Brand Parfum Lokal dari Ide dan Kerja Keras Anak Muda

2 menit baca
Dea Ananda
Ditulis oleh Dea Ananda diterbitkan
Konsumen sedang menggunakan produk dari brand tersebut pada hari Jumat, 7 November 2025 Jl.Telekomunikasi Terusan Buahbatu No. 1, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dea Ananda)
Konsumen sedang menggunakan produk dari brand tersebut pada hari Jumat, 7 November 2025 Jl.Telekomunikasi Terusan Buahbatu No. 1, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dea Ananda)

Di balik wangi lembut yang tercium dari tiap semprotan, tersimpan kisah 3 anak muda yang merintis usaha parfume bernama DouLa Fragranza.

Brand ini mulai dikenal dengan wanginya yang tahan lama, aromanya yang khas, dan kemasannya yang mudah dibawa kemana saja. Dengan harga yang terjangkau, yakni kisaran Rp85.000-Rp120.00. DouLa menjadi teman wangi yang bisa menemani aktivitas siapa pun dan dimanapun.

Juli 2024, Pagi ini menjadi awal baru bagi Eqi, anak muda yang memutuskan untuk serius menekuni dunia parfume. Bersama dengan 1 orang kakak dan temannya, Ikhwan dan Abin, ia membangun brand parfum DouLa yang kini berbasis di Kawasan Bumi Menteng Asri, Bogor.

Muhammad Baehaqi, Mahasiswa Universitas Telkom dan juga selaku pemilik DouLa, mengaku bahwa semuanya berawal dari ketertarikannya dengan dunia bisnis. Setelah itu, Eqi membangun usaha sendiri, ia memulai menekuni dunia parfum dan belajar secara mandiri. Untuk memperdalam pengetahuannya, Eqi kemudian mengikuti workshop parfum di Bogor. Setelahnya ia bertemu dengan Abin yang kebetulan juga mempunyai pengetahuan tentang parfum.

Melihat kesamaan visi dan misi, Eqi mengajak Abin untuk bekerja sama membangun brand parfum dengan nama DouLa. Di tengah perjalanan bisnisnya, Ikhwan sang Kakak ikut bergabung dan kini menjadi pemilik utama DouLa.

Inspirasi untuk berani membuka usaha datang dari sang ayah. “Bokap gue selalu bilang, nyari uang satu rupiah itu susah banget. Dari situ gue tertantang. Pas gue coba sendiri, ternyata bener. Tapi justru itu bisa jadi pelajaran buat gue, ungkap Muhammad Baehaqi Sebagai Owner DouLa Fragranza, Kamis (6/11/25).

Perjalanan membangun DouLa tidak selalu mulus. Di awal liris, Eqi mengaku sempat salah dalam menentukan aroma.

Gue terlalu pake ego sendiri waktu pilih aroma. Ternyata, seharusnya pasar yang nentuin, bukan gue,” katanya sambil tertawa kecil.

Namun dari pengalaman itu, DouLa kini lebih mendengar selera konsumen.

Saat ini, DouLa berfokus pada penjualan secara online melalui berbagai platform digital. Meskipun belum memiliki tenant atau toko fisik, DouLa tetap berupaya menghadirkan pelayanan terbaik dan menjaga kualitas produk agar tetap dipercaya oleh pembeli.

Respon terhadap DouLa terbilang positif, Beberapa kritik yang muncul bukan terkait aroma, namun dari segi kemasan atau botol. Eqi menilai masukan itu sangat penting, tanpa kritik brand ini tidak akan bisa terus berkembang.

“Sejak SMA gue sudah punya keinginan buat buka usaha, tapi dulu sempat ragu untuk mulai. Sekarang setelah DouLa berdiri, harapan gue sederhana; semoga usaha ini bisa bermanfaat buat banyak orang dan suatu hari nanti bisa buka lapanagan kerja untuk ribuan orang,” ujar pria berbaju hijau tersebut. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dea Ananda
Tentang Dea Ananda
Mahasiswi Telkom University, Digital Public Relations 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 11:09

Bobotoh Layak Menuntut Persib Lebih daripada Sekadar Juara

Klab besar di dunia hampir tidak pernah mendefinisikan dirinya hanya melalui jumlah piala yang mereka koleksi.

Bobotoh Persib sedang berkonvoi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Lukman Hidayat/Magang)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 08:00

Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa

Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.

Bandar Dermayu, tertulis dalam peta abad ke-16. Peta ini merupakan potongan dari Nova tabula insularum Javae, Sumatrae, Borneonis et aliarum Malaccam usque, 1598. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 07:42

Republik Tanpa Akuntabilitas

Kekuasaan yang menolak pertanggungjawaban sesungguhnya sedang mengingkari hakikatnya sebagai amanah rakyat.

Sebuah aksi penolakan Jokowi di Jawa Barat. Bandung 14 Juli 2026 di Depan DPRD Jawa Barat (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:45

Sisi Lain Kota Bandung: Kebiasaan Lama yang Berulang Kembali

Bahkan peringatan "Kesurupan" pun tetap tidak menghentikan oknum pembuang sampah sembarangan di kawasan Cibaduyut.

Peringatan Hantu dan CCTV pun tidak mengurungkan niat seseorang untuk membuang sampah sembarangan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)