Ruang Senja, Brand Fashion Lokal Bandung untuk Perempuan

Aditya Putra Januarta
Ditulis oleh Aditya Putra Januarta diterbitkan Senin 24 Nov 2025, 20:06 WIB
Toko Ruang Senja di Jl. Bengawan No.72, Bandung, menjadi pusat kreativitas dan kolaborasi pelaku fashion lokal (Sumber: Aditya Putra Januarta)

Toko Ruang Senja di Jl. Bengawan No.72, Bandung, menjadi pusat kreativitas dan kolaborasi pelaku fashion lokal (Sumber: Aditya Putra Januarta)

Udara pagi terasa hangat di tengah semangat pelaku kreatif fashion perempuan Bandung. Dari semangat itulah lahir Ruang Senja, brand fashion lokal yang tumbuh dari masa pandemi dan menjelma menjadi ruang inovatif bagi pecinta fashion. Berangkat dari kebutuhan produk fungsional, brand ini berkembang menjadi wajah baru fashion perempuan Bandung sejak 2019 di Jl. Bengawan No.72, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Ica, Manager Store Ruang Senja Bandung, mengatakan Ruang Senja mengawali perjalanan bisnis lewat produk Senja Scraf dan tali masker bermotif yang sempat menjadi tren di masa pandemi melalui penjualan daring.

“Awal mulanya ruang senja itu berdiri di masa pandemi dan produk yang kami keluarkan pertama kali adalah scrafdan tali masker bermotif, penjualan kami juga masih daring saat itu,” ujarnya pada Selasa, (28/10/2025).

 Dari produk sederhana itu, kemudian Ruang senja membuka offline store dan menambahkan dua lini baru, yaitu Senja Kiddy dan Senja Clothes, yang memperluas segmen pasar mereka. Koleksi Ruang Senja tidak hanya ditujukan bagi pengguna hijab, tetapi juga bagi mereka yang mencari gaya santai dan sederhana. Setiap koleksi dikembangkan dengan konsep desain modern, kasual, dan mudah dipadukan dengan karakter pengguna. 

Senja Kiddy menghadirkan pakaian anak bermotif lucu dan nyaman digunakan dengan bahan lembut serta cocok untuk aktivitas anak-anak di indoor dan outdoor. Sementara itu, Senja Clothes menonjolkan permainan motif dan pantonewarna yang berani namun tetap mencerminkan karakter kasual dan modern khas Ruang Senja.

“Kami ada motif sendiri, corak sendiri dari staff design dan untuk idenya sendiri dari pemilik Ruang senja untuk setiap seri pakaian yang kami buat,” ujar Ica. Motif dan corak setiap seri didesain langsung oleh tim kreatif Ruang Senja dengan ide dari sang pemilik. 

Tim Ruang Senja sedang melakukan live TikTok di toko Ruang Senja sebagai bagian dari promosi brand pada Selasa (28/10/2025) (Sumber: Aditya Putra Januarta)
Tim Ruang Senja sedang melakukan live TikTok di toko Ruang Senja sebagai bagian dari promosi brand pada Selasa (28/10/2025) (Sumber: Aditya Putra Januarta)

Beberapa koleksi andalannya seperti Cow SeriesShade Blue, dan Red Series menjadi ciri khas brand ini karena keunikan motif serta keselarasan warna pada pakaian. Tak hanya berhenti dari lini produk saja, Ruang Senja aktif mengadakan event setiap bulannya seperti Jalan Pagi dan Padel Sama Senja

“Setiap bulannya kami mengadakan mengadakan event, jadi orang-orang tahu brand Ruang Senja dari event yang kami adakan,” ujar Ica. Maka tak heran jika Ruang Senja terkenal karena karakteristiknya yang banyak mengadakan event.

Ruang Senja sendiri sudah menjalin  kolaborasi antar brand lokal lainnya seperti Chikigo, The Andaralux, WooZooKids, FNF by NIION, STOOLI, MAJI, SAUSAN dan DIANABLE. Melalui kolaborasi tersebut, Ruang Senja tidak hanya memperluas jaringan bisnis, tetapi juga turut memperkuat ekosistem industri kreatif lokal di Bandung.

