Resolusi Ketenagakerjaan 2026 dan Hilirisasi Produk Futuristik

4 menit baca
Arif Minardi
Ditulis oleh Arif Minardi diterbitkan
Pameran Konvensi Sains Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sabuga ITB. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Pameran Konvensi Sains Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sabuga ITB. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Kondisi ketenagakerjaan memasuki tahun 2026 diliputi faktor ketidakpastian yang melanda dunia industri. Lapangan kerja yang layak bagi mereka yang memiliki kompetensi dan tingkat pendidikan yang tinggi semakin langka. Pemkot Bandung perlu memikirkan strategi industrialisasi untuk membuka lapangan kerja dengan jalan hilirisasi produk futuristik. Apalagi di Kota Bandung ada Politeknik Manufaktur Bandung  (Polman). Serta banyak perusahaan manufacturing BUMN dan perusahaan swasta yang memiliki kemampuan untuk membuat produk futuristik seperti PT Pindad, PT Pudak dan lain-lain.

Memasuki tahun 2026 ada harapan yang tersisa bagi pekerja terkait dengan pelaksanaan hilirisasi produk futuristik yang digadang-gadang bisa menciptakan lapangan kerja layak bagi angkatan kerja berpendidikan.

Hilirisasi terkait dengan produk futuristik membutuhkan Manufacturing Extension Centers (MEC) yang selama ini telah menjadi model yang efektif di negara maju.  Eksistensi MEC menyediakan layanan khusus kepada manufaktur kecil dan menengah untuk meningkatkan proses produksi, upgrade teknologi, pelatihan tenaga kerja, optimalisasi rantai pasokan, dan peluang ekspor.

Selama ini Amerika Serikat yang menerapkan MEC mempekerjakan para insinyur yang berpengalaman dalam bidang teknologi industri untuk mengidentifikasi kebutuhan pasar, menghubungkan dengan sumber daya yang tepat, dan mengembangkan beragam proyek yang strategis. Indonesia perlu mengadopsi fleksibilitas MEC yang sesuai dengan  lokalitas dan klasterisasi yang sesuai dengan kondisi geografis.

Penerapan MEC bisa mengatasi masalah yang selama ini dihadapi Indonesia terkait dengan kondisi perdagangan logam dunia, seperti halnya permintaan aluminium global yang fluktuatif bahkan sering lesu. Industri aluminium di tanah air justru harus lebih digenjot dan mampu berperan sebagai startup nation yang melakukan berbagai inovasi untuk pengembangan produk futuristik seperti halnya produk Alcoa yang bernama Micro Mill.

Teknologi Micro Mill yang telah dipatenkan Alcoa ini, mampu mengubah struktur mikro logam yang memungkinkan pabrik menghasilkan aluminium terbaik. Yaitu 40 persen lebih mudah dibentuk dan 30 persen lebih kuat dibanding aluminium yang digunakan dalam industri otomotif yang ada saat ini.Alcoa Micro Mill merupakan inovasi besar dalam material aluminium. Selama ini alumunium konvensional tidak bisa di press menjadi bentuk yang rumit karena memiliki batas kelenturan dengan toleransi yang sangat kecil.

Peringatan sejumlah ekonom yang menyatakan bahwa Indonesia mulai mengalami deindustrialisasi patut mendapat perhatian serius memasuki 2026. Kondisi industri manufaktur atau pengolahan hasilnya tidak mencapai 20 persen terhadap PDB. Padahal peran industri pengolahan dalam negeri sempat menyentuh level 29 persen pada masa rezim orde baru. Masalah ketenagakerjaan kian hari semakin krusial. Sektor ketenagakerjaan semakin banyak terkena disrupsi.

Elastisitas ketenagakerjaan atau employment elasticity cenderung terus berkurang selama lima tahun terakhir. Kondisi lima tahun terakhir masih memprihatinkan. Elastisitas serapan tenaga kerja per satu persen pertumbuhan ekonomi Indonesia, menurut Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, setiap satu persen pertumbuhan ekonomi hanya menyerap 250 ribu tenaga kerja. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan elastisitas serapan tenaga kerja pada 10 tahun lalu yang mencapai 500 ribu tenaga kerja.
Penurunan elastisitas ketenagakerjaan semakin rendah karena kurangnya perlindungan terhadap pasar domestik dari serbuan produk impor. Selain itu tingginya impor bahan baku dan barang modal membuat pertumbuhan industri domestik semakin berat.
Industri di Indonesia semakin tertinggal  oleh ekosistem advanced manufacturing yang sedang getol dilakukan oleh negara maju. Ekosistem tersebut bukan sekadar soal mesin canggih atau robot pintar, yakni ekosistem yang menghubungkan riset fundamental dengan dominasi pasar global.

