Kerja Sama Desain Industri Menciptakan Nilai Tambah dan Lapangan Kerja

5 menit baca
Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan
Hendro Wangsanegara, industrialis dan pendiri PT Pudak sedang menunjukkan komponen machining pesanan PT Kapal Api (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Hendro Wangsanegara, industrialis dan pendiri PT Pudak sedang menunjukkan komponen machining pesanan PT Kapal Api (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Pelaku proses desain dari kalangan perguruan tinggi (PT) atau dari instansi pemerintah yang mengurusi industri dan ekonomi kreatif perlu bekerja sama dengan industriawan terkait dengan produk yang layak dipasarkan.

Pada saat bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri, bermacam produk banyak bermunculan merebut perhatian konsumen.  Bahkan jutaan pemudik lebaran yang akan berlibur di kampung kelahirannya, tentunya banyak yang membeli produk-produk industri di daerahnya. Baik yang berupa barang kerajinan, alat rumah tangga, hiasan rumah, hingga produk furniture. Sehingga faktor desain industri yang baik sangat menentukan tingkat kepuasan para konsumen yang notabene adalah para pemudik.

Kelayakan proyek desain penting dilaksanakan karena didukung oleh sejumlah informasi, data yang bersifat objektif dan tidak kadaluarsa. Proyek desain produk yang selama ini banyak dilakukan oleh PT dan lembaga pemerintah perlu bekerja sama dengan industri manufaktur.

Manufaktur merupakan proses mengubah bahan baku atau material hingga menjadi produk jadi atau setengah jadi dalam skala besar menggunakan mesin, peralatan, dan tenaga kerja. Bertujuan untuk menciptakan produk bernilai tambah yang tinggi yang kemudian didistribusikan ke konsumen atau produsen lain.

Kerja sama desain industri untuk menciptakan nilai tambah lokal dan memacu industrialisasi daerah perlu bekerja sama dengan para industriawan. Industriawan bukan sekedar pedagang. Industriawan adalah orang yang memiliki, mengelola, atau menjalankan usaha di bidang industri, terutama dalam skala manufaktur dan produksi besar.

Terkait dengan desain industri untuk produk manufaktur, penulis sempat berdiskusi dengan Hendro Wangsanegara, industriawan pendiri perusahaan yang bisa dibilang legendaris di Kota Bandung yakni Pudak Scientific. Sebagai industrialis, kakek yang telah memiliki banyak cucu ini menawarkan kerja sama desain industri kepada para pakar desain produk dari perguruan tinggi maupun lembaga pemerintah.

Hendro Wangsanegara tengah menjelaskan tentang produk alat peraga pendidikan dan praktikum sekolah kepada tamunya dari Kementerian Perindustrian (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Hendro Wangsanegara tengah menjelaskan tentang produk alat peraga pendidikan dan praktikum sekolah kepada tamunya dari Kementerian Perindustrian (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Menurut Pak Hendro ini penting lantaran desain produk saat ini sangat menentukan dalam persaingan. PT Pudak sendiri selama ini telah tumbuh menjadi industri peralatan pendidikan, laboratorium sekolah, peralatan praktek vokasi untuk SMK dan mahasiswa, furniture untuk pendidikan dan perkantoran, glassware, implant dan medical equipment, hingga produk komponen untuk pesawat terbang dan alutsista.

 “Perlu stimulus yang bisa dijalankan secara baik agar kerjasama desain industri menjadi produk yang lebih konkrit dan unggul di pasar. Oleh karena itu, sangatlah penting masukan dan pengalaman dari pakar desain produk. Agar gagasan desain ideal untuk dikembangkan,” ungkap Pak Hendro kepada penulis.

Dari kacamata ilmu desain produk, banyak gagasan yang secara sekilas terlihat mencengangkan, namun setelah dicoba untuk direalisasikan, ternyata sangat sulit atau bahkan tidak mungkin direalisasikan menjadi produk yang baik.

Kerja sama desain industri searah dengan komitmen Pemkot Bandung melalui Wali Kota Muhammad Farhan, yang menegaskan terus menyeimbangkan antara pembangunan dan perkembangan ide-ide kreatif. Hal itu pernah disampaikan dalam kegiatan Simposium UNESCO Creative Cities Network (UCCN) City of Design Subnetwork di Gedung Center of Art, Design, and Language (CADL) Institut Teknologi Bandung.  Wali Kota Bandung bertekad memperkuat posisi daerahnya sebagai pusat kreativitas nasional.

