Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

2 menit baca
naila husna
Ditulis oleh naila husna diterbitkan
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)

Meskipun sudah menjadi hal biasa kemacetan yang ada di Kota Bandung ini sangat berdampak dalam berbagai aktivitas. Apalagi pada pagi dan sore hari saat aktivitas masyarakat sedang aktif, perjalanan yang biasanya hanya 15 menit menjadi setengah jam, kondisi ini sangat menggangu aktivitas dari mulai dari berangkat kuliah hingga berangkat kerja.

Jumlah kendaraan pribadi terus menerus meningkat, akan tetapi kapasitas jalan tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Kota dengan ruang jalan yang terbatas ini harus menampung kendaraan yang jauh melebihi daya tampung seharusnya, sehingga menimbulkan kemacetan di jalur utama.

Ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi menjadi salah satu penyebab utama. Transportasi publik yang seharusnya menjadi solusi, belum bisa diandalkan sepenuhnya. Bus dan angkot terasa tidak nyaman dan kurang tepat waktu. Akibatnya, warga tetap memilih kendaraan pribadi meski tahu risiko kemacetan sudah menunggu.

Struktur kota Bandung juga membuat kendaraan mudah tersendat. Jalan yang sempit, persimpangan yang berdekatan, dan pusat aktivitas yang saling berdekatan membuat kendaraan sering bertemu dan berhenti di titik-titik tertentu. Hasilnya, macet terasa seperti hal yang tak terhindarkan.

Wisatawan yang kini semakin melonjak saat akhir pekan atau musim liburan, ini dikarena semakin banyak tempat viral yang berada di kota ini seperti Braga, Dago, dan Lembang sehingga dipenuhi kendaraan asal luar kota yang berdatangan.

Kendaraan yang parkir sembarangan di bahu jalan, terutama di sekitar area kuliner, membuat ruas jalan menjadi sempit, sehingga menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Tanpa tindakan penertiban yang tegas dan berkelanjutan, perilaku ini terus berulang setiap hari.

Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. Terusan Buah Batu, Batununggal. 01/12/25 (Sumber: Naila Hunan Ramadhani)
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. Terusan Buah Batu, Batununggal. 01/12/25 (Sumber: Naila Hunan Ramadhani)

Untuk mengatasi beberapa hal ini, wali kota perlu melakukan langkah strategis. Seperti memperkuat transportasi publik, dengan penambahan rute khusus dan pengaturan jadwal yang lebih tepat waktu dan teratur. Ketika transportasi umum sudah nyaman, masyarakat memiliki alasan yang kuat untuk meninggalkan kendaraan pribadi.

Penertiban parkir liar juga menjadi salah satu prioritas. Wali Kota dapat menerapkan beberapa larangan dan pelanggaran parkir di bahu jalan pada kawasan yang rawan macet serta menyediakan tempat parkir baru di lokasi yang strategis.

Baca Juga: Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Untuk kawasan yang menjadi wisata, wali kota dapat menghadirkan layanan yang menghubungkan parkir di luar kota dengan destinasi viral yang banyak dikunjungi. Sistem ini mengurangi jumlah mobil pribadi yang masuk ke area padat, sehingga lalu lintas menjadi jauh lebih lancar.

Pemerintah kota juga perlu meningkatkan manajemen arus lalu lintas. Persimpangan diperbaiki serta berikan jalur khusus untuk transportasi umum agar lalu lintas menjadi lebih lancar.

Aktif memberikan dorongan bagi masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum sebagai opis tepat untuk meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi.

Kemacetan yang ada di kota Bandung ini cukup kompleks, tapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan beberapa langkah-langkah perbaikan yang bisa dilakukan oleh wali kota Bandung akan menjadi harapan besar untuk keluar dari masalah kemacetan yang selama ini menghiasi kota ini. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

naila husna
Tentang naila husna
Mahasiswi Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)