Pentingnya Pelajar NU Menanggapi Isu Seni dan Budaya

3 menit baca
Muhammad Assegaf
Ditulis oleh Muhammad Assegaf diterbitkan
Panggung Pelajar (Foto: Pelajar NU Cirebon)
Panggung Pelajar (Foto: Pelajar NU Cirebon)

Pelajar saat ini memang menjadi kendala besar dalam mencintai segala khazanah kebudayaan yang ada, ia harus ditatan dan dipersunting agar kinerja pengetahuan dalam meningkatkan kerja otak bisa maksimal.

Hal yang terpenting dalam menanggapi soal budaya harus didukung penuh oleh lingkungan dan mengajak pelajar untuk belajar serta menggali tentang kekayaan budaya. Kreativitaspun dalam hal ini seperti pengolahan bakat dibidang seni musik, tari serta puisi dan lain-lain bisa terwadahi dari segala sisi untuk berimajinasi yang penuh dengan energi.

Khazanah pemikiran yang bervarian memang harus menyatu dalam menghadapi sektor ini, agar pelajar dapat mencintai budaya dengan berkolaborasi bersama instansi, sanggar dan lembaga. Kebanyakan pelajar dalam hal ini lebih asyik menjadi penikmat seni yang ada dibandingkan pelaku yang memiliki sebuah karya dan menjaganya agar tetap terlihat lestari.

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Pimpinan Pusat sampai saat ini, belum adanya suatu kontrol pengembangan soal seni budaya dari tingkat Pimpinan Wilayah sampai kepada Pimpinan Cabang serta Pimpinan Komisariat. Yang dalam hal ini mengenai suatu hubungan pembinaan kader.

Isu seni dan budaya saat ini menjadi icon penting dalam IPNU untuk terjun ditengah masyarakat atau bisa belajar mengenai sejarah-sejarah agar literatur bisa terus terasah. Tantangan terbesar saat ini juga menjadi pembahasan pelajar untuk terus membaca bukan hanya dari teks tapi konteks yang harus diperkuat, dan segera terjun kelapangan untuk berpartisipasi tentang pengembangan suatu minat membaca dengan berbagai suatu kreativitas seperti berpidato, membaca puisi, menulis artikel, opini, dan sebagainya.

Di Cirebon sendiri pengembangan minat bakat masih belum terwadahi, pengembangan budaya pun masih berjalan sendiri khususnya ranah di sekolah. IPNU dalam hal ini memang harus memperkuat Departemen Seni Budaya dan Olahraga, agar suatu pengembangan kader bisa terwadahi dan terkontrol. Panggung Pelajar juga dalam hal ini adalah ruang kreativitas atau pertunjukan seni dalam budaya lokal yang sampai saat ini terus terawat seperti halnya tari topeng, berokan, dan masih banyak lagi kesenian di Cirebon lainnya yang sampai saat ini perlu dikenalkan seperti Brai, Kidung dan sebagainya. Harapan terbesar yang menjadi simpulan bahwa pelajar harus bisa merawat dan berada di dalamnya, agar khazanah seni dan budaya selalu terpatri di hati dalam menjadikan bahasa cirebon sebagai bahasa tutur sehari-hari.

Harapan untuk IPNU Pimpinan Pusat, memang harus membuat suatu modul dalam pengembangan seni budaya. Hal yang menjadikan Pimpinan Cabang IPNU Cirebon mampu menerobos sebuah nalar kreatif karena Departemen Seni Budaya dan Olahraga baru diaktifkan. Hal yang menjadi penyebabnya bahwa Pimpinan Cabang mampu membuat peraturannya sendiri. Sehingga setiap pelajar mampu berekspresi dan membuat Panggung Pelajar-nya sendiri disetiap Pimpinan Anak Cabang yang ada dan terdata di 40 Kecamatan.

Dari rasa tumbuh dengan asa tak kunjung jua, karena segala dilakukan berbagai cara, dari sektor yang ada dengan suara. Suara-suara pun telah muncul dalam puisi, dalam tadarus puisi yang diapresiasi penuh seni, terwujud dalam imajinasi dari hati yang dalam.

Sebuah karya yang terus menerus diapresiasi akan tumbuh dalam jati diri, untuk terus mengeluakan karya agar sebuah karangan bisa dibaca diberbagai kalangan luas, supaya bisa menjelma utuh nan abadi. Sastra adalah sebuah karya yang universal karena ia dapat berubah bentuk dari segala tema yang ada dan jenis tulisan berbeda-beda, penuh dengan aroma.

