Keamanan Siber di Era Kebebasan Informasi 

3 menit baca
Netizen
Ditulis oleh Netizen diterbitkan
Ilustrasi teknologi digital di sekitar anak-anak saat ini. (Sumber: Pexels/Ron Lach)
Ilustrasi teknologi digital di sekitar anak-anak saat ini. (Sumber: Pexels/Ron Lach)

Ditulis oleh: Muhammad Ali Khadim

Beberapa tahun terakhir, digitalisasi yang terjadi seluruh sektor kehidupan, tidak diikuti dengan skill dan pemahaman masyarakat yang memadai, terutama masalah dampak negatif dari digitalisasi atau sisi keamanan siber. Kehadiran ahli IT dan tenaga profesional di bidang cyber security, tidak sebanding dengan para pengguna IT itu sendiri, infrastruktur keamanan yang layak dan bisa menjaga keagamaan pun belum begitu merata. Tidak heran kalau seringkali terjadi kejahatan cyber yang merugikan konsumen, baik itu di lembaga keuangan, industri, dan pelayanan publik. 

Kesenjangan antara perkembangan pesat digital dengan kesiapan keamanan sebagai dampak negatif dari kehadiran digital mengakibatkan bahaya yang semakin besar, sehingga potensi kerugian akibat kehadiran siber terus bertambah, tidak hanya secara finansial, data pribadi, masyarakat pun menjadi menurun kepercayaannya pada berbagai aplikasi yang berbau digital. Seperti banyak nasabah tiba-tiba kehilangan sejumlah uang yang tidak sedikit, padahal tidak melakukan transaksi. Pensiunan yang uang pensiunnya hilang, dan masih banyak kasus-kasus lainnya. 

Memang harus diakui dengan perkembangan teknologi informasi pada era digital saat ini, begitu memanjakan para penggunanya. Masyarakat menjadi lebih mudah dan cepat dalam beraktivitas, terutama urusan transfer data. Namun dibalik fasilitas kemudahan, tersimpan ancaman besar yang merusak keamanan siber. Aksi peretasan, pengambilan data tanpa izin, dan distribusi perangkat perusak semakin tidak terkontrol. Orang jahat semakin kreatif membuat aplikasi yang bisa merugikan orang lain. Kejahatan sekarang tidak merusak fisik namun bisa merusak psikis dan harta benda. Kejahatan cyber bisa merugikan siapa pun, tidak hanya perorangan, korporasi, bahkan institusi pemerintah.

Mengingat banyaknya kegiatan yang sudah bergantung pada digital, penjagaan keamanan data menjadi prioritas utama. Seluruh aktivitas digital menghasilkan informasi yang rentan disalahgunakan apabila tidak mendapat pemahaman dan perlindungan yang bagus. Oleh karenanya, segera mengedukasi masyarakat untuk lebih berhati-hati, dan terus meningkatkan keamanan siber mulai dari perangkat komputer, infrastruktur jaringan, dan informasi dari digital yang berusaha menipu dan mengancam. Tanpa proteksi yang cukup, kebocoran informasi dan kegagalan sistem dapat terjadi serta menimbulkan dampak kerugian yang besar.

Ilustrasi teknologi canggih masa kini. (Sumber: Pexels/cottonbro studio)
Ilustrasi teknologi canggih masa kini. (Sumber: Pexels/cottonbro studio)

Ada beragam ancaman keamanan cyber, mulai dari malware, yakni aplikasi berbahaya yang mampu merusak sistem atau mengambil data secara ilegal. Kemudian ada phishing, yaitu teknik penipuan untuk memperoleh informasi sensitif seperti password dan data personal pengguna. Ancaman lain yang cukup meresahkan adalah ransomware, di mana informasi dienkripsi oleh pelaku, dan hanya dapat diakses kembali setelah korban membayar tebusan. Serangan DDoS pun kerap terjadi di masyarakat, yakni serangan yang melumpuhkan layanan digital karena server dibanjiri lalu lintas data palsu.

