Antara Kopi, Komunitas, dan Cita Rasa: Cerita dari Rasa Kopi Bandung

2 menit baca
bintang haiban
Ditulis oleh bintang haiban diterbitkan
Suasana Rasa Kopi Bandung menampilkan kenyamanan dan melihatkan konsep open bar. Perumahan palem 1 residence Blok A6, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung City, (27/10/2025) (Foto: Bintang Haiban))
Suasana Rasa Kopi Bandung menampilkan kenyamanan dan melihatkan konsep open bar. Perumahan palem 1 residence Blok A6, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung City, (27/10/2025) (Foto: Bintang Haiban))

Di tengah padatnya kawasan sekitar Telkom University, aroma kopi yang lembut menyambut setiap langkah menuju sebuah kedai kecil nan sederhana bernama Rasa Kopi Bandung lebih tepatnya di Perumahan palem 1 residence Blok A6, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung City, Senin (27/10/2025). Dari luar, tempatnya mungkin tampak sederhana. Namun di dalamnya, ada kehangatan yang lahir dari percakapan, tawa, dan secangkir kopi yang diseduh dengan rasa.  

Adit, sang pemilik, masih ingat betul awal mula berdirinya Rasa Kopi pada September 2019. Kala itu, niatnya sederhana: ingin memperkenalkan cara ngopi yang lebih sehat (tanpa saset) bagi warga sekitar.

“Awalnya targetnya cuma bapak-bapak komplek. Niatnya ngajarin mereka cara ngopi yang sehat, bukan kopi sasetan, dan tanpa gula,” ucap Adit sambil tersenyum. 

Pada awal berdirinya kedai itu berdiri tanpa meja bar, tanpa konsep interior yang rumit. Namun dari kesederhanaan itulah, Rasa Kopi tumbuh dengan jujur, justru karena kesederhanaannya itu Rasa Kopi menawarkan sensasi meminum kopi yang unik, serderhananya Rasa Kopi menawarkan ketenangan di setiap tegukan kopinya. 

Ketika aktivitas kampus Telkom University kembali berjalan pada 2022, suasana Rasa Kopi perlahan berubah. Mahasiswa mulai berdatangan, membawa laptop, tugas, dan segudang cerita. Dari sekadar tempat ngopi, kedai ini menjelma menjadi ruang pertemuan ide bagi anak-anak muda yang sedang mencari arah.

“Dari situ inspirasi kedainya berkembang, Aku pengen Rasa Kopi jadi wadah buat mahasiswa yang lagi tumbuh dan belajar, tempat mereka berdiskusi dan menemukan hal-hal baru,” kata pemilik Rasa Kopi. 

Konsep open bar yang diterapkan bukan hanya soal gaya, melainkan filosofi. Di Rasa Kopi, barista dan pelanggan bisa bercakap, bertukar pandangan, bahkan berteman. Adit percaya bahwa secangkir kopi tak hanya dinikmati lewat rasa, tapi juga lewat diskusi yang terjadi. 

“Rasa Kopi punya warna sendiri, warnanya itu interaksi kedekatan antara penjual dan pembeli, serta diskusi dan pertentangan pikiran yang terjadi lewat seteguk kopi,”  ucap Adit.

Dari menu yang sederhana seperti kopi susu gula aren (rasa kopi) hingga mocktail racikan sendiri, setiap minuman di sini punya cerita. Tak jarang, pelanggan ikut menyumbang ide rasa baru. Suasana yang akrab membuat kedai ini terasa seperti rumah kedua bagi banyak mahasiswa.

Suasana menggambarkan keakraban dan semangat bertukar pikiran mahasiswa saat mereka sedang berdiskusi di Rasa Kopi Bandung. Perumahan palem 1 residence Blok A6, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung City, (27/10/2025). (Foto: Bintang Haiban)
Suasana menggambarkan keakraban dan semangat bertukar pikiran mahasiswa saat mereka sedang berdiskusi di Rasa Kopi Bandung. Perumahan palem 1 residence Blok A6, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung City, (27/10/2025). (Foto: Bintang Haiban)

Namun, perjalanan Rasa Kopi tidak selalu mulus. Berada di tengah permukiman warga membuat Adit harus beradaptasi dengan berbagai batasan, mulai dari jam operasional hingga lahan parkir yang terbatas. Tapi di balik tantangan itu, semangat untuk berkembang tetap menyala.

