Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Prospek Usaha Florikultura saat Lebaran dan Reinventing Kota Kembang

Sri Maryati
Ditulis oleh Sri Maryati diterbitkan Minggu 29 Mar 2026, 18:16 WIB
Pasar kembang Wastukencana kota Bandung (Sumber: pasarbungawastukencana.com)

Pasar kembang Wastukencana kota Bandung (Sumber: pasarbungawastukencana.com)

Omset pedagang bunga saat lebaran meningkat. Seperti terjadi di pasar bunga Wastukencana kota Bandung. Perayaan lebaran dan hari-hari istimewa seperti Valentine, penjualan mawar bisa menembus seribu tangkai per hari per toko. Harga bunga mawar naik 100%, dari Rp5 ribu menjadi Rp 10 ribu per tangkai, dengan harga rangkaian bunga berkisar Rp 75 ribu hingga jutaan rupiah.

Usaha bunga potong di Bandung berpusat pada suplai bunga segar langsung dari kebun di area Lembang dan Bandung Barat, dengan sentra penjualan utama di Pasar Bunga Wastukencana. Jenis bunga yang menjadi pilihan populer saat lebaran antara lain mawar, krisan, dan sedap malam.

Usaha florist saat Lebaran 2026 sangat potensial dengan fokus pada parsel/hampers kombinasi bunga dan hadiah (tea set, home decor). Tren 2026 menekankan eksplorasi warna dan bunga segar dengan pendekatan sensorik, serta penggunaan bunga lokal yang dirangkai elegan.

Pasar bunga Wastukencana saat malam hari (Sumber: pasarbungawastukencana.com)
Pasar bunga Wastukencana saat malam hari (Sumber: pasarbungawastukencana.com)

Prospek usaha bunga potong atau Florikultura  saat lebaran dan momentum lain nya bisa reinventing atau menimbulkan kembali predikat Bandung sebagai kota kembang. Bahkan kawasan Bandung Raya bisa juga menjadi kota kembang. Seperti misalnya Jatinangor Sumedang yang saat ini memiliki destinasi wisata terkait bunga.

Setidaknya ada tiga sentra bunga di kota Bandung yang masih bertahan. Pasar Bunga Wastukencana. Pasar Bunga Wastukencana didirikan sekitar tahun 1980 sebagai wadah terpadu para pedagang di kawasan Pasar Bunga Wastukencana. Pada tahun 1987, pasar bunga ini direnovasi menjadi bangunan baru bergaya khas priangan dan dibuka oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai simbol  kota Bandung, ibu kota kembang. Komplek pasar bunga terdiri dari tiga blok bangunan dan terdapat 30 toko bunga di kawasan pasar bunga Wastukencana.

Masyarakat sudah akrab dengan Palasari sebagai pasar buku, baik bekas atau baru. Ternyata disini juga terdapat para penjual bunga potong yang cukup ramai.

Destinasi wisata Jans Park di Jatinangor Sumedang (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Destinasi wisata Jans Park di Jatinangor Sumedang (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)

Reinventing kota kembang sebaiknya diperluas untuk kabupaten di sekitar Kota Bandung. Seperti halnya Kota Sumedang tepatnya di Kecamatan Jatinangor yang telah memiliki  destinasi yang tak hanya memikat dari segi alam, tetapi memiliki eksotisme tentang bunga. Destinasi tersebut adalah Jans Park.

Destinasi wisata Jans Park dan Kiara Payung di Sumedang juga memiliki potensi usaha florikultura yang masih terpendam.Dua destinasi itu bisa bersinergi dan menciptakan pasar lokal hingga global.

 Jatinangor yang merupakan wilayah Kabupaten Sumedang memiliki destinasi wisata flora bernama Jatinangor National Flower Park atau biasa disebut Jans Park. Destinasi tersebut bisa menjadi pendorong tumbuhnya usaha florikultura bagi masyarakat disekitarnya. Potensi florikultura tidak mengenal istilah resesi sehingga perlu segera dikembangkan.

Jans Park menyuguhkan tempat wisata dengan konsep taman bunga beserta bangunan ikonik ala negeri dongeng. Menjadi salah satu pelopor wisata flora di Indonesia dengan luas mencapai 7.5 hektar. Kawasan Jans Park terlihat mencolok dari kejauhan karena bangunannya yang warna-warni. Saat mulai memasuki kawasan Jans Park, pengunjung dapat melihat bangunan menyerupai model istana di eropa dan bangunan masjid ala Rusia yang berwarna-warni. Di depan bangunan tersebut, terdapat hiasan menara putih berbentuk menyerupai jamur. Suasana depan Jans Park ini sangat ikonik dan instagramable.