Kini, Ruang Senja tak hanya dikenal sebagai brand fashion, melainkan sebagai ruang inovatif yang mendorong kolaborasi dan pertumbuhan industri kreatif lokal Bandung. Dari masa pandemi hingga kini, brand ini menjadi bukti bahwa inovasi dan adaptasi mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Ruang Senja berdiri sebagai simbol bagaimana semangat pelaku kreatif Bandung terus tumbuh mewarnai industri fashion lokal dengan identitas, keberanian, dan kehangatan senja. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Aditya Putra Januarta
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 02 Mar 2026, 13:15

Mencari Hening di Tengah Ramadhan

“Melalui api itu akan membakar seribu hijab dalam sekejap, kau akan melesat naik seribu derajat dalam jalan dan cita-citamu.” - Jalaluddin Rumi

Menara Mesjid Agung Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Abah Omtris)
Ayo Netizen 02 Mar 2026, 11:31

Lautze, Cheng Ho, dan Gus Dur

Bila di Surabaya menghadirkan skala besar, puluhan ribu warga menerima zakat, Bandung menghadirkan kedekatan menjadi ruang (pertemuan) kecil yang mempersatukan beragam manusia dalam satu saf berbuka.

Tempat yang sangat ingin aku kunjungi. Tapi tiap kali mau mampir pasti nyasar ujung2nya putus asa. Dan Allah kasih kesempatan melalui cara yang lain. (Sumber: Instagram/@chenghoosby)
Ayo Netizen 02 Mar 2026, 09:19

Drama Spiritual Ramadan di Pasar Dadakan: Cingunguk pun Serupa Kurma Premium yang Terbang!

Hari ketiga berpuasa? Kepala pening, penglihatan ganda, dan semua benda kecil cokelat mendadak terlihat seperti kurma premium impor Madinah.

Ilustrasi Pasar dadakan puasa Ramadan (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 01 Mar 2026, 18:12

Akhir Ramadan, Lebaran, dan (Sy)awal Harapan: Tema Ayo Netizen Maret 2026

Maret 2026 ini adalah salah satu bulan paling dinamis dalam kalender sosial, tradisi, dan ekonomi warga Bandung Raya.

Sejumlah kendaraan pemudik memadati Jalan Raya Nagreg, Cikaledong, Kabupaten Bandung pada Jumat, 28 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 01 Mar 2026, 16:34

Dua Cara Pandang Menempatkan Ramadan, Antara Penumpang dan Pengemudi

Ramadan hadir setiap tahun dengan rangkaian ibadah yang terstruktur—shaum, tarawih, tilawah, zakat, hingga i'tikaf.

Warga menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Kamis 6 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 01 Mar 2026, 15:08

Dari Sisa Stok Menjadi Signature, Begini Perjuangan Derry Kustiadihardjo Membangun Imperium Kopi Makmur Jaya

Makmur Jaya Coffee & Roastery adalah cermin dari wajah UMKM Indonesia yang tangguh, adaptif terhadap teknologi, berani berinovasi di tengah himpitan, dan memiliki integritas terhadap kualitas.

Pemilik Makmur Jaya Coffee & Roastery, Derry Kustiadihardjo. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 01 Mar 2026, 13:33

Kamus Gaul Ramadan: 10 Akronim Sosial yang Populer Saat Ini

Akronim sosial paling populer di bulan suci, plus beberapa kata lokal yang mungkin belum pernah kamu dengar.

Ilustrasi anak pesantren. (Sumber: Unsplash/ Muhammad Adil)
Ayo Netizen 01 Mar 2026, 09:28

Antara Kurma dan Bala-Bala

Berbuka dengan kurma itu sunah, tapi berbuka dengan bala-bala itu wajib.

kurma, bala-bala dan gorengan menu yang selalu hadir saat berbuka. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 28 Feb 2026, 07:56

Di Mata Pengendara Ojol, Jalanan Kota Bandung Bukan Sekadar Aspal, Tapi Taruhan Keselamatan

Di sisi lain, aspal yang mengelupas, lubang menganga, tambalan tak rata, hingga penerangan jalan yang redup menjadi bagian dari keseharian para pengemudi roda dua.

Pengendara di Jalan Otista Kota Bandung melintas di samping galian kabel yang tidak ditutup semestinya, Jumat (27/2). Kondisi ini membahayakan pengguna jalan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Bandung 27 Feb 2026, 18:09

12 Tahun Menjaga Rasa, Kisah Jatuh Bangun Reza Firmanda Membesarkan Ayam-Ayaman

Reza Firmanda, sosok di balik populernya jenama Ayam-Ayaman, memulai perjalanannya bukan dengan kemewahan, melainkan dengan ketidakpastian setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan.