Baca Juga: Perundungan Siber pada Remaja dan Perlindungan Hukum bagi Korban

Terjadinya kejahatan cyber tidak lepas dari kelalaian manusia sebagai penggunanya. Manusia seringkali menggunakan password yang sederhana, dan mudah ditebak oleh orang lain, yang akhirnya data-data rahasianya begitu mudah diakses. Literasi teknologi yang kurang. Tidak sedikit masyarakat yang tertipu dengan berbagai bujuk rayu melalui wa dan lain sebagainya, yang mengharuskan mengirimkan sejumlah uang agar bisa mendapatkan bonus dan lain sebagainya. 

Di samping itu adanya peningkatan keamanan siber di industri, juga perlu adanya pendidikan dan pelatihan mengenai cyber security, agar ada peningkatan literasi cyber, sehingga bisa mengantisipasi berbagai ancaman di ranah digital. Pemerintah juga harus mendukung dengan membuat berbagai kebijakan dan program dalam rangka menyelamatkan masyarakat dari kejahatan digital. Bagaimana pun perkembangan teknologi harus diimbangi dengan perkembangan literasi terhadap teknologi, yang ditopang dengan regulasi-regulasi yang menyelamatkan para penggunanya. (*)

Penulis adalah mahasiswa Teknik Informatika UIN Bandung.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 21 Jun 2026, 18:02

Peran Media Relations dalam Membangun Citra Kolaborasi Brand di Industri Olahraga

Memahami identitas kolaborasi sebagai perpaduan antara motorsport, inovasi, dan gaya hidup modern.

Gambar dari akun Instagram resmi Puma
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 17:37

Merawat Jejak Maung Bandung Melalui Koleksi dr. Dimas Kurnia Hidayat

Merawat Jejak Maung Bandung Melalui Koleksi dr. Dimas Kurnia Hidayat

Dimas Kurnia Hidayat, kolektor memorabilia Persib Bandung. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 15:26

Bandung Poek, Warga Menjerit, dan Kenangan Menyala

Cibiru Bandung boleh poek untuk dua, tiga, empat, lima jam. Tetapi selama kebersamaan masih hidup, selalu ada cahaya yang tidak pernah padam bila kita rawat dan pupuk bersama.

Ilustrasi Bandung Mati Listrik Bergilir (Sumber: Pixabay)
Wisata & Kuliner 21 Jun 2026, 13:04

5 Kuliner Semarang Pilihan yang Wajib Dicoba Wisatawan

Dari lumpia khas Pecinan hingga tahu gimbal dan nasi ayam malam hari, inilah rekomendasi kuliner Semarang yang wajib masuk daftar perjalanan Anda.

Kuliner Tahu Gimbal. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 12:17

Jembatan Cirahong, Warisan Belanda dengan Akses Lantai Ganda

Jembatan Cirahong, warisan dari Belanda yang memiliki dua jalur akses. Berfungsi sebagai rel kereta dan jalan bagi warga.

Jembatan Cirahong masa sekarang. (Sumber: Dokumen Pribadi)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:48

Meraih Impian dari Sekolah Terbaik

Menentukan sekolah terbaik pun harus dianggap sebagai langkah yang menentukan impian murid baru terwujud.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels/Agung Pandit Wiguna)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:36

Risiko Kecil dari USG yang Berlebihan

Pentingnya membatasi frekuensi USG kehamilan sesuai indikasi medis guna mencegah potensi risiko efek termal dan paparan ultrasonik berlebihan pada janin.

Ilustrasi pemeriksaan USG kandungan pada ibu hamil. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:32

Tidak Hanya Judol, Blind Box Juga Dapat Memicu Kecanduan

Blind box justru mendorong perilaku konsumtif dan impulsif pada konsumen Generasi Z.

Ilustrasi blind box. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:25

Bukan Sekadar Paspor: Makna Nasionalisme Dalam Skuad Timnas Modern

Performa baik Timnas Indonesia ikut dipengaruhi pemain diaspora.

