Bukan di Studio Mahal: Pengantin dan Wisudawan Pilih Jalan ABC buat Pamer Cinta dan Gelar

4 menit baca
Ilham Maulana
Ditulis oleh Ilham Maulana diterbitkan
Pasangan yang akan menikah melakukan sesi foto prewedding di Jalan ABC, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Pasangan yang akan menikah melakukan sesi foto prewedding di Jalan ABC, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

AYOBANDUNG.ID - Pagi belum sepenuhnya cerah ketika Jalan ABC mulai dipenuhi aktivitas. Rolling door toko-toko jam, kaus kaki, dan aksesori terbuka setengah; lampu neon masih berkedip malas. Batang-batang pohon di trotoar tertiup angin tipis, seolah menunggu langkah pertama manusia di hari itu. Deru kendaraan belum beradu sengit, meski klakson sesekali terdengar pendek, menambah ritme pagi.

Di tengah jalan yang biasanya dipadati kendaraan, tampak pemandangan tak biasa. Sepasang pengantin berdiri di trotoar. Pria dengan balutan jas hitam dan wanitanya memakai gaun putih. Sementara seorang fotografer bersiap dengan kamera. Jalan ABC pagi itu seakan berhenti sejenak—bukan karena macet, melainkan karena cinta dan janji hidup.

Fenomena berfoto di ruang publik seperti ini bukan sekadar tren sesaat. Sejak awal tahun, Jalan ABC mulai menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mengabadikan momen penting—baik pernikahan maupun wisuda—bukan di studio tertutup, melainkan di ruang kota yang nyata dan hidup.

Baca Juga: Zaman Sudah Serba Digital, Penjual Arloji Lawas Masih Bertahan di Jalan ABC

Bagi Rudiat dan pasangannya, Jalan ABC Kota Bandung menyimpan jejak cerita romantis mereka. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Bagi Rudiat dan pasangannya, Jalan ABC Kota Bandung menyimpan jejak cerita romantis mereka. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

Rudiat (26), salah satu pengantin yang memilih Jalan ABC sebagai lokasi foto pernikahan, menuturkan alasannya panjang lebar sebelum kamera mulai memotret.

“Awalnya aku pikir foto wedding itu harus di gedung atau taman yang sudah diatur rapi. Tapi pas lihat hasil foto teman yang diambil di jalan, energinya beda banget. Jalan itu bukan cuma latar, tapi bagian dari cerita kita. Ada ritme, ada denyut hidup. Apalagi kalau pagi-pagi, suasananya benar-benar beda. Itu yang aku suka,” ujarnya sambil merapikan bunga di buketnya.

Rudiat juga mengamati reaksi orang-orang yang melintas saat sesi foto berlangsung. Beberapa menoleh, sebagian tersenyum, ada pula yang berhenti sejenak untuk memotret.

“Awalnya agak kikuk, tapi justru itu bikin foto-fotonya lebih hidup. Ada interaksi, ada spontanitas,” katanya.

Rendy Ristia Pratama (24), fotografer yang menangani sesi pernikahan pagi dan wisuda sore, mengatakan bahwa Jalan ABC memiliki kualitas visual yang sulit dihadirkan di ruang tertutup.

“Kalau di studio, semua latar bisa kita atur. Tapi di jalan, cahaya, bayangan, bahkan kendaraan yang lewat bisa jadi elemen visual. Itu yang bikin foto punya karakter. Tadi pas wedding aja, ada klakson yang nggak sengaja masuk frame, tapi malah jadi bagus karena suasananya benar-benar kota,” ujar Rendy sambil memastikan pengaturan kameranya.

Menurutnya, waktu menjadi faktor penting. Sesi pernikahan dipilih pada pagi hari karena jalan masih lengang dan cahaya matahari memantul lembut dari bangunan sekitar.

Baca Juga: Hikayat Perampokan Toko Emas ABC Bandung, Ketika Pasirkoja Berubah jadi Ladang Peluru

“Jam delapan biasanya sudah mulai ramai. Jadi kami incar waktu sepi supaya tetap nyaman,” katanya.

Menjelang sore, Jalan ABC kembali berubah. Toko-toko yang sejak pagi buka mulai menutup satu per satu. Langit berwarna jingga, klakson kendaraan semakin sering terdengar, dan suasana menjadi lebih dinamis.

Bosan dengan foto studio, sekelompok mahasiswa yang baru selesai wisuda berfoto bersama di Jalan ABC, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Bosan dengan foto studio, sekelompok mahasiswa yang baru selesai wisuda berfoto bersama di Jalan ABC, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

Di waktu inilah Syewal Mohammad Allvy (23) bersiap dengan toga wisudanya—mengganti gaun putih dengan kain hitam, simbol peralihan menuju fase hidup yang baru.

Syewal memilih Jalan ABC sebagai lokasi foto wisuda karena merasa suasana jalanan mencerminkan perjalanan kuliahnya.

“Kalau studio itu keren, tapi terlalu steril. Aku mau foto wisuda yang benar-benar ngingetin aku sama jalanan, sama kehidupan kota. Di sinilah aku banyak menghabiskan waktu selama kuliah. Rasanya kayak ada catatan perjalanan yang tersimpan,” katanya sambil merapikan toga.

Respons pengguna jalan pun beragam. Ada yang menyapa, tersenyum, bahkan sempat bertepuk tangan ketika sesi wisuda dimulai.

“Kadang aku mikir, ini bukan cuma foto wisuda. Ini kayak dokumentasi hubunganku sama kota ini,” tambahnya.

Baca Juga: Sejarah Jalan ABC Bandung, Benarkah Rasis?

Memotret di ruang publik tentu bukan tanpa kendala. Rendy mengaku selalu memperhatikan arus lalu lintas dan memilih titik yang paling aman.

“Kita nggak mau ganggu orang lain. Tapi tetap pengin hasil fotonya autentik dan nyata. Jadi harus pintar cari sudut yang aman dan nyaman,” jelasnya.

Menjelang senja, Jalan ABC kembali ke ritme keseharian. Toko-toko tutup, kendaraan memadat, klakson bersahutan. Arus kehidupan kota berjalan seperti biasa.

Namun, bagi mereka yang berdiri di sana pagi dan sore tadi, ruang publik itu bukan sekadar jalur lalu lintas. Ia telah menjadi ruang tempat kehidupan direkam.

Di Jalan ABC, gaun putih dan toga hitam bukan sekadar pakaian. Keduanya menjadi simbol momen ketika waktu sempat berhenti sejenak, lalu tertinggal sebagai kenangan yang tak lekang oleh waktu.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)