Fenomena Live Shopping, Mengapa Mahasiswa Sulit Menahan Godaan Belanja?

3 menit baca
CARIN CALISTA KURNIAWAN
Ditulis oleh CARIN CALISTA KURNIAWAN diterbitkan
ilustrasi live shopping. (Sumber: gemini)
ilustrasi live shopping. (Sumber: gemini)

Perkembangan dunia belanja online dalam beberapa tahun terakhir ini memicu tren baru yang sulit dilewatkan: live shopping di media sosial. Tren ini berkembang pesat di kalangan anak muda karena proses belanjanya yang tidak searah, melainkan lebih seru, dinamis, dan personal.

Namun demikian, di balik kemudahan interaksi secara real-time tersebut, terdapat strategi pemasaran agresif yang secara psikologis berpotensi menstimulasi perilaku konsumsi yang tidak rasional. Keterlibatan figur publik yang persuasif, pemanfaatan efek Fear of Missing Out (FOMO), serta penawaran diskon temporal dalam ekosistem ini diidentifikasi menjadi faktor determinan utama yang mengaburkan batasan antara kebutuhan objektif dan keinginan sesaat, sehingga mendorong tingginya tingkat impulsive buying di kalangan mahasiswa.

Pengaruh figur publik dan host live shopping menjadi salah satu faktor yang mendorong keputusan pembelian mahasiswa dalam ekosistem perdagangan digital. Dalam kegiatan live shopping, host tidak hanya bertugas menawarkan produk, tetapi juga membangun kepercayaan serta kedekatan emosional dengan audiens melalui interaksi yang menarik dan meyakinkan. Sebagai contoh, ketika seorang beauty influencer yang dikenal memiliki citra positif melakukan live streaming untuk merekomendasikan produk perawatan kulit (skincare).

Menurut Fernando dkk. (2023), keberadaan influencer dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap keputusan konsumen dalam melakukan pembelian, khususnya di kalangan generasi muda. Contohnya, host sering memberikan ulasan produk secara langsung dan meyakinkan penonton melalui demonstrasi penggunaan produk sehingga mahasiswa terdorong membeli barang secara spontan. Dengan demikian, figur publik dan host live shopping berpotensi meningkatkan kecenderungan mahasiswa untuk melakukan pembelian impulsif melalui komunikasi yang persuasif dan menarik. 

Fear of Missing Out (FOMO) juga menjadi salah satu faktor yang mendorong perilaku pembelian impulsif di kalangan mahasiswa dalam aktivitas live shopping. Pada dasarnya, FOMO adalah rasa khawatir akan tertinggalnya suatu tren, sehingga muncul dorongan kuat untuk terus terlibat dalam aktivitas tersebut (Lubis dan Nashori, 2024). Dalam praktik live shopping, kondisi ini sering dimanfaatkan melalui diskon terbatas, jumlah stok yang terbatas, atau promosi yang hanya berlaku selama siaran berlangsung.

Hasil penelitian Syandana dan Dhania (2024) menunjukkan bahwa tingkat FOMO yang dimiliki mahasiswa pengguna e-commerce berkaitan secara signifikan dengan kecenderungan melakukan pembelian impulsif. Sebagai contoh, mahasiswa yang melihat banyak penonton membeli suatu produk dapat terdorong untuk ikut melakukan pembelian agar tidak kehilangan kesempatan memperoleh keuntungan yang sama. Oleh karena itu, FOMO dapat meningkatkan kecenderungan mahasiswa untuk mengambil keputusan pembelian secara spontan tanpa mempertimbangkan kebutuhan yang sebenarnya. 

Penggunaan diskon temporal juga menjadi strategi pemasaran yang efektif dalam mendorong perilaku konsumtif mahasiswa pada aktivitas live shopping. Diskon temporal merupakan potongan harga yang hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu sehingga menciptakan dorongan bagi konsumen untuk segera melakukan pembelian. Kondisi ini sering membuat mahasiswa lebih fokus pada kesempatan memperoleh harga yang lebih murah dibandingkan mempertimbangkan kebutuhan yang sebenarnya. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian diskon berkaitan dengan meningkatnya kecenderungan pembelian impulsif pada mahasiswa pengguna marketplace (Artini dan Telagawathi, 2022).