Ada seberkas harapan terkait program hilirisasi aluminium yang didukung oleh Danantara. Hal itu di masa mendatang sangat mendukung pengembangan industri otomotif. Industri otomotif bisa rancang bangun ulang karena lembaran aluminium Micro Mill lebih mudah diubah menjadi bentuk yang lebih rumit seperti pada panel-panel di dalam pintu dan fender eksternal yang saat ini hanya bisa dibuat dengan lembaran baja. Teknologi Micro Mill akan menjadi logam dengan proses pembentukan menjadi komponen tercepat.

 Perlu strategi dan terobosan industri aluminium nasional yang mampu menumbuhkan produksi hingga 12 persen. Mestinya industri aluminium tumbuh signifikan seiring pertumbuhan industri otomotif dan properti, yang notabene adalah sektor terbesar pengguna aluminium.Pertumbuhan industri aluminium idealnya dua kali lipat pertumbuhan ekonomi nasional. Strategi pengembangan industri aluminium nasional juga harus mampu memproyeksikan kebutuhan aluminium hingga 2030 dan mewujudkan mekanisme penyerapan produk PT Inalum secara ideal bagi industri hilir .

Industri aluminium adalah industri logam dasar di samping industri besi, tembaga dan lain-lain yang sangat dibutuhkan terutama pada infrastruktur dan pendukung sektor industri lainnya. Dalam rangka meningkatkan nilai tambah aluminium, perlu mendirikan pabrik aluminium alloys yang tangguh, yaitu industri antara yang menghubungkan industri primer dengan industri hilir aluminium.

Baca Juga: Lomba, Hadroh, dan Rajaban

Selama ini ada kondisi yang belum ideal dan cenderung merugikan karena industri hilir masih mengimpor produk industri antara dalam bentuk log atau alloy sebelum dilakukan proses ekstrusi untuk mendapatkan produk akhir.Kawasan industri Kuala Tanjung harus segera digenjot perkembangannya terkait dengan pengembangan industri antara dan hilir aluminium. Kuala Tanjung memiliki keunggulan kompetitif karena potensi pembelian bahan baku aluminium cair dan biaya transportasi bahan baku yang rendah.

Aluminium dihasilkan pabrik peleburan aluminium melalui proses terhadap bahan baku berupa alumina didalam tungku yang dikenal sebagai pot reduksi. Produk yang dihasilkan berupa aluminium primer yang selanjutnya akan diproses lanjut menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi seperti batangan ingot, pelet,butiran, serbuk, slab/pelat, billet/pipa pejal dan pipa berlubang. PT Inalum adalah salah satu produsen dunia aluminium primer dalam bentuk ingot.

Pemerintah harus mampu menjadikan industri aluminium sebagai industri strategis. Untuk itu sudah mendesak pembenahan industri antara berupa pabrik paduan aluminium (aluminium alloy cast house) dengan billet dan foundry alloy sebagai produk utamanya.  (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Arif Minardi
Tentang Arif Minardi
Aktivis Serikat Pekerja

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Sep 2026, 20:19

Mengenang Wa Kepoh Maestro Dongeng Sunda di Gelombang Radio

Sandiwara Radio Saur Sepuh, yang pernah membuat pendengarnya di berbagai daerah larut dalam cerita.

H. Ahmad Sutisna alias Wa Kepoh, maestro dongeng Sunda dan salah satu tokoh penting dalam dunia penyiaran radio di Jawa Barat. (Sumber: Tabloid Nova, September 1996.)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 19:40

Tantangan Literasi Antara Menulis dan Kepunahan Bahasa Daerah

Begitu miris ketika kita membaca judul "Benarkah Indonesia mengalami Darurat Literasi?" Ada banyak penulis yang hanya sekadar menulis, tetapi tidak ada visi menjaga literasi terutama bahasa lokal.

Ilustrasi orang Sunda. (Sumber: Unsplash/Mahmur Marganti)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 18:17

Mengenal Bahaya Letusan Gunung Berapi di Bandung Raya dan Sekitarnya

Temukan ulasan mendalam mengenai potensi bahaya vulkanik di Bandung Raya. Pelajari langkah mitigasi yang tepat dan tingkatkan kesiapsiagaan Anda demi keselamatan bersama dari ancaman bencana alam.

Hoogvlakte van Bandoeng autowegenkaart, D E 29,1. Bandoeng: HOVIC, ca. 1920 (Peta jalan Dataran Tinggi Bandung, D E 29.1. Bandung: HOVIC, ca. 1920). (Sumber: Digital Collections Universteit Leiden | Foto: Anonim)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 17:46

Optimis atau Oportunis

Dari aktivis pro–demokrasi yang berujung menjadi elit rezim yang selalu mereka tentang selama masa nya menjadi mahasiswa.

Budiman Sudjatmiko bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendeklarasikan kelompok relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (18/08/2023). (Sumber: Gerindra.id)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 20:09

Sejarah dan Transformasi Nahdlatul Ulama di Bumi Pasundan (1926–1967)

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah ini bukanlah sebuah kebetulan sejarah, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren yang mengakar dan gelombang modernism

Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat. (Sumber: Tangkapan layar YT: Kang inoe)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 17:52

Hebatnya Kreatifitas Dasa Warsa 1980-an

Bernostaldia dengan kehidupan remaja tahun 1980-an.

