Kedai Kopi Premium Berharga Mahasiswa yang Lahir dari Mimpi Tiga Sahabat

4 menit baca
Nur Azizah
Ditulis oleh Nur Azizah diterbitkan
Barista Spare and Space meracik setiap minuman dengan takaran presisi dan bahan baku premium untuk menjaga konsistensi rasa yang terjangkau, 4 November 2025. (Sumber : Dokumentasi Penulis | Foto : Nur Azizah) (Foto: Nur Azizah)
Barista Spare and Space meracik setiap minuman dengan takaran presisi dan bahan baku premium untuk menjaga konsistensi rasa yang terjangkau, 4 November 2025. (Sumber : Dokumentasi Penulis | Foto : Nur Azizah) (Foto: Nur Azizah)

Di sudut Jalan Adhyaksa Raya Nomor 11, Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kota Bandung, sebuah kedai kopi bernama Spare and Space berdiri tegak sejak dua tahun silam. Berawal dari kegelisahan melihat kawasan Telkom University yang masih minim kedai kopi berkualitas, tiga pemuda dengan mimpi serupa akhirnya memutuskan untuk mewujudkan sebuah ruang yang menawarkan cita rasa premium dengan harga yang ramah di kantong mahasiswa.

Pada Selasa, 4 November 2025, perjalanan panjang mereka kembali dikisahkan oleh Muhammad Apriliando atau biasa dikenal dengan nama Ando, yang mengungkap bagaimana sebuah kedai di lantai dua yang sempat berjuang melawan cuaca kini menjadi tempat bertemunya impian dan relasi baru.

Dengan harga mulai dari 12 ribu rupiah untuk black tea hingga 25 ribu rupiah untuk menu termahal, Spare and Space hadir sebagai jawaban atas kerinduan akan kopi berkualitas yang tidak menguras dompet. Di balik setiap tegukan minuman berbahan baku premium, tersimpan cerita tentang konsistensi, kerja keras, dan kolaborasi tiga individu yang menyatukan keahlian di bidang bisnis, kreatif, dan kopi. Lebih dari sekadar tempat nongkrong, kedai ini telah bertransformasi menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memperluas jaringan dan menemukan teman baru di tengah kesibukan kampus.

Ando, salah satu pemilik sekaligus lulusan desain interior Telkom University, mengisahkan bagaimana Spare and Space terlahir dari pertemuan tiga visi yang saling melengkapi. Bersama dua rekannya, ia membentuk tim solid dengan pembagian peran yang jelas: satu fokus pada bisnis dan kreativitas, satu lagi sebagai barista berpengalaman yang menguasai dunia kopi, sementara mitra ketiga menangani backend, finance, dan sumber daya manusia dari luar Bandung. 

"Kami berani membangun ini karena bertiga punya skill masing-masing yang sudah cukup oke di berbagai bidang yang saling melengkapi," ujar Ando menjelaskan awal mula.

Spare and Space yang kini memasuki tahun kedua operasionalnya. Perpaduan ketiga keahlian ini menciptakan fondasi kuat bagi Spare and Space untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh di tengah kompetisi kedai kopi yang kian ketat di kawasan kampus.

Membangun usaha dari nol bukanlah jalan yang mulus, terlebih dengan modal terbatas dan lokasi di lantai dua tanpa kanopi. Ando mengakui bahwa enam bulan pertama adalah periode paling berat dalam perjalanan kedai kopi mereka, di mana cuaca menjadi musuh utama yang menghadang.

Tantangan awal pertama karena modalnya terbatas, tempat yang berada di lantai dua dan tidak memiliki kanopi, menjadikan Spare amd Space adalah kafe outdoor sepenuhnya. Bahkan, ada hari-hari kelam ketika penjualan mencapai angka nol, tidak sepeser pun uang masuk ke kas kedai kecil mereka. Namun, alih-alih menyerah, trio pemilik kedai kopi ini justru menjadikan pengalaman pahit itu sebagai cambuk untuk terus berinovasi dan memperbaiki strategi bisnis mereka.

Di tengah persaingan kedai kopi yang menjamur di sekitar kampus, Spare and Space memilih jalan berbeda dengan mengutamakan konsistensi rasa dan kualitas bahan baku. Setiap minuman yang disajikan mengikuti Standard Operating Procedure yang ketat dan resep baku yang telah teruji, memastikan bahwa siapa pun barista yang bertugas akan menghasilkan cita rasa yang identik. Kedai kopi kekinian ini mempunyai SOP tersendiri dan resep yang ditaruh dengan jelas, hal ini menjadikan rasa setiap hidangan tetap memiliki rasa yang sama walaupun dibuat oleh beberapa tangan yang berbeda.

Untuk menjaga stabilitas kualitas, Spare and Space memilih bahan baku dari supplier terpercaya, termasuk susu dan sirup premium yang memiliki standar pabrik konsisten. Dedikasi terhadap kualitas ini bukan tanpa hasil, ulasan positif di berbagai platform menjadi bukti bahwa upaya mereka mempertahankan standar tinggi berbuah manis.

Kesabaran dan kerja keras tim akhirnya membuahkan hasil yang manis setelah melewati enam bulan pertama yang penuh tantangan. Perkembangan penjualan mereka menunjukkan pola pertumbuhan eksponensial yang konsisten, dengan peningkatan omzet dua kali lipat setiap periode enam bulanan.

 "Enam bulan pertama memang kurang banget, kadang ada hari tertentu yang benar-benar nol rupiah," kenang Ando dengan jujur tentang masa-masa awal.

 Seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya mahasiswa yang mengenal Spare and Space, angka penjualan mulai menunjukkan tren positif yang menggembirakan. 

"Setelah dua tahun, kalau dilihat dari perkembangannya, sales naik per enam bulan sekitar dua kali lipat," ungkap Ando dengan rasa syukur akan pertumbuhan yang konsisten tersebut.

Dalam era digital, kehadiran di media sosial bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan vital bagi bisnis kuliner seperti Spare and Space. Menyadari hal ini, tim Spare and Space menggarap konten Instagram mereka dengan serius, menciptakan feed yang estetik dan profesional layaknya coffee shop di pusat kota.

Baca Juga: Saat Alam Jadi Arena, Gunung Manglayang Jadi Cerita

Ando dan rekan-rekannya mencoba membuat konten di Instagram yang bagus dan estetik, yang membuat kedai kopi ini bukanlah kedai kopi dekat kampus yang asal-asalan. Selain konten organik yang dikemas apik, Spare and Space juga tidak segan mengalokasikan budget untuk beriklan di Instagram dan berkolaborasi dengan micro-influencer lokal. Media sosial juga menjadi jembatan komunikasi dua arah antara Spare and Space dengan pelanggan, dari reservasi hingga rekrutmen barista baru.

Spare and Space telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar tempat untuk menikmati secangkir kopi atau mengerjakan tugas kuliah. Kedai ini telah menjadi ekosistem sosial mikro di mana orang-orang yang awalnya asing satu sama lain dapat bertemu, berinteraksi, dan membangun jaringan pertemanan baru.

Menurut Ando, momen yang paling berkesan adalah melihat kedai kopi ini menjadi tempat orang memperluas jaringan dan link. Atmosphere yang nyaman dan tidak kaku membuat pengunjung merasa bebas untuk membuka percakapan dengan orang lain di meja sebelah. Inilah yang membuat Spare and Space berbeda: mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga experience yang menyenangkan.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nur Azizah
Tentang Nur Azizah
Mahasiswi Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)