Kini, Rasa Kopi Bandung bukan sekadar tempat untuk meneguk minuman kafein. Ia telah menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa Telkom tempat di mana ide, percakapan, dan rasa bersatu dalam satu meja kayu kecil.

Rasa Kopi ruang sederhana yang mengajarkan di balik secangkir kopi, selalu ada cerita, rasa dan ide yang tercipta. Kini, Rasa Kopi Bandung bukan hanya tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi komunitas mahasiswa Telkom University tempat di mana aroma kopi bercampur dengan ide, percakapan, dan cita rasa kebersamaan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

bintang haiban
Tentang bintang haiban
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 10 Jul 2026, 20:05

Melihat Dunia dari Bandung: Dari Objek Kolonial ke Subjek Global

Suara Bandung tidak selalu terdengar konsisten. Kadang menguat, kadang tenggelam. Tergantung pada konteks global yang sedang berlangsung.

Museum Konferensi Asi-Afrika. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 18:01

Urgensi Bandara Husein Sastranegara Menuju Konektivitas ASEAN

Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung perlu segera mendesak agar pemerintah pusat mengijinkan rute internasional untuk Bandara Husein

Bandara Husein Sastranegara dilihat dari lantai 9 Gedung Pusat Manajemen PT Dirgantara Indonesia. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 17:00

Jejak-jejak Sejarah 'Kawadanaan' di Kecamatan Lembang

Salah satu potensi dan daya tarik wisata sejarah yang dimiliki Kota Lembang yaitu bangunan “Pendopo eks Kawedanaan”.

Alun alun Lembang tahun 1902. (Sumber: KITLV)
Wisata & Kuliner 10 Jul 2026, 16:44

Luas 150 Hektar, Bagaimana Cara Jelajah TMII dalam Sehari?

Bingung keliling TMII dalam sehari? Cek rute terbaik, rekomendasi anjungan, kereta gantung, museum, hingga atraksi Tirta Cerita.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 16:28

Ada Lohbener, Ada Losarang

Semula, toponimi dua kecamatan ini adalah toponim sungai yang mengalir melintasi Indramayu.

Lokasi Lohbener dan Losarang di Kabupaten Indramayu. (Sumber: Google maps)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 15:22

Sisa Peradaban Lama di Utara Bandung

Tak jauh dari kawasan Kebun Binatang Bandung terdapat arca Ganesha yang terdapat di gerbang depan Institut Teknologi Bandung.

Arca Ganesha di gerbang ITB. (Sumber: Dokumentasi Malia 2026)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 14:46

Menimbang Kembali Peran Ayah dalam Memperingati Hari Ayah Nasional

Maka di Hari Ayah Nasional ini, mari kita mencoba untuk menimbang dan melihat kembali, bagaimana peran ayah sesungguhnya terhadap anak-anak dan keluarganya.

Ilustrasi seorang ayah dan anaknya. (Sumber: Pexels | Foto: Faisal Allam)
Wisata & Kuliner 10 Jul 2026, 14:03

Panduan Wisata Situ Gunung Sukabumi: Tiket, Jembatan Gantung, dan Curug Sawer

Panduan lengkap Situ Gunung Sukabumi, mulai dari harga tiket, jalur wisata, Jembatan Gantung terpanjang di Asia Tenggara, Curug Sawer, hingga cara menuju lokasi.

Danau Situ Gunung Sukabumi.
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 13:34

Diskursus Intelektual dalam Pendidikan Bernuansa Islami

Era teknologi telah memunculkan paradigma baru, bahwa pemikiran-pemikiran baru mengalami diskursus intelektual. Apakah ini juga menjadi tantangan bagi pendidikan bernuansa islami.

Anak-anak beragama Islam sedang mengaji di masjid. (Sumber: Pexels/Hera hendrayana)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 12:09

Redesain Kota Bandung: Sehat Rakyatnya Jaya Kotanya

Dapat kita ketahui bahwa kesehatan merupakan salah satu kebijakan yang perlu diambil sesegera mungkin selain pendidikan.

