Ketahanan Digital Jawa Barat di Tengah Arus Mudik dan Wisata Akhir Tahun

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Sabtu 27 Des 2025, 18:02 WIB
Lonjakan mobilitas masyarakat, terutama di Jawa Barat sebagai wilayah penyangga Jakarta Raya, membuat jaringan seluler menghadapi tekanan yang tidak ringan di momen libur Nataru. (Sumber: Indosat)

Lonjakan mobilitas masyarakat, terutama di Jawa Barat sebagai wilayah penyangga Jakarta Raya, membuat jaringan seluler menghadapi tekanan yang tidak ringan di momen libur Nataru. (Sumber: Indosat)

AYOBANDUNG.ID -- Libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kembali menjadi ujian besar bagi industri telekomunikasi di Indonesia. Lonjakan mobilitas masyarakat, terutama di Jawa Barat sebagai wilayah penyangga Jakarta Raya, membuat jaringan seluler menghadapi tekanan yang tidak ringan.

Data Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat potensi kenaikan trafik nasional hingga 30 persen, dengan Jawa Barat sebagai salah satu episentrum lonjakan karena perannya sebagai jalur mudik, destinasi wisata, dan pusat aktivitas ekonomi.

Di lapangan, fenomena ini terlihat jelas. Jalur tol Cipularang, jalur selatan Garut–Tasikmalaya, hingga kawasan wisata Puncak dan Lembang menjadi titik konsentrasi pergerakan.

Ribuan kendaraan melintas, dan setiap penumpang membawa perangkat yang terus terkoneksi. Aplikasi navigasi, media sosial, hingga video streaming menjadi konsumsi utama, menuntut jaringan yang stabil meski pengguna berpindah-pindah lokasi.

Indosat Ooredoo Hutchison, salah satu operator besar, menyiapkan strategi khusus. Mereka memperkuat kapasitas di 257 BTS yang tersebar di 157 kecamatan Jawa Barat. Fokusnya bukan hanya di kota besar, melainkan juga di destinasi wisata populer dan jalur transportasi utama.

“Lonjakan trafik diprediksi terjadi secara signifikan di kawasan wisata, pusat kota, area permukiman, serta jalur penghubung antarkota dan kabupaten,” ujar Mgs. Moh. Ali Safitri, SVP Head Region West Java IOH.

Kesiapan ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah melalui Komdigi menyiapkan 255 posko monitoring bersama operator untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga. Posko ini berfungsi sebagai pusat pengawasan real-time, mendeteksi gangguan, dan mengoordinasikan penanganan cepat di lapangan.

Tekanan trafik di Jawa Barat memiliki karakteristik unik. Mobilitas tinggi membuat pola penggunaan jaringan berpindah-pindah, dari pusat kota ke jalur tol, dari permukiman ke kawasan wisata. Indosat mencoba menjawab tantangan ini dengan teknologi AIvolusi5G, yang memungkinkan kapasitas jaringan dikelola secara dinamis sesuai kebutuhan pengguna.

Di Command Center Indosat, tim teknis bekerja 24 jam penuh. Mereka memantau pergerakan trafik, menyesuaikan kapasitas, dan mengantisipasi potensi gangguan. Sistem berbasis AI ini memberi fleksibilitas untuk menjaga kualitas layanan meski terjadi lonjakan mendadak.

Kondisi riil di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya menuntut kecepatan, tetapi juga kestabilan. Saat ribuan orang mengakses video streaming di kawasan wisata atau menggunakan aplikasi navigasi di jalur mudik, jaringan yang lambat bisa memicu keluhan massal. Operator dituntut menjaga reputasi sekaligus memenuhi ekspektasi pelanggan.

Indosat memperluas cakupan 5G di Jawa Barat hingga 45 kecamatan di lima kota/kabupaten. Cakupan ini mencapai 93 persen wilayah prioritas, terutama kawasan urban dan jalur penghubung antarkota. Ekspansi ini diarahkan untuk memastikan performa tetap stabil saat jam sibuk, ketika konsumsi konten digital melonjak tajam.

Kecepatan menjadi salah satu indikator penting. Data internal Indosat menunjukkan rata-rata kecepatan unduh 5G mencapai 110 Mbps, lebih dari dua kali lipat kecepatan 4G. Dalam kondisi optimal, kecepatan bisa menembus 0,87 Gbps. Kecepatan unggah juga meningkat signifikan hingga 167 Mbps, mendukung aktivitas digital yang lebih responsif.

Namun kecepatan bukan satu-satunya faktor. Perlindungan digital menjadi isu krusial. Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam yang bekerja real-time di tingkat jaringan telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko dan mendeteksi 90 juta pesan mencurigakan sepanjang 2025.

Perlindungan ini relevan karena laporan Global Anti Scam Alliance Indonesia mencatat 66 persen orang dewasa pernah mengalami upaya penipuan digital, dengan kerugian mencapai Rp49 triliun.