Ole Romeny (10) bersama Ramadhan Sananta (9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3). (Sumber: kemenpora.go.id | Foto: Herry)
Beranda 20 Jun 2026, 13:46

Mengayuh dengan Cemas di Kota yang Mengaku Ramah Pesepeda

Komunitas pesepeda Bandung memasang Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta usai tewasnya seorang remaja pesepeda, sekaligus mendesak pemerintah memperbaiki keselamatan infrastruktur jalan.

Komunitas sepeda dan pejalan kaki memasang memorial Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta sebagai simbol duka atas tewasnya seorang remaja saat bersepeda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Beranda 20 Jun 2026, 05:35

Membongkar Operasi Informasi yang Tak Kasat Mata di Ruang Digital

Jurnalis diajak mengenali operasi manipulasi informasi di ruang digital, mulai dari disinformasi, narasi terkoordinasi, hingga rekayasa tren di media sosial.

Ika Ningtyas, Koordinator Cek Fakta Tempo, memaparkan cara mengenali operasi manipulasi informasi yang bekerja secara terorganisasi di ruang digital kepada para jurnalis di Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Bandung 19 Jun 2026, 20:59

Dobrak Batas Sinema Remaja, Film ‘Dan Bandung’ Garapan Rudi Soedjarwo Angkat Isu Strict Parents

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung.

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 20:00

Ciparay: Lumbung Padi Jawa Barat dari Dulu sampai Kini

Kecamatan Ciparay merupakan sentra produksi beras terbesar di wilayah Jawa Barat.

 (Sumber: KITLV, Diakses tangal 3 Juni 2026)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 18:45

Memahami Cara Ngiklan Game Digital, Bagaimana Valorant Memperkenalkan Skin Senjata agar Tak Biasa

Valorant resmi merilis skin terbarunya yang berjudul “Kuronami 2.0”, sebuah koleksi skin premium yang hadir untuk senjata Phantom, Operator, Guardian, Ghost, dan Melee.

Gambar Skin Senjata Kuronami 2.0
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 17:43

Naik Kereta Sambil Ketemu Karakter Favorit? Ternyata Ada Strategi Besar di Baliknya

Bagaimana sebuah kolaborasi karakter animasi lokal berhasil membuat audiens connect di berbagai platform dengan pendekatan yang disesuaikan, tanpa kehilangan benang merahnya.

Transportasi publik yang digunakan masyarakat Indonesia setiap harinya. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Wisata & Kuliner 19 Jun 2026, 17:09

Hutan Pinus Rahong Pangalengan, Destinasi Sejuk dengan Sungai dan Camping Ground

Hutan Pinus Rahong menawarkan suasana teduh, camping, rafting, hingga glamping. Kenali 6 klaster wisata dan daya tarik alamnya sebelum berkunjung.

Hutan Pinus Rahong, Pangalengan.
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 17:00

Toponimi Lembang (bagian 3 – Habis)

Di Lembang terdapat sebuah bukit yang berada di selatan observatorium Bosscha, yang dahulunya hanya merupakan bukit biasa yang ditumbuhi ilalang.

Kampung Lapang, Cikole, Lembang, pada saat pendudukan Jepang. Dapat terlihat Gunung Putri di belakang sebagai latar. (Sumber: wereledculturn.nl)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 16:18

Jari, Kata, dan Hati

Sentuhan jari di atas gawai, dapat mengirim kabar baik, berbagi ilmu, menguatkan persaudaraan, sebaliknya bisa menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan fitnah.

Saatnya menulis di Ayo Bandung (Sumber: Pexels/Ron Lach)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 15:46

Wewenang Kekuasaan Adityawarman di Kerajaan Malayu

Membahas mengenai peran Raja Adityawarman selama memimpin Kerajaaan Malayu.

Candi Muaro Jambi (Sumber: Pemerintah Provinsi Jambi (jambiprov.go.id))
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 15:09

Mengapa SNI Gempa Masih Jadi Formalitas di Indonesia

Esai ini membahas lemahnya penerapan SNI 1726:2019 sebagai standar ketahanan gempa pada bangunan rumah tinggal di Indonesia, yang saya telaah dari sudut pandang keilmuan teknik sipil.

Ilustrasi kerusakan akibat gempa.