Menemukan Ketenangan di Tengah Kota Bandung bersama Yoga

2 menit baca
Farah Noor Khairunnisa
Ditulis oleh Farah Noor Khairunnisa diterbitkan
Suasana yoga BloomMe dengan tenang dan harmonis di tengah alam, Tangkal Pinus, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, (28/9/2025). (Sumber: Risti Riana))
Suasana yoga BloomMe dengan tenang dan harmonis di tengah alam, Tangkal Pinus, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, (28/9/2025). (Sumber: Risti Riana))

Kicauan burung dan udara dingin alami menemani langkah mereka yang mulai mengatur ritme pernapasan, menghadirkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan Kota Bandung yang sibuk dan padat. Udara pagi yang sejuk dikala itu menyelimuti para BloomMe Babes menenangkan pikiran sambil membuka matras dan menarik napas panjang di tengah Tangkal Pinus, kawasan Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (28/9/2025).

Pendiri BloomMe Yoga, Risti Riana, mengatakan bahwa komunitas ini berdiri pada Maret 2024, dengan running event di Agustus 2024, bertujuan untuk terhubung langsung dengan alam. Ia menilai masyarakat Bandung membutuhkan ruang dan suasana baru untuk melepas stres.

“Dulu di Bandung belum banyak yoga outdoor, Biasanya cuma yoga di studio, yang bikin pengen diluar ruangan,” ungkapnya/

Setiap kegiataannya, BloomMe Yoga selalu dilakukan di lokasi berbeda untuk menghadirkan pengalaman baru, diisi dengan journaling session untuk mengekspresikan perasaan dan suasana yang segar bagi BloomMe Babes. Taman kota, rooftop Bandung, hingga kawasan Lembang menjadi lokasi pilihan yang dinilai bisa memberikan ketenangan alami dan udara bersih bagi tubuh.

Menurut Risti, konsep berpindah lokasi ini membantu BloomMe Babes agar merasakan energi alam yang berbeda dan bisa menganggap sebagai healing dan tempat untuk pulang di akhir pekan.

“Kita memang sengaja mencari venue yang berwarna hijau, dengan harapan mereka bisa menghirup dan touch langsung sama alam, dan hitung-hitung sekalian healing dari kesibukan dan rutinitas selama seminggu sebelumnya,” ujarnya.

Sesi couple yoga menghadirkan kebersamaan yang menumbuhkan kepercayaan, M84, Common Space, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Sabtu, (08/11/2025)
(Sumber : Farah)
Sesi couple yoga menghadirkan kebersamaan yang menumbuhkan kepercayaan, M84, Common Space, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Sabtu, (08/11/2025) (Sumber : Farah)

Tagline “Grow, Glow, Go” yang menjadi filosofi utama BloomMe mencerminkan proses, “Grow” tumbuh secara menyeluruh, mulai dari pikiran, peningkatan kesadaran diri dan mindfulness, kesehatan mental, cinta terhadap diri sendiri. Ia menambahkan, “Glow” berarti bersinar lewat ketenangan batin, tidak hanya dari aspek fisik, sedangkan “Go” mengajak BloomMe Babes untuk berani keluar mencoba aktivitas baru di luar kebiasaan mereka.

Nama BloomMe sendiri diambil dari Bloom, melambangkan bunga yang mekar sebagai lambang pertumbuhan diri dan proses menuju versi terbaik dari seseorang. Dengan Me, berarti diri BloomMe Babes yang akan terus mekar, tumbuh, dan berkembang dengan diri kita masing-masing sambil memancarkan potensi terbaik.

BloomMe memiliki visi, salah satunya mengingatkan masyarakat bahwa yoga terbuka untuk semua kalangan tanpa batas gender maupun latar belakang olahraga seseorang. Dengan pembuktian dari kolaborasi yang pernah dilakukan, bersama komunitas kalistenik Barstard Bandung untuk mengenalkan yoga kepada pria agar lebih memahami esensi keseimbangan tubuh dan pikiran.

