Studio Nail Art dengan Konsep ‘Anjang-anjangan’ yang Bikin Betah

2 menit baca
Ratu Ghurofil
Ditulis oleh Ratu Ghurofil diterbitkan
Mita Sheila Mukvi melayani pelanggan di studio Sazi Younge Nail Art yang berlokasi di Kompleks Batununggal Indah Estate, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Senin (3/11/2025). (Foto: Ratu Ghurofil)
Mita Sheila Mukvi melayani pelanggan di studio Sazi Younge Nail Art yang berlokasi di Kompleks Batununggal Indah Estate, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Senin (3/11/2025). (Foto: Ratu Ghurofil)

Suara tawa kecil terdengar dari ruang mungil yang harum aroma cat kuku. Seorang pelanggan tampak nyaman, seolah sedang mengobrol santai di rumah teman sendiri. Di situlah keunikan Sazi Younge Nails, yang terasa bukan hanya sekadar tempat mempercantik kuku, tetapi ruang baru yang hangat penuh cerita dan pertemanan baru. Berlokasi di Kompleks Batununggal Indah Estate,  Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Senin (3/10/2025).

Didirikan oleh Mita Sheila Mukvi pada Februari 2023, studio ini lahir dari hobi sederhana yang berkembang jadi usaha penuh makna. Sazi Younge Nails hadir dengan konsep “anjang-anjangan” dalam bahasa Sunda, atau dalam bahasa Indonesia nya berarti berkunjung santai ke rumah teman, menciptakan suasana akrab dan hangat bagi setiap pelanggan.

“Di sini aku nggak mau suasananya formal atau kaku, Aku pengen pelanggan ngerasa kayak lagi main ke rumah temen gitu sambil ngobrol, ketawa, dan pulang dengan hati yang ringan,” ungkapnya dengan senyum ramah.

Berbeda dari kebanyakan studio nail art yang terpaku tren, Mita justru menonjolkan desain personal yang bisa dicustom sesuai karakter dan kepribadian tiap orang. Dari gaya Y2K yang nyentrik sampai desain lembut nan feminin, semuanya dikerjakan dengan penuh perhatian dan detail,setiap hasil karya menjadi cerminan keunikan pelanggannya, menjadikan setiap kuku bercerita dengan gaya selera nya masing-masing.

Tak hanya soal kualitas, Mita juga memikirkan kenyamanan dompet pelanggannya. Sazi Younge Nails menawarkan harga yang ramah di kantong, yakni Rp200.000 untuk semua desain tanpa tambahan biaya.

Dengan sistem harga yang sederhana dan transparan, pelanggan bisa bebas berkreasi memilih gaya dan desain sesuai karakter tanpa takut tagihan membengkak. Bagi Mita, kecantikan seharusnya bisa dirasakan siapa pun, bukan hanya mereka yang berlebih secara finansial.

Sazi Younge Nail Art mendesain ruang kerjanya dengan nuansa hangat dan dekorasi unik di Kompleks Batununggal Indah Estate, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Senin (3/11/2025 | Foto: Ratu Ghurofil)
Sazi Younge Nail Art mendesain ruang kerjanya dengan nuansa hangat dan dekorasi unik di Kompleks Batununggal Indah Estate, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Senin (3/11/2025 | Foto: Ratu Ghurofil)

Awalnya, Sazi Younge Nail Art berdiri bersama seorang teman. Namun, ketika keadaan berubah, Mita memilih untuk melanjutkannya sendiri. Meski beroperasi dari rumah, Sazi Younge Nail Art selalu ramai oleh pelanggan dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, sampai ibu rumah tangga.

Momen tersibuk biasanya datang saat musim wisuda, hari raya, atau perayaan khusus. Namun, Mita tak pernah menjadikan pekerjaan ini sebagai beban, semuanya dijalani dengan hati.

Nail art ini tuh semacam terapi buat aku, setiap garis, warna, dan detail kecilnya bantu aku tetap tenang, kayak cara sederhana buat nyembuhin diri sendiri dari lelah sehari-hari,” ujarnya pelan.

