Dari Mimpi I Nyoman Nuarta, NuArt Sculpture Park Hadirkan Ruang Edukasi Seni di Bandung

3 menit baca
ratu syahdila
Ditulis oleh ratu syahdila diterbitkan
Area galeri menampilkan berbagai karya I Nyoman Nuarta di NuArt Sculpture Park, Jalan Setra Duta Raya No. L6, Ciwaruga, Parongpong, Bandung Barat, Jumat (31/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Ratu Syahdila)
Area galeri menampilkan berbagai karya I Nyoman Nuarta di NuArt Sculpture Park, Jalan Setra Duta Raya No. L6, Ciwaruga, Parongpong, Bandung Barat, Jumat (31/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Ratu Syahdila)

Di bawah rindang pepohonan, pada Jumat (31/10/2025), dengan angin yang berhembus lembut dan daun-daun yang berguguran, NuArt Sculpture Park membuka ruang edukasi seni yang lahir dari mimpi pematung asal Bali I Nyoman Nuarta. Terletak di Jalan Setra Duta Raya No. L6, Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Bara.

Fahmy Al Ghiffary Siregar, selaku kurator NuArt Sculpture Park mengatakan bahwa karena I Nyoman Nuarta berasal dari Bali, ia ingin memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya asalnya lewat karya dan kegiatan seni.

Maka dari itu, NuArt mengadakan event tahunan setiap akhir tahun bernama Love Letters from Bali, sebuah festival seni yang menghadirkan nuansa Pulau Dewata di tengah Bandung.

Event ini menjadi salah satu program unggulan NuArt Sculpture Park dalam memperkenalkan seni dan budaya nusantara kepada masyarakat.

Acara ini menampilkan berbagai kegiatan seperti pameran seni, pertunjukan musik tradisional, pop-up market, workshop, hingga menghadirkan penggiat-penggiat kreatif dari Bali.

“Salah satu aktivitas yang paling diminati adalah workshop membuat mini ogoh-ogoh, yang memberikan pengalaman langsung bagi anak-anak untuk mengenal tradisi Bali,” ujar Fahmy.

Anak-anak mengangkat ogoh-ogoh buatannya saat mengikuti workshop seni di NuArt Sculpture Park, Bandung Barat, Jumat (31/10/2025) (Sumber: NuArt Sculpture Park | Foto: Nuart Sculpture Park)
Anak-anak mengangkat ogoh-ogoh buatannya saat mengikuti workshop seni di NuArt Sculpture Park, Bandung Barat, Jumat (31/10/2025) (Sumber: NuArt Sculpture Park | Foto: Nuart Sculpture Park)

Konsep dari acara ini adalah membawa kehangatan dan semangat budaya Bali agar bisa dinikmati oleh masyarakat luas, khususnya warga Bandung dan sekitarnya.

“Antusiasme masyarakat juga tinggi, tahun lalu Love Letters from Bali berhasil menarik sekitar 3.800 hingga 4.000 pengunjung hanya dalam dua hari pelaksanaan,” tambahnya.

Selain Love Letters from Bali, NuArt juga memiliki event tahunan lain yang dinamai Family Art Month. Acara ini diadakan setiap pertengahan tahun bertepatan dengan masa libur sekolah. Family Art Month menjadi ajang bagi keluarga untuk berinteraksi melalui seni, mulai dari pameran ‘Hocus Pocus!’, workshop anak dan keluarga, aktivitas seni outdoor hingga permainan interaktif untuk anak-anak.

Kedua kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen NuArt Sculpture Park dalam memperluas akses masyarakat terhadap seni. Melalui Love Letters from Bali dan Family Art Month, NuArt berusaha menghadirkan seni yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta menjadi ruang interaksi antara seniman dan pengunjung dari berbagai kalangan.

Dengan berbagai programnya, NuArt Sculpture Park kini tidak hanya menjadi tempat menikmati karya seni, tetapi juga ruang belajar dan berkreasi bagi masyarakat.

Seperti yang disampaikan kurator NuArt Sculpture Park, Fahmy Al Ghiffary Siregar, “Dari seni kita bisa hidup, dan dari seni kita bisa menghidupi orang banyak.”

NuArt Sculpture Park mulai didirikan pada tahun 2000 sebagai museum pribadi yang menyimpan karya-karya I Nyoman Nuarta. Pada masa itu, tempat ini masih bersifat privat, siapapun sebenarnya bisa berkunjung tetapi informasi mengenai keberadaan NuArt belum tersebar luas. 

Seiring berjalannya waktu dan di era yang sudah canggih ini, NuArt berkembang menjadi ruang seni yang lebih terbuka, hingga akhirnya pada tahun 2016, NuArt resmi dibuka untuk umum dan difungsikan sebagai pusat edukasi serta pengembangan seni dan budaya Indonesia.

Fahmy bercerita bahwa I Nyoman Nuarta adalah seorang pematung profesional asal Bali yang dikenal sebagai pencipta patung Garuda Wisnu Kencana (GWK). Kecintaannya terhadap dunia seni telah tumbuh sejak masa kuliah.

Saat itu, ia pernah ditanya tentang apa yang ingin ia lakukan jika memiliki banyak uang, dan ia menjawab bahwa ia ingin memiliki ruang untuk menyimpan karya-karyanya. Dari mimpi sederhana itulah lahir NuArt Sculpture Park, sebuah tempat yang menampung karyanya sekaligus memberikan kesempatan kepada seniman muda Indonesia untuk mengembangkan karya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 20:03

KDM dan Tantangan Mengubah Empati Menjadi Kebijakan

Pemimpin dengan skor empati tinggi bisa berhasil ketika mereka membangun institusi yang mampu menerjemahkan empati menjadi kebijakan yang bermakna.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)