Surga Kuliner Jajanan SD di Kawasan UIN Sunan Gunung Djati Bandung

4 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Kawasan Jajanan UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Kawasan Jajanan UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

UIN Sunan Gunung Djati Bandung tak hanya menarik karena menjadi salah satu iconic Bandung sebagai PTN yang diminati setiap daerah yang tersebar di Bandung. Namun kuliner yang berjajar sepanjang jalan tak kalah mencuri setiap mata yang datang.

Bergelombolan mahasiswa yang keluar dan masuk kampus, pejalan kaki yang berasal dari warga setempat juga ramainya kendaraan yang akan berangkat kerja, menjadi pemandangan khas yang dimiliki kampus islam tersebut.

Jalan akan semakin padat ketika bulan-bulan wisuda datang. Ini menjadi momen yang membahagiakan sekaligus menjadi kesempatan bagi para pedagang.

Selain pedagang makanan, biasanya akan ada pula pedagang souvernir dadakan, bunga dan beberapa gift untuk mahasiswa wisuda.

Menariknya beberapa mahasiswa yang masih berada di semester awal tak ingin kehilangan kesempatan untuk ikut berjualan juga.

Penjual Bunga saat Acara Wisuda UIN Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Penjual Bunga saat Acara Wisuda UIN Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Ada beberapa makanan yang wajib dicoba saat berkunjung ke UIN Sunan Gunung Djati Bandung diantaranya:

  1. Cigor (cilok goreng) dan Tareng (tahu cireng)

    Cigor (Cilok Goreng & Tareng (Tahu Goreng) (Sumber: Redaksi AyoBandung.com)
    Cigor (Cilok Goreng & Tareng (Tahu Goreng) (Sumber: Redaksi AyoBandung.com)

    Segala olahan makanan yang berbahan dasar tepung tapioka memang selalu menggugah selera. Salah satunya cigor dan tareng yang dijual oleh salah satu pedagang. Harganya murah cuman 5000/porsi dan bisa dicampur.

    Rasa tepung sama dengan olahan pada umumnya, namun bumbu khas yang diracik oleh pedagang ini sangat unik dan menarik. Bumbu yang tersedia adalah chili oil dan sambal merah. Tapi menurut saya bumbu chili oil yang menjadi juaranya.

    Tak hanya pedas gurih, tapi segarnya perasan jeruk nipis dan taburan daun bawang mentah yang aromatik menjadi pengalaman unik yang tersaji dalam mulut. Tak pelit toping terakhir yang ditaburkan pun adalah suwiran daging ayam.

  2. Robakus (Roti Bakar Kukus)

    Roti Bakar Keju Tiramisu (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
    Roti Bakar Keju Tiramisu (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

    Roti dengan sajian kukus ataupun bakar selalu enak untuk dinikmati. Kuliner yang satu ini cukup menjadi primadona bagi mahasiswa UIN Bandung.

    Selain harganya murah, rasanya enak, makanan ini juga menjadi pilihan tepat untuk sarapan dengan rasa yang mengenyangkan. Roti bakar yang kering, gurih dengan mentega bisa beradu dengan manisnya berbagai rasa strawberry, coklat, kacang, greentea, tiramisu, taro dan blueberry.

    Sementara yang menginginkan cita rasa baru bisa memilih roti dengan isian toping asin seperti, telur, sosis, beef, abon keju, beradu dengan pedas creamy dari saus dan mayones pun tak kalah jauh enaknya. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari 3500-8000 rupiah saja.

  3. Telur Gabus

    Telur Gabus (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
    Telur Gabus (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

    Telur gabus adalah makanan dengan bahan dasar utama tepung tapioka dengan campuran sedikit terigu, bumbu penyedap dan potongan bawang daun.

    Rasanya Kenyal di dalam, kering di luar. Taburan bubuk atom dan bubuk cabe aida menambah kesempurnaan rasanya.

  4. Cilung

    Cilung (Aci digulung) (Sumber: Instagram | @cilung_agoy)
    Cilung (Aci digulung) (Sumber: Instagram | @cilung_agoy)

    Cilung (aci digulung) merupakan salah satu olahan aci yang mirip dengan papeda tapi tidak menggunakan kuah ikan bumbu kuning, melainkan dibalut dengan bumbu tabur bercita rasa bawang.

    Digoreng dadakan, teksturnya chewy, panas-panas dimasukan ke mulut tapi rasanya super enak. Bumbunya sendiri terdiri dari berbagai rasa, ada original, pedas, keju dan balado.

