Nuansa Baru Private Museum Pertama di Kota Bandung

2 menit baca
Daffa MR
Ditulis oleh Daffa MR diterbitkan
Pengunjung mengabadikan momen di bawah lukisan karya sang maestro Srihadi Soedarsono
di Kota Bandung (01/11/25) (Foto: Daffa Mochamad Reri)
Pengunjung mengabadikan momen di bawah lukisan karya sang maestro Srihadi Soedarsono di Kota Bandung (01/11/25) (Foto: Daffa Mochamad Reri)

Srihadi Soedarsono adalah mantan dosen ITB yang mendedikasikan rumahnya menjadi learning center untuk pelaku seni dan mahasiswa. Setelah menggaet arsitek ternama Andra Martin, dia wafat dan kemudian pihak keluarga memutuskan untuk membangun museum dan juga kafe untuk mengenang jasanya di Jl. Ciumbuleuit No.173, Ciumbuleuit, Kec. Cicadap, Kota Bandung.

Puti Devi Nitriawati, yang akrab disapa Astrid merupakan manajer Museum dan Café Srihadi Soedarsono, dibangun pada Oktober 2022 dan selesai pada Maret 2025, museum ini menjadi private museum pertama di Kota Bandung yang berdiri di lahan pribadi Srihadi Soedarsono.

“Almarhum awalnya tidak ingin membuat museum, melainkan learning center namun setelah wafat keluarga membuatkan museum untuk mengenang jasanya,” ujarnya, pada tanggal 1 November 2025.

Museum ini dibuka secara soft opening pada Juni 2025 dan rencananya akan mengadakan grand opening pada 4 Desember 2025, bertepatan dengan ulang tahun Srihadi Soedarsono. Selain menampilkan karya-karya milik Srihadi, museum ini juga dilengkapi dengan kafe yang memiliki nuansa seni dengan harga yang terjangkau.

“Café Museum” adalah nama yang diberikan untuk kafe yang berada di lantai dua Museum Srihadi Soedarsono, Kafe ini dibuka pada Agustus 2025. Untuk menikmati kafe, pengunjung tidak dikenai biaya masuk. Rentang harga untuk makanan dan minuman di kafe ini berkisar antara Rp20.000–Rp30.000.

Museum ini memiliki tiga lantai yang dipergunakan untuk ruang karya seni dan satu lantai sebagai kafe yang terletak di lantai paling atas. Pengunjung museum perlu mengeluarkan Rp30.000 untuk weekday dan Rp40.000 untuk weekend, untuk pelajar 0–10 tahun free entry dan usia 11–18 tahun mendapatkan diskon 50%.

Ketika grand opening, pihak museum ingin mengadakan kolaborasi seperti workshop menggambar dan seni, pihak museum tengah menggaet pelaku yoga yang akan dilaksanakan di lantai dua. Lukisan terkenal yang menjadi daya tarik utama dari museum ini adalah lukisan Borobudur berukuran sepuluh meter, tari Bedoyo dan Horizon yang memukau mata pengunjung.

Target pengunjungnya segala kalangan, khususnya pelaku seni dan arsitektur, berisikan: 50% konten kreator, 25% pelaku seni, 25% arsitektur, per 1 November, museum ingin balance kedepannya. Rata-rata pengunjung saat weekday berkisar 100–150 orang, sementara saat weekend mencapai 250–400 orang, dan paling banyak 600 pengunjung pada 17 Agustus 2025.

Untuk peraturan, museum ini bersifat universal seperti museum pada umumnya, seperti tidak boleh membawa makanan dan minuman, serta tidak boleh membawa barang besar. Kamera profesional tidak diperbolehkan di dalam museum, pengunjung dapat menitipkan barang-barang yang tidak boleh dibawa pada meja resepsionis, diperbolehkan membawa air di dalam tumbler.

Puti Devi Nitriawati manajer Museum Srihadi, menjelaskan museum ini dibangun di luas tanah 800m².

"Gak termasuk belakang, kalau sama belakang mungkin 2.000. Museum ini dibangun full oleh beton, karena arsitek Andra Martin terkenal dengan beton” tutupnya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)