Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

10 Netizen Terpilih Januari 2026: Resolusi untuk Bandung 2026

Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan Kamis 05 Feb 2026, 17:25 WIB
Kota Bandung. (Sumber: Unsplash | Foto: uji kanggo gumilang)

Kota Bandung. (Sumber: Unsplash | Foto: uji kanggo gumilang)

AYOBANDUNG.ID Redaksi Ayobandung.id pada 5 Februari 2026 resmi mengumumkan sepuluh penulis terbaik yang berhasil menorehkan karya-karya berkualitas di kanal Ayo Netizen sepanjang Januari 2026.

Pada edisi pembuka tahun 2026 ini, tema Resolusi untuk Bandung 2026 menjadi wadah bagi warga Bandung Raya untuk menuangkan harapan, mimpi, dan komitmen nyata dalam mewujudkan Bandung yang lebih baik. 

Tulisan-tulisan yang terpilih merepresentasikan kegelisahan, kepedulian, dan gagasan konkret dari warga untuk kemajuan kota tercinta.

Proses kurasi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh artikel yang terbit selama periode tersebut, memastikan setiap tulisan yang terpilih merepresentasikan standar mutu yang dijunjung kanal ini.

Kriteria Penilaian

Untuk menentukan para pemenang, tim redaksi menerapkan tiga parameter utama:

Pertama, kualitas tulisan yang mencakup kekuatan narasi, kedalaman analisis, serta relevansi isu yang diangkat.

Kedua, jumlah pembaca akumulatif yang berhasil diraih setiap penulis—sebuah indikator penting mengenai sejauh mana tulisan mereka menjangkau dan beresonansi dengan publik.

Ketiga, produktivitas penulis dalam menerbitkan karya sepanjang Januari 2026.

Ketiga parameter tersebut diolah oleh redaksi untuk menentukan penulis dengan performa terbaik. Keputusan akhir yang ditetapkan tim redaksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Daftar Pemenang

Berikut adalah nama-nama penulis yang meraih apresiasi dengan total hadiah senilai Rp1,5 juta:

1. MSG

Mencintai Kota seperti Kekasih: Kota Bandung, Konferensi Asia Afrika, dan Tanggung Jawab Kita

2. Dudung Ridwan

Resolusi 2026: Kota Bandung 'Bersih' dari Juru Parkir Liar dan Pungutan Liar yang Kerap Meresahkan Masyarakat

3. Nenah Haryati

Bandung yang Estetik, Sukabumi yang Terjebak Lubang: Catatan Jujur Warga untuk 2026

4. Ibn Ghifarie

Meneguhkan Rumah Bersama

5. Kurniawan Abuwijdan

Buruan Sae dan Gertaman sebagai Program Ketahanan Pangan Keluarga

6. Totok Siswantara

Demi Waktu, Filosofi Jam Kerja Warga Kota yang Bermutu

7. Arfi Pandu Dinata

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

8. Sri Maryati

Resolusi Gerakan Budaya Mutu, Menyelamatkan Masa Depan Kota Bandung

9. Sukron Abdilah

Nasib Angkot di Bandung, Resolusi Angkutan Anti Macet yang Romantis Saat Kita Jadi Penumpang!

10. Arif Minardi

Resolusi Ketenagakerjaan 2026 dan Hilirisasi Produk Futuristik

Selamat kepada seluruh pemenang! Terima kasih telah berkontribusi memberikan resolusi dan gagasan konstruktif untuk kemajuan Bandung Raya.

Tema Februari 2026: Bandung Raya dan Bulan Puasa

Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema "Bandung Raya dan Bulan Puasa: Tradisi, Ekonomi, dan Realita Saat Ini" untuk edisi Februari 2026. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan AI ChatGPT)
Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema "Bandung Raya dan Bulan Puasa: Tradisi, Ekonomi, dan Realita Saat Ini" untuk edisi Februari 2026. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan AI ChatGPT)

Menjelang dan selama bulan puasa nanti, Bandung Raya selalu mengalami perubahan. Bukan hanya pada ritme ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari warganya.

Tradisi kembali menguat, aktivitas ekonomi meningkat, pariwisata tetap berjalan, dan pada saat yang sama berbagai persoalan sosial kota terasa lebih nyata. Dari pasar takjil yang tumbuh musiman, ruang publik yang semakin padat, hingga cerita warga yang berjuang menjaga dapur tetap mengepul di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

Melihat dinamika tersebut, Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema Bandung Raya dan Bulan Puasa: Tradisi, Ekonomi, dan Realita Saat Ini untuk edisi Februari 2026.

Apa yang Bisa Ditulis?

Tema ini menjadi ajakan terbuka bagi para penulis Ayo Netizen untuk merekam, merefleksikan, dan membagikan pandangan tentang kehidupan Bandung Raya menjelang maupun selama Ramadan. Beragam sudut pandang terbuka untuk diangkat, di antaranya:

• Budaya dan tradisi puasa di Bandung Raya, seperti munggahan, ngabuburit, atau kebiasaan lokal yang bertahan maupun berubah seiring waktu.

