Cupola ID Braga, Cafe Hidden Gem di Tengah Kota Bandung

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Suasana Outdoor Cafe Cupola ID Braga. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Suasana Outdoor Cafe Cupola ID Braga. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Siapa sangka jika di tengah Kota Bandung masih terdapat kafe yang memiliki konsep alam. Hirup pikuk Jalan Braga yang sering kali dipenuhi tidak hanya oleh wisatawan lokal tapi juga internasional, ternyata tersimpan sebuah kafe Cupola ID tersembunyi yang jauh dari keramaian.

Cupola ID Braga (sebutan singkatnya Cupola) menjadi kafe tersembunyi yang untuk mengaksesnya mesti memasuki gang kecil dengan sedikit turunan. Bukan sembarang gang, karena saat melintasinya terdapat sebuah karya seni warna-warni yang tertempel di sebelah kanan dinding.

Menyambangi tempat ini di bawah jam 9 pagi menyisakan kesunyian yang menenangkan.

Deretan kursi penuh warna biru dan merah nampak masih kosong karena belum ada satupun yang duduk. Embusan angin pagi yang masih bersih menyeruak melalui saluran pernafasan. Gemercik air dari sungai Cikapundung menjadi terapi jiwa yang lelah dari hiruk pikuk dunia. Hijaunya pohon dan tanaman yang menari riang tertiup angin menjadi penyejuk bagi mata.

Berkunjung ke tempat ini terasa sedang kembali ke rumah, terlebih jika mendapat spot di luar jendela bangunan yang di dalamnya menjadi tempat pemesanan. Di lantai dua pun terdapat spot yang cocok jika dijadikan tempat berkumpul bersama teman karena kursi dan meja yang lebih luas dari tempat lainnya.

Sementara spot outdoor yang letaknya tepat di bawah pohon rindang menjadi spot yang sangat menarik. Meski pemandangan sungai Cikapundung yang airnya coklat dan berserakan beberapa sampah tapi tidak mengeluarkan aroma yang mengganggu penciuman. Bersantai sejenak sambil membaca buku menjadi momen indah sambil refleksi diri.

Tepat di sebrang kafe Cupola ID Braga, terdapat mini cafe yang menjual es krim tapi nampaknya buka di jam yang lebih siang. Melirik ke atas sedikit terdapat studio foto yang minimalis. Berdasarkan informasi, untuk berfoto disini perlu booking via dm instagram atau whatshapp ke portrait place. Harga yang ditawarkan pun beragam tergantung pilihan paket yang di ambil.

Kedai Es Krim & Studio Foto (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Kedai Es Krim & Studio Foto (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Kurang lengkap rasanya jika tidak mencoba menu di cafe ini. Namun sangat disayangkan di bawah jam 10 menu makanan berat belum tersedia. Jadi penulis hanya bisa memesan varian minuman yang beraneka ragam mulai dari coffe, artisan tea, juice, mocktails, beverages dan lainnya.

Penulis memesan satu cangkir Tropical Blue yang terbuat dari campuran rempah ( butterfly pea flower, lemongrass, apple, spearmint, green tea). Seduh tropical blue sebanyak 4 gram dengan air 100 ml dengan suhu 100 derajat selama 5 menit kemudian tambahkan gula pasir sebanyak 15 gram.

Tambahkan 1 sendok perasan lemon, 3 sendok air kelapa dan 100 gram es batu kemudian di tambah hiasan lemon yang sudah dikeringkan. Selain rasanya menyegarkan di mulut , warnanya yang cantik dan menarik membuat penulis minum perlahan agar masih bisa terus dipandang.

Cantiknya Tropical Blue (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Cantiknya Tropical Blue (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Kedua penulis memesan minuman Strawberry Frappe yang terbuat dari fibercreme, buah strawberry, gula halus, air putih, es batu dan ice cream strawberry.

Semua bahan ini diblender jadi satu dan disajikan dengan es batu tambahan agar tetap dingin. Rasanya manis, lembut dan sedikit creamy di akhir terasa kembali ke masa kecil yang penuh dengan keceriaan.

Strawberry Frappe (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Strawberry Frappe (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Selamat mencoba, bisa datang jam 7 pagi untuk menikmati minumannya dan jam 10 pagi untuk makanan berat. Lokasinya mudah di jangkau meski masuk gang karena sudah terdeteksi di Google Maps. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

News Update

Ayo Netizen 06 Okt 2026, 19:22

Ruang Kreatif Revitalisasi Bahasa Ibu

Sering kali orang tua jarang menggunakan bahasa daerah di rumah karena memilih membiasakan anak berbahasa Indonesia. Terkait ini ketika orang tua berlatar beda suku dan beda bahasa.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 18:23

Mengenang Peristiwa G30S Melalui Lembaran Berita Yudha

Membuka kembali Berita Yudha edisi 30 Oktober 1965, berarti membuka sebuah jendela menuju Indonesia beberapa pekan setelah G30S.

Halaman Muka surat kabar Berita Yudha edisi Oktober 1965, yang merekam pemberitaan mengenai situasi dan peristiwa penting di Indonesia pasca-G30S. (Foto: Kin Sanubary)
Bandung 06 Okt 2026, 17:53

Mengintip Potensi Ekonomi Kreatif Kota Bandung Lewat Layar Perfilman dan Kolaborasi Komunitas

Tren pemutaran film independen, festival sinema alternatif, hingga pertumbuhan ruang pemutaran komunitas di Kota Kembang membuktikan tingginya dahaga publik terhadap ragam narasi visual.

Bandung World Cinema (BWC) 2026 dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem perfilman sekaligus mendorong pertumbuhan subsektor ekonomi kreatif di Kota Bandung.
Sejarah 06 Okt 2026, 17:16

Sejarah Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia

Jejak naturalisasi Timnas Indonesia bukan fenomena baru. Perjalanan dari Van der Vin pada era 1950-an hingga gelombang diaspora saat ini.

