Rusak dan Tidak Terawat dari Tahun ke Tahun

rani oktafiani
Ditulis oleh rani oktafiani diterbitkan Minggu 04 Jan 2026, 18:57 WIB
Kondisi Trotoar Daerah Jl. Ir. H Juanda Kota Bandung yang Rusak Parah Membahayakan Keselamatan Pejalan Kaki. (04/12/2025) (Foto: Rani Oktafiani)

Kondisi Trotoar Daerah Jl. Ir. H Juanda Kota Bandung yang Rusak Parah Membahayakan Keselamatan Pejalan Kaki. (04/12/2025) (Foto: Rani Oktafiani)

Kota Bandung saat ini mengalami kondisi mendesak atas lalainya pemerintah, yakni M. Farhan mengenai fasilitas yang tidak terawat selama bertahun – tahun lama nya. Data tahun 2020 menunjukkan sebanyak 226 titik trotoar di Kota Bandung mengalami kerusakkan ringan hingga parah yang dapat membahayakan para pejalan kaki.

Dampak dari kejadian tersebut, banyak pejalan kaki yang harus melintas dipinggir jalan raya yang akan membahayakan keselamatan. Hal menyebabkan peningkatan angka kecelakaan bagi masyarakat sekitar, khususnya bagi penyandang disabilitas.

Penduduk setempat merasa resah atas pengabaian Pemerintah Kota Bandung mengenai fasilitas ini.  Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang hak pejalan kaki, Pemerintah lalai atas pemeliharaan infrastruktur Kota Bandung.

Kerusakan yang terjadi tersebar merata di berbagai kecamatan dan wilayah Kota Bandung, dengan tingkat kerusakan yang beragam dan peralihan trotoar menjadi tempat usaha warga sekitar. Lebih parah lagi, banyak trotoar berlaih fungsi menjadi lahan parkir ilegal dengan tarif tinggi yang meresahkan wisatawan dan warga setempat.

Jalan Asia Afrika, Jalan Cihampelas dan Jalan Dago adalah jalan dengan kondisi trotoar terburuk. Hal ini mengancam keamanan dan kenyamanan wisatawan luar kota yang dimana identitas Kota Bandung sebagai kota wisata dianggap buruk.

Warga Bandung Sulap Trotoar daerah Dago Menjadi Tempat Mencari Nafkah. (04/12/202) (Foto: Rani Oktafiani)

Kondisi trotoar yang memprihatinkan mengakibatkan banyak masyarakat setempat bahkan pendatang luar kota malas berjalan kaki. Hal ini tentunya memperparah kemacetan disetiap sudut Kota Bandung.

Selama bertahun – tahun fasilitas ini jelas kurang perhatian yang memadai dari Pemerintah Kota Bandung. Minimnya pemeliharaan rutin mengakibatkan kerusakkan kecil yang pada akhirnya berkembang menjadi kerusakkan besar dan membahayakan pejalan kaki.

Wali Kota Bandung, M. Farhan wajib mengelola dan menyediakan fasilitas trotoar yang memadai bagi pejalan kaki, sesuai yang dicantumkan pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Namun pada kenyataannya alokasi anggaran yang ada tidak sebanding dengan fasilitas yang ada dilapangan. Sejumlah trotoar dengan kondisi buruk menyulitkan akses para pejalan kaki terutama bagi penyandang disabilitas.

Pengalihan fungsi trotoar di sejumlah jalan Kota Bandung akibat dari kurangnya pengawasan dan penegakkan hukum selama bertahun – tahun. Warga yang mengalihakan fungsi trotoar dibiarkan begitu saja tanpa penegakkan hukum yang tegas, hal ini memperparah masalah trotoar yang sudah rusak dan semakin mempersempit ruang bagi pejalan kaki.

