Saat Alam Jadi Arena, Gunung Manglayang Jadi Cerita

3 menit baca
Arsyhaliq Rashif Djajadiredja
Ditulis oleh Arsyhaliq Rashif Djajadiredja diterbitkan
Anggota Manglayang Academia menaklukkan tanjakan di jalur trail Gunung Manglayang, senin (10/11/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto : Manglayang Academia
Anggota Manglayang Academia menaklukkan tanjakan di jalur trail Gunung Manglayang, senin (10/11/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto : Manglayang Academia

Di tengah sejuknya udara pagi Bandung Timur, derap langkah para pelari berpadu dengan suara burung dan desir angin pinus di Gunung Manglayang.  

Bukan sekadar olahraga, aktivitas ini menjadi wadah belajar dan regenerasi bagi para pegiat trail run yang tergabung dalam Manglayang Academia, komunitas yang menjadikan alam sebagai ruang berlatih, berkompetisi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/11/2025).

Didirikan pada tahun 2017 oleh Arief Wismoyono, yang akrab disapa Pak Rektor, Manglayang Academia lahir dari semangat untuk membangun regenerasi pelari trail di Jawa Barat. Komunitas ini bukan sekadar tempat latihan bersama, melainkan wadah untuk menemukan bibit-bibit muda berpotensi yang bisa meneruskan warisan para pelari senior di dunia trail running.

Lord Kasmana, salah satu anggota senior yang sudah lama bergabung, menjelaskan bahwa tujuan utama komunitas ini adalah mencetak penerus yang kuat, baik dalam kemampuan fisik maupun karakter.

“Kita nggak cuma lari bareng, tapi mencari pelari-pelari potensial yang bisa meneruskan semangat Manglayang Academia,” ungkap atlet profesional ini.

Salah satu kegiatan besar yang menjadi identitas komunitas ini adalah Manglayang Everesting Challenge, ajang tahunan yang menantang pelari untuk menaklukkan elevasi setara Gunung Everest, yakni 8.848 meter. Peserta harus menempuh 30 kali naik-turun setengah Gunung Manglayang atau sekitar 55,4 kilometer. Event ini menjadi daya tarik utama, tak hanya bagi pelari lokal tapi juga penggemar trail run dari luar daerah.

Selain mengembangkan prestasi, Manglayang Academia juga menanamkan nilai penting tentang kepedulian terhadap alam. Para pelari juga harus memiliki inisiatif untuk menjaga kelestarian gunung. Contohnya, jika mengonsumsi energy gel, bungkusnya jangan dibuang sembarangan.

Kegiatan komunitas ini juga terbuka untuk umum. Setiap Kamis dan Sabtu pagi pukul 06.30, latihan rutin digelar di kawasan Batu Kuda, yang sekaligus menjadi basecamp utama. Sering kali, banyak pendatang baru yang tertarik bergabung setelah melihat konten Arief Wismoyono, Lord Kasmana, dan Taofik Hidayat di media sosial. Banyak orang datang karena penasaran. Mereka ingin mencoba trail run atau sekadar foto dan ngobrol dengan atlet-atlet Manglayang Academia.

Dampak kehadiran Manglayang Academia pun cukup signifikan. Wisata Batu Kuda kini semakin ramai dikunjungi, baik oleh pelari maupun wisatawan yang ingin menikmati alam Manglayang dari dekat. Dari sisi tantangan, Lord Kasmana menyebut jalur Batu Keraton sebagai rute paling technical karena bebatuannya yang ekstrem. Namun baginya pribadi, rute tersebut hanyalah makanan sehari-hari.

Menariknya, nama Manglayang Academia sendiri tidak memiliki filosofi yang rumit. Logo Manglayang Academia bergambar kuda, karena basecamp-nya di wisata Batu Kuda. Namun di balik kesederhanaan itu, tersimpan semangat besar untuk menjadikan Manglayang sebagai pusat trail run di Jawa Barat.

Lord Kasmana juga berharap komunitas ini terus berkembang dan melahirkan generasi baru.

“Kita ingin ada penerus-penerus yang bisa lanjutkan perjuangan. Jangan sampai berhenti di kita aja,” ujar trail runner dengan beribu-ribu kilometer di kakinya.

Bagi siapa pun yang ingin bergabung, pintu Manglayang Academia selalu terbuka lebar. Tidak perlu sungkan, banyak pelari elite di sini, tapi semuanya siap berbagi ilmu dan pengalaman. Dan bagi para pemula di dunia trail run, Lord Kasmana memberikan pesan penutup yang sederhana namun kuat.

 “Tetap semangat, latihan yang rajin, dan jangan cepat puas,” tutur pria berusia 45 tahun ini.

Manglayang Academia bukan sekadar komunitas pelari. Mereka adalah bagian dari denyut kehidupan Gunung Manglayang. Melalui semangat olahraga, kebersamaan, dan kepedulian terhadap alam, komunitas ini menjadikan setiap langkah di jalur gunung bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga tentang membangun generasi dan menjaga warisan alam yang indah di Bandung Timur. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Arsyhaliq Rashif Djajadiredja
Mahasiswa Digital PR Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 20:01

Ketika Gelombang Radio Menyatukan Ribuan Fans Iwan Fals

Ganesha Iwan Fals (GIF), program legendaris Radio Ganesha Bandung yang diasuh penyiar karismatik Kang Denny GIF.

Tim pengisi acara Ganesha Iwan Fals berkunjung ke kediaman Iwan Fals di Cipanas, Puncak. Dari kiri ke kanan: Arif (GIF), Denny GIF (penyiar Radio Ganesha Bandung), Iwan Fals, dan Bram (sahabat karib Iwan Fals dari Bandung). (Foto: Kemal Ferdiansyah)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!