara yang sejuk, pepohonan dan tanaman yang rindang, kerlip lampu-lampu berwarna kuning hangat juga ornamen kayu yang membuat semakin syahdu. Selain tempat makan Hidden Farm juga menyediakan kanvas dan cat warna yang bisa dibeli seharga 55K alias Rp 55.000 dan pengunjung bisa melukis dengan segudang ide yang berada disana. Bersantai disini juga menjadi surga bagi pecinta buku karena tersedia perpustakaan kecil dengan berbagai macam buku yang menarik.

Ada beberapa menu yang bisa dinikmati disini mulai dari hidangan soup, light meals, meals, tea & tisane, juice, coffee, smoothie bowl dan minuman sehat lain seperti  infused water, tamarind ice tea, ginger lemon honey dan lain-lain. 

Adapun beberapa menu yang penulis pesan yaitu Infused Water (15K, Nasi Goreng Kampung (36K), Omlette (27K), Smoothie Berries (39.5K), tapi berhubung penulis membeli makanan dengan sistem take away jadi tidak tersedia foto makanan saat disajikan di piring. 

Meski take away sambil menunggu makanan, penulis masih bisa bersantai duduk di kursi sambil membaca dan menikmati alam sekitar.

Nasi goreng kampung di Hidden Farm sedikit lebih berbeda dengan konsep nasi goreng serupa yang penulis pernah temui di tempat lain. Biasanya nasi goreng kampung berwarna putih pucat namun yang disajikan di kafe ini menggunakan kecap jadi terlihat lebih berwarna. Satu suap nasi dengan tekstur lembut, bercampur dengan irisan acar yang crunchy dan segar membuat harmoni yang unik di dalam mulut. Orekan telur, ayam suwir dan juga toping selada menambah variasi hidangan ini. Selain itu ada tambahan toping telur setengah matang juga satu potong paha ayam yang mempercantik hidangan tersebut. Sangat worth it untuk hidangan nasi goreng dengan sajian selengkap itu.

Omelet disini disajikan dengan rasa bumbu yang tidak begitu strong sangat cocok untuk yang sedang melakukan program diet. Satu potong omlete, irisan beef dengan buah tomat yang segar juga croffle yang crunchy beradu satu dalam mulut. Omelet yang tidak begitu asin menyatu sempurna dengan croffle yang sangat butteri menari riang di dalam mulut. Diakhiri dengan infused water yang segar dan asam dari berbagai campuran buah-buahan. Sementara untuk smoothies teksturnya lembut, segar juga ada sensasi crunchy dari biji-bijian. Tentunya selain enak, menu yang disajikan sangat bervariasi dan hampir sebagian besar sangat sehat.

Baca Juga: AI Bukan Ghost Writer dan AYO NETIZEN Siap Menampung Tulisanmu yang Tidak Sempurna

Jadi buat siapa saja yang ingin memulai untuk hidup sehat bisa langsung datang kesini. Tidak ada kata terlambat untuk memulai hidup yang lebih baik berapapun usianya. Makanan yang sehat membuat metabolisme tubuh menjadi baik dan berenergi. 

Raga yang sehat juga bisa meningkatkan kualitas habluminallah semakin baik. Sehingga berdampak terhadap hubungan kita dengan sesama manusia. Hubungan yang harmoni ini pada akhirnya akan menciptakan keseimbangan alam yang sudah hampir banyak dilupakan urgensinya di dunia ini. Kuy semangat ! (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Jul 2026, 17:06

Tubuh sebagai Prioritas: Kausalitas Pandemi Covid-19 dan Kebangkitan Tren Fitness di Kalangan Anak Muda

Pandemi COVID-19 meningkatkan kesadaran anak muda terhadap pentingnya kesehatan tubuh. Kondisi ini mendorong kebangkitan tren fitness sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan investasi jangka panjang.

Pandemi COVID-19 meningkatkan kesadaran anak muda terhadap pentingnya kesehatan tubuh. (Sumber: Pexels | Foto: Marta Nogueira)
Wisata & Kuliner 14 Jul 2026, 16:54

Kelezatan Coto Makassar, Empat Puluh Rempah dari Kerajaan Gowa untuk Semua Orang

Kenali sejarah Coto Makassar dari era Kerajaan Gowa, filosofi 40 rempah, kuah air tajin, hingga rekomendasi warung legendaris yang wajib dicoba.

Coto Makassar.
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 16:34

Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD, Birokrasi dan Pelayanan Publik Terancam?

Belanja pegawai sebesar 30% dari APBD sering dipandang sebagai indikator tingginya beban birokrasi terhadap kapasitas fiskal daerah.

Ilustrasi. (Sumber: Created by gpt)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 16:16

Semangat Intelektual Remy Sylado Bergema di UNISBA

Bagi Remy Sylado bahasa tidak pernah sekadar menjadi alat komunikasi.

Peserta mengikuti diskusi "Irama Pembangkangan Remy Sylado: Merayakan Keberanian Berbahasa dan Berpikir" yang digelar Majelis Tangga Batu UNISBA di Pelataran UNISBA, Jalan Tamansari No. 1, Bandung. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 15:15

Pentingnya Merawat Imajinasi untuk Memahami Literasi

Memahami literasi secara benar adalah cara berpikir logis untuk melihat dan berinteraksi dengan dunia luar. Tanpa merawat imajinasi secara sehat, kita tidak mampu berpikir kritis.