Pemain Timnas Indonesia dalam laga kontra Thailand dalam Asean Cup 2026. (Sumber: Vidio)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 17:03

Bandung, Banjir, dan Rutinitas Tahunan yang Tak Pernah Ada Solusi

Banjir di Bandung kerap kali menjadi event tahunan yang tidak pernah menemukan solusi yang pasti.

Banjir Tahunan di Kab. Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 16:29

Pesona Garut: 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Lanskap alam Kabupaten Garut menyajikan kekayaan vegetasi dan topografi yang memikat.

Situ Cangkuang, Leles, Garut. (Sumber: Wikimedia Commons/Lisensi CC | Foto: Mssetiadi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 15:33

Cagar Budaya dan Ragam Gaya Bangunannya di Kota Bandung

Jelajahi pesona sejarah Kota Bandung melalui jejak Cagar Budaya. Temukan kisah unik di balik arsitektur ikonis Art Deco, situs kolonial dan warisan legendaris yang tetap lestari hingga kini.

Gedung Sate, Bandung, 2024 (Sumber: Wikipedia | Foto: Rahmat Denas)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 13:08

RT/RW di Bandung Tidak Perlu Jadi Densus 88 Kecil-kecilan

Teror adalah peristiwa langka. Pergantian penghuni kontrakan adalah peristiwa sehari-hari.

Tim Densus 88. (Sumber: ayobandung.com | Foto: suara.com via ayobandung.com)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 10:49

Membincangkan Hujan di Musim Kemarau

Membicarakan hujan dalam kacamata kesadaran lingkungan dan seni.

Ilustrasi musim hujan. (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 06:30

PHBS Sebagai Modalitas Kesehatan Warga Kota Bandung

Tahun 2026 ini, influenza tipe A ini menjadi gambaran yang sama, meski oleh pemerintah tidak lagi di-covidkan. Namun kekhawatiran masyarakat tetap trauma dan ketakutan berlebihan.

Ilustrasi penderita influenza.
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 20:09

Ruang Terbuka Hijau di 30 Kecamatan di Kota Bandung

Artikel ini mengulas kondisi Ruang Terbuka Hijau di 30 kecamatan Kota Bandung. Temukan sebaran, fasilitas publik, keasrian lingkungan dan upaya pelestarian taman kota demi Bandung yang lebih asri.

Aktivitas warga di taman Alun-Alun Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 9 Juli 2022. (Sumber: Ayobandung | Foto: Magang Foto/Algifari Tohaga Abdillah)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 19:22

Ketika Wajah-Wajah Populer Mengisi Halaman Majalah Selecta Edisi Oktober 1970

Membuka kembali majalah lawas selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Begitu pula ketika kembali membaca Majalah Selecta edisi Oktober 1970.

Hastarita Abdullah, fotomodel 17 tahun, tampil di sampul depan Majalah Selecta edisi Oktober 1970. Sementara Trio Nindya Sisters, tiga bersaudari asal Solo, tampil di sampul belakang, 56 tahun silam. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 17:03

10 Netizen Terpilih September 2026, Menangkap Ragam Isu Bandung dan Jawa Barat

Redaksi Ayobandung.id mengumumkan 10 penulis terbaik kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap Rp1,5 juta.

Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 16:16

Ronda Malam: Mereka yang Berjaga saat Warga Terlelap

Ketika warga terlelap, petugas ronda tetap terjaga. Di RW 10 Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, ronda malam menjadi ikhtiar keamanan sekaligus bukti bahwa semangat gotong royong masih menyala.

Ilustrasi warga Indonesia sedang ronda. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 15:02

Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

Kota Bandung kini terus berbenah menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain berfungsi menjaga keseimbangan alam dan menekan polusi, kehadiran taman kota ini juga menjadi sarana rekreasi warga.

Taman di Jl. Tongkeng No.46, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 13:41

Mencegah KBGO di Kampus: Bukan Lagi Soal Perempuan Menjaga Diri

Seruan agar perempuan "pandai menjaga diri" di ruang digital tak lagi cukup. Kampus harus hadir secara sistemik menjamin ekosistem belajar yang aman bagi mahasiswi.

Pembukaan Latsar CPNS Tahun 2022 (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SkTAN)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 11:04

Kesehatan Mental Kita di Hari Sumpah Pemuda

Refleksi peringatas Sumpah Pemuda dengan isu keshatan mental.

Sumpah Pemuda & Kesehatan Mental. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 10:14

Amit-Amit, Jangan sampai Keranda Jadi Alat Ukur Tata Kota

Keranda seharusnya hanya mengantar manusia ke tempat peristirahatan terakhir. Ia jangan sampai berubah menjadi alat ukur apakah sebuah kota bekerja dengan baik atau tidak.

Lahan pekuburan di salah satu sudut Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 19:10

Batik dari Warisan Budaya Tradisional Menuju Fashion Internasional

Tahun 2009, UNESCO telah telah memasukkan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Batik perlu bergerak dari craft based economy menuju creative fashion industry. Dan dari produk menjadi nilai.

Koleksi batik Retno Mulyo. (Sumber: Batik Retno Mulyo)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 16:38

Memikirkan Kembali Sumber Daya Energi Baru: Terbarukan Berbiaya Murah dan Ramah Lingkungan

Mengulas solusi energi baru dan terbarukan yang murah serta ramah lingkungan.

Pengelola Waduk Jatiluhur menyebutkan kemarau panjang pada Juli 2023 menyebabkan tinggi muka air waduk mengalami penyusutan hingga 10 meter atau 2 meter diambang batas kritis. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)