Peralatan pendidikan vokasi otomotif hasil desain industri PT Pudak Scientific (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Peralatan pendidikan vokasi otomotif hasil desain industri PT Pudak Scientific (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Sinergi Desain Industri dan Manufaktur

Desain industri dan manufaktur di Kota Bandung perlu bersinergi agar bisa berkembang pesat. Kerja sama berfokus pada teknologi presisi, produk kreatif, dan orientasi ekspor. Lembaga pendidikan seperti Polman Bandung dan ITB yang telah menjadi pusat perancangan dan manufaktur alat/mesin memiliki peran yang penting.

Politeknik Manufaktur Bandung (Polman) memiliki keunggulan dalam teknologi manufaktur, dies, moulding, perancangan perkakas presisi, dan mesin khusus melalui Production Based Education. Sedangkan Institut Teknologi Bandung (ITB) lewat Program Studi Desain Produk menghasilkan ahli yang unggul pada pengembangan produk kreatif dan fungsional.

Pada prinsipnya Desain industri (Industrial Design) berkaitan dengan semua aspek manusia dari suatu produk yang dibuat  secara  masinal  dan  hubungan  antara  manusia  dengan  lingkungan  dimana manusia  itu  berada. 

Desainer  industri mengerjakan  fungsi  enjiniring  faktor manusia  dari produk  yang  bersangkutan  (human  factors  engineering),  keamanan  (safety),  bentuk  (form), warna, pemeliharaan  (maintenance) dan biaya. Desain  Industri berhubungan dengan produk konsumer dan juga produk barang-barang industri.

Agar mencapai tujuan yang diinginkan, desainer  industri  harus  terlibat  di  dalam  empat  aktivitas  riset  dan  pengembangan  yang paling  utama  yaitu:  perilaku manusia  (human  behavior)  perangkat  perantara manusia  dan mesin  (human-machine  interface),  lingkungan  dan  produk  itu  sendiri. Cakupan  area  desain industri  adalah  furniture,  peralatan  rumah  tangga  (housewares),  perangkat  elektronik (appliances), transportasi, perkakas, peralatan kebun, perangkat medis/ instrumen elektronis, human interface, dan peralatan pendukung aktivitas rekreasi.

Desain Industri adalah seni terapan dimana terdapat faktor estetika dan kegunaan (usability) dari  produk  yang  harus  dioptimalisasi  agar  dapat  diproduksi  dan  dijual. 

Peranan  desain industri  adalah menciptakan dan menerapkan  solusi-solusi desain  terhadap permasalahan yang ada pada bagian enjiniring,  faktor penggunaan  (usability), pemasaran, pengembangan merek dan penjualan. Secara  umum,  Desain  industri  adalah  pertemuan  antara  enjiniring mekanis  dengan  seni. Desainer industri mempelajari fungsi dan bentuk dan keterhubungan antara produk dengan penggunanya.  Biasanya  desainer  industri  bermitra  dengan  engineer  dan  pemasar  untuk  dapat mengidentifikasi  kebutuhan-kebutuhan  konsumen  dan  juga  hal-hal  ekspektasi  konsumen lainnya.

Hendro Wangsanegara sedang menunjukkan salah satu desain produksi dari perusahaannya yakni Mini Roaster 100 (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Hendro Wangsanegara sedang menunjukkan salah satu desain produksi dari perusahaannya yakni Mini Roaster 100 (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Proses Kreatif untuk Memberikan Nilai Tambah

Dalam konteks profesionalisme, desain industri merupakan layanan profesional dalam menciptakan dan mengembangkan konsep dan  spesifikasi yang akan mengoptimalisasikan  fungsi, nilai-nilai dan penampilan dari produk dan sistem untuk keuntungan bersama antara pengguna dan produsen (manufacturer).

Banyak  desainer  industri  yang menggunakan beraneka macam metodologi dalam proses kreatifnya. Beberapa proses yang sering  digunakan  adalah  riset  pemakai  (user  research),  sketsa,  riset  komparasi  produk, pembuatan  model  (mockup),  pembuatan  purwarupa  (prototyping)  dan  pengujian.  Proses-proses  ini  dapat  secara  kronologis  atau  secara  prediksi  terbaik  yang  dibuat  oleh  desainer dan/atau  anggota  tim  pengembangan  produk  lainnya. 