Sesuai dengan namanya, daya tarik Jatinangor National Flower Park berada pada taman bunganya yang luas dan memiliki berbagai varian jenis bunga. Jans Park juga dihiasi oleh gedung bangunan warna-warni seperti di negeri dongeng. Oleh karena itu, terdapat banyak sekali spot foto instagramable. Selain berfoto, pengunjung juga dapat membawa pulang bunga krisan sebagai oleh-oleh.

Penulis mengunjungi destinasi wisata Jans Park (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Penulis mengunjungi destinasi wisata Jans Park (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)

Potensi usaha florikultura khususnya bunga potong (cut flower) di Kawasan sekitar Jans Park dan Kiara Payung perlu ditumbuhkan.  Program untuk mengembangkan sektor usaha florikultura khususnya bunga potong tidak cukup hanya dengan bantuan permodalan. Dibutuhkan juga pengetahuan praktis seperti proses kreatif, manajemen mutu, pencitraan produk, jaringan pemasaran dan teknik pengemasan.

Baca Juga: Habis Lebaran, Terbitlah Hajatan

Selain itu pentingnya pola kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara para petani dan pengusaha, karena pada umumnya pengusaha besar bunga potong selain menguasai pasar juga menguasai teknik budidaya. Pola kemitraan mengarah kepada simbiosis mutualisme dimana pengusaha besar akan mendapatkan pasokan bunga yang bermutu dengan volume yang cukup, sehingga pengusaha tidak perlu harus mengeluarkan dana untuk membuka kebun sendiri. Sementara bagi para petani, pemasaran hasil produksinya akan lebih terjamin dan juga adanya pembinaan untuk alih teknologi budidaya yang lebih maju. Selain itu pengusaha besar tersebut juga dapat bertindak sebagai avalis kredit bagi para petani sebagai mitra usahanya.

Pengusaha bunga potong juga dituntut untuk dapat memperdagangkan produknya dalam keadaan segar. Konsumsi bunga potong lokal, nasional dan global semakin meningkat. Namun tantangannya juga semakin kompleks, untuk itu diperlukan teknologi yang bisa menghasilkan bunga potong berwarna-warni, bentuk yang menarik, tahan lama dan harganya kompetitif. Juga adanya segmen pasar untuk masyarakat golongan tertentu yang mempunyai selera eksklusif dan fanatik terhadap jenis bunga tertentu yang belum dapat dihasilkan di dalam negeri, hal itu menyebabkan semakin meningkatnya impor bunga potong. Di lain pihak, lembaga-lembaga penelitian dan para nursery di dalam negeri telah mengembangkan varietas-varietas baru yang mempunyai daya saing yang kuat dengan produk impor, juga dengan adanya teknologi budidaya yang semakin dikuasai dan efisien menyebabkan harga jual bunga potong mampu bersaing dengan produk impor. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sri Maryati
Tentang Sri Maryati
Pemerhati sosial, penikmat destinasi wisata

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 29 Mar 2026, 18:16

Prospek Usaha Florikultura saat Lebaran dan Reinventing Kota Kembang

Prospek usaha bunga potong atau Florikultura saat lebaran bisa reinventing predikat kota kembang.

Pasar kembang Wastukencana kota Bandung (Sumber: pasarbungawastukencana.com)
Ayo Netizen 29 Mar 2026, 14:03

Habis Lebaran, Terbitlah Hajatan

Menikah di bulan Syawal menjadi simbol dimulainya kehidupan baru dengan jiwa yang kembali fitri, suci.

Pemerintah Kota Bandung menggelar nikah gratis bagi 10 pasangan dengan dengan berbagai fasilitas dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung ke-215. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 29 Mar 2026, 12:06

Syawal adalah Harapan

Bulan Syawal—sebuah fase yang bukan sekadar penanda berakhirnya ibadah sebulan penuh, melainkan awal dari harapan yang diperbarui.

Pemudik sepeda motor melintasi Kota Bandung pada Sabtu, 14 Maret 2025, dengan pilihan perjalanan hemat dan berbagai konsekuensinya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 29 Mar 2026, 09:43

Sejarah Tahu Gejrot, Legenda Kuliner yang Berawal dari Pabrik di Pesisir Cirebon

Tahu gejrot lahir dari industri tahu di Cirebon, berkembang dari makanan buruh menjadi jajanan jalanan legendaris di banyak kota.

Tahu gejrot khas Cirebon.
Ayo Netizen 29 Mar 2026, 09:20

Jalan Gelap di Bandung Memperbesar Risiko Keselamatan bagi Semua Pengguna Jalan

Jalan gelap di Bandung meningkatkan risiko kecelakaan dan kejahatan.

