‘Pengkolan Jati’, Kenikmatan Makan Bakakak di Saung Sawah dengan Pemandangan Gunung Tampomas

Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan Minggu 23 Nov 2025, 20:32 WIB
Rumah Makan Pengkolan Jati di Cimalaka, Sumedang. (Sumber: Istimewa)

Rumah Makan Pengkolan Jati di Cimalaka, Sumedang. (Sumber: Istimewa)

TERNYATA, kini, kuliner Sumedang tak hanya tentang tahunya yang legendaris dan nikmat tiada duanya. Sekalian memanfaatkan keindahan alamnya yang indah nan syahdu, beberapa pengusaha memunculkan tempat kuliner baru.

Muncullah kuliner bakakak ayam, “Sampurasun Nusasari Bakakak” di Jalan Parigi Lama, Situ, Sumedang Utara; kemudian kuliner olahan kambing, “Pawon Sengon”, di Paseh Kaler Sumedang; Lalu, “RM Saung Teko” yang legendaris dengan aneka olahan ayam Szechuan, mi goreng, dan koktail di Cimuja, Cimalaka, Sumedang; “RM Sawargi” rumah dengan desain bangunan yang unik  yang berlokasi di Jalan Prabu Gajah, Situ, Sumedang Utara; dan ini yang lagi viral, warung “Pengkolan Jati”—juga yang terkenal dengan olahan ayam bakakak dan ikan bakar—di Cimalaka, Sumedang. 

Fenomena kuliner Sumedang ini memancing para Youtuber papan atas—dari Farida Nurhan hingga Mang Epul si Tukang Dahar--harus menyempatkan diri menikmati dan me-review hidangan di tanahnya Pangeran Kornel dan Raja Geusan Ulun itu.

Yuk, kita kulineran ke RM “Pengkolan Jati” yang lagi viral di Cimalaka. Cimalaka ini adalah tempat yang dulu terkenal dengan tambang pasirnya yang berkualitas tinggi. Adanya Tol Cisumdawu memudahkan pelesiran ke tempat ini. Waktu jadi serba singkat, tidak perlu melintasi jalan berkelok-kelok Cadas Pangeran yang cukup berbahaya. 

Setelah di jalan tol, ambillah pintu keluar Tol Cimalaka, kemudian berbelok ke kiri. Ikuti jalan yang tak terlalu besar di mana di kanan dan kirinya rimbun dengan pepohonan. Nah, sekitar 3-4 kilometer kemudian ada belokan tajam yang cukup ramai menepilah. Dari parkiran sudah tercium wangi ayam yang dibakar. Itulah RM Pengkolan Jati yang sedang viral itu.

Kalau mau kebagian tempat, sebaiknya Anda datang agak pagi, jangan datang terlalu mepet ke jam waktu makan siang. Pengalaman penulis, pada pukul 10.30, pun tempat parkir rumah makan ini sudah penuh dengan mobil-mobil berplat Z, D, maupun B. 

Begitu tiba, cepatlah antri daftar ke petugas untuk pesan tempat. Petugas akan melayani dengan cepat. Dengan dilengkapi alat komunikasi yang terhubung ke petugas lain, petugas akan memberikan daftar menu. Isilah pesanan Anda di sini biar cepat. Setelah itu, petugas akan memanggil dan memberi tahu di saung mana tempat makan Anda.

Pemandangan di rumah makan Pengkolan Jati di Cimalaka, Sumedang. (Sumber: Istimewa)
Pemandangan di rumah makan Pengkolan Jati di Cimalaka, Sumedang. (Sumber: Istimewa)

Tempatnya berupa saung lesehan bambu di tengah sawah dengan latar belakang Gunung Tampomas dan persawahan yang luas terasa nyaman dan asri. Namun, bukan hanya masalah tempatnya, yang utama adalah rasa makanan dari warung ini. 

Bakakak ayam kampung adalai menu andalan rumah makan ini. Ayam utuh yang dibakar dengan bumbu rahasia sehingga menghasilkan daging yang empuk dan beraroma harum dengan cita rasa yang mengunggah selera. Selain itu, warung “Pengkolan Jati” menyediakan berbagai makanan khas Sunda seperti nasi liwet, tumis genjer, tumis kangkung, bala-bala, cireng, pepes dan goreng peda, olahan jengkol dan pete, serta sambalnya yang ngajeletot. Masalah harga, tak terlalu menguras isi dompet.

Setiap suapan jadi terasa begitu nikmat, ditemani semilir angin pesawahan dengan latar belakang pemandangan Gunung Tampomas seakan membawa kita dalam sebuah perjalanan kuliner yang tak akan pernah terlupakan. Yang menarik, meski selalu dipadati pelanggan, baik warga lokal maupun wisatawan, pelayanannya terbilang cepat. Kita tidak terlalu lama menunggu pesanan.