“Tapi yang paling bikin bahagia itu waktu lihat pelanggan tersenyum puas. Dari situ aku sadar, ternyata lewat hal kecil kayak nail art, aku bisa bikin orang lain ngerasa cantik dan percaya diri. Buat aku, itu udah lebih dari cukup,” katanya.

Dengan tangan yang lincah dan hati yang tulus, Mita terus merawat mimpinya dengan membuktikan bahwa keindahan bisa lahir dari tempat paling sederhana, yaitu rumah sendiri. Dari ruang kecil itu, ia menyalurkan setiap ide menjadi karya seni di ujung jari para pelanggannya, setiap sentuhan warna dan detail bukan hanya tentang estetika, tapi juga tentang kebahagiaan kecil yang bisa ia bagikan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ratu Ghurofil
Tentang Ratu Ghurofil
Mahasiswi Telkom University Digital Public Relations 2024 👋

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 11:09

Bobotoh Layak Menuntut Persib Lebih daripada Sekadar Juara

Klab besar di dunia hampir tidak pernah mendefinisikan dirinya hanya melalui jumlah piala yang mereka koleksi.

Bobotoh Persib sedang berkonvoi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Lukman Hidayat/Magang)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 08:00

Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa

Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.

Bandar Dermayu, tertulis dalam peta abad ke-16. Peta ini merupakan potongan dari Nova tabula insularum Javae, Sumatrae, Borneonis et aliarum Malaccam usque, 1598. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 07:42

Republik Tanpa Akuntabilitas

Kekuasaan yang menolak pertanggungjawaban sesungguhnya sedang mengingkari hakikatnya sebagai amanah rakyat.

Sebuah aksi penolakan Jokowi di Jawa Barat. Bandung 14 Juli 2026 di Depan DPRD Jawa Barat (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:45

Sisi Lain Kota Bandung: Kebiasaan Lama yang Berulang Kembali

Bahkan peringatan "Kesurupan" pun tetap tidak menghentikan oknum pembuang sampah sembarangan di kawasan Cibaduyut.

Peringatan Hantu dan CCTV pun tidak mengurungkan niat seseorang untuk membuang sampah sembarangan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:03

MPLS Tanpa Bully

Sekolah yang ramah bukanlah tempat menimba ilmu yang sekadar bebas dari perundungan. Rumah kedua itu harus menjadi ruang bersama yang membuat setiap anak pulang dengan senyum yang lebih lebar

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 17:22

Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Pedagang Kantin dan UMKM Sekolah

Saya tertarik membahas topik ini karena menunjukkan dampak Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa, pedagang kantin, dan UMKM sekolah.

FAGI Jabar ingatkan bahwa tugas utama guru adalah mengajar, bukan mengurusi MBG. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 16:23

Benang-Benang Asing dalam Tenun Tradisi Nusantara: Jejak Budaya Eropa dalam Perubahan Kebaya dan Identitas Sosial.

Membahas pengaruh budaya Eropa terhadap perubahan kebaya sebagai busana tradisional dan simbol identitas sosial di Nusantara pada masa kolonial.

Wanita Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 15:41

Mengenalkan Sekolah lewat MPLS yang Ramah bagi Anak

Selama ini, banyak orang yang membahas tentang pentingnya sekolah yang ramah bagi anak. Seperti apa sekolah ramah anak itu? 

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ikon 15 Jul 2026, 15:24

Hikayat Sport Center Arcamanik, Dari Arena PON Menjadi Pusat Sport Tourism

Sport Center Arcamanik bertransformasi dari venue PON 2016 menjadi pusat olahraga, wisata keluarga, dan kuliner Bandung.

Anak-anak bermain layangan di sekitar area Sport Center Arcamanik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 15:22

Tak Terbendung Lautan Festival di Kota Bandung

Jika menelisik pada festival unggulan tahunan di kota Bandung tersebut, maka sudah pasti masyarakat kota Bandung dimanjakan.

Peserta saat mengikuti Festival Asia Afrika 2026 di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu 11 Juli 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)