Dari Koningin Wilhelmina School sampai SMKN 1 Jakarta

2 menit baca
Amru Abduh Yazid
Ditulis oleh Amru Abduh Yazid diterbitkan
Foto Koningin Wilhelmina School. (Sumber : KITLV)
Foto Koningin Wilhelmina School. (Sumber : KITLV)

SMKN 1 Jakarta berlokasi di Jl. Budi Utomo, Jakarta Pusat. Sekolah ini menjadi saksi perjalanan pendidikan yang ada di Indonesia, karena sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda. Sampai saat ini, gedung yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pun masih mempertahankan arsitektur khas Belanda. Ini menjadi bukti adanya peninggalan sejarah ditengah pesatnya pembangunan Kota Jakarta.

SMKN 1 Jakarta pada masa kolonial Belanda, dikenal dengan nama Koningin Wilhelmina School (KWS). Koningin Wilhelmina School berdiri pada tanggal 18 Juli 1901 di Weltevreden, Batavia. Berdirinya KWS memiliki tujuan  untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan, terutama pada bidang perdagangan dan teknik. Para siswanya pun berasal dari kalangan Eropa maupun bumiputera. Karena itu, sekolah ini berperan dalam melahirkan kaum terpelajar dari kalangan bumiputera pada masa kolonial Belanda.

Foto para siswa dan staff di depan gedung sekolah (Sumber: Rijksmuseum | Foto: Karisma)
Foto para siswa dan staff di depan gedung sekolah (Sumber: Rijksmuseum | Foto: Karisma)

Koningin Wilhelmina Scool sendiri terbagi menjadi dua afdeling (bagian). Afdeling A fokus pada perdagangan selama tiga tahun dan termasuk jenis Hogere Burgerschool (HBS). Sedangkan Afdeling B fokus kepada bagian teknik, seperti Teknisi Mesin, Arsitek, dan Insinyur Pertambangan. Lalu pada sekitar tahun 1911, kedua afdeling ini dipisahkan. Afdeling A masuk kedalam Prins Hendrik School dengan fokus perdagangan, sedangkan afdeling B dengan fokus teknik tetap berada di Koningin Wilhelmina School.

Setelah kemerdekaan Indonesia, sekolah ini beralih nama menjadi Sekolah Teknik Menengah (STM) Jakarta pada tahun 1946. Selain berfungsi menjadi sekolah, gedung ini sempat menjadi markas Badan Keamanan Rakyat Bagian Laut (cikal bakal TNI Angkatan Laut) pada tanggal 10 September 1945. Selain itu, Palang Merah Indonesia (PMI) juga sempat menggunakan gedung ini untuk membantu para pejuang Republik Indonesia.

Pada tahun 1962, pada pelaksanaan acara Asian Games IV, gedung digunakan sebagai markas besar. Gedung sisi timur difungsikan untuk kegiatan pembelajaran STM dan sisi barat untuk markas besar. Gedung digunakan sebagai markas besar berlangsung hingga 1966 termasuk saat acara Ganefo I. Setelah itu, gedung kembali digunakan untuk kegiatan pendidikan sampai saat ini.

Penggunaan nama STM 1 Jakarta dimulai pada tanggal 26 Mei 1979, sesuai dengan SK Mendikbud nomor 090 / 0 / 1979. selanjutnya, pada tanggal 7 Maret 1997, STM diganti nama menjadi SMK 1 Jakarta, SK Mendikbud No.0036/O/1997. Nama ini bertahan sampai saat ini.

Foto gedung SMKN 1 Jakarta tahun 2024 (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Arystya Saputra)
Foto gedung SMKN 1 Jakarta tahun 2024 (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Arystya Saputra)

SMKN 1 Jakarta memiliki sejarah yang panjang. Dimulai dari penggunaannya sebagai sarana pendidikan, gedung ini mengalami berbagai perubahan fungsi setelah kemerdekaan, namun tetap mempertahankan fungsi awalnya. Bangunannya yang memiliki arsitektur khas Belanda memiliki nilai historisnya sendiri. Gedung ini menjadi saksi berbagai peristiwa sejarah perkembangan di Indonesia terutama pada bidang pendidikan. Sehingga pelestarian gedung ini perlu dijaga sebagai salah satu bukti sejarah. (*)

Refrensi

  • Advertentie. "De nieuwe vorstenlanden". Soerakarta, 03-06-1901, p

  • KOLONIËN.. "Arnhemsche courant". Arnhem, 11-01-1902.