Warung makan “Pengkolan Jati” berdiri belum terbilang lama, tahun 2021. Nama "Pengkolan Jati" konon diambil dari lokasi rumah makan yang dulunya merupakan sebuah perkebunan jati yang berada di sebuah tikungan (Sunda; pengkolan) jalan.

Pada mulanya pemilik warung makan Pengkolan Jati hanya memiliki satu bangunan saja, hingga di tahun 2022 pemilik membangun bangunan berupa saung-saung di sekitar bangunan pertama, saung saung tersebut berdekatan dengan hamparan sawah yang menjadi keunggulan pada warung “Pengkolan Jati”.

Warung “Pengkolan Jati” tidak membuka cabang di tempat lain. Pengunjung hanya bisa menikmati bakakak ayam khasnya di tempat ini. Tertarik? Yuk, ah.  (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dudung Ridwan
Tentang Dudung Ridwan
Jurnalis dan Pengamat Bulutangkis

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 02 Mar 2026, 13:15

Mencari Hening di Tengah Ramadhan

“Melalui api itu akan membakar seribu hijab dalam sekejap, kau akan melesat naik seribu derajat dalam jalan dan cita-citamu.” - Jalaluddin Rumi

Menara Mesjid Agung Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Abah Omtris)
Ayo Netizen 02 Mar 2026, 11:31

Lautze, Cheng Ho, dan Gus Dur

Bila di Surabaya menghadirkan skala besar, puluhan ribu warga menerima zakat, Bandung menghadirkan kedekatan menjadi ruang (pertemuan) kecil yang mempersatukan beragam manusia dalam satu saf berbuka.

Tempat yang sangat ingin aku kunjungi. Tapi tiap kali mau mampir pasti nyasar ujung2nya putus asa. Dan Allah kasih kesempatan melalui cara yang lain. (Sumber: Instagram/@chenghoosby)
Ayo Netizen 02 Mar 2026, 09:19

Drama Spiritual Ramadan di Pasar Dadakan: Cingunguk pun Serupa Kurma Premium yang Terbang!

Hari ketiga berpuasa? Kepala pening, penglihatan ganda, dan semua benda kecil cokelat mendadak terlihat seperti kurma premium impor Madinah.

Ilustrasi Pasar dadakan puasa Ramadan (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 01 Mar 2026, 18:12

Akhir Ramadan, Lebaran, dan (Sy)awal Harapan: Tema Ayo Netizen Maret 2026

Maret 2026 ini adalah salah satu bulan paling dinamis dalam kalender sosial, tradisi, dan ekonomi warga Bandung Raya.

Sejumlah kendaraan pemudik memadati Jalan Raya Nagreg, Cikaledong, Kabupaten Bandung pada Jumat, 28 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 01 Mar 2026, 16:34

Dua Cara Pandang Menempatkan Ramadan, Antara Penumpang dan Pengemudi

Ramadan hadir setiap tahun dengan rangkaian ibadah yang terstruktur—shaum, tarawih, tilawah, zakat, hingga i'tikaf.

Warga menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Kamis 6 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 01 Mar 2026, 15:08

Dari Sisa Stok Menjadi Signature, Begini Perjuangan Derry Kustiadihardjo Membangun Imperium Kopi Makmur Jaya

Makmur Jaya Coffee & Roastery adalah cermin dari wajah UMKM Indonesia yang tangguh, adaptif terhadap teknologi, berani berinovasi di tengah himpitan, dan memiliki integritas terhadap kualitas.

Pemilik Makmur Jaya Coffee & Roastery, Derry Kustiadihardjo. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 01 Mar 2026, 13:33

Kamus Gaul Ramadan: 10 Akronim Sosial yang Populer Saat Ini

Akronim sosial paling populer di bulan suci, plus beberapa kata lokal yang mungkin belum pernah kamu dengar.

Ilustrasi anak pesantren. (Sumber: Unsplash/ Muhammad Adil)
Ayo Netizen 01 Mar 2026, 09:28

Antara Kurma dan Bala-Bala

Berbuka dengan kurma itu sunah, tapi berbuka dengan bala-bala itu wajib.

kurma, bala-bala dan gorengan menu yang selalu hadir saat berbuka. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 28 Feb 2026, 07:56

Di Mata Pengendara Ojol, Jalanan Kota Bandung Bukan Sekadar Aspal, Tapi Taruhan Keselamatan

Di sisi lain, aspal yang mengelupas, lubang menganga, tambalan tak rata, hingga penerangan jalan yang redup menjadi bagian dari keseharian para pengemudi roda dua.

Pengendara di Jalan Otista Kota Bandung melintas di samping galian kabel yang tidak ditutup semestinya, Jumat (27/2). Kondisi ini membahayakan pengguna jalan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Bandung 27 Feb 2026, 18:09

12 Tahun Menjaga Rasa, Kisah Jatuh Bangun Reza Firmanda Membesarkan Ayam-Ayaman

Reza Firmanda, sosok di balik populernya jenama Ayam-Ayaman, memulai perjalanannya bukan dengan kemewahan, melainkan dengan ketidakpastian setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan.