  5. Cireng Isi

    Cireng Isi (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
    Cireng Isi (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

    Cireng isi dengan berbagai macam toping seperti baso pedas, ayam, ati ampela, keju dan jando dijual dengan harga 1000-an saja.

    Adonannya tipis jadi cukup renyah saat dimakan, rasa asin dan pedas memang cocok untuk cireng yang satu ini. Namun jika ingin mencoba bumbu lain, pedagang juga menyediakan bumbu kacang yang sedikit lebih cair.

  6. Aneka Buah Potong

    Buah Nanas Potong (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
    Buah Nanas Potong (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

    Selesai makan yang berminyak, rasanya kurang lengkap jika tidak ada yang membantu menetralisirnya.

    Salah satu jualan pedagang buah potong menarik mata karena varian warna dan kesegaran buah yang tertata rapih dalam lase kaca. Rasa asam dan segar buah nanas jadi penutup yang sempurna untuk camilan siang itu.

Setelah asyik eksplor jajanan, di UIN Bandung terdapat beberapa bus dengan jurusan Cibiru-Leuwi Panjang yang akan melewati kawasan ahmad yani, stasiun persib sidolig, pasar kosambi, braga dan alun-alun bandung. Adapun tarif ongkos 8 ribu rupiah dengan jarak dekat ataupu jauh dan pembayarannya bisa menggunakan uang cash.

Namun bagi yang memiliki tujuan ke pasar baju cimol gedebage atau terminal leuwi panjang yang lebih cepat bisa berjalan 700 meter menuju bundaran cibiru. Disana terdapat damri dengan jurusan cibiru-cibereum dengan tarif ongkos 4 ribu rupiah dan bisa menggunakan uang cash.

Selain makanan ringan, area sekitar UIN Bandung pun terdapat banyak tempat makan yang patut dicoba tentunya dengan harga yang cocok dengan dompet mahasiswa.

Selain itu juga terdapat banyak stand minuman teh poci, es coklat, juga kopi.

Mungkin ada teman pembaca atau mahasiswa UIN yang membaca tulisan ini, bisa menambahkan rekomendasi jajanan enak lainnya melalui kolom komentar atau tulisan artikel lainnya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 06 Okt 2026, 19:22

Ruang Kreatif Revitalisasi Bahasa Ibu

Sering kali orang tua jarang menggunakan bahasa daerah di rumah karena memilih membiasakan anak berbahasa Indonesia. Terkait ini ketika orang tua berlatar beda suku dan beda bahasa.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 18:23

Mengenang Peristiwa G30S Melalui Lembaran Berita Yudha

Membuka kembali Berita Yudha edisi 30 Oktober 1965, berarti membuka sebuah jendela menuju Indonesia beberapa pekan setelah G30S.

Halaman Muka surat kabar Berita Yudha edisi Oktober 1965, yang merekam pemberitaan mengenai situasi dan peristiwa penting di Indonesia pasca-G30S. (Foto: Kin Sanubary)
Bandung 06 Okt 2026, 17:53

Mengintip Potensi Ekonomi Kreatif Kota Bandung Lewat Layar Perfilman dan Kolaborasi Komunitas

Tren pemutaran film independen, festival sinema alternatif, hingga pertumbuhan ruang pemutaran komunitas di Kota Kembang membuktikan tingginya dahaga publik terhadap ragam narasi visual.

Bandung World Cinema (BWC) 2026 dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem perfilman sekaligus mendorong pertumbuhan subsektor ekonomi kreatif di Kota Bandung.
Sejarah 06 Okt 2026, 17:16

Sejarah Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia

Jejak naturalisasi Timnas Indonesia bukan fenomena baru. Perjalanan dari Van der Vin pada era 1950-an hingga gelombang diaspora saat ini.

Pemain Timnas Indonesia dalam laga kontra Thailand dalam Asean Cup 2026. (Sumber: Vidio)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 17:03

Bandung, Banjir, dan Rutinitas Tahunan yang Tak Pernah Ada Solusi

Banjir di Bandung kerap kali menjadi event tahunan yang tidak pernah menemukan solusi yang pasti.

Banjir Tahunan di Kab. Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 16:29

Pesona Garut: 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Lanskap alam Kabupaten Garut menyajikan kekayaan vegetasi dan topografi yang memikat.

Situ Cangkuang, Leles, Garut. (Sumber: Wikimedia Commons/Lisensi CC | Foto: Mssetiadi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 15:33

Cagar Budaya dan Ragam Gaya Bangunannya di Kota Bandung

Jelajahi pesona sejarah Kota Bandung melalui jejak Cagar Budaya. Temukan kisah unik di balik arsitektur ikonis Art Deco, situs kolonial dan warisan legendaris yang tetap lestari hingga kini.

