Resolusi Gerakan Budaya Mutu, Menyelamatkan Masa Depan Kota Bandung

Sri Maryati
Ditulis oleh Sri Maryati diterbitkan Senin 05 Jan 2026, 07:26 WIB
Bandung Planning Gallery (BPG) selain menjelaskan rencana pembangunan Kota Bandung juga gerakan budaya mutu (Sumber: arsip pribadi | Foto: Sri Maryati)

Bandung Planning Gallery (BPG) selain menjelaskan rencana pembangunan Kota Bandung juga gerakan budaya mutu (Sumber: arsip pribadi | Foto: Sri Maryati)

Siapapun yang datang ke Kota Bandung, entah itu wisatawan domestik dan mancanegara, hingga para investor selayaknya mendapatkan produk dan pelayanan yang bermutu tinggi. Masa depan kota Bandung sangat ditentukan oleh kinerja pemerintahan kota dalam mewujudkan budaya mutu dalam segala lini.

Selama ini produk-produk yang berorientasi ekspor mendapatkan manajemen mutu yang lumayan. Sementara produk-produk yang dipasarkan secara lokal banyak yang mengabaikan manajemen mutu sehingga terlihat asal jadi.

Resolusi untuk Bandung 2026 yang sangat urgen adalah pelayanan bermutu tinggi. Tidak hanya diperuntukkan bagi investor yang membawa uang banyak dalam bentuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pelayanan bermutu sebaiknya berlaku untuk semua lini, termasuk bagaimana memberikan layanan lingkungan yang baik kepada siapapun.

Wali Kota Bandung M Farhan, perlu mencanangkan gerakan budaya mutu di Kota Bandung. Selama ini ukuran  standar mutu, khususnya untuk produk perdagangan dinyatakan dalam bentuk Standar Nasional Indonesia (SNI). Dalam pasal UU Perdagangan disebutkan bahwa pelaku perdagangan atau penyedia yang tidak memenuhi SNI bisa dipidana penjara dan denda.

Pasal utama terkait mutu produk dalam UU Perdagangan (UU No. 7 Tahun 2014) adalah Pasal 65 (kewajiban label Bahasa Indonesia yang benar) serta Pasal 67 dan 68 yang melarang perdagangan barang ber-SNI jika tidak memenuhi standar tersebut, dengan sanksi pidana bagi pelanggar. UU ini mengatur pelaku usaha wajib mencantumkan label informasi benar, tidak menyesatkan, dan memenuhi standar mutu yang berlaku, terutama SNI.

Hal penting terkait mutu produk dalam UU Perdagangan dinyatakan bahwa tentang Label Produk (Pasal 65): Setiap pelaku usaha wajib mencantumkan label dalam Bahasa Indonesia pada barang dagangan yang memuat informasi benar dan tidak menyesatkan mengenai identitas produk dan keterangan lain sesuai peraturan.

Pasal tentang Standar Mutu (Pasal 67 & 68) dinyatakan barang yang diwajibkan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dilarang diperdagangkan jika tidak memenuhi SNI tersebut.Sanksi (Pasal 113): Pelaku usaha yang memperdagangkan barang tidak sesuai SNI dapat dikenai sanksi pidana penjara hingga 5 tahun.

Pengawasan mutu juga diatur dalam peraturan turunan seperti Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan serta Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag), yang mengatur lebih detail tentang standardisasi dan sertifikasi mutu.

Gerakan budaya mutu di Kota Bandung juga searah dengan agenda global seperti yang diperingati setiap tahun dalam Hari Standar Dunia (World Standard Day). Dalam konteks diatas, berbagai negara di dunia berkomitmen tinggi terhadap mutu dalams egala aspek perdagangan produk dan jasa. Termasuk standar, penilaian kesesuaian, dan metrologi.

Di kalangan UMKM yang eksis di Kota Bandung, masalah manajemen mutu hingga kini masih banyak kendala. Masih banyaknya produk yang belum memperoleh SNI merupakan kondisi yang ironis. Pasalnya, Provinsi Jawa Barat, khususnya Kota Bandung  terdapat sederet lembaga ristek, perguruan tinggi dan balai penelitian. Kondisi tersebut mestinya bisa menunjang gerakan budaya produk bermutu dan membantu UMKM sehingga mampu menjalankan manajemen mutu sebaik mungkin.

Gerakan budaya mutu di Kota Bandung juga terkait dengan mutu pelayanan terhadap investor yang bermaksud menanamkan modalnya. Pentingnya transformasi dan difusi inovasi terkait dengan peningkatan kinerja investasi di Kota Bandung. Yang mencakup perumusan kebijakan investasi, penyempurnaan peraturan dan regulasi, penyusunan masterplan investasi, pengembangan sistem informasi investasi, dan pengembangan partnership. Hingga kini faktor-faktor diatas belum dikembangkan secara progresif oleh Pemkot Bandung.