  • Binnenland. 30 Juni.. "Rotterdamsch nieuwsblad". Rotterdam, 01-07-1911

  • SMKN 1 Jakarta. Sejarah SMKN 1 Jakarta.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Amru Abduh Yazid
Mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran.

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 20 Agu 2026, 19:28

Menjahit Ulang Nasib Cibaduyut, Menjaga Barometer Kualitas ala Koku Footwear

Kisah Koku Footwear, UMKM sepatu kulit asal Cibaduyut, yang berhasil menembus pasar mancanegara dan mempertahankan warisan kerajinan lokal di tengah digitalisasi perdagangan Indonesia.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin, pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear di Taman Cibaduyut Endah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, (26/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 18:57

Ini Omah Sawah: Tempat Makan Hidden Gem Sekaligus Cozy di Cianjur

Cianjur yang menjadi julukan kota santri ini selain punya ikonik tauco ternyata banyak tempat kuliner hidden gem yang wajib disambangi

Cianjur memang selalu punya tempat menarik untuk dikunjungi (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 17:08

Bakul Pikul Kopi Tubruk di Terminal Kebon Kalapa Bandung

Nostalgia Terminal Kebon Kalapa Bandung (1964-1996) lewat aroma kopi tubruk bakul pikul.

Terminal Kebon Kalapa, Kota Bandung, pada 1980-an. (Sumber: Facebook | Foto: Foto2 TEMPO DOELOE kita semua)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 16:40

Romantisme Membaca Majalah Monitor : Ketika TVRI Menjadi Jendela Hiburan Keluarga

Membuka kembali Majalah Monitor Radio dan Televisi edisi Agustus 1980 seperti membuka jendela kecil menuju masa lalu.

Majalah Monitor edisi perdana, Agustus 1980, menjadi salah satu bacaan panduan bagi penonton dan pemirsa TVRI untuk mengetahui beragam acara televisi yang ditayangkan pada masa itu. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 15:14

Hari Lahir Kemenlu dan Bandung Gudangnya Diplomat Ulung

Banyaknya diplomat asal Kota Bandung yang berprestasi memberikan citra positif bangsa di mata dunia.

Ilustrasi Gedung Pancasila terkait dengan hari jadi Kementerian Luar Negeri, 19 Agustus (Sumber: galeri kemlu.go.id)
Wisata & Kuliner 20 Agu 2026, 13:22

Panduan Wisata Kebun Raya Kuningan: Taman Batu, Bunga Kuning, dan Udara Ciremai

Panduan lengkap Kebun Raya Kuningan, mulai dari harga tiket, jam buka, Rock Garden, Taman Kuning, hingga tips berkunjung ke kaki Gunung Ciremai.

Kebun Raya Kuningan.
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 13:01

DAMRI Leuwi Panjang—Cibiru: Antara Antusiasme Penumpang dan Berbagi Jatah dengan Angkot

Membicarakan transportasi umum di Bandung memang cukup rumit—baik pembagian rute maupun keterbatasan trayek yang bisa menjangkau setiap sudut Kota Bandung.

Antusiasme Pengguna DAMRI tidak sebanding dengan armada dan waktu yang disediakan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 11:14

Wujudkan Furnitur Fungsional yang Ergonomik untuk Mall di Bandung

Ada kecenderungan Mall yang kini banyak dikunjungi oleh masyarakat karena memiliki furnitur fungsional dan taman yang luas.

Kolase foto penulis disekitar furnitur fungsional Mall Sumaba (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Beranda 20 Agu 2026, 09:44

Menelusuri Jejak Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Arcamanik, Lapang Golf sampai Buruan Sae

Data BPS 2019–2024 mengungkap luas ruang terbuka hijau tiap kelurahan di Kecamatan Arcamanik, dari taman raksasa Sukamiskin hingga kebun warga Buruan Sae.

Pengendara melintasi jalan Pacuan Kuda Arcamanik pada Rabu, 19 Agustus 2026. Tampak jalan tersebut teduh karena masih ditumbuhi pohon-pohon berukuran besar. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 08:25

Apakah Kita Sudah Benar-Benar Merdeka untuk Bersuara?