Temuan tersebut didukung oleh penelitian lain yang menyatakan promo diskon menjadi salah satu faktor yang memengaruhi munculnya pembelian impulsif pada mahasiswa pengguna aplikasi Shopee (Arif dkk., 2023). Salah satu contohnya, mahasiswa yang melihat flash sale atau hitungan mundur promosi selama siaran langsung cenderung terdorong untuk membeli produk secara spontan agar tidak kehilangan kesempatan memperoleh harga yang lebih rendah. Oleh karena itu, diskon temporal dapat meningkatkan kecenderungan perilaku konsumtif dan pembelian impulsif di kalangan mahasiswa. 

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa live shopping berpotensi mendorong perilaku pembelian impulsif di kalangan mahasiswa. Pengaruh tersebut terlihat dari peran figur publik dan host yang persuasif, munculnya fenomena Fear of Missing Out (FOMO), serta penggunaan diskon temporal yang mendorong konsumen untuk segera melakukan pembelian.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa perilaku pembelian mahasiswa di era perdagangan digital tidak semata-mata didasarkan pada kebutuhan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, psikologis, serta berbagai strategi pemasaran. Oleh karena itu, mahasiswa perlu bersikap lebih kritis agar dapat mengambil keputusan pembelian secara rasional sesuai dengan kebutuhan yang sebenarnya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

CARIN CALISTA KURNIAWAN
Saya seorang mahasiswa UNPAR jurusan Akuntansi yang tertarik untuk mengeksplorasi fenomena sosial melalui tulisan.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Sep 2026, 18:33

Jika Ada Lagi Taman Nasional atau Taman Hutan Raya Baru di Jawa Barat

Menelusuri peluang hadirnya taman nasional atau taman hutan raya (tahura) baru sebagai benteng keanekaragaman hayati, pelindung ekosistem (flora dan fauna) serta oasis hijau masa depan Bumi Pasundan.

Bagas Aji Prakoso saat menjajal Tahura Djuanda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 16:50

Ketika Idealisme Pengabdian Gen-Z Membentur Tembok Kaku Birokrasi

Artikel opini ini membahas paradoks antara idealisme pengabdian ASN Generasi Z dan budaya birokrasi yang masih dianggap kaku.

Tumpukan Berkas. (Sumber: Chat GPT | Foto: AI Chat GPT)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 15:05

Jalur FM: Ketika Suara dari Udara Menjadi Lebih Jernih

Sebelum gelombang FM semakin ramai di Bandung, perubahan serupa lebih dahulu terasa di Jakarta.

Studio Radio OZ Bandung di Jl. Setrasari II No. 14, Bandung. Radio OZ menjadi salah satu stasiun radio di Bandung yang termasuk awal bermigrasi dari jalur AM ke FM. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 14:42

216 Tahun Kota Bandung: Merawat Warisan dan Membangun Masa Depan Gastronomi Berkelanjutan

Lebih dari sekadar destinasi tempat orang mencari tempat makan yang estetis atau makanan lezat, Bandung pada hakikatnya adalah laboratorium budaya.

Kudapan tradisional khas Kota Kembang yang sangat populer antara lain cireng, cilok, seblak, dan telur gulung. (Sumber: Shutterstock | Foto: Hanifah Kurniati)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 12:21

Momentum Mahasiswa Meraih Prestasi

Mahasiswa sering menyalahkan diri dan keadaannya dalam situasi yang sulit. Menurut mahasiswa, bahwa keberadaannya belum tentu berprestasi. 

Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 1 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 22 Sep 2026, 10:40

Media Lokal Cari Model Bisnis Baru di Local Media Summit 2026

Media lokal tidak lagi hanya dituntut menjadi penerbit berita, tetapi juga dapat berkembang menjadi agensi lokal, pengelola komunitas.

Local Media Summit (LMS) akan kembali hadir di pada 22-23 Oktober 2026 di Hotel Manhattan Jakarta.
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 10:15

Jika Benzema Datang, Persib Sebenarnya Membeli Apa?

Status bebas transfer Benzema saat ini membuat sebuah pintu terbuka untuk Persib.

Karim Benzema (Sumber: ayobandung.com | Foto: Wikimedia Commons (Lisensi CC) via ayobandung.com)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 10:00

Urap: Jejak Mahakarya Kuliner Tertua dan Filosofi Kehidupan dalam Sepiring Sayuran Nusantara

Dalam khazanah gastronomi Indonesia, urap bukan sekadar komposisi sayuran dan kelapa parut.