Keberagaman peserta baik pria dan wanita menjadi kekuatan utama BloomMe dalam membangun komunitas yoga inklusif dan meninggalkan kesan yang menyenangkan bagi BloomMe Babes.

“Kami berharap setiap BloomMe Babes baik yang pemula maupun berpengalaman, bisa menemukan kenyamanan dan kebahagiaan tersendiri dari setiap gerakan yang dilakukan bersama,” tutur wanita berambut panjang itu.

Risti berpesan agar masyarakat Bandung, berani mencoba hal positif yang akan menumbuhkan kebahagiaan diri, termasuk yoga dan journaling yang mulai digemari. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk melangkah, membuka diri terhadap

pengalaman baru, dan menjalani kegiatan yang menyehatkan tanpa harus memiliki banyak keraguan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Berita Terkait

News Update

Wisata & Kuliner 24 Jun 2026, 16:22

Panduan Berkunjung ke The Great Asia Africa Lembang: Keliling Tujuh Negara di Kaki Gunung Tangkuban Perahu

The Great Asia Africa menghadirkan replika budaya Jepang, Korea, India, Thailand, hingga Timur Tengah dalam satu destinasi wisata di Lembang.

The Great Asia Africa Lembang (Sumber: Ayomedia)
Linimasa 24 Jun 2026, 13:45

Menengok Pembuat Bet Pingpong Kayu Jati Bandung

Berawal dari hobi saat pandemi, Abah Jae di Cimenyan sukses membuat bet pingpong handmade dari limbah kayu jati berkualitas.

Abah Jae, pembuat bet pingpong kayu jati Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 13:04

Regenerasi Petani: Peluang dan Tantangan Pada Pendidikan Pertanian

Jika lahan sawah sudah tidak ada, lantas apakah regenerasi petani akan tercipta? Sedangkan profesi petani di Indonesia memunculkan permasalahan kritis.

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 12:49

Radio Nirom Rancaekek, Saksi Hidup Siaran Radio Hindia Belanda

NIROM (Nederlandsch-Indische Radio Omroep Maatschaapij) merupakan siaran radio swasta yang didirikan pada tahun 1928.

Stasiun Malabar Di gunung Puntang (Sumber: muspen.komdigi.go.id)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 12:08

Menelusuri Jejak Masa Lalu Rumah Indis dan Pabrik Gula Sewugalur

Badai datang melalui krisis ekonomi global pada masa Malaise yang menyebabkan pabrik gulung tikar.

kondisi pabrik gula sewugalur pada masa masih beroprasi tahun 1917. (KITLV/kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 11:59

Restaurant Indonesia: Awal Pendirian dan Perjuangan Para Eksil Orde Baru

Perjalanan para eksil Orde Baru dalam mendirikan Restaurant Indonesia pada 1982.

Restaurant Indonesia di Paris. (Sumber: Facebook milik Restaurant Indonesia.)
Wisata & Kuliner 24 Jun 2026, 11:22

Panduan Wisata Gembira Loka Zoo Yogyakarta: Harga Tiket, Wahana, dan Koleksi Satwa

Gembira Loka Zoo Yogyakarta menawarkan ratusan koleksi satwa, wahana keluarga, Zona Cakar, hingga Kereta Taring. Simak panduan lengkap sebelum berkunjung.

Gembira Loka Zoo Yogyakarta. (Sumber: Shutterstock)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 10:43

Analisis Konteks Historis Dibalik Pembuatan Film Kuldesak 1998

Artike lini membahas tentang latar belakang historis dari pembuatan Film Kuldesak 1998

Cuplikan adegan aktor Ryan Hidayat dan Iwa K dalam film Kuldesak 1998. (Sumber: Komunitas Pecinta Film Jadul Indonesia, Facebook. facebook.com)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 09:28

Ayobandung sebagai Inspirasi Literasi di Era Digitalisasi

Di era digitalisasi, apakah literasi semakin bagus atau kian redup.

Ilustrasi website Ayobandung.id. (Sumber: Pexels/gravity cut)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 08:58

Pengembangan Mainan Anak Bercorak Tradisional

Perlu strategi komersialisasi produk mainan tradisional dengan  menerapkan kemasan  yang menarik.