Dalam hal ini kesadaran dan kepedulian warga berperan penting untuk menjaga fasilitas yang ada dengan merawat serta tidak mengalihkan fungsi trotoar sebagai lahan parkir maupun tempat usaha di pinggir jalan.

Walikota M. Farhan harus segera mengambil kebijakan tegas atas terbengkalainya infrastruktur dan keindahaan Kota Bandung. Diharapkan perbaikkan yang terjadi menyebar secara menyeluruh di setiap sudut kota tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

rani oktafiani
Mahasiswi Digital Public Relations Angkatan 2024

Berita Terkait

News Update

Beranda 25 Feb 2026, 06:39

Makhluk Kecil Ini Ungkap Kondisi Sebenarnya Air Sungai di Teras Cikapundung

Penelitian terbaru di Teras Sungai Cikapundung menunjukkan bahwa kualitas air di hulu sungai Bandung kini berada dalam status tercemar sedang akibat limbah domestik dan aktivitas peternakan

Petugas bersama masyarakat melakukan bersih-bersih Teras Cikapundung, Kota Bandung, Kamis 16 Mei 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 24 Feb 2026, 18:47

Di Simpul Kredit dan Hunian: Transformasi Pembiayaan Perumahan dalam Lanskap Stabilitas Perbankan

Di simpul antara kebijakan makro dan kebutuhan rumah tangga, pembiayaan perumahan berdiri sebagai jembatan.

Warga beraktivitas di salah satu komplek perumahan bersubsidi di Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Beranda 24 Feb 2026, 15:31

Ramadan di Masjid Lautze 2: Saling Berbagi dan Tak Pernah Bertanya Latar Belakang

Pengemis, pengemudi ojek online, pekerja harian, musafir, hingga warga sekitar yang sekadar ingin mampir, duduk dalam barisan yang sama. Tak ada kursi khusus, tak ada sekat sosial.

Suasana ramadan di Masjid Lauetze 2 di Jalan Tamblong, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 15:01

Miskin di Ruang yang Rusak: Menggugat Politik Kemiskinan Ekologis di Indonesia

Mengkritik politik kemiskinan ekologis: warga miskin hidup di ruang rusak, sementara bansos hanya jadi solusi tambal sulam struktural.

Gundukan sampah. (Sumber: Pexels | Foto: Mumtahina Tanni)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 13:37

Ramadan yang Bukan Sekadar Fasting dalam Bahasa Inggris

Untuk memahami Ramadan di Indonesia, seseorang tidak cukup hanya memahami konsep fasting.

Umat Muslim beribadah di Bulan Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Annas Arfnahri)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 11:58

15 Istilah Penting Ramadan yang Mudah Dipahami WNA Nonmuslim di Indonesia

Untuk memahami Ramadan di Indonesia, memahami istilah-istilah kuncinya adalah langkah awal yang penting.

Pedagang takjil di bulan Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Umar ben)
Beranda 24 Feb 2026, 11:52

RW 15 Tembus FYP, Bangunin Sahur Jadi Wadah Berkarya Anak Sekeloa Selatan

Tradisi bangunin sahur anak-anak muda Sekelo Selatan sudah berjalan sejak 2007. Bukan sekadar keliling kampung, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi yang kini viral di media sosial.

Anak-anak muda Sekeloa Selatan pelaku tradisi bangunin sahur. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 08:09

Puasa Perisai Konsumtif

Jangan sampai nilai-nilai Ramadan ini tereduksi menjadi sekadar simbol dan rutinitas di tengah derasnya arus budaya konsumtif.

Pengunjung belanja pada Gelar Produk Pasar Tani di Bale Asri Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa 18 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 20:20

Reforma Agraria di Punclut: Negara Hadir atau Abai?

Di lereng yang menjadi bagian dari Kawasan Bandung Utara (KBU) itu, warga telah puluhan tahun menggarap lahan ex-erfpacht verponding.