Desainer  Industri  biasanya menggunakan  piranti  lunak  tiga  dimensi,  CAID  (Computer-aided  industrial  design)  dan  program  CAD  (Computer  Aided  Design)  untuk  merealisasikan  konsep  ke  produksi.

Baca Juga: Merawat Ingatan Kampung Lewat Instagram, Kisah di Balik Homeless Media @cipicungbergerak

Karakteristik produk yang dibuat oleh desainer industri mencakup bentuk keseluruhan dari objek yang dimaksud, detail perletakan  fungsi yang  saling berkaitan, warna,  tekstur,  suara dan  aspek-aspek  yang  terkait dengan  kenyamanan manusia  (ergonomi). Desainer  industri juga dapat ikut memberi masukan tentang proses produksi, pilihan material, dan bagaimana cara produk  tersebut  akan dijual kepada konsumen. Pemanfaatan desainer  industri dalam proses  pengembangan  produk  dapat  meningkatkan  nilai  melalui  peningkatan  cara penggunaan  (improved  usability),  pengurangan  ongkos  produksi  dan  produk  yang  lebih menarik minat.

Itulah sebabnya konsultan desain terkemuka di dunia seperti misalnya IDEO semakin giat mensinergikan SDM yang memiliki latar belakang prodi berbeda. Mulai dari seniman, insinyur mesin dan elektro, ahli material, programer TIK hingga psikolog. Semuanya melakukan proses kreatif untuk memberikan nilai tambah. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Totok Siswantara
Penulis lepas, pemulia tanaman, lulusan Program Profesi Insinyur

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 06 Jul 2026, 18:01

Membaca Ulang Jogja Dua yang Kini Bertransformasi Jadi 'Buah Dua'

Asal-usul julukan “Jogja 2” yang disematkan kepada Buahdua, Sumedang, melalui tinjauan sejarah pada masa Agresi Militer Belanda II, juga peran warga memaknai julukan tersebut.

Monumen Perjuangan Jogja 2 di Desa Darongdong (Sumber: Ilustrasi | Foto: Ilustrasi)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 17:49

Jejak Otentisitas Kuliner Bumi Pasundan: Tinjauan 8 Resep Warisan dalam Karya Ny. Tuty Latief (1976)

Pada tahun 1976, sebuah pustaka boga berjudul Resep Masakan Daerah hadir sebagai dokumentasi penting bagi khazanah kuliner Nusantara.

Pepes ikan emas (pais lauk mas) Sunda. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Wisata & Kuliner 06 Jul 2026, 17:41

Rujak Cingur Surabaya, Kuliner Legendaris Sejak 1930-an

Kenali sejarah rujak cingur Surabaya, bahan khas, warung legendaris, Festival Rujak Uleg, hingga tips menikmati kuliner Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Rujak Cingur Surabaya.
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 17:03

Perjalanan Panjang Mie Ayam: Dari Makanan Pendatang hingga jadi 'Comfort Food' Sejuta Umat

Rasanya sudah biasa ketika pergi ke mana pun, pasti ada gerobak atau warung mie ayam yang berjualan.

Foto mie ayam dari warung pinggir jalan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Syabil Rasyidan)
Bandung 06 Jul 2026, 16:15

Kisah Ratri Wijaya Nakhodai 3 Lini Mode: Potret Tangguh UMKM Bandung yang Ogah Gulung Tikar Digilas Zaman

Di tengah ketatnya persaingan pasar digital dan pergeseran tren yang bergerak secepat kilat, para kreator lokal dituntut untuk tidak sekadar bertahan, melainkan terus beradaptasi dan bertransformasi.

Ratri Wijaya dikenal sebagai desainer sekaligus entrepreneur sukses yang menaungi tiga brand fashion sekaligus, yaitu Rumah Batik Wijaya, Kamaku, dan Alaiya. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 16:01

10 Netizen Terpilih Juni 2026, Menangkap Momentum dengan Kualitas

Per Juni 2026 dan seterusnya penulis tidak lagi dibatasi satu tema besar, melainkan dipersilakan mengangkat isu apa pun yang relevan dengan momentum.

Website ayobandung.id. (Sumber: Unsplash | Foto: Alex Knight)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 14:14

Mendefinisikan Ulang Nation Branding: Ketika Identitas Bangsa Tak Lagi Ditentukan dari Atas

Artikel ini mengulas partisipasi publik dalam pemilihan logo HUT ke-81 RI sebagai paradigma baru nation branding yang memperkuat legitimasi, reputasi, dan identitas kolektif Indonesia.

logo HUT ke-81 RI. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 13:40

Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang: Nostalgia Berujung Meriah Bersama Java Jive

Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang membuktikan bahwa persahabatan yang terjalin sejak bangku sekolah tetap hidup meski waktu terus berjalan.

