Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

Demi Waktu, Filosofi Jam Kerja Warga Kota yang Bermutu

Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan Minggu 04 Jan 2026, 11:20 WIB
Demi waktu, pekerja wanita di Kota Bandung ini terus menyalakan industrialisasi (Sumber: Dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Demi waktu, pekerja wanita di Kota Bandung ini terus menyalakan industrialisasi (Sumber: Dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Aku kembali ke Bandung, kepada cintaku yang sesungguhnya ( Bung Karno ).

Petikan kalimat diatas adalah testamen Presiden pertama RI Soekarno yang saya lihat di halaman Balai Kota Bandung.  Cintaku yang sesungguhnya adalah demi waktu. Testamen itu sangat relevan sebagai bahan kontemplasi untuk menyusun Resolusi Kota Bandung 2026. Karena mengandung spirit yang sangat visioner terhadap pengembangan kota dalam lintasan waktu yang sarat dengan persaingan.

Bandung melahirkan filosofi tentang demi waktu yang memacu kemajuan dan daya kreativitas warga.  

Itulah kenapa Presiden ketiga RI BJ.Habibie yang melahirkan konsepsi tentang jam kerja manusia Indonesia yang perlu dikelola dan difasilitasi dengan baik sehingga berbuah produktivitas dan daya saing. Teori jam kerja BJ.Habibie itu berkat inspirasi dari kota Bandung. Karena BJ.Habibie saat itu menjabat sebagai direktur utama industri pesawat tebang di kota Bandung dan sebagai pengelola BUMN industri strategis lainnya.  Keniscayaan Jam kerja yang bermutu menjadi ukuran penting bagi sektor jasa dan industri.

Demi waktu, maknanya sangat mendalam, tertuang dalam ayat suci sebagai peringatan agar kehidupan terus mengalami perbaikan. Membuang waktu adalah kenistaan yang tidak boleh terulang.

Segenap warga kota perlu menyadari bahwa pengukuran waktu telah menjadi fondasi dari ilmu pengetahuan, dunia industri, jasa dan perdagangan. Menurut sejarah pergantian tahun, bulan, minggu, hari, jam, dan menit, ada satuan waktu terkecil yang dikenal sebagai detik. Satuan waktu "detik" ini diturunkan dari rotasi Bumi  yakni waktu astronomi, yang membagi satu hari matahari rata-rata menjadi 86.400 bagian. 

 Namun, karena rotasi Bumi mengalami fluktuasi dan perlambatan sekuler yang tidak dapat diprediksi, standar astronomi dinilai tidak cukup stabil untuk kebutuhan teknologi presisi tinggi. Berdasarkan standar yang ditetapkan pada tahun 1967 oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM), definisi detik tidak lagi bergantung pada benda langit, melainkan merujuk kepada fenomena kuantum.

 Sehingga satu detik didefinisikan sebagai durasi dari 9.192.631.770 periode radiasi yang sesuai dengan transisi antara dua tingkat energi dari atom Cesium-133 pada suhu nol mutlak. Angka 9.192.631.770 Hz ini menjadi konstanta fundamental dalam pengukuran waktu, menggantikan variabilitas rotasi Bumi.

Standar waktu cesium terbukti telah merevolusi metrologi dengan memindahkan definisi waktu dari pengamatan langit yang tidak pasti ke kepastian mekanika kuantum. Dengan menetapkan satu detik tepat sebagai 9.192.631.770 osilasi atom Cesium-133, umat manusia mencapai tingkat presisi pengukuran waktu yang memungkinkan teknologi modern seperti GPS dan internet global dapat berfungsi. 

Demi waktu, etos kerja industri perlu ditingkatkan (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Demi waktu, etos kerja industri perlu ditingkatkan (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Berpacu dengan Gazella

Filosofi demi waktu mestinya menjadi spirit kemajuan dan standar pelayanan pemerintah kota Bandung. Demi waktu menujukkan kepada kita bahwa kondisi persaingan di era kini bisa dianalogikan seperti sedang berlomba lari dengan gazela (sejenis binatang kijang) juga tantangan berat mencari devisa karena harus berhadapan dengan singa yang sedang beraksi di berbagai lapangan ekonomi. Bahkan tidak jarang sang Singa pun makan rumput di lapangan.

Faktor gazella dan singa juga merupakan filosofi dari dromokrasi yang berarti sistem pemerintahan kota, dimana kekuasaan tertinggi sebenarnya terletak pada faktor kecepatan. Istilah dromokrasi berasal dari kata dromo yang dalam bahasa Latin berarti berpacu atau cepat serta kata kratos berarti pemerintahan.