Reza Firmanda, sosok di balik populernya jenama Ayam-Ayaman, memulai perjalanannya bukan dengan kemewahan, melainkan dengan ketidakpastian setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. (Sumber: instagram.com/ayamayamanbdg)
Ayo Netizen 27 Feb 2026, 17:12

13 Abreviasi yang Paling Sering Muncul di Bulan Ramadan

Berikut 15 abreviasi (baik itu singkatan ataupun akronim) yang paling sering muncul sepanjang bulan suci

Ilustrasi suasana Bulan Puasa di Tanah Sunda. (Sumber: Ilustrasi oleh ChatGPT)
Bandung 27 Feb 2026, 15:21

Melompati Sekat Tradisional, Ambisi Besar UMKM Kuliner Bandung Mengejar Kasta 'Naik Kelas' Lewat Revolusi 5 Menit

Para pelaku kuliner di Jawa Barat kini tengah memacu ambisi besar untuk melompati batasan geografis dan ekonomi konvensional demi mengejar kasta "Naik Kelas" di panggung digital.

Para pelaku kuliner di Jawa Barat kini tengah memacu ambisi besar untuk melompati batasan geografis dan ekonomi konvensional demi mengejar kasta "Naik Kelas" di panggung digital. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 27 Feb 2026, 14:17

Bandung, Kota Kelahiran Media Kritis dan Visioner

Dalam sejarah pers Indonesia, Bandung menempati posisi istimewa.

Majalah Aktuil terbitan 1970-an, pelopor majalah musik modern di Indonesia. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 27 Feb 2026, 12:10

Dari Bukber sampai ZISWAF: Pembentukan Kamus Singkatan Ramadan Orang Indonesia

Bahasa pun dipadatkan. Maka lahirlah “bukber”, “kultum”, “sanlat”, hingga “ZISWAF”.

Masjid Salman ITB menyiapkan sekitar 800 porsi berbuka setiap hari. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 27 Feb 2026, 09:15

Puasa Ayakan

Anak-anak mengajarkan soal puasa (cacap, bedug, ayakan) bukan sekadar menahan lapar, melainkan latihan menerima keadaan.

Umat Islam saat buka puasa dengan kurma, air zam zam dan roti di Masjidil Haram, Mekkah. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 27 Feb 2026, 07:19

Berusia 157 Tahun, Masjid Mungsolkanas Rekam Jejak Keislaman di Gang Sempit Cihampelas

Pada awalnya, masjid ini hanyalah rumah bilik panggung milik seorang tokoh bernama Mama Aden. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu, dengan kolam kecil di sampingnya untuk berwudu.

Prasasti di Masjid Mungsolkanas. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 26 Feb 2026, 18:39

Bandung Selatan di Ujung Krisis: Ketika Kawasan Konservasi Dijadikan Ladang Bisnis

Jangan sampai atas nama wisata dan pertumbuhan ekonomi, kita justru menciptakan “neraka keseimbangan lingkungan” yang diwariskan kepada generasi mendatang.

Salah satu sudut TWA Cimanggu-Ciwidey. (Foto: Dokumen pribadi)
Bandung 26 Feb 2026, 17:32

Begini Cara Jitu Bikin AI Patuh Bantu Promosi Produk UMKM

Kupas tuntas rahasia optimasi AI untuk konten UMKM agar tidak halu, pelajari trik prompt jitu dan strategi AIDA di workshop ini.

Arif Budianto menyampaikan materi modifikasi dan pemanfaatan AI dalam workshop produksi konten media sosial dan pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang digelar AyoBandung.id dan AyoBiz. (Sumber: Ayobandung)
Bandung 26 Feb 2026, 17:06

Bukan Sekadar Ngonten, Ini Cara UMKM Ubah Akun Sosmed Jadi Akun Promosi

Dalam cakupan dunia digital yang serba bisa dilihat melalui layar saja, persaingan muncul dan dibentuk secara organik, serta tidak hanya berfokus pada unggahan biasa saja.

Pembicara Workshop Pelatihan UMKM bertajuk Produksi Konten Media Sosial dan AI: “Ngonten Pintar, Usaha Lancar," yakni Creative Manager, Bibo Bani yang membawakan materi tentang optimalisasi media sosial. (Sumber: Ayobandung)
Bandung 26 Feb 2026, 15:52

UMKM dan Humas BUMN Antusias Ikuti Workshop Produksi Konten Medsos dan AI oleh Ayo Bandung

Tak hanya untuk UMKM, wokshop ini pun cocok bagi humas instansi, lembaga, corporasi, konten kreator pemula, dan umum yang ingin belajar lebih jauh memproduksi konten.

Workshop produksi konten media sosial dan pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang digelar AyoBandung.id dan AyoBiz di Kantor Ayo Bandung, Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung)