Pagi Mengurus Ternak, Siang Mengurus Viewers, Cerita Homeless Media @infolembang_update

4 menit baca
Halwa Raudhatul
Ditulis oleh Halwa Raudhatul diterbitkan
Pengelola akun homeless media @infolembang_update, Yadi Mulyadi.
Pengelola akun homeless media @infolembang_update, Yadi Mulyadi.

AYOBANDUNG.ID - Matahari baru saja menampakkan sinarnya di ufuk timur Lembang ketika Yadi Mulyadi (36) mulai berkutat dengan aroma khas jerami dan uap susu segar. Di sebuah kandang sederhana, ia dengan terampil mengurus sapi ternaknya—sebuah kegiatan yang telah menjadi sumber penghidupannya selama bertahun-tahun. Namun, di saku celananya, ponsel pintar terus bergetar, menyuguhkan informasi tentang kemacetan di Setiabudi, kecelakaan di Parongpong, hingga laporan “akamsi” yang kehilangan barang atau pertanyaan dari wisatawan yang hendak berkunjung ke Lembang.

Yadi adalah seorang peternak sapi perah. Namun, bagi lebih dari 26 ribu pengikut di dunia maya, ia dikenal sebagai “Google Berjalan” di balik akun Instagram @infolembang_update, sebuah akun homeless media yang kini menjadi salah satu sumber utama informasi di wilayah Bandung Utara.

Baca Juga: Info Ciumbuleuit, Homeless Media yang Hidup dari Kepercayaan Warga Sekitar

Tampilan akun instagram @infolembang_update (Sumber: @infolembang_update)
Tampilan akun instagram @infolembang_update (Sumber: @infolembang_update)

Kisah Bermula dari Kecelakaan yang Viral

Semua ini bermula dari sebuah kejadian yang tidak direncanakan. Dua tahun lalu, Yadi hanyalah pengguna media sosial biasa. Namun, satu video yang ia unggah tentang kecelakaan lalu lintas di depan HokBen Setiabudi mengubah segalanya. Video tersebut meledak dan ditonton lebih dari 16 juta kali.

“Awalnya akun pribadi. Tapi waktu update kecelakaan itu lumayan viral. Follower otomatis naik jadi 10 ribu. Dari situ saya pikir, ya sudah, diseriusin saja,” kenang Yadi antusias.

Tujuan Yadi sebenarnya sederhana: memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat Lembang. Ia menyadari bahwa di era digital, kecepatan informasi menjadi kebutuhan utama. Hampir semua orang memiliki ponsel, dan semua ingin mengetahui peristiwa di sekitar mereka secara langsung.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Info Coblong, Media Akar Rumput yang Menjadi Jembatan Aspirasi dan Etalase UMKM Warga

Memanfaatkan Waktu di Antara Mengurus Ternak

Mengelola media secara mandiri di tengah kesibukan sebagai peternak bukanlah hal mudah. Yadi harus pandai membagi waktu. Sejak pagi hingga siang, ia fokus mengurus ternak. Jika ada informasi mendesak, ia akan turun langsung ke lapangan. Di sela waktu senggang, ia beralih peran menjadi editor, kurator, sekaligus reporter.

“Saya curi-curi waktu. Pagi fokus peternakan sampai siang. Sore balik lagi ke kandang. Makanya manajemen kontennya masih belum stabil, karena benar-benar dikelola sendiri,” ujarnya.

Selama dua tahun terakhir, @infolembang_update memiliki lima akun media sosial aktif, yakni Instagram, TikTok, Facebook, Threads, dan YouTube. Namun, karena keterbatasan waktu dan tenaga, Yadi lebih fokus mengunggah konten di Instagram, TikTok, dan Facebook.

Konten yang ia sajikan pun beragam, mulai dari berita kriminal, informasi kehilangan, lowongan pekerjaan, hingga promosi UMKM lokal. Karena keterbatasan sumber daya, Yadi kerap menggunakan sistem mirroring dengan membagikan berita dari media lain, termasuk Ayo Bandung, dengan tetap mencantumkan sumber.

Meski begitu, ia memiliki prinsip kuat dalam menjaga kredibilitas. Setiap laporan yang masuk melalui pesan langsung selalu ia verifikasi terlebih dahulu.

“Sekarang saya pasti menemui orang yang bersangkutan, cari informasinya, pastikan kebenarannya, baru saya edit dan unggah,” tegasnya.

Baca Juga: Modal Kolaborasi dan Relasi, Cerita SeputarSoettaBdg Bertahan di Tengah Riuhnya Media di Bandung

Selain di Instagram, @infolembang_update juga menyampaikan informasinya melalui Facebook. (Sumber: @infolembang_update)
Selain di Instagram, @infolembang_update juga menyampaikan informasinya melalui Facebook. (Sumber: @infolembang_update)

Tekanan dan Rintangan Pengelola Homeless Media

Menjadi pengelola media lokal tidak selalu menyenangkan. Yadi pernah mengalami intimidasi. Salah satu pengalaman yang paling ia ingat terjadi ketika ia mengunggah video lama tentang keributan di sebuah warung yang melibatkan pihak tertentu. Setelah itu, teror melalui pesan langsung hingga ancaman fisik sempat menghantui ponselnya.

“Pernah diintimidasi, diteror lewat DM. Akhirnya saya sadar diri dan menghapus videonya, karena merasa masih pemula,” ceritanya.

Selain intimidasi, statusnya sebagai pengelola media tanpa badan hukum resmi sering membuatnya dipandang sebelah mata di lapangan. Ia pernah mengalami kesulitan akses saat hendak meliput bencana longsor di Cisarua. Pengalaman itu membuatnya berharap ada wadah resmi yang dapat memberikan perlindungan, keamanan, dan legitimasi bagi pengelola media masyarakat seperti dirinya.

Harapan Kecil di Balik Layar

Kini, @infolembang_update mulai memasuki ranah finansial. Dari yang semula sekadar hobi, Yadi kini telah menetapkan tarif iklan. Ia menerapkan sistem subsidi silang. Untuk usaha mikro dan kecil, ia mematok tarif sekitar Rp100.000 hingga Rp200.000. Sementara untuk perusahaan besar, biayanya jauh lebih tinggi.

“Penghasilan dari iklan itu sebenarnya cuma buat kuota dan ongkos. Belum bisa buat gaji tim,” tuturnya.

Meski demikian, Yadi menyimpan harapan besar. Ia bercita-cita memiliki tim lapangan dan editor sendiri agar informasi dari Lembang dapat disebarkan lebih cepat dan akurat. Ia juga berharap pemerintah daerah suatu saat mau melirik dan bekerja sama dengan media lokal seperti miliknya, karena merekalah yang paling dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)