Urap merupakan sajian sayuran tertua di tanah Jawa yang tercatat secara formal dalam literatur sejarah. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 19:31

Demokrasi yang Berakar: Ketika Politik Bertemu  Budaya dan Kepercayaan

Sebelum seseorang menjatuhkan pilihan politiknya, ada proses komunikasi yang panjang. Sebelum sebuah kekuasaan dianggap sah, ada proses pembentukan makna.

Diah Fatma Sjoraida merupakan Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. (Sumber: Gemini | Foto: Ilustrasi oleh AI)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 19:01

Urgensi Kota Bandung: Persolan Sampah dan Kemacetan

Sampah dan kemacetan adalah dua persoalan besar yang dihadapi Bandung. Harus diatasi dengan membangun kesadaran bersama, yang akhirnya demi kenyamanan bagi warga Bandung, sebagai rumah bersama.

Pengendara melintas di dekat tumpukan sampah yang menggunung di TPS Jalan Makam Caringin, Kota Bandung, Kamis, 9 April 2026. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 18:17

Imaji Papua Bersilaturahmi dengan Caraka Sundanologi Bandung

Imaji Papua membawa cerita tentang manusia, budaya, dan kehidupan Tanah Papua ke Bandung melalui film dan dialog lintas komunitas.

Caraka Sundanologi bersilaturahmi dengan komunitas Imaji Papua melalui pemutaran film dokumenter sebagai ruang berbagi cerita, budaya, dan pengalaman tentang Papua. (Sumber: Nonon Rachnaya)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 17:20

Bandung dan Terbentuknya Karyawan 'Flourish'

Ketika Pemkot Bandung berhasil memangkas hambatan birokrasi,sektor industri harus siapkan sistem rekrutmen yang presisi.

Bandung dan urgensi karyawan "Flourish" (Sumber: dokpri dengan kreasi chatgpt | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 16:22

Tugu Proklamasi Cirebon: Jejak Pembacaan Proklamasi 15 Agustus 1945

Sebuah tugu berwarna putih di perempatan Jalan Siliwangi, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, itu menjadi saksi bahwa kemerdekaan Indonesia pernah diproklamirkan sebelum 17 Agustus 1945.

Tugu Proklamasi Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Wahyu)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 15:58

Menimbang Dampak Pajak Otomatis di Tengah Melejitnya Lokapasar Kota Bandung

Proses perpajakan digital menuntut UMKM agar merapikan pembukuan mereka

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Kanan). (Sumber: Humas Pemkot Bandung)
Ikon 21 Sep 2026, 15:33

Stasiun Cicalengka, dari Stasiun Bersejarah jadi Tinggal Sejarah

Stasiun Cicalengka berusia lebih dari seabad. Bangunan lamanya telah dibongkar, sementara tinggalan sejarahnya masih tersisa.

Stasiun Cicalengka, Bandung, antara tahun 1900-1920-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 13:41

Akar Historis dan Evolusi Gastronomi Sunda: Meneroka Budaya Pangan Tatar Parahyangan

Gastronomi bukan sekadar urusan pemuasan kebutuhan fisiologis manusia melalui asupan nutrisi, melainkan sebuah disiplin ilmu yang membedah korelasi intrinsik antara makanan dan kebudayaan.

Penjual makanan keliling di Jawa Barat sekitar tahun 1910. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 11:21

Bioskop sebagai Ruang Refleksi Diri

Bioskop di era modern tidak sekedar ajang hiburan tapi ruang refleksi yang membuat nyaman.

Ilustrasi bioskop. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 09:09

Ketika Fikom Harus Mengajarkan Cara Berkomunikasi dengan Mesin

Sekarang mulai terbentuk pola baru komunikasi, yakni manusia berbicara kepada mesin, mesin menghasilkan pesan, mesin memilih pesan, lalu manusia menerima dan menafsirkannya.

Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. (Sumber: ayobandung.com | Foto: fikom.unpad.ac.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 20 Sep 2026, 17:07

930 Pecatur di Bandung Dapat Wejangan dari Legenda Utut Adianto

Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan dan pencarian talenta catur baru.

Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan dan pencarian talenta catur baru. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 20 Sep 2026, 16:57

Istilah Bahasa Jawa untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Mengenal istilah lokal Bahasa Jawa untuk menggambarkan kekuatan guncangan gempa bumi, dari Lir hingga Lindhu Kiamat/Jagad Obah. Kaya makna dan kearifan lokal suu bangsa Jawa.

Ilustrasi bangunan yang rusak akibat gempa bumi. (Sumber: Pexels | Foto: Ahmed akacha)