Pada era Industri 4.0 saat ini hakikat pemerintahan adalah dromokrasi, menurut Paul Virilio sistem pemerintahan dimana sistem kekuasaan sangat ditentukan oleh faktor kecepatan dalam tata kelola maupun layanan publik. Keniscayaan, kecepatan menjadi tuntutan utama terhadap pemerintahan.

Demi waktu, pemkot Bandung ke depan tidak boleh salah urus jam kerja warga kota. Jam kerja perlu dilancarkan, jam kerja perlu mengutamakan keselamatan dan kesehatan, jam kerja perlu imbalan kesejahteraan, jam kerja perlu disegarkan dengan wisata yang bisa menghilangkan penat otot dan kejenuhan jiwa.

ASN Pemkot Bandung tidak boleh korupsi jam kerja. Sebagai birokrat jangan terlalu banyak menggunakan jam kerja untuk upacara atau apel pagi dan sore. Jam kerja buruh industri dan jasa perlu dimanusiakan serta ditingkatkan kompetensinya.

Jika jam kerja warga kota dikelola dan diawasi dengan baik, niscaya kemajuan dan kemakmuran yang berkeadilan segera datang.  Bandung semakin membuat BJ Habibie sangat paham dan memiliki konsep, visi dan teori tentang cara mengelola jam kerja SDM bangsa.

Sebagai Insinyur, saya bersaksi bagaimana BJ.Habibie sangat disiplin menjalankan jam kerja diri sendiri maupun jam kerja karyawannya.

Sebagai karyawan industri pesawat terbang yang beliau pimpin saya pernah tahu, betapa marahnya beliau ketika melihat ada karyawan saat jam kerja sedang santai membaca koran.  Si pegawai itu didamprat habis-habisan, dan seketika dipecat. Inilah gaya manajemen Habibie yang anti korupsi jam kerja.

Dalam sisa waktu usianya, ketika tidak menduduki jabatan apapun, BJ.Habibie mengusulkan pembentukan neraca jam kerja di Indonesia. Menurutnya, neraca jam kerja ini sebagai wujud tata kelola pemerintah terhadap kondisi lapangan pekerjaan.  (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Totok Siswantara
Penulis lepas, pemulia tanaman, lulusan Program Profesi Insinyur

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 26 Mei 2026, 18:26

Makna Berkurban di Tengah Hidup yang Serba Sulit

Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga refleksi atas berbagai pengorbanan masyarakat yang sering kali tidak terlihat di tengah hidup yang semakin sulit.

Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 17:05

Melon Premium Margamukti, dari Desa ‘Tanpa Keunikan’ sampai Berhasil Ciptakan Ekosistem Mandiri

BUMDes Marga Makmur menciptakan ‘pasar’. Menciptakan jaringan petani sampai menghubungkan mereka kepada para pembeli.

Hasil budidaya melon premium di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 15:15

Demokratisasi Rasa: Potret Arsitektur Sosial dan Spiritual di Atas Meja Makan Idul Adha

Pesta kuliner yang terjadi selama Idul Adha merupakan manifestasi dari rasa syukur yang mendalam.

Ilustrasi olahan rendang dari daging kurban Idul Adha. (Sumber: Unsplash | Foto: prananta haroun)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 14:04

Duel Klasik Persib vs PSMS di Final Divisi Utama Perserikatan 1985

Final Divisi Utama Perserikatan 1985 antara Persib Bandung melawan PSMS Medan di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada 23 Februari 1985.

Berdiri dari kiri: Iwan Sunarya, Dede Iskandar, Sobur, Kosasih, Wawan Karnawan,  Ajat Sudrajat. Jongkok: Jafar Sidik, Suryamin, Sukowiyono, Adeng Hudaya dan Robby Darwis. (Sumber: tabloid BOLA edisi Februari 1983 | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 13:00

Wededed ... Ikoniknya para Bobotoh Encib

Selebrasi para bobotoh Persib saat ini yang paling ikonik adalah sepeda motor yang digeber-geber sehingga menghasilkan suara wededed.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 12:12

Di Balik Konvoi Juara Persib 2026, Netizen Heran Banyak Kejadian 'Aneh' Tahun Ini

Keresahan sebagaian publik yang terjadi pada momentum konvoi juara tim Persib Bandung tahun 2026.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 26 Mei 2026, 11:24

3 Catatan untuk Konvoi Persib di Masa Depan: Sterilisasi Jalur, Keselamatan Bobotoh, dan Masalah Sampah

Konvoi juara Persib menyisakan sejumlah evaluasi, mulai dari sterilisasi jalur, keselamatan Bobotoh saat berdesakan, hingga 112 ton sampah di Kota Bandung.

Pemain dan official Persib Bandung bersama Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 26 Mei 2026, 09:58

Pemandian Air Panas Cimanggu kini hadir dengan wajah baru sebagai Jiwanta Hot Spring di kawasan Ciwidey.