Bermacam tudingan bahwa kondisi Kota Bandung yang kotor karena tidak mampu mengelola sampah. Serta kondisi kota yang lalu lintasnya macet sebaiknya dijawab dengan bahasa mutu. Masalah manajemen mutu, menurut pakar manajemen mutu Deming diperlukan fokus yang mantap pada misi pemkot. Perbaikan mutu yang berlangsung terus-menerus disertai pengendalian mutu dengan statistik serta tercapainya budaya kerja untuk memberikan pelayanan yang optimal dari segenap ASN Pemkot Bandung.

Ada baiknya Pemkot Bandung menerapkan komitmen tinggi terhadap mutu yang berlaku secara global.  Bandung perlu mengikuti forum dunia yang bernama Malcolm Baldrige National Quality Award. Selama ini penghargaan Baldrige untuk memberi penghargaan kepada entitas bisnis, industri dan organisasi yang telah memberikan kontribusi menonjol lewat upaya mutu yang mereka lakukan.

Baca Juga: Tradisi Munggahan Jadi Momen Silaturahmi Masyarakat Sunda Jelang Ramadan

Terkait dengan mutu pelayanan, selama ini pemerintah menekankan tentang Enterprise Resources Planning (ERP) atau disebut Government Resources Planning, yaitu sistem untuk meningkatkan efisiensi operasional dari birokrasi, antara lain sistem untuk keuangan daerah.  Kemudian ada juga Supply Chain Management, yang pengertiannya cukup luas namun sering disimplifikasi dengan e-Procurement. Tujuannya adalah menurunkan biaya, transparansi pengadaan, dan meminimalkan peluang KKN dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa.

Kemudian juga ada penerapan Product Lifecycle Management (PLM), adalah sistem untuk mendukung atau mendorong kegiatan inovasi dan kreativitas operasional investasi pemerintah daerah. Antara lain berupa sistem Geographical Information System untuk membantu penyusunan tata ruang dan data spasial.

Sayangnya, praktek dan teori di atas selama ini sangat elitis dan kurang menyentuh dengan kelompok sasaran. Sehingga belum efektif untuk mewujudkan gerakan budaya mutu. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sri Maryati
Tentang Sri Maryati
Pemerhati sosial, penikmat destinasi wisata

Berita Terkait

News Update

Beranda 11 Apr 2026, 08:51

JPO Berkarat dan Berlubang Membahayakan Pelajar di Batas Kota Bandung–Cimahi, Tanggung Jawab Siapa?

JPO di Jalan Amir Machmud rusak parah: lantai berlubang, berkarat, dan tanpa atap pelindung, membahayakan pejalan kaki terutama pelajar.

Pelejar berjalan di JPO di Jalan Amir Machmud, perbatasan Kota Bandung dan Cimahi, Jumat, 10 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 20:01

Antara Bandung yang Kubayangkan dan Kenyataan yang Kutemui

Bagi banyak orang, Bandung selalu punya tempat istimewa dalam imajinasi.

Jalan Asia-Afrika, depan Alun-Alun Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Suci Firda)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 18:23

WFH sebagai Cermin Budaya Kerja Aparatur

Hilangnya kehadiran fisik dalam WFH menantang organisasi untuk membangun sistem penilaian kerja yang berbasis output dan tanggung jawab.

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Diskominfo Depok)
Bandung 10 Apr 2026, 16:36

Mengenal Dongmoon Dimsum, Ikon Kuliner Baru di Pasar Cihapit yang Viral Lewat Varian Mentai

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum tetap kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung.

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ikon 10 Apr 2026, 15:17

Sejarah Istana Cipanas, Warisan Kolonial di Kaki Gunung Gede Pangrango

Istana Cipanas bermula dari rumah singgah abad ke-18, berkembang menjadi istana kepresidenan yang menyimpan jejak kolonial, perang, hingga keputusan penting negara

Lukisan Istana Cipanas, Cianjur, tahun 1880-1890-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:26

Jelajah Wisata Pangalengan dengan Pilihan Tempat Menginapnya

Pangalengan punya sejarah penginapan panjang, dari Berghotel hingga glamping modern di Rahong dan Situ Cileunca dengan nuansa alam yang menenangkan.

Muara Rahong Hills, salah satu glamping tempat menginap wisatawan di Pangalengan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:18

Panduan Wisata Gunung Guntur, "Semeru"-nya Jawa Barat dengan Panorama Spektakuler

Gunung Guntur menawarkan jalur berpasir terjal, panorama pegunungan luas, serta pengalaman mendaki unik di gunung berapi aktif dekat pusat Kota Garut.