Jalan 'miskin lampu' di Bandung. (Sumber: Instagram @infobandungkota)
Beranda 28 Mar 2026, 11:07

Pedagang Mengenang Terminal Cicaheum yang Tak Lagi Ramai

Terminal Cicaheum di Bandung kini tak lagi seramai dulu. Pedagang lama bertahan di tengah penurunan penumpang, perubahan transportasi, dan kenangan masa lalu yang masih membekas.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Linimasa 28 Mar 2026, 10:29

Kemacetan Pacira Saat Lebaran Ubah Pola Wisatawan

Kemacetan parah di jalur Pacira saat Lebaran berdampak pada kunjungan wisata, sebagian naik signifikan, sebagian lainnya justru turun.

Satlantas Polresta Bandung mengurai kemacetan di jalur Ciwidey. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 22:02

Jejak Bahasa, Dakwah, dan Tradisi Lebaran di Jawa dalam Kata ‘Ketupat

Sejak kapan ketupat menjadi simbol Idul Fitri? Dan benarkah kata “kupat” berasal dari “ngaku lepat”—mengakui kesalahan?

Warga menganyam daun kelapa menjadi cangkang ketupat di kawasan Blok Ketupat, Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 18:01

Mengenang Sambas Mangundikarta, Penyiar RRI–TVRI dan Pencipta Lagu Manuk Dadali

Nama Sambas Mangundikarta tidak dapat dipisahkan dari Kota Bandung.

Sambas Mangundikarta, sosok panutan dalam dunia penyiaran Indonesia. (Sumber: Istimewa)
Ikon 27 Mar 2026, 17:33

Sejarah Salak Pondoh, Buah Ikon Jogja dari Empat Biji Pemberian

Salak pondoh yang kini menjadi ikon pertanian Sleman berawal dari empat biji yang ditanam di lereng Merapi sekitar 1917. Dari kebun kecil desa, buah ini berkembang menjadi komoditas besar.

Ilustrasi salak Pondoh.
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 16:27

Lebaran Telah Usai, Keselamatan Kerja Industri Distribusi BBM Tidak Boleh Kendor

Musim pancaroba menyebabkan temperatur ekstrim, ancaman puting beliung dan sambaran petir setiap saat mengancam aktivitas industri distribusi BBM.

Ilustrasi kasus kebakaran akibat kecelakaan kerja pada industri distribusi BBM (Sumber: Meta | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 14:48

Anno Horribilis: Cegah Gangguan Jantung Akibat Stress Kerja

Ternyata stress akibat kerja bisa menyebabkan gangguan jantung dan sakit jiwa.

Iliustrasi gangguan jantung akibat stress kerja. (Sumber: Pexels | Foto: freestocks.org)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 14:30

Mencegah Praktik Kotor Rekrutmen Pekerja Perempuan Pascalebaran

Calon pekerja perempuan rentan terhadap kasus kekerasan, penipuan dan pelecehan

Ilustrasi pekerja perempuan. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 12:45

Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 dan Ujian Transportasi Bandung

Arus mudik Lebaran 2026 picu kemacetan di Bandung. Tata kelola lemah dan risiko kecelakaan jadi masalah tahunan.

Antrean kendaraan mengular di Gerbang Tol Pasteur 2 pada musim libur Lebaran 2026. (Foto: Dok. PT. Jasa Marga (Persero) Tbk)
Wisata & Kuliner 27 Mar 2026, 11:00

Jejak Sejarah Bakpia, Kue Perantau Tiongkok yang jadi Ikon Jogja

Bakpia yang populer di Yogyakarta berakar dari kue pia khas Fujian. Dibawa para perantau Hokkian sejak abad ke-19, kue ini kemudian beradaptasi dengan bahan dan selera masyarakat lokal.

Ilustrasi bakpia.
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 09:12

Lingkar Bisnis Mas Aksan

Dari usaha batikan H. Mas Aksan menjadi saudagar yang terpandang di Kota Bandung.  

Dari usaha batikan itulah H. Mas Aksan menjadi saudagar batikan yang terpandang di Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 27 Mar 2026, 08:14

Menyisir Kenangan Lama di Sawargi, Barbershop Zaman Kemerdekaan yang Tak Lekang oleh Waktu

Barbershop Sawargi di Bandung menjadi ruang yang menyimpan kenangan masa lalu, dengan kursi tua, sistem tradisional, dan cerita lintas generasi yang tetap bertahan di tengah gempuran barbershop modern

Alat cukur yang masih digunakan di Barbershop Sawargi. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 26 Mar 2026, 19:25

Syawal dan Makna yang Kita Percaya

Syawal dimaknai sebagai momentum “peningkatan”.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 26 Mar 2026, 18:00

Mawas Diri Usai Lebaran dan Catatan Kelam Moralitas Kepala Daerah

Masyarakat sangat kecewa melihat kelakuan para pejabat dan sederet kepala daerah yang tertangkap oleh KPK pada saat bulan suci Ramadan.

Ilustrasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang terjerat korupsi. (Sumber: prokompim.setda.pekalongankab.go.id)