Jiwanta Hot Spring menghadirkan konsep baru pemandian air panas alami dengan fasilitas lebih modern di Ciwidey.

Pemandian Air Panas Cimanggu. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Linimasa 26 Mei 2026, 09:51

Dupan, Ketika Citarum Menolak Surut

Banjir kembali merendam Sapan Bandung. Luapan Sungai Citarum membuat Dupan terus hidup sebagai langganan genangan warga.

Banjir Citarum di Sapan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 09:29

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026

PT PLN Nusantara Power UP Cirata sukses memborong penghargaan bergengsi TOP CSR Awards 2026 atas komitmen keberlanjutan sosial mereka.

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 08:21

Remitologisasi Sunda: Milangkala Tatar Sunda Mestinya 11 Oktober

Remitologisasi merupakan hak, bahkan kewajiban, bagi suatu bangsa yang sedang krisis jatidiri. Namun, mesti dilakukan dengan baik dan benar.

Prasasti Kebon Kopi II/Prasasti Pasir Muara. (Sumber: Leiden Library)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 07:40

Fenomena Mematikan Centang Biru pada WhatsApp dalam Perspektif Etika Komunikasi Digital

Fenomena mematikan centang biru WhatsApp mencerminkan perubahan etika komunikasi digital antara kebutuhan privasi, kenyamanan, dan ekspektasi respons instan.

Ilustrasi fenomena mematikan fitur centang biru pada WhatsApp. (Sumber: Dok. Penulis)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 19:25

Bandung Kembali Berpestapora untuk Tiga Kali Berturut-turut

Persib Bandung resmi menyambit gelar Liga Indonesia yang ke-5 kalinya dalam tiga kali berturut-turut. Euforia perayaan di Kota Bandung pun kembali menjadi perhatian.

Para Bobotoh merayakan gelar juara Persib Bandung di Liga Super Indonesia 2025/2026. (Sumber: Dokumentasi Penulis).
Ayo Biz 25 Mei 2026, 18:51

Cerita dari Sumedang Utara, ‘Revolusi Mindset’ Warga Margamukti hingga Jadi Desa BRILiaN

Masuk 15 besar Desa BRILiaN 2025 bukan garis finish, melainkan titik awal bagi Desa Margamukti.

Kepala Desa Margamukti, Siti Nuraeni Sofa (tengah berjilbab hitam baju orange) saat acara promosi B2B budidaya melon premium. (Sumber: Ayobandung.id/Aris Abdulsalam)
Linimasa 25 Mei 2026, 17:18

Sisa-sisa Kejayaan Persib Bandung di Si Jalak Harupat

Si Jalak Harupat masih menyimpan jejak kejayaan Persib lewat pedagang jersey dan kenangan juara liga.

Kondisi pedagang suvenir Persib di Stadion Si Jalak Harupat. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 15:29

Persib Juara ala Atomic Habits

Analisa kemenangan Persib lewat Prinsip Atomic Habits-nya James Clear.

Pemain Persib Bandung mengangkat piala usai pertandingan melawan Persijap Jepara dalam Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Sabtu 23 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 12:10

Magot, dan Kesabaran Warga Bandung Mengurus Sampah Dapur

Majelis Ta'lim Baitul Mu'min membuat acara pengajian mengundang mahasiswa ITB menggelar pelatihan pengolahan sampah organik rumah tangga dengan menggunakan magot BSF atau larva Black Soldier Fly.

Jamaah Masjid Baitul Mu'min Mengikuti Pelatihan Pengolahan sampah dengan Magot. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Uwes Fatoni)
Beranda 25 Mei 2026, 10:17

Bandung Berpesta Semalaman untuk Persib, Petugas dan Warga Lokal Bersihkan Sampah Sejak Pagi Buta

Pas datang tadi mah kondisinya kacau, Kang. Pabalatak pisan. Plastik, botol minuman, bungkus makanan, bekas flare, pokokna loba pisan.

Handoyo bersama warga dan unsur kewilayahan ikut turun membersihkan sampah bekas konvoi di kawasan Pasupati, Senin 25 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 10:16

Persib, Bobotoh, dan Komunikasi Kota yang Membiru

Persib juara bukan sekadar prestasi, tetapi peristiwa komunikasi publik. Konvoi bobotoh menjadi bahasa kolektif yang membangun identitas, emosi, dan solidaritas kota.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 25 Mei 2026, 09:45

Support System yang Membentuk Ekosistem: Potret UMKM Bandung Hari Ini

Seperti inilah cara ekosistem UMKM di bawah binaan BRI menjalani arah bisnis yang sehat.

Kampung Kreatif Batik Difabel, bagian dari UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel (GHD), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)