Gedung Sate, Bandung, 2024 (Sumber: Wikipedia | Foto: Rahmat Denas)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 13:08

RT/RW di Bandung Tidak Perlu Jadi Densus 88 Kecil-kecilan

Teror adalah peristiwa langka. Pergantian penghuni kontrakan adalah peristiwa sehari-hari.

Tim Densus 88. (Sumber: ayobandung.com | Foto: suara.com via ayobandung.com)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 10:49

Membincangkan Hujan di Musim Kemarau

Membicarakan hujan dalam kacamata kesadaran lingkungan dan seni.

Ilustrasi musim hujan. (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 06:30

PHBS Sebagai Modalitas Kesehatan Warga Kota Bandung

Tahun 2026 ini, influenza tipe A ini menjadi gambaran yang sama, meski oleh pemerintah tidak lagi di-covidkan. Namun kekhawatiran masyarakat tetap trauma dan ketakutan berlebihan.

Ilustrasi penderita influenza.
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 20:09

Ruang Terbuka Hijau di 30 Kecamatan di Kota Bandung

Artikel ini mengulas kondisi Ruang Terbuka Hijau di 30 kecamatan Kota Bandung. Temukan sebaran, fasilitas publik, keasrian lingkungan dan upaya pelestarian taman kota demi Bandung yang lebih asri.

Aktivitas warga di taman Alun-Alun Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 9 Juli 2022. (Sumber: Ayobandung | Foto: Magang Foto/Algifari Tohaga Abdillah)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 19:22

Ketika Wajah-Wajah Populer Mengisi Halaman Majalah Selecta Edisi Oktober 1970

Membuka kembali majalah lawas selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Begitu pula ketika kembali membaca Majalah Selecta edisi Oktober 1970.

Hastarita Abdullah, fotomodel 17 tahun, tampil di sampul depan Majalah Selecta edisi Oktober 1970. Sementara Trio Nindya Sisters, tiga bersaudari asal Solo, tampil di sampul belakang, 56 tahun silam. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 17:03

10 Netizen Terpilih September 2026, Menangkap Ragam Isu Bandung dan Jawa Barat

Redaksi Ayobandung.id mengumumkan 10 penulis terbaik kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap Rp1,5 juta.

Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 16:16

Ronda Malam: Mereka yang Berjaga saat Warga Terlelap

Ketika warga terlelap, petugas ronda tetap terjaga. Di RW 10 Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, ronda malam menjadi ikhtiar keamanan sekaligus bukti bahwa semangat gotong royong masih menyala.

Ilustrasi warga Indonesia sedang ronda. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 15:02

Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

Kota Bandung kini terus berbenah menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain berfungsi menjaga keseimbangan alam dan menekan polusi, kehadiran taman kota ini juga menjadi sarana rekreasi warga.

Taman di Jl. Tongkeng No.46, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 13:41

Mencegah KBGO di Kampus: Bukan Lagi Soal Perempuan Menjaga Diri

Seruan agar perempuan "pandai menjaga diri" di ruang digital tak lagi cukup. Kampus harus hadir secara sistemik menjamin ekosistem belajar yang aman bagi mahasiswi.

Pembukaan Latsar CPNS Tahun 2022 (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SkTAN)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 11:04

Kesehatan Mental Kita di Hari Sumpah Pemuda

Refleksi peringatas Sumpah Pemuda dengan isu keshatan mental.

Sumpah Pemuda & Kesehatan Mental. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 10:14

Amit-Amit, Jangan sampai Keranda Jadi Alat Ukur Tata Kota

Keranda seharusnya hanya mengantar manusia ke tempat peristirahatan terakhir. Ia jangan sampai berubah menjadi alat ukur apakah sebuah kota bekerja dengan baik atau tidak.

Lahan pekuburan di salah satu sudut Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 19:10

Batik dari Warisan Budaya Tradisional Menuju Fashion Internasional

Tahun 2009, UNESCO telah telah memasukkan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Batik perlu bergerak dari craft based economy menuju creative fashion industry. Dan dari produk menjadi nilai.

Koleksi batik Retno Mulyo. (Sumber: Batik Retno Mulyo)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 16:38

Memikirkan Kembali Sumber Daya Energi Baru: Terbarukan Berbiaya Murah dan Ramah Lingkungan

Mengulas solusi energi baru dan terbarukan yang murah serta ramah lingkungan.

Pengelola Waduk Jatiluhur menyebutkan kemarau panjang pada Juli 2023 menyebabkan tinggi muka air waduk mengalami penyusutan hingga 10 meter atau 2 meter diambang batas kritis. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)