Permainan tradisional Sunda di halaman Gedung Pakuan. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 08:42

Menerobos Aturan di Simpang: Salah Pengendara atau Desain Jalan?

ATCS Dishub Kota Bandung mencatat ratusan pelanggaran di 10 lokasi simpang dengan tingkat pelanggaran tertinggi setiap bulan.

Dua pengendara sepeda motor kedapatan berhenti di zebra cross (4/5/2026). (Sumber: Instagram/@atcs.kotabandung)
Wisata & Kuliner 23 Jun 2026, 18:54

Panduan Wisata Waduk Jatiluhur, Bendungan Terbesar Indonesia yang jadi Destinasi Favorit

Panduan lengkap Waduk Jatiluhur Purwakarta, mulai dari sejarah bendungan terbesar di Indonesia, aktivitas wisata, kuliner khas, hingga tips berkunjung terbaru.

Waduk Jatiluhur. (Sumber: Disparbud Purwakarta)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 18:11

Penyalin Cahaya: Ketika Kekerasan Seksual tidak Memandang Gender

Kekerasan dan Pelecehan Seksual hari ini tidak memandang gender karena bisa terjadi kepada perempuan maupun laki-laki.

Penyalin Cahaya adalah film yang merepresentasikan kekerasan dan pelecehan seksual yang tidak memandang gender. (Istimewa)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 17:56

Membedah Konsistensi Pesan Promo Launching Brand oleh Perusahaan Sportswear di Berbagai Platform

Kolaborasi Nike dan NAKED Copenhagen menghadirkan produk yang menggabungkan unsur fashion dan sneakers dalam satu desain yang unik.

Diambil dari Website Resmi Nike
Ayo Biz 23 Jun 2026, 17:38

'Ngeureuyeuh' Membawa Athiya Cake dari Dapur Rumahan Jadi Pemberi Lapangan Kerja

Kini, di pertengahan 2026, dapur Rika tidak lagi sepi seperti dahulu. Pesanan mengalir hampir setiap hari.

Produk Athiya Cake di kompleks perumahan Mega Mutiara Tasik Regency, Kabupaten Tasikmalaya, (20/6/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Sejarah 23 Jun 2026, 16:25

Hikayat Ngamplang, dari Pusat Pemulihan Paru Pertama Hingga Pemberi Julukan Swiss Van Java

Dibangun pada 1912 sebagai sanatorium, Ngamplang kemudian berkembang menjadi wisata yang mendunia.

Salah satu sudut bangunan Sanatorium Ngamplang Garut yang kini berubah fungsi jadi lapangan golf. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 16:04

Trotoar, PKL, dan Keadilan Ruang Kota

Kebutuhan trotoar, PKL yang tertata dan berkelanjutan hingga adanya keadilan ruang kota.

Warga berjalan di trotoar kawasan Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, Kamis 4 Juni 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 15:11

Optimasi Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Kendaraan Listrik

Audit teknologi tidak hanya terkait dengan transfer teknologi namun juga bertujuan untuk memperluas lapangan kerja yang layak secara berkesinambungan.

Ilustrasi kendaraan listrik. (Sumber: Pexels | Foto: Mad Knoxx)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 14:55

Kegagalan Penataan Kota, Menumbuhkan Tata Jalanan

Di balik semrawutnya Pasar Cicadas, membuat PKL terpaksa menutup akses toko. Namun justru memunculkan simbiosis sebagai jalan tengah keduanya tetap hidup.

Sejumlah spanduk penolakan pembangunan jalur BRT yang dipasang oleh para pedagang terlihat di depan lapak PKL, Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, (17/12026). (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 14:37

Fenomena Live Shopping, Mengapa Mahasiswa Sulit Menahan Godaan Belanja?

Menilik fenomena live shopping dari sudut pandang mahasiswa. Mengapa diskon temporal dan live shopping begitu adiktif hingga memicu gaya hidup konsumtif?

ilustrasi live shopping. (Sumber: gemini)