Motor klasik vespa. (Sumber: Pexels | Foto: setengah lima sore)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 15:17

Ketika Anak Bangsa Kehilangan Kesempatan Menjadi Cerdas dan Kritis

Sebetulnya apa yang menjadi akar persoalan dalam pendidikan kita. Pendidikan seharusnya tidak hanya butuh jawaban benar, tetapi bagaimana anak bisa bertanya secara kritis dan berpikir cerdas.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Ida Rizkha)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 14:01

Jejak Rasa dan Budaya Kuliner Arab di Tatar Sunda

Kuliner Arab di Jawa Barat tumbuh dari jejak migrasi menjadi bagian dari keragaman rasa dan budaya Tatar Sunda.

Nasi kebuli, hidangan khas Timur Tengah yang populer di kalangan masyarakat Arab di Indonesia, termasuk di Jawa Barat. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 12:26

Ketika Layar Perak Menjadi Denyut Hiburan Bandung Tempo Doeloe

Jejak bioskop Bandung tempo dulu merekam bagaimana hiburan, kehidupan sosial, dan perkembangan kota pernah berpadu di balik layar perak.

Iklan ucapan selamat hari jadi Kota Bandung dari perusahaan film N.V. Sirna Galih Ind. Ltd.. Iklan tersebut memuat daftar bioskop yang dikelolanya. (Sumber: Dimuat dalam Pikiran Rakjat, 31 Maret 1956 | Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 09:59

200 Ikon Bandung #7: Karmaka Surjaudaja

Kisah Karmaka Surjaudaja menjadi teladan tentang perjuangan, kejujuran, dan ketekunan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Adegan dalam film Love and Faith pada 2015, yang menceritakan kisah kehidupan Karmaka. (Sumber: Love and Faith)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 08:23

Bukan Macan yang Salah Cari Alamat, tapi Kita yang Mengubah Alamat Mereka

Macan yang masuk kampung atau kera yang turun ke permukiman bukan sekadar kisah tentang satwa yang “nakal”.

Seekor macan terdampar di rumah warga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Istimewa via ayobandung.com)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 18:03

Menelusuri Jejak 216 Tahun Kota Bandung dalam Surat Kabar Lawas

Bandung adalah kota yang tumbuh dari perjalanan sejarah yang panjang.

Beberapa surat kabar yang pernah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan warga Bandung pada era 1970–1990-an. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 17:34

Jejak Gunung Api Purba di Kabupaten Bandung Barat

Singkapan batuan dan ignimbrit di Kabupaten Bandung Barat menjadi bukti keberadaan aktivitas gunungapi purba yang dapat dipelajari melalui geowisata.

Hasil kerajin patung kuyabatok dari batu di Kampung Ciawitali, Desa Cipangeran, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, memenuhi pesanan dari Jepara, Jawa Tengah, untuk diekspor ke Korea. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 16:05

Badut, Mimpi, dan Rizki

Mimpi tidak pernah benar-benar sendirian. Ya selalu ditemani ikhtiar, doa, dan keberanian untuk terus mencoba. Kendati, di antara semua itu, ada satu yang sering kita lupakan. Pekerjaan yang halal

Riasan badut yang dikenakannya saat merayakan wisuda bukan sekadar untuk tampil berbeda, (Sumber: Dokumentasi istimewa/ Kak Hakim (@badutbandung_kakhakim12))
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 15:09

Merdeka Berdaya, Merdeka Berkarya: Kaum Marginal Membangun Masa Depan

Setiap goresan tinta yang tercurahkan melalui hati, merupakan ketegaran dalam setiap halaman.

Bedah Buku "Prajurit Yang Tenggelam" Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Majalengka. (Foto: Ayu Maimun)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 13:49

Rp7.000 dan Masa Depan Supir dan Angkot Bandung

Angkot berseliweran, penumpang naik-turun, uang masuk. Sopir mengejar setoran. Calon penumpang dicari. Angkot ngetem ketika dianggap perlu. 

Warga hendak turun dari angkot. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 12:08

200 Ikon Bandung #6: Raden Adipati Wiranatakusumah II, Dalem Kaum Bukan Hanya Nama Jalan

Di balik nama Dalem Kaum, tersimpan jejak Wiranatakusumah II sebagai salah satu tokoh penting dalam lahirnya Kota Bandung.

Alun-Alun Bandung pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 09:38

Belajarlah Mencintai Bandung Seperti Haryoto Kunto Sang Kuncen Bandung

Selami kisah Haryoto Kunto, sang Kuncen Bandung dan temukan cara terbaik mencintai Kota Kembang (Paris van Java) lewat sejarah, romantisme dan sudut pandang mendalam.

Ilustrasi buku karya Haryoto Kunto. (Sumber: Istimewa)
Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)