Band legendaris asal Bandung, Java Jive, tampil menghibur dan menyemarakkan Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang. (Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 13:19

Demokratisasi Keahlian: Reinvensi Peran SME dalam Ekosistem Corporate University

Reinvensi peran SME dalam Corporate University mengubah pelatihan menjadi ekosistem pembelajaran berkelanjutan yang relevan, adaptif, dan berdampak pada kinerja organisasi.

Ilustrasi ASN. (Sumber: diskominfo.bandaacehkota.go.id)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 12:47

Lagu Kontroversial 'Lalaki Langit' dari Bupati Purwakarta

Kontroversi Lagu "Lalaki Langit" buatan Bupati Purwakarta menuai kritik panas dari netizen hingga berujung permintaan maaf.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein. (Sumber: ppid.purwakartakab.go.id)
Wisata & Kuliner 06 Jul 2026, 12:40

Pantai Sayang Heulang, Wisata dengan View Eksotis di Garut Selatan yang Wajib Dikunjungi

Pantai Sayang Heulang Garut menawarkan karang raksasa, gumuk pasir, camping, dan sunset indah. Ketahui harga tiket, lokasi, aktivitas, serta tips berkunjung terbaru.

Pantai Sayang Heulang Garut. (Sumber: Instagram @pantaisayangheulang)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 11:38

Kaum Prekariat, Mimpi yang Digantung Zaman

Kaum Prekariat sampai saat ini hanya menggantungkan impiannya untuk meningkatkan taraf hidup.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 10:25

Tari Bali: Kaya akan Ritual Sakral hingga Berkembang menjadi Tarian Penyambutan

Sejarah keindahan tarian tradisional Bali dan makna dibaliknya.

Gambaran posisi Penari Pendet duduk saat menari dalam sebuah acara. (Sumber: Arsip Nasional)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 09:41

Sate Maranggi: Narasi Evolusi, Filosofi, dan Diplomasi Budaya di Balik Ikon Kuliner Purwakarta

Kekuatan utama Sate Maranggi tersebut justru terletak pada teknik marinasinya yang intens.

Sate Maranggi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunwan Kartapranata)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 08:40

Rupiah Kuat Harapan Tertinggi Masyarakat

Kekuatan Rupiah harus diperhatikan dengan seksama.

Ilustrasi uang rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Defrino Maasy)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 20:03

Menelusuri Akar Sejarah Pasunda Bubat dan Kondisi Kedua Kerajaan Pascatragedi

Peristiwa Pasunda Bubat dan Kondisi Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda Pasca-Pasunda Bubat berdasarkan catatan kitab-kitab kuno.

Ilustrasi Pasunda Bubat (Sumber: Wikimedia commons)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 18:11

Komentar Jahat yang Mendongkrak Penjualan PUKA

Hate comment yang membanjiri TikTok PUKA justru mendongkrak penjualan scrunchie buatan para penyandang disabilitas.

Proses produksi aksesori di PUKA, dikerjakan langsung oleh teman-teman penyandang disabilitas (Sumber: Penulis | Foto: Lupita Sari Ayuning Cahya Nugraha)
Wisata & Kuliner 05 Jul 2026, 17:23

Cara Berkunjung ke Suku Baduy Banten, Semua yang Wajib Diketahui Sebelum Datang ke Kanekes

Berencana ke Baduy? Ketahui rute menuju Ciboleger, larangan di Baduy Dalam, masa Kawalu, penginapan rumah warga, dan tips perjalanan sebelum berangkat.

Pemukiman di Desa Knekes, Banten, yang popular dengan sebutan Baduy. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 17:10

Merebut Simpati Masyarakat Desa dalam Ketahanan Pangan Bergizi

Ketercapaian pemerintah dapat dilihat ketika masyarakat di desa antusias untuk mempertahankan pangan yang aman dan amanah. 

Program makan bergizi gratis (MBG). (Sumber: kebumenkab.go.id)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 13:22

Sering Dianggap Lemah, Sains Buktikan Perempuan Lebih Kuat Tahan Rasa Sakit

Ungkap fakta sains tentang mekanisme proteksi saraf unik pada tubuh perempuan.

Ilustrasi perempuan. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)