Memahami literasi secara benar adalah cara berpikir logis untuk melihat dan berinteraksi dengan dunia luar. Tanpa merawat imajinasi secara sehat, kita tidak mampu berpikir kritis. (Sumber: Pexels | Foto: Pixabay)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 14:47

Mewujudkan MPLS yang Ramah dan Nyaman untuk Anak

MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) bertujuan mengajak siswa mengenal lingkungan sekolah sebelum akhirnya menjalani hari-hari dengan baik dan menyenangkan di sekolah.

Sejumlah siswa dari SMP-SMA Advent Cimindi memunguti sampah di Jalan Babakan Cianjur, Kota Bandung, saat para mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) 2023-2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 14 Jul 2026, 14:00

Malam Jalan Soekarno-Hatta Bandung yang Tak Tidur

Jalan Soekarno-Hatta Bandung tetap ramai hingga dini hari, dari lalu lintas, balap liar, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Suasana malam di Jalan Soekarno-Hatta Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 10:54

Asyiknya Menggambar, Mewarnai, dan Merawat Imajinasi

Setiap gambar memiliki cerita, dan setiap kisah layak untuk didengarkan dan disuarakan. Terlebih di tengah-tengah derasnya arus media informasi dan kecanduan gawai.

Aa Akil dan Kakang tengah asyik mewarnai di salah satu gerai es krim di Cipadung, Selasa 22 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 09:54

Membangun Integritas sebagai DNA Utama Aparatur

Integritas benar-benar meresap menjadi DNA dalam setiap urat nadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kita.

Ilustrasi ASN. (Sumber: Dok. Kemenpan)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 08:56

Pesan Tersembunyi dari Empat Semifinalis Piala Dunia 2026

Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris memiliki satu kesamaan: mereka tidak hanya memiliki sebelas pemain hebat.

Ilustrasi semifinalis Piala Dunia 2026. (Sumber: Arsip pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 19:03

Ketika Kebebasan Ber-(SUARA) Disalahpahami

Katanya Silahkan jadi Penulis yang Kritis tapi jangan abcd

Ilustrasi kebebasan berpendapat. (Sumber: Pexels | Foto: Dany Kurniawan)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 18:39

Anak Cerdas Tak Bisa Kuliah

Ribuan anak cerdas terancam gagal kuliah karena biaya. Persoalan bermuara pada paradigma pendidikan, bukan hanya UKT.

Ilustrasi topi wisuda saat simbolisasi lulus kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 17:25

Jelajah Leuwi Raksamala Ciamis, Lubuk Tersembunyi di Kawasan Curug Jami

Cari hidden gem di Ciamis? Leuwi Raksamala dekat Curug Jami menawarkan kolam alami, air jernih, dan suasana tenang. Cek panduan wisata lengkapnya di sini.

Leuwi Raksamala Ciamis. (Sumber: TikTok @heru_montana2)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 17:00

Tumbal Pembangunan Halus Berupa Pengusiran Pedagang Cicaheum demi Depo Bus Modern

Kios pedagang Terminal Cicaheum akan dibongkar demi depo BRT. Kompensasi Rp2-3 juta dinilai jauh dari nilai puluhan tahun mata pencaharian mereka.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:40

Selebrasi Ikonik Piala Dunia

Pertandingan Piala Dunia menghadirkan beberapa selebrasi gol ikonik yang masih menjadi perhatian masyarakat dunia sampai saat ini

Selebrasi khas Brian Laudrup di Piala Dunia 1998. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:06

Mengintip Strategi Public Relations Writing dalam Kampanye Brand Olahraga di Piala Dunia 2026

Analisis strategi public relations writing Adidas dalam kampanye “Backyard Legends” menjelang Piala Dunia 2026 melalui website dan Instagram untuk memperkuat citra brand.

Kampanye Piala Dunia 2026. (Sumber: .adidas.com/world-cup-2026)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:25

Saya, Lapar, dan Knut Hamsun

Entah ini memang takdir, atau kesengajaan yang konyol. Saya membaca Lapar (Sult/Hunger) karangan Knut Hamsun dalam keadaan lapar, benar-benar lapar.

Buku "Hunger" (Lapar) karya Knut Hamsun. (Sumber: oldsovereignpublishing.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:08

Politik Bandung Terlalu Sibuk Mencari Ikon

Politik perkotaan kerap bergerak di antara dua kepentingan: yang pertama adalah membangun citra kota, yang kedua adalah mengelola kehidupan kota sehari-hari. 

Sejumlah warga Bandung, dibantu sanggota Satlantas Polresta Bandung, sedang antre air bersih.
sedang mengantre air bersih, (Sumber: ayobandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 13:19

Merayakan Keragaman, Memupuk Kerukunan 

Keragaman, kerukunan, toleransi sejatinya tidak hanya lahir dari ruang-ruang dialog, seminar, regulasi negara.

Warga mengikuti Upacara Adat Tutup Taun 1956 Ngemban Taun 1 Sura 1957 Saka Sunda di Kampung Adat Cireundeu, Leuwigajah, Kota Cimahi, Sabtu 5 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 11:48

Museum Kretek Kudus: Sejarah, Harga Tiket, Koleksi, dan Jam Buka

Museum Kretek Kudus merupakan satu-satunya museum rokok di Indonesia. Simak sejarah, koleksi, harga tiket, jam buka, dan daya tariknya di sini.

Museum Kretek Kudus. (Sumber: Pemprov Jateng)