Suasana Jalan Braga, Kota Bandung saat diberlakukannya Braga Free Vehicle pada Sabtu, 4 Mei 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 09:47

Menyusuri Jejak Dunia Hiburan Indonesia Era Tahun 70-an

Annie Rae sebagai pendatang baru tengah menanjak popularitasnya di blantika musik pop Indonesia.

Sampul Majalah Variasari edisi Juli 1970 yang menampilkan Annie Rae, biduanita ternama asal Bandung. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 08:01

Kecerdasan Buatan dalam Waktu ke Waktu

Menelusur sejarah perkembangan kecerdasan buatan.

Kecerdasan buatan bukan sekadar teknologi, tetapi sebagai pemahaman bahwa menusia selalu mencari lebih dari Batasan yang telah ada.
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 21:54

Masjid Agung Al-Ittihad: Representasi Multikulturalisme di Kota Benteng

eberadaan Masjid Agung Al-Ittihad memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding fungsi religius semata.

Masjid Agung Al-Ittihad Kota Tangerang. (Sumber: Pemerintah Kota Tangerang)
Wisata & Kuliner 09 Jul 2026, 18:37

Kerak Telor Betawi, Kuliner Tradisional Jakarta dengan Sejarah Panjang

Kerak Telor merupakan kuliner khas Betawi yang menjadi ikon Jakarta. Simak sejarah, bahan, cara memasak, dan fakta menarik di balik hidangan legendaris ini.

Kerak Telor Betawi.
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 18:00

Asal Usul dan Perkembangan Ampiang Dadiah: Tradisi Kuliner Minangkabau dari Masa ke Masa

Membahas Ampiang Dadiah yogurt yang terbuat dari susu kerbau berasal dari Sumatera Barat.

Es Ampiang Dadiah, dibeli di Pasar Ateh, Bukittinggi. (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 17:48

69 Tahun Navigasi Birokrasi: Mengukuhkan LAN sebagai Think Tank Strategis di Tengah Badai Disrupsi

LAN RI di usia ke-69 memperkuat perannya sebagai think tank strategis yang mendorong transformasi birokrasi melalui inovasi, digitalisasi, dan kebijakan berbasis bukti menuju Indonesia Emas 2045.

Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia. (Sumber: LAN RI)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 17:11

Antara Bandung dan Yogyakarta, Semarak Kuliner Tiada Henti

Kuliner menjadi patron wisata yang menarik wisatawan. Bandung dan Yogyakarta memiliki karakter budaya yang berbeda, tetapi dengan wisata kuliner, dua kota itu menghadirkan Indonesia kini.

Kehadiran Tjitarum sebagai toko bolu dan kue bukan sekadar membuka ruang baru bagi wisatawan untuk membeli buah tangan. Namun simbol bagaimana kuliner bisa menjadi bahasa pelestarian budaya. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 16:59

Bedah Konsistensi Strategi Digital PR pada Peluncuran Mobil Listrik Keluaran Terbaru

Peluncuran New Air ev & Cloud EV bukti konsistensi Wuling bangun citra kendaraan listrik modern. Lewat web & Instagram, Wuling tampilkan pesan & visual inovatif masa depan.

Ilustrasi mobil listrik. (Sumber: Wuling Motors)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 16:05

Menari, Merayakan Masa Kecil

Setiap tarian memang berhenti saat musik usai, tapi cerita ihwal keberanian Kakang berjoged untuk pertama kalinya akan terus hidup, tumbuh subur saat dirawat, dipelihara, dipupuk & menari dalam hati.

Kakang bergaya sebelum tampil menari di spot foto yang ada serambi masjid Al-Hidayah, Kebonterong Cibiru Kota Bandung, Rabu (24/6/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: Aa Akil)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 15:05

Menelusuri Jejak Rasa (Bagian II): Penjaga Memori dan Tradisi Kuliner Bandung

Setelah membedah lima ikon pertama pada bagian sebelumnya, mari kita lanjutkan penelusuran enam ikon kuliner legendaris lainnya.

Hidangan Warung Kopi Purnama (Foto: GMAPS)