Reza Firmanda, sosok di balik populernya jenama Ayam-Ayaman, memulai perjalanannya bukan dengan kemewahan, melainkan dengan ketidakpastian setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. (Sumber: instagram.com/ayamayamanbdg)
Ayo Netizen 27 Feb 2026, 17:12

13 Abreviasi yang Paling Sering Muncul di Bulan Ramadan

Berikut 15 abreviasi (baik itu singkatan ataupun akronim) yang paling sering muncul sepanjang bulan suci

Ilustrasi suasana Bulan Puasa di Tanah Sunda. (Sumber: Ilustrasi oleh ChatGPT)
Bandung 27 Feb 2026, 15:21

Melompati Sekat Tradisional, Ambisi Besar UMKM Kuliner Bandung Mengejar Kasta 'Naik Kelas' Lewat Revolusi 5 Menit

Para pelaku kuliner di Jawa Barat kini tengah memacu ambisi besar untuk melompati batasan geografis dan ekonomi konvensional demi mengejar kasta "Naik Kelas" di panggung digital.

Para pelaku kuliner di Jawa Barat kini tengah memacu ambisi besar untuk melompati batasan geografis dan ekonomi konvensional demi mengejar kasta "Naik Kelas" di panggung digital. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 27 Feb 2026, 14:17

Bandung, Kota Kelahiran Media Kritis dan Visioner

Dalam sejarah pers Indonesia, Bandung menempati posisi istimewa.

Majalah Aktuil terbitan 1970-an, pelopor majalah musik modern di Indonesia. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 27 Feb 2026, 12:10

Dari Bukber sampai ZISWAF: Pembentukan Kamus Singkatan Ramadan Orang Indonesia

Bahasa pun dipadatkan. Maka lahirlah “bukber”, “kultum”, “sanlat”, hingga “ZISWAF”.

Masjid Salman ITB menyiapkan sekitar 800 porsi berbuka setiap hari. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 27 Feb 2026, 09:15

Puasa Ayakan

Anak-anak mengajarkan soal puasa (cacap, bedug, ayakan) bukan sekadar menahan lapar, melainkan latihan menerima keadaan.

Umat Islam saat buka puasa dengan kurma, air zam zam dan roti di Masjidil Haram, Mekkah. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 27 Feb 2026, 07:19

Berusia 157 Tahun, Masjid Mungsolkanas Rekam Jejak Keislaman di Gang Sempit Cihampelas

Pada awalnya, masjid ini hanyalah rumah bilik panggung milik seorang tokoh bernama Mama Aden. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu, dengan kolam kecil di sampingnya untuk berwudu.

Prasasti di Masjid Mungsolkanas. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 26 Feb 2026, 18:39

Bandung Selatan di Ujung Krisis: Ketika Kawasan Konservasi Dijadikan Ladang Bisnis

Jangan sampai atas nama wisata dan pertumbuhan ekonomi, kita justru menciptakan “neraka keseimbangan lingkungan” yang diwariskan kepada generasi mendatang.

Salah satu sudut TWA Cimanggu-Ciwidey. (Foto: Dokumen pribadi)
Bandung 26 Feb 2026, 17:32

Begini Cara Jitu Bikin AI Patuh Bantu Promosi Produk UMKM

Kupas tuntas rahasia optimasi AI untuk konten UMKM agar tidak halu, pelajari trik prompt jitu dan strategi AIDA di workshop ini.

Arif Budianto menyampaikan materi modifikasi dan pemanfaatan AI dalam workshop produksi konten media sosial dan pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang digelar AyoBandung.id dan AyoBiz. (Sumber: Ayobandung)
Bandung 26 Feb 2026, 17:06

Bukan Sekadar Ngonten, Ini Cara UMKM Ubah Akun Sosmed Jadi Akun Promosi

Dalam cakupan dunia digital yang serba bisa dilihat melalui layar saja, persaingan muncul dan dibentuk secara organik, serta tidak hanya berfokus pada unggahan biasa saja.

Pembicara Workshop Pelatihan UMKM bertajuk Produksi Konten Media Sosial dan AI: “Ngonten Pintar, Usaha Lancar," yakni Creative Manager, Bibo Bani yang membawakan materi tentang optimalisasi media sosial. (Sumber: Ayobandung)
Bandung 26 Feb 2026, 15:52

UMKM dan Humas BUMN Antusias Ikuti Workshop Produksi Konten Medsos dan AI oleh Ayo Bandung

Tak hanya untuk UMKM, wokshop ini pun cocok bagi humas instansi, lembaga, corporasi, konten kreator pemula, dan umum yang ingin belajar lebih jauh memproduksi konten.

Workshop produksi konten media sosial dan pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang digelar AyoBandung.id dan AyoBiz di Kantor Ayo Bandung, Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung)