Cerita tentang Mimpi dan Kerja Keras Anak Muda Bandung, Di Balik Sorot Kamera Kranial Production

3 menit baca
Nadhifa mudrika
Ditulis oleh Nadhifa mudrika diterbitkan
Tim Kranial Production mengatur sistem pencahayaan dan siaran langsung di tengah persiapan acara musik di The House, Paskal Hyper Square, Bandung, pada 14 September 2024. (Sumber: Kranial Production | Foto: Tim Kranial Production)
Tim Kranial Production mengatur sistem pencahayaan dan siaran langsung di tengah persiapan acara musik di The House, Paskal Hyper Square, Bandung, pada 14 September 2024. (Sumber: Kranial Production | Foto: Tim Kranial Production)

Udara pagi di kawasan Coblong, Kota Bandung, terasa hidup oleh suara tawa sekelompok anak muda di studio kecil Jalan Ir. H. Juanda, Rabu (5/11/2025). Mereka adalah tim Kranial Production, rumah produksi lahir dari semangat pertemanan masa SMA, kini tumbuh menjadi pelaku jasa kreatif aktif di Bandung,.

Zhafran Zharif, anggota pendiri Kranial Production, mengatakan bahwa ketertarikannya di dunia produksi berawal dari kegiatan ekskul di sekolah.

“Awalnya kami satu ekskul fotografi dan perfilman di SMA. Dulu cuma garap siaran langsung basket di Gor Pajajaran. Dari situ kami sadar, ternyata bisa menghasilkan karya yang dihargai orang,” ujarnya sambil memeriksa hasil video di layar monitor.

Dari pengalaman sederhana itu, mereka menemukan arah baru. Dunia visual yang dulu hanya sebatas hobi, kini menjadi panggung kerja nyata. Sejak resmi berdiri pada tahun 2022, Kranial Production tumbuh pesat dari proyek kecil siaran langsung sekolah hingga dipercaya menangani konser, konferensi, dan acara berskala nasional.

Sempat memiliki basecamp di Jalan Maskumambang, Kecamatan Lengkong, Kranial kini beroperasi berdasarkan proyek. Mereka hanya berkumpul saat ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan bersama. Bagi mereka, hasil akhir yang baik lebih penting daripada di mana proses itu berlangsung.

Kranial juga menjalin kolaborasi erat dengan penyelenggara acara Seraya Bandung, yang didirikan oleh teman SMA mereka. Dari kerja sama itu, Kranial terlibat dalam berbagai proyek bergengsi seperti Festival Toto 2022, acara Mama Lemon di Kiara Artha Park, hingga konferensi internasional IFTDO di Jakarta. Bagi mereka, setiap proyek adalah tantangan baru sekaligus ajang untuk membuktikan kemampuan tim muda.

Dalam satu proyek besar, sekitar 10–15 anggota tetap bergabung dengan lebih dari 30 pekerja lepas tambahan. Setiap orang memiliki peran masing-masing, mulai dari bagian kamera, audio, hingga pengatur siaran langsung yang dipimpin oleh koordinator bernama Fariq. Pembagian tugas yang jelas membuat mereka bekerja cepat, teratur, dan tetap solid sebagai satu tim.

Suasana tim Kranial Production saat menangani konser musik, memastikan setiap momen terekam sempurna melalui kamera dan sistem siaran langsung di The House, Paskal Hyper Square, Bandung, pada 14 September 2024. (Sumber: Tim Kranial Production | Foto: Tim Kranial Production)
Suasana tim Kranial Production saat menangani konser musik, memastikan setiap momen terekam sempurna melalui kamera dan sistem siaran langsung di The House, Paskal Hyper Square, Bandung, pada 14 September 2024. (Sumber: Tim Kranial Production | Foto: Tim Kranial Production)

Bagi tim Kranial, konser musik menjadi pengalaman paling menantang sekaligus memacu semangat. Suasana panggung yang ramai, cahaya lampu yang berkilau, dan suara penonton yang menggema membuat setiap momen terasa hidup serta penuh energi kerja.

Setiap proyek selalu melewati pengawasan mutu internal sebelum dikirim ke klien. Kranial punya standar ketat agar hasilnya konsisten dan profesional. Namun, tantangan terbesar bukan soal teknis, melainkan komunikasi dengan klien perusahaan.

“Kadang revisinya banyak banget. Tapi di situ kita belajar sabar, belajar dengerin, dan tetap jaga profesionalitas,” tambah Zhafran.

Meski perjalanan tak selalu mudah, semangat mereka tak pernah redup. Kranial tumbuh bukan hanya karena kemampuan teknis, tapi karena rasa percaya dan kekompakan antar anggota.

“Kita udah kayak keluarga kecil. Kalau satu orang capek, yang lain otomatis bantu. Itu yang bikin Kranial tetap berdiri sampai sekarang,” ucap Zhafran.

Kini, Kranial Production bukan sekadar tim jasa visual. Mereka adalah representasi semangat muda Bandung yang bergerak cepat, penuh kreativitas, dan tak pernah berhenti belajar. Dari pertemanan yang sederhana, lahirlah mimpi besar yang kini bersinar di balik setiap layar siaran langsung. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 20:03

KDM dan Tantangan Mengubah Empati Menjadi Kebijakan

Pemimpin dengan skor empati tinggi bisa berhasil ketika mereka membangun institusi yang mampu menerjemahkan empati menjadi kebijakan yang bermakna.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)