Pertemuan warga Punclut (Foto: Dokumen Mang Aqli)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 16:20

Kumpulan Kata yang Mendadak Ramai Diucap Pas Ramadan

Berikut kumpulan kata khas Ramadan yang sering digunakan beserta maknanya.

Ilustrasi santri. (Sumber: Pixabay)
Bandung 23 Feb 2026, 15:25

Strategi Bertahan Gado Gado Gerobakan Cibadak Menembus Batas Zaman dan Pandemi

Merintis bisnis bukanlah wacana yang mudah. Perencanaan yang matang hingga eksekusi bisnis sampai di tahap mempunyai pelanggan setia, bukanlah proses yang mudah.

Kuliner tradisional yakni gado-gado gerobakan di kawasan Cibadak milik Efendi Wahyudin. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 14:18

Di Balik Kumpulan Kata Khas Ramadan, Memahami Bahasa dan Makna Sosial

Memahami istilah-istilah khas Ramadan berarti memahami bagaimana bahasa berfungsi sebagai medium pengalaman kolektif.

Seorang anak sedang mengaji. (Sumber: Pixabay | Foto: Joko_Narimo)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 12:13

Bahasa yang Menjadi Kontrol Sosial Kala Ramadan

Di Bulan Suci ini, bahasa menjaga puasa kita tetap tuntas dengan baik.

Ilustrasi orang Indonesia berkumpul di sebuah warung. (Sumber: Pexels | Foto: Noval Gani)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 09:07

Mendadak Pasar Takjil Ramadan

Yang membuat Pasar Takjil menarik, di antaranya adalah suasananya yang meriah dan penuh kejutan.

Pasar Takjil dadakan di Jalan Gading Tutuka, Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 18:04

Sejarah Es Cendol Elizabeth yang Selalu Menjadi Minuman 'Bintang' di Saat Ramadan

Kisah Es Cendol Elizabeth berawal dari cerita Haji Rohman pada 1972 yang ditinggal pergi ayahnya.

Es Cendol Elizabeth. (Sumber: Instagram @escendolelizabethofficial)
Bandung 22 Feb 2026, 15:08

Manisnya Berkah Ramadan di Jalan Cibadak, Kisah Pak Heri Merawat Tradisi Es Goyobod di Tengah Gempuran Zaman

Eksistensi pedagang Es Goyobod di kota kembang membuktikan bagaimana peran kuliner tradisional tetap hidup di zaman yang terus berkembang dan tak terbatas ini.

Eksistensi pedagang Es Goyobod di kota kembang membuktikan bagaimana peran kuliner tradisional tetap hidup di zaman yang terus berkembang dan tak terbatas ini. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 15:02

Ngabuburead: Menemukan Ketenangan di Tengah Riuh Ramadan Jawa Barat

Inilah tren 'Ngabuburead', cara baru menepi lewat konten digital yang lebih intim dan berisi.

Media digital. (Sumber: Unsplash | Foto: @felirbe)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 11:43

Lembang Tempo Dulu

Dahulu Lembang adalah sebuah kawasan hijau yang pada masa VOC memiliki sebuah upeti istimewa.

Alun alun Lembang tahun 1902. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 09:36

Miéling Poé Basa Indung: Jejak Panjang Pers Sunda

Denyut pers Sunda sebenarnya telah terdengar sejak akhir abad ke-19 melalui penerbitan seperti Sunda Almanak (1894) dan Panemu Guru (1906).

Wajah baru Majalah Mangle dalam manajemen Pusat Budaya Sunda Unpad. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 22 Feb 2026, 07:10

Tak Ada yang Berbuka Sendirian: Cerita Ramadan, Relawan, dan Sampah yang Dipilah di Salman ITB

Saat azan Magrib mendekat, halaman sekitar Masjid Salman ITB dipenuhi aroma makanan berbuka yang tertata rapi di atas meja-meja panjang

Masjid Salman ITB menyiapkan sekitar 800 porsi berbuka setiap hari. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)