Khazanah dari arah yang penuh darah, memang telah mengalir pada sel-sel tubuh agar dapat bergerak dengan sungguh dan tumbuh. Pelajar NU akan tetap utuh, serta merawat seni dan budaya hingga berpikir kritis tapi bagaimana menghadapi sebuah krisis terkait permasalah dalam hal ini persoalan tentang industri musik, seni pertunjukan sastra yang kurang dicintai, minimnya minat seseorang tentang tari, minimnya Pelajar dalam minat membaca, dan masih banyak persoalan lainnya.

PC IPNU Kabupaten Cirebon dalam hal ini melalui Departemen Seni Budaya dan Olahraga akan mendobrak sebuah gerakan IPNU Nasional untuk meningkatkan kebudayaan lokal dan diekspos oleh pelajar, agar yang lokal akan bisa menjadi go nasional. “Panggung Pelajar, Tadarus Puisi, dan Khataman Puisi”. Semoga dapat menginspirsasi bagi Pimpinan Pusat IPNU untuk dibuatkan sebuah modul pemberdayaan seni dan budaya di seluruh Pelajar NU se-Indonesia. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muhammad Assegaf
Pegiat Literasi

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 10 Sep 2026, 20:26

Warisan Gunung Sunda Purba, dari Purwakarta, Subang, sampai Bandung Barat

Menjelajah warisan Gunung Sunda Purba melalui kemegahan Gunung Burangrang. Sisi Utara membentang di Purwakarta dan Subang, sementara sisi Selatan megah berdiri di Bandung Barat.

Keadaan ronabumi seperti inilah yang dilihat oleh masyarakat, bukan Gunung Sunda yang menjulang  tinggi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:26

Transformasi Perpustakaan Meningkatkan Kunjungan Masyarakat

Setiap perpustakaan memang mengidentifikasi problematika yang sama, salah satunya berkaitan dengan kunjungan masyarakat yang minim.

Ilustrasi perpustakaan. (Sumber: Pexels | Foto: Tima Miroshnichenko)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:00

ASN Gen Z dan Tantangan Mengubah Kepastian Menjadi Kinerja

Artikel ini mengkaji persepsi ASN Gen Z terhadap kecocokan karier, kompetensi, dan kebutuhan pengembangan dalam birokrasi.

Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 17:01

Polemik Desil dalam Indikator Kesejahteraan Ekonomi

Apakah desil bisa dijadikan indikator dalam menentukan strata kesejahteraan masyarakat kini? Desil hanya sebuah istilah dalam algoritma statistik. Jangan memaksa manusia menjadi angka dalam database.

Bantuan pangan cadangan beras pemerintah alokasi Juni dan Juli wilayah Kota Bandung di Kantor Kelurahan Cihapit, Jalan Sabang, Kota Bandung, Jumat 18 Juli 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 16:37

Remy Sylado: Jejak Sang Maestro di Bandung

Jejak Remy Sylado di Bandung kembali ditelusuri melalui buku, arsip, dan kesaksian orang-orang terdekat yang menghidupkan kembali sosok maestro multidisipliner tersebut.

Silaturahmi menyambut terbitnya buku Remy Sylado dan Dua Brouwer yang dihadiri budayawan, pegiat seni, serta sahabat dekat Remy Sylado, di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jalan Garut No. 2, Kota Bandung. (Sumber: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 15:11

KDM, Jawa Barat, dan Temtasi 2029

KDM membutuhkan policy dashboard, bukan sekadar social-media dashboard.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sebuah acara. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 10 Sep 2026, 10:57

Kampung Sate, Ketika Bambu Bisa Diubah Menjadi Rupiah Oleh Warga Satu Kampung

Kampung Randukurung Kutawaringin dikenal sebagai sentra tusuk sate. Warga mengolah bambu secara tradisional menjadi sumber penghasilan.

Di Kampung Randukurung, bambu gombong diolah menjadi ribuan tusuk sate dengan tangan dan peralatan tradisional. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 10:44

Stok Masker mulai Langka dan Harganya Melambung Kembali

Permintaan pasar yang tinggi seringkali membuat harga pun ikut naik begitu juga dengan kondisi yang terjadi pada masker.

Maskter kesehatan. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 08:58

Strategi Kuliah Luar Negeri Tembus Ivy League dan Program Pre-College

Sejak didirikan pada tahun 2003, Euro Management Indonesia mengembangkan pola pendampingan studi ke luar negeri secara terpadu dan terintegrasi.