• Ekonomi warga dan UMKM, termasuk cerita rezeki musiman, pedagang kecil, hingga tantangan ekonomi jelang Ramadan.

• Pariwisata dan ruang kota, serta dampaknya bagi kehidupan warga selama bulan puasa.

• Realita sosial, seperti ketimpangan, harga kebutuhan pokok, praktik solidaritas, dan kehidupan kelompok rentan di perkotaan.

Bentuk Tulisan

Tulisan dapat disajikan dalam berbagai bentuk, mulai dari:

• Opini reflektif tentang dinamika Ramadan di Bandung Raya

• Cerita pengalaman pribadi atau observasi di lingkungan sekitar

• Gagasan atau ajakan perubahan kecil yang realistis dan membumi

• Ide konkret yang bisa diwujudkan bersama untuk kemaslahatan umat

Tulisan tidak harus akademis atau muluk-muluk. Bahasa boleh personal, jujur, dan cair, selama tetap empatik, berimbang, serta berpijak pada pengalaman nyata.

Bulan puasa bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momen untuk melihat wajah kota dengan lebih jernih—apa yang menguat, apa yang berubah, dan apa yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama di Bandung Raya.

Mari bersama-sama berbagi cerita, pandangan, dan gagasan untuk Bandung Raya melalui Ayo Netizen!

Baca Juga: Tema Ayo Netizen Februari 2026: Bandung Raya dan Bulan Puasa

Tertarik bergabung dengan komunitas Ayo Netizen? Tulisan dapat dikirimkan melalui akun penulis masing-masing di Ayobandung.id, dengan periode publikasi Februari 2026.

Untuk informasi tambahan, saran, maupun kendala teknis, silakan menghubungi redaksi melalui surel [email protected]atau [email protected]. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 30 Mar 2026, 19:45

Ganti Profesi Usai Lebaran, Mencari yang Lebih Cocok dengan Semangat Zaman

Banyak lulusan sekolah atau perguruan tinggi yang tidak langsung cocok dengan pekerjaan atau profesi pertamanya.

Pekerja menyelkesaikan produksi tas di salah satu pabrik produksi di Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)
Bandung 30 Mar 2026, 17:03

The Hallway Space: Menyulap Pasar Tradisional Jadi Ruang Bisnis Kreatif Anak Bandung

The Hallway Space, ruang kebebasan dengan fungsi sebagai wadah cakupan kolektif dari para pelaku industri kreatif yang memiliki visi untuk bertumbuh bersama dalam satu cakupan ekosistem.

The Hallway Space, ruang kebebasan dengan fungsi sebagai wadah cakupan kolektif dari para pelaku industri kreatif yang memiliki visi untuk bertumbuh bersama dalam satu cakupan ekosistem. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ayo Netizen 30 Mar 2026, 16:24

Anomali Saat Lebaran Tahun 1980-an

Pada hari Lebaran banyak orang-orang yang terlibat dalam permainan lotre atau judi padahal kbaru saja menjalani shaum Ramadan

Masjid Agung Bandung (Alun-Alun) pada tahun 1980-an. (Sumber: Twitter | Foto: @arbainrambey)
Linimasa 30 Mar 2026, 15:12

Jejak Serangan Berdarah Israel terhadap Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon

Sejarah mencatat berbagai serangan terhadap UNIFIL di Lebanon, dari tragedi Qana 1996 hingga insiden terbaru yang menewaskan prajurit Indonesia.

Latihan bersama Kontingen Garuda dengan Lebanese Armed Forces. (Sumber: tniad.mil.id)
Beranda 30 Mar 2026, 14:43

Jejak Perjalanan Motor Pemudik dari Kiaracondong ke Kampung Halaman

Mudik tak selalu identik dengan lelah di jalan. Lewat program Motis, ratusan sepeda motor diangkut dengan kereta dari Kiaracondong, menghadirkan perjalanan pulang yang lebih aman, ringan, dan manusiaw

Rapi berjejer, sepeda motor pemudik yang sudah “dibungkus” siap diberangkatkan menuju tujuan masing-masing. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 30 Mar 2026, 13:56

Kakarén dan Hidup Setelah Lebaran

Kakarén Lebaran bisa dibaca sebagai metafora yang menarik.

produksi kue kering di pabrik kue J&C Cookies, Cimenyan, Kabupaten Bandung pada Rabu, 27 Maret 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 30 Mar 2026, 12:37

Transportasi Laut Pemudik: Antara Pelayaran Rakyat Anak Tiri dan Pelayaran Pelat Merah Anak Emas

Kegiatan penyeberangan dengan pelayaran rakyat sarat dengan bahaya.