Di kawasan wisata seperti Pangandaran dan Ciwidey, jaringan seluler menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi. Pedagang, pengelola homestay, hingga pelaku wisata bergantung pada konektivitas untuk transaksi digital. Lonjakan trafik di lokasi ini bukan sekadar soal hiburan, tetapi menyangkut keberlangsungan ekonomi lokal.

Operator lain juga menghadapi tantangan serupa. Telkomsel dan XL Axiata menyiapkan strategi penguatan jaringan di jalur mudik dan destinasi wisata. Persaingan antaroperator mendorong inovasi, tetapi juga menuntut koordinasi dengan pemerintah agar kualitas layanan tetap merata.

Di lapangan, masyarakat merasakan langsung dampaknya. Pengguna di jalur tol Cipali melaporkan kualitas jaringan yang lebih stabil dibanding tahun sebelumnya. Namun di beberapa titik wisata pedalaman, keluhan masih muncul terkait kecepatan internet yang menurun saat puncak kunjungan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski teknologi 5G sudah diperluas, pemerataan layanan masih menjadi pekerjaan rumah. Operator dituntut tidak hanya fokus pada kawasan urban, tetapi juga memperhatikan daerah wisata yang menjadi magnet mobilitas saat libur panjang.

Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi. Komdigi meminta operator menyiapkan paket internet murah khusus Nataru agar masyarakat tetap bisa menikmati layanan dengan harga terjangkau. Kebijakan ini diharapkan menekan keluhan sekaligus menjaga kepuasan pelanggan.

Di balik strategi teknis, ada dimensi sosial yang tidak kalah penting. Jaringan seluler kini menjadi infrastruktur vital, setara dengan listrik dan air. Tanpa konektivitas, aktivitas ekonomi, komunikasi keluarga, hingga layanan darurat bisa terganggu.

Indosat menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman komunikasi yang A.N.D.A.L – Ada Nyata di Setiap Langkah. Konsep ini menekankan jaringan yang kuat, stabil, dan aman, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti Jawa Barat.

Kesiapan jaringan selama libur panjang menjadi cermin transformasi industri telekomunikasi. Operator tidak lagi sekadar penyedia layanan, tetapi juga penjaga ekosistem digital yang menopang aktivitas masyarakat.

Di lapangan, strategi ini diuji setiap detik. Lonjakan trafik, perpindahan pengguna, dan ancaman digital menjadi tantangan nyata. Operator yang mampu menjaga kualitas layanan akan memenangkan kepercayaan publik.

Indosat melihat ekspansi 5G sebagai langkah jangka panjang. Terlebih libur panjang bukan sekadar momentum musiman, melainkan laboratorium nyata bagi industri telekomunikasi. Setiap lonjakan trafik menjadi pelajaran, setiap keluhan menjadi evaluasi, dan setiap keberhasilan menjadi modal untuk memperkuat jaringan di masa depan.

“Ke depan, ekspansi 5G di Jawa Barat akan terus diperluas secara bertahap untuk memperkuat pengalaman konektivitas,” ujar Mgs. Moh. Ali Safitri.

Dengan kombinasi ekspansi 5G, optimasi berbasis AI, dan perlindungan digital, operator seperti Indosat berupaya memastikan masyarakat tetap terhubung. Di tengah mobilitas tinggi dan konsumsi digital yang terus meningkat, jaringan seluler menjadi urat nadi kehidupan modern.

“Dengan kombinasi ekspansi 5G yang mengedepankan kepuasan pelanggan, optimasi berbasis AI, dan perlindungan dari penipuan digital, Indosat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan jaringan yang andal, adaptif, dan berorientasi pada kenyamanan dan keamanan pelanggan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat Jakarta Raya selama periode Natal dan Tahun Baru,” pungkas Mgs. Moh. Ali Safitri.

Alternatif kebutuhan liburan akhir tahun atau produk serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/7AWTMxoDHH
  2. https://s.shopee.co.id/3LJknqZPyC
  3. https://s.shopee.co.id/8AP0Ylcgp1
  4. https://s.shopee.co.id/1gBWp30BBI
  5. https://s.shopee.co.id/9zqekKdeL3

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:16 WIB

Kenapa Stoikisme Lebih Ampuh daripada Terjerat Pinjol? Seni Menghadapi Quarter Life Crisis

Jangan sampai salah langkah demi gengsi! Kenali cara hadapi Quarter Life Crisis dengan Stoikisme agar terhindar dari jeratan Pinjol.
Ilustrasi perasaan tersesat dan lelah mental saat menghadapi Quarter Life Crisis. (Sumber: unplash | Foto: Mehran Biabani)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 19:19 WIB

Kota Bandung dan Krisis Sampah

Kota Bandung kembali berada dalam sorotan publik akibat persoalan sampah yang tak kunjung teratasi.
Gunung"sampah di daerah warga jl. buanasari II no.1 , Kota Bandung pada Selasa, 2 Desember 2025. (Foto:Muhammad Fiqri A.)