Ruang Senja, Brand Fashion Lokal Bandung untuk Perempuan

2 menit baca
Aditya Putra Januarta
Ditulis oleh Aditya Putra Januarta diterbitkan
Toko Ruang Senja di Jl. Bengawan No.72, Bandung, menjadi pusat kreativitas dan kolaborasi pelaku fashion lokal (Sumber: Aditya Putra Januarta)
Toko Ruang Senja di Jl. Bengawan No.72, Bandung, menjadi pusat kreativitas dan kolaborasi pelaku fashion lokal (Sumber: Aditya Putra Januarta)

Udara pagi terasa hangat di tengah semangat pelaku kreatif fashion perempuan Bandung. Dari semangat itulah lahir Ruang Senja, brand fashion lokal yang tumbuh dari masa pandemi dan menjelma menjadi ruang inovatif bagi pecinta fashion. Berangkat dari kebutuhan produk fungsional, brand ini berkembang menjadi wajah baru fashion perempuan Bandung sejak 2019 di Jl. Bengawan No.72, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Ica, Manager Store Ruang Senja Bandung, mengatakan Ruang Senja mengawali perjalanan bisnis lewat produk Senja Scraf dan tali masker bermotif yang sempat menjadi tren di masa pandemi melalui penjualan daring.

“Awal mulanya ruang senja itu berdiri di masa pandemi dan produk yang kami keluarkan pertama kali adalah scrafdan tali masker bermotif, penjualan kami juga masih daring saat itu,” ujarnya pada Selasa, (28/10/2025).

 Dari produk sederhana itu, kemudian Ruang senja membuka offline store dan menambahkan dua lini baru, yaitu Senja Kiddy dan Senja Clothes, yang memperluas segmen pasar mereka. Koleksi Ruang Senja tidak hanya ditujukan bagi pengguna hijab, tetapi juga bagi mereka yang mencari gaya santai dan sederhana. Setiap koleksi dikembangkan dengan konsep desain modern, kasual, dan mudah dipadukan dengan karakter pengguna. 

Senja Kiddy menghadirkan pakaian anak bermotif lucu dan nyaman digunakan dengan bahan lembut serta cocok untuk aktivitas anak-anak di indoor dan outdoor. Sementara itu, Senja Clothes menonjolkan permainan motif dan pantonewarna yang berani namun tetap mencerminkan karakter kasual dan modern khas Ruang Senja.

“Kami ada motif sendiri, corak sendiri dari staff design dan untuk idenya sendiri dari pemilik Ruang senja untuk setiap seri pakaian yang kami buat,” ujar Ica. Motif dan corak setiap seri didesain langsung oleh tim kreatif Ruang Senja dengan ide dari sang pemilik. 

Tim Ruang Senja sedang melakukan live TikTok di toko Ruang Senja sebagai bagian dari promosi brand pada Selasa (28/10/2025) (Sumber: Aditya Putra Januarta)
Tim Ruang Senja sedang melakukan live TikTok di toko Ruang Senja sebagai bagian dari promosi brand pada Selasa (28/10/2025) (Sumber: Aditya Putra Januarta)

Beberapa koleksi andalannya seperti Cow SeriesShade Blue, dan Red Series menjadi ciri khas brand ini karena keunikan motif serta keselarasan warna pada pakaian. Tak hanya berhenti dari lini produk saja, Ruang Senja aktif mengadakan event setiap bulannya seperti Jalan Pagi dan Padel Sama Senja

“Setiap bulannya kami mengadakan mengadakan event, jadi orang-orang tahu brand Ruang Senja dari event yang kami adakan,” ujar Ica. Maka tak heran jika Ruang Senja terkenal karena karakteristiknya yang banyak mengadakan event.

Ruang Senja sendiri sudah menjalin  kolaborasi antar brand lokal lainnya seperti Chikigo, The Andaralux, WooZooKids, FNF by NIION, STOOLI, MAJI, SAUSAN dan DIANABLE. Melalui kolaborasi tersebut, Ruang Senja tidak hanya memperluas jaringan bisnis, tetapi juga turut memperkuat ekosistem industri kreatif lokal di Bandung.

Kini, Ruang Senja tak hanya dikenal sebagai brand fashion, melainkan sebagai ruang inovatif yang mendorong kolaborasi dan pertumbuhan industri kreatif lokal Bandung. Dari masa pandemi hingga kini, brand ini menjadi bukti bahwa inovasi dan adaptasi mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Ruang Senja berdiri sebagai simbol bagaimana semangat pelaku kreatif Bandung terus tumbuh mewarnai industri fashion lokal dengan identitas, keberanian, dan kehangatan senja. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Aditya Putra Januarta
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 11:09

Bobotoh Layak Menuntut Persib Lebih daripada Sekadar Juara

Klab besar di dunia hampir tidak pernah mendefinisikan dirinya hanya melalui jumlah piala yang mereka koleksi.

Bobotoh Persib sedang berkonvoi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Lukman Hidayat/Magang)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 08:00

Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa

Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.

Bandar Dermayu, tertulis dalam peta abad ke-16. Peta ini merupakan potongan dari Nova tabula insularum Javae, Sumatrae, Borneonis et aliarum Malaccam usque, 1598. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 07:42

Republik Tanpa Akuntabilitas

Kekuasaan yang menolak pertanggungjawaban sesungguhnya sedang mengingkari hakikatnya sebagai amanah rakyat.

Sebuah aksi penolakan Jokowi di Jawa Barat. Bandung 14 Juli 2026 di Depan DPRD Jawa Barat (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:45

Sisi Lain Kota Bandung: Kebiasaan Lama yang Berulang Kembali

Bahkan peringatan "Kesurupan" pun tetap tidak menghentikan oknum pembuang sampah sembarangan di kawasan Cibaduyut.

Peringatan Hantu dan CCTV pun tidak mengurungkan niat seseorang untuk membuang sampah sembarangan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:03

MPLS Tanpa Bully

Sekolah yang ramah bukanlah tempat menimba ilmu yang sekadar bebas dari perundungan. Rumah kedua itu harus menjadi ruang bersama yang membuat setiap anak pulang dengan senyum yang lebih lebar

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 17:22

Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Pedagang Kantin dan UMKM Sekolah

Saya tertarik membahas topik ini karena menunjukkan dampak Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa, pedagang kantin, dan UMKM sekolah.

FAGI Jabar ingatkan bahwa tugas utama guru adalah mengajar, bukan mengurusi MBG. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 16:23

Benang-Benang Asing dalam Tenun Tradisi Nusantara: Jejak Budaya Eropa dalam Perubahan Kebaya dan Identitas Sosial.

Membahas pengaruh budaya Eropa terhadap perubahan kebaya sebagai busana tradisional dan simbol identitas sosial di Nusantara pada masa kolonial.

Wanita Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)