Ilustrasi kapal pelayaran rakyat. (Sumber: Pexels | Foto: Agus Triwinarso)
Ayo Netizen 30 Mar 2026, 09:40

Ketika Utilitas Melanggar Ruang Manfaat Jalan

Utilitas seperti kabel menjuntai dan galian kabel di permukaan jalan di Bandung melanggar ruang manfaat jalan.

Lakalantas tunggal di Jalan Perintis Kemerdekaan akibat bekas galian kabel PLN, Kamis (26/3/2026). (Sumber: Instagram/@im.bethh___)
Ayo Netizen 30 Mar 2026, 08:40

Jabar Mesti Berani Revolusi untuk Mencetak SDM Terbarukan

SDM terbarukan memiliki etos kerja, kompetensi, daya literasi, kreativitas dan inovasi yang sesuai dengan tantangan zaman

Ilustrasi revolusi ketenagakerjaan di Jabar (Sumber: Meta | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 29 Mar 2026, 18:16

Prospek Usaha Florikultura saat Lebaran dan Reinventing Kota Kembang

Prospek usaha bunga potong atau Florikultura saat lebaran bisa reinventing predikat kota kembang.

Pasar kembang Wastukencana kota Bandung (Sumber: pasarbungawastukencana.com)
Ayo Netizen 29 Mar 2026, 14:03

Habis Lebaran, Terbitlah Hajatan

Menikah di bulan Syawal menjadi simbol dimulainya kehidupan baru dengan jiwa yang kembali fitri, suci.

Pemerintah Kota Bandung menggelar nikah gratis bagi 10 pasangan dengan dengan berbagai fasilitas dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung ke-215. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 29 Mar 2026, 12:06

Syawal adalah Harapan

Bulan Syawal—sebuah fase yang bukan sekadar penanda berakhirnya ibadah sebulan penuh, melainkan awal dari harapan yang diperbarui.

Pemudik sepeda motor melintasi Kota Bandung pada Sabtu, 14 Maret 2025, dengan pilihan perjalanan hemat dan berbagai konsekuensinya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 29 Mar 2026, 09:43

Sejarah Tahu Gejrot, Legenda Kuliner yang Berawal dari Pabrik di Pesisir Cirebon

Tahu gejrot lahir dari industri tahu di Cirebon, berkembang dari makanan buruh menjadi jajanan jalanan legendaris di banyak kota.

Tahu gejrot khas Cirebon.
Ayo Netizen 29 Mar 2026, 09:20

Jalan Gelap di Bandung Memperbesar Risiko Keselamatan bagi Semua Pengguna Jalan

Jalan gelap di Bandung meningkatkan risiko kecelakaan dan kejahatan.

Jalan 'miskin lampu' di Bandung. (Sumber: Instagram @infobandungkota)
Beranda 28 Mar 2026, 11:07

Pedagang Mengenang Terminal Cicaheum yang Tak Lagi Ramai

Terminal Cicaheum di Bandung kini tak lagi seramai dulu. Pedagang lama bertahan di tengah penurunan penumpang, perubahan transportasi, dan kenangan masa lalu yang masih membekas.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Linimasa 28 Mar 2026, 10:29

Kemacetan Pacira Saat Lebaran Ubah Pola Wisatawan

Kemacetan parah di jalur Pacira saat Lebaran berdampak pada kunjungan wisata, sebagian naik signifikan, sebagian lainnya justru turun.

Satlantas Polresta Bandung mengurai kemacetan di jalur Ciwidey. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 22:02

Jejak Bahasa, Dakwah, dan Tradisi Lebaran di Jawa dalam Kata ‘Ketupat

Sejak kapan ketupat menjadi simbol Idul Fitri? Dan benarkah kata “kupat” berasal dari “ngaku lepat”—mengakui kesalahan?

Warga menganyam daun kelapa menjadi cangkang ketupat di kawasan Blok Ketupat, Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 18:01

Mengenang Sambas Mangundikarta, Penyiar RRI–TVRI dan Pencipta Lagu Manuk Dadali

Nama Sambas Mangundikarta tidak dapat dipisahkan dari Kota Bandung.

Sambas Mangundikarta, sosok panutan dalam dunia penyiaran Indonesia. (Sumber: Istimewa)
Ikon 27 Mar 2026, 17:33

Sejarah Salak Pondoh, Buah Ikon Jogja dari Empat Biji Pemberian

Salak pondoh yang kini menjadi ikon pertanian Sleman berawal dari empat biji yang ditanam di lereng Merapi sekitar 1917. Dari kebun kecil desa, buah ini berkembang menjadi komoditas besar.

Ilustrasi salak Pondoh.
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 16:27

Lebaran Telah Usai, Keselamatan Kerja Industri Distribusi BBM Tidak Boleh Kendor

Musim pancaroba menyebabkan temperatur ekstrim, ancaman puting beliung dan sambaran petir setiap saat mengancam aktivitas industri distribusi BBM.

Ilustrasi kasus kebakaran akibat kecelakaan kerja pada industri distribusi BBM (Sumber: Meta | Foto: Arif Minardi)