SEEKOR kucing hutan dewasa (prionailurus bengalensis) atau warga setempat biasa menyebutnya Meong Congkok, ditemukan masuk halaman rumah warga di kawasan Bumi Parahyangan Kencana Blok I RW 03 Desa Pananjung, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Kamis, 15 Januari 2025.
Menurut Yayuk (40), penduduk Parken--saksi mata, kucing hutan tersebut ditemukan pertama kali oleh tetangganya, Ibu Ikeu (55), di halaman rumahnya yang berdekatan dengan sungai. Saat melakukan bersih-bersih, Ibu Ikeu kaget, kok ada kotoran apa di halaman rumahnya? Lalu, ia menemukan hewan sejenis kucing di pojokan halaman. Tapi, ia merasakan kucing itu berbeda dari kucing biasanya.
“Ia tampak lebih galak daripada kucing biasa. Serem,” katanya. Lalu, ia berteriak-teriak minta tolong.
Lalu, warga berdatangan. Kemudian, kucing hutan alias meong congkok itu berhasil ditangkap oleh Adi (11) seorang anak dengan menggunakan jaring untuk menangkap ikan. Lalu, meong congkok itu dimasukkan ke kandang besi.
Baca Juga: LBH Bandung Beberkan Kejanggalan Administrasi dan Pembuktian Kasus Sukahaji
Bu Ikeu pun segera menelepon petugas BKSDA Kabupaten Bandung untuk melaporkan. Petugas pun datang dan segera mengevakuasi kucing hutan tersebut. “Ini akan saya amankan dan rencananya akan kami lepas kembali ke habitatnya di hutan,” katanya.
Menurut Wikipedia, Kucing Kuwuk atau Kucing Congkok (prionailurus bengalensis) adalah kucing liar kecil Asia Selatan dan Timur. Sejak tahun 2002, ia terdaftar dalam spesies risiko rendah oleh IUCN sebab ia terdistribusi secara luas, tetapi terancam oleh hilangnya habitat dan perburuan di beberapa bagian persebaran.
Nama bahasa Inggris Kucing Kuwuk, yaitu leopard cat, ialah berasal dari bintik-bintik seperti macan tutul yang di semua subspesies kucing kuwuk, tetapi sebenarnya hubungan spesies dengan macan tutul jauh. (*)