Gunung Guntur dilihat dari kawasan pemandian Cipanas, Garut (Sumber: Wikimedia)
Beranda 10 Apr 2026, 09:29

Power of Ibu-ibu Cibogo Mengubah Sampah Jadi Gerakan Kolektif yang Berdampak Nyata

Power of Ibu-Ibu Cibogo mengubah pengelolaan sampah rumah tangga menjadi gerakan kolektif yang berdampak, menghadirkan solusi lingkungan sekaligus manfaat sosial dan ekonomi bagi warga.

Ibu-ibu di Cibogo, Kecamatan Sukajadi mengolah sampah rumah tangga yang memberikan perubahan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 08:30

Tren Rambut Lady Diana

Kehebohan para wanita Kota Bandung dari berbagai kalangan usia meniru gaya rambut Lady Diana saat tahun 1980-an

Lady Diana. (Sumber: Flickr | Foto: Joe Haupt)
Bandung 09 Apr 2026, 19:40

Urgensi Literasi Keuangan dan Akselerasi Sektor Riil demi Resiliensi Ekonomi Jawa Barat

Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar: bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi?

Ilustrasi. Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi. (Sumber: Ayobiz.id/Gemini Generated)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 18:18

Asyiknya Berburu Koran Era 2000-an

Berburu koran tidak hanya mencari informasi, berita, ilmu pengetahuan, melainkan momentum bersejarah saat menerima (menjemput), ikhtiar, harapan dan kenyataan untuk terus belajar sepanjang hayat.

Aa Akil, anak kedua tengah asyik baca koran, Sabtu (4/4/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Wisata & Kuliner 09 Apr 2026, 16:40

Wisata Pantai Patimban, Pesisir Subang Utara yang jadi Pelabuhan Logistik

Pantai Patimban tawarkan sunset, kuliner laut, dan suasana santai, namun kini berubah sejak hadirnya Pelabuhan Internasional.

Pantai Patimban Subang. (Sumber: Wikimedia)
Beranda 09 Apr 2026, 16:39

Beralih ke Motor Listrik, Ojol Hadapi Dilema Antara Hemat Biaya dan Keterbatasan Jarak

Peralihan ojol ke motor listrik menghadirkan efisiensi biaya, namun dibayangi tantangan jarak tempuh dan infrastruktur, memaksa pengemudi lebih cermat mengatur strategi kerja.

Rizki Ahmad sedang melakukan pengisian baterai motor listrik di Kantor Pos Ujung Berung Kota Bandung, pada Kamis, 9 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 15:02

4 Ide Tulisan Hari Besar Terkait Tema Ayonetizen April 2026: Kartini, Asia-Afrika, sampai Hari Puisi

Bulan April penuh dengan momentum yang bisa diubah jadi cerita.

Warga berwisata di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu, 30 April 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 09 Apr 2026, 13:42

Menjembatani Kreativitas dan Regulasi: Menilik Tantangan Ekonomi Kreatif di Bandung

Pemerintah dan pelaku ekraf Bandung bedah regulasi & standar harga pengadaan dalam Ruang Dialog Ekraf guna dorong dampak ekonomi nyata.

Ilustrasi. Ekonomi kreatif (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 13:14

Dari Sampah Menjadi Penjernih Sungai

Mahasiswa Tel-U menggagas website edukasi Ecoenzyme untuk atasi banjir Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Ilustrasi banjir yang menggenang Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 12:03

Doktrin Pemikiran Manusia

Dalam konteks apapun, doktrin menjadikan sebuah pemikiran otak manusia menjadi lebih aktif dalam berbagai permasalahan.

Ilustrasi manusia. (Sumber: Pexels | Foto: beytlik)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 11:18

Acara Radio Legendaris Top Hits Pop Indonesia (THPI) dari Radio Ganesha Bandung

Di Bandung, salah satu acara yang paling ditunggu adalah Top Hits Pop Indonesia (THPI).

Daftar lagu Top Hits Pop Indonesia edisi Desember 1990 yang dimuat di surat kabar Suara Pembaruan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Kin Sanubary)
Beranda 09 Apr 2026, 09:55

Menjembatani Kesenjangan Internet: Antara Fiber, FWA, dan Harapan 5G

Kesenjangan akses internet di Indonesia masih tinggi, sehingga kombinasi fiber optik, 4G, 5G, dan FWA serta kolaborasi pemerintah dan operator jadi kunci pemerataan broadband.

Suasana Seminar Teknologi FTTH, FWA & Mobile Broadband di Aula Timur ITB Kampus Ganesa, yang membahas strategi pemerataan akses internet di tengah kesenjangan infrastruktur digital di Indonesia. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 09:54

Rambu dan Marka yang Tidak Dipelihara: Ancaman Sunyi di Jalanan Bandung

Rambu pudar, tertutup, dan marka hilang meningkatkan risiko kecelakaan di Bandung. Masalah ini menegaskan pentingnya pemeliharaan infrastruktur jalan.

Salah satu titik yang sering mengalami kemacetan parah di Kota Bandung, persimpangan lampu merah di Jalan Djunjunan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ikbal Tawakal)