Nu Art Sculpture Park, Ruang Seni yang Hidup di Tengah Kota Bandung

amanda clarissa
Ditulis oleh amanda clarissa diterbitkan Minggu 04 Jan 2026, 19:34 WIB
Pengunjung menikmati karya patung di area taman Nu Art Sculture Park, Bandung, Jumat, (31/10/2025). (Foto: Amanda Clarissa)

Pengunjung menikmati karya patung di area taman Nu Art Sculture Park, Bandung, Jumat, (31/10/2025). (Foto: Amanda Clarissa)

Pengunjung melihat Nu Art tidak hanya sebagai galeri seni, tetapi juga sebagai destinasi wisata dan rekreasi keluarga, dengan fasilitas tambahan seperti area terbuka, restoran, dan aktivitas komplementer lain. Kawasan Setra Duta, Kota Bandung, Selasa (04/11/2025), di balik pepohonan itu berdiri Nu Art Sculpture Park, ruang seni yang tidak hanya menampilkan karya-karya monumental, tetapi juga menghadirkan harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

Fahmi, perwakilan pengelola Nu Art Sculpture Park, menjelaskan bahwa tempat ini didirikan oleh seniman patung terkenal asal Bali, Nyoman Nuarta, dengan tujuan awal sebagai etalase karya pribadi. “Seiring waktu, visinya berkembang. Nyoman ingin menjadikan Nu Art sebagi ruang seni terbuka yang bisa diakses masyarakat dan menjadi bagian dari kehidupan budaya di Indonesia,” ujarnya.

Awalnya, Nu Art berdiri pada tahun 2000 dengan nama Nu Art Sculpture Garden dan bersifat private, hanya dikunjungi kolega serta tamu khusus. Namun, sejak tahun 2016, kawasan ini resmi dibuka untuk publik dengan tiket masuk yang terjangkau. Kini, Nu Art memiliki berbagai fasilitas seperti galeri dua lantai, Galeri Merah, dan ruang audiovisual, serta area terbuka hijau yang luas.

Fahmi menuturkan bahwa latar belakang berdirinya Nu Art berawal dari mimpi Nyoman sejak kuliah di ITB untuk membangun taman patung sendiri. “Beliau ingin menciptakan ruang di mana seni, manusia, dan alam bisa sering saling berinteraksi secara seimbang,” ujarnya. Area yang dulu berupa hutan kini telah disulap menjadi lahan seluas empat hektar, mencerminkan konsep berkelanjutan dan keseimbangan ekologis yang diasung sejak awal.

Selain menikmati keindahan karya seni, pengunjung juga terpesona oleh suasana alami dan asri yang menjadi ciri khas Nu Art. Banyak pengunjung datang bukan hanya karena seninya, tapi juga untuk menikmati lingkungan yang hijau dan menenangkan.

Fahmi menjelaskan konsep seni dan ruang kepada pengunjung di Nu Art Sculture Park, Bandung, Selasa (04/11/2025). (Foto: Amanda Clarissa)

Untuk menyatukan konsep wisata dan seni, Nu Art menghadirkan berbagai program interaktif. Beberapa di antaranya adalah Family Art Month dan Love Letters from Bali yang menghadirkan workshop, pertunjukan tari, dan kuliner khas. Program NuCinema menjadi wadah apresiasi film pendek dan documenter hasil kolaborasi dengan lembaga budaya internasional seperti IFI, Goethe-Institut, dan Japan Foundation.

Tidak hanya di bidang seni, Nu Art juga aktif dalam kegiatan sosial. salah satunya program donor darah yang telah rutin digelar selama hampir sepuluh tahun bekerja sama dengan PMI. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan mejadikan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Selain itu, pameran karya seniman lokal di Galeri Merah juga diadakan secara berkala untuk mendukung seniman muda.

Baca Juga: Rusak dan Tidak Terawat dari Tahun ke Tahun

Tanggapan Masyarakat terhadap Nu Art sangat positif. Banyak pengunjung merasa kagum setelah mengetahui bahwa pencipta patung Garuda Wisnu (GWK) ternyata menetapkan dan berkarya di Bandung. Beberapa karya di Nu Art bahkan sempat viral di media social, salah satunya patung Dewi Zoling yang menarik banyak pengunjung muda.

Menutup perbincangan, Fahmi menyampaikan harapan agar Nu Art semakin dikenal sebagi raung seni yang terbuka untuk semua kalangan. “Kami ingin Nu Art tidak hanya jadi tempat melihat karya, tapi juga tempat berdialog dan belajar bersama,” tutupnya. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

amanda clarissa
Mahasiswi Digital Public Relations
Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 10 Jan 2026, 19:34 WIB

Pisau Bermata Dua Naturalisasi: Prestasi, Bisnis, dan Tantangan Olahraga Indonesia

Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia.
Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia. (Sumber: Satria Muda Bandung)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 16:11 WIB

Ribuan Sepeda Motor Menumpang Kereta, Tren Baru Mobilitas Masyarakat di Libur Panjang

Keramaian di stasiun besar pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 memperlihatkan wajah baru. Tidak hanya penumpang yang berdesakan menunggu keberangkatan, tetapi juga deretan sepeda motor.
Ilustrasi pengiriman sepeda motor melalui layanan kereta api menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tetap praktis, aman, dan efisien dalam perjalanan liburan panjang. (Sumber: KAI Logistik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)