Di negara kita yang menganut sistem demokrasi seharusnya suara adalah bentuk dari aspirasi masyarakat.

Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung Raya melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu 17 Juni 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 07:45

Jet Kembali ke Bandung: Kebangkitan Husein atau Euforia Sesaat? 

Dalam bisnis penerbangan, satu pesawat penuh belum cukup untuk menyimpulkan sebuah rute akan sehat selamanya.

Pesawat jet komersial Garuda Indonesia mendarat perdana di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 19 Agu 2026, 19:06

Media Lokal Minta Revisi UU Hak Cipta Tak Mengorbankan Distribusi Digital

Saat ini Kementerian Hukum RI mulai mendorong revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Local Media Community (LMC). (Sumber: LMC)
Ayo Netizen 19 Agu 2026, 18:01

Cigenjlong Pernah Diguncang Gempa Sangat Kuat

Di balik tanjakan yang menantang pesepeda, Cigenjlong menyimpan jejak gempa dahsyat yang membentuk bentang alam sekaligus meninggalkan cerita dalam nama kampungnya.

Di balik tanjakan yang menantang pesepeda, Cigenjlong menyimpan jejak gempa dahsyat yang membentuk bentang alam sekaligus meninggalkan cerita dalam nama kampungnya. (Sumber: Dokumentasi T. Bachtiar)
Ayo Netizen 19 Agu 2026, 17:06

Peran Metode REBA dalam Menciptakan Lingkungan Kerja yang Ergonomis

Pentingnya postur kerja yang masih sering diabaikan, apabila permasalahan ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan risiko cedera yang serius

Ilustrasi lingkungan kerja. (Sumber: Pexels | Foto: Mandiri Abadi)
Ayo Netizen 19 Agu 2026, 16:16

Agustusannya Tetap Ramai dan Nasib Sial Yang Tak Kunjung Usai

Ketika lampu Agustusan padam, realitas pahit kembali menyapa tanpa permisi. Bagi mereka yang terjebak dalam “nasib sial yang tak kunjung usai”,

Pengibaran bendera Merah Putih berukuran 10×18 meter di Tebing Hawu, Kampung Cidadap, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin 17 Agustus 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 19 Agu 2026, 15:28

Transformasi Pramuka di Ruang Digital

Pramuka dapat hadir di tengah oase dalam mendukung partisipasi isu strategi nasional. Sebab dari pramukalah kita mampu menggerakkan pemuda dalam menggapai karakter solutif dan adaptif.

Anak pramuka. (Sumber: Pexels | Foto: Muhaimin Abdul Aziz)
Ayo Netizen 19 Agu 2026, 15:02

Sejarah Lomba-Lomba Agustusan

Tradisi lomba Agustusan mulai populer sekitar 1950, setelah situasi Indonesia berangsur pulih pasca-Konferensi Meja Bundar 1949.

Kartu pos yang menggambarkan tradisi panjat pinang di negri ini sejak masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 19 Agu 2026, 13:09

Self-Reward Anak Muda dan Jebakan Mental Accounting

Belajar bagaimana mengelola keuangan yang baik, tapi keuangan sendiri masih berantakan. Artikel ini mengupas tentang self-reward impulsif anak muda lewat kacamata akuntansi.

Ilustrasi self reward. (Sumber: Pexels | Foto: Kristina Paukshtite)
Linimasa 19 Agu 2026, 13:06

Habis Karnaval Terbitlah Sampah, Sisi Lain Perayaan Kemerdekaan

Karnaval 17 Agustus di Cicalengka dan Nagreg meriah, tetapi menyisakan properti dan sampah yang harus dibersihkan setelah acara.

Tampkan salah satu sampah karnaval 17 Agustus 2026 di kawasan Cicalengka. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Beranda 19 Agu 2026, 12:26

Punahnya Angkot di Kota Bandung, Dalam 8 Tahun Susut Ribuan Unit

Jumlah angkot di Bandung terus menyusut. Dalam delapan tahun, ribuan unit menghilang. Apa yang terjadi dengan angkot dan bagaimana nasib transportasi publik Kota Bandung?

Suasana lengang di Terminal Cicaheum pada Rabu 22 April 2026. Di tahun 1990-an, angkot berbagai trayek ini berderet rapi dan panjang terutama di jam-jam sibuk. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)