Suasana belajar di Euro Management Indonesia, Menteng Jakarta. (Foto: Humas Euro MI)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 21:13

Rekam Jejak Euro Management Indonesia Siapkan SDM Indonesia Go Global

Program Academic Writing diarahkan untuk memperkuat kemampuan pegawai dalam menyusun tulisan akademik secara sistematis dan sesuai dengan standar internasional.

Keberangkatan siswa Euro Management Indonesia kuliah di  Jerman (Foto: Humas Euro Manajemen Indonesia)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 19:25

Art Zine SMPN 1 Kasokandel

Setiap karya harus diapresiasi karena kita percaya bahwa setiap anak memiliki kodratnya yang unik

 (Foto: Penulis)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 13:27

Sekolah, Gerbang Perlindungan Anak di Ruang Digital

Perlindungan anak di ruang digital tidak cukup berhenti pada literasi digital. Sekolah harus memiliki kapasitas dan mekanisme nyata untuk mendeteksi, merespons, dan merujuk.

Ancaman terhadap anak di ruang digital terus berkembang. Karena itu, sekolah harus memiliki sistem untuk mendeteksi, merespons, dan menangani risiko keamanan digital. (Sumber: unsplash.com | Foto: Javas rabni)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 11:00

Siapa yang ‘Membunuh’ Radio Bandung?

Angkasa Bandung makin tiiseun. Perlahan, satu demi satu, stasiun radio mulai pamit dari udara Bandung.

Taman Radio mengukuhkan Bandung sebagai Kota Radio. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rahmat Herman Simabur)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 08:22

Belajar dari Viralitas Produk: Memotret Pentingnya Pelayanan bagi Konsumen

Terdapat beberapa peristiwa yang mengusik perhatian masyarakat, viralnya antara konsumen dan produk tertentu, maraknya kejadian viral ini mesti jadi perhatian bersama.

Pedagang melayani pembeli yang mencari buku pelajaran di Pasar Buku Palasari, Jalan Palasari, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 20:59

Eksplorasi Bandrek: Simbol Kehangatan dan Diplomasi Rempah Tatar Sunda

Dalam khazanah kuliner Nusantara, bandrek bukan sekadar minuman penghangat raga, melainkan manifestasi filosofis dari nilai kanyaah.

Bandrek, minuman penghangat tubuh khas Tatar Sunda yang cocok diseruput di tengah sejuknya dataran tinggi Priangan. (Sumber: IG: daoendjati.smg)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 17:52

Hari Aksara Internasional dan Darurat Membaca Indonesia

Hari Aksara Internasional seyogianya bukan hanya sekadar slogan tentang huruf tapi juga manusia.

Ilustrasi huruf. (Sumber: Pexels/Brett Jordan)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 13:11

Jangan Bangun Teras Cihampelas untuk Instagram

Yang perlu dibangun pemerintah di Cihampelas bukan latar belakang foto, melainkan alasan-alasan bagi orang-orang untuk datang, tinggal, dan kembali.

Teras Cihampelas (Sumber: ayobandung.com | Foto: Dok. Pemkot Bandung via ayobandung.com)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 11:25

Abu Vulkanik, Polusi Udara dan Potensi Bandung sebagai Produsen Full Face Respirator

Perlu mitigasi agar tidak terjebak dalam situasi buruk terkait kesehatan mata dan organ

Ilustrasi APD antidebu sekaligus masker dalam satu kesatuan sistem yang disebut Full Face Respirator. (Sumber: dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 10:55

Abu Vulkanik, Masker, dan MBG

Bila masker mengajarkan kewaspadaan. Sekolah belajar arti pentingnya adaptasi. MBG menegaskan pemenuhan gizi anak harus tetap berjalan dan abu vulkanik mengingatkan kita segala kebijakan yang baik

Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 132 Cihaurgeulis, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin 7 September 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 07 Sep 2026, 18:21

Markas Divisi Siliwangi di Purwakarta

Menelusuri jejak perjuangan militer di Purwakarta melalui sejarah Markas Divisi Siliwangi. Temukan kisah heroik, arsitektur bersejarah, dan peran pentingnya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Komandan Divisi Siliwangi Abdul Haris Nasution dalam parade TNI di Purwakarta, 17 Januari 1947. (Sumber: Perpustakaan Nasional)