Membedah Komunikasi Digital Layanan AI pada Website dan Media Sosial

3 menit baca
Muhammad Albin Farrel
Ditulis oleh Muhammad Albin Farrel diterbitkan
Ilustrasi teknologi AI. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ilustrasi teknologi AI. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)

Publikasi Sahabat AI oleh PT Indosat Ooredoo Hutchison di website resmi dan media sosial Instagram menunjukkan adanya perbedaan strategi komunikasi dalam penyampaian pesan kepada public. Perbedaan ini menjadi menarik untuk dianalisis karena kedua platform digunakan secara bersamaan untuk menyampaikan informasi yang sama kepada audiens yang berbeda.

Analisis ini difokuskan pada tiga aspek utama yaitu kata kunci, teknik penulisan, dan gaya komunikasi. Pengguna internet Indonesia mencapai 78,19% (APJII, 2024), sehingga strategi komunikasi digital menjadi penting.

Menganalisis dari sisi kata kunci, pada website resmi digunakan istilah yang lebih formal seperti “transformasi digital”, “akses teknologi”, dan “inklusivitas” yang menekankan citra profesional perusahaan. Penggunaan kata kunci tersebut menunjukkan bahwa website berfungsi sebagai media yang membangun kredibilitas dan kepercayaan publik.

Sementara itu, pada media sosial Instagram, kata kunci yang digunakan lebih sederhana seperti “AI”, “membantu”, dan “mudah” untuk menarik perhatian audiens secara cepat. Pemilihan kata yang lebih ringan ini bertujuan agar pesan lebih mudah dipahami oleh berbagai kalangan serta dapat menjangkau pengguna secara lebih luas.

Selain dari kata kunci, perbedaan juga terlihat dari teknik penulisan yang digunakan pada kedua platform tersebut. Website resmi menyajikan informasi secara lengkap, terstruktur, dan detail dengan alur yang jelas sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada pembaca.

Sebaliknya, media sosial lebih mengedepankan teknik penulisan yang singkat, padat, dan langsung pada inti pesan agar mudah dikonsumsi oleh pengguna. Teknik ini menyesuaikan dengan karakteristik media sosial yang cenderung cepat dan membutuhkan perhatian dalam waktu singkat.

Dari sisi konsistensi gaya penulisan, website menggunakan bahasa yang formal dan mengikuti gaya jurnalistik yang rapi sehingga terlihat lebih profesional. Sementara itu, media sosial menggunakan gaya bahasa yang lebih santai dan komunikatif, bahkan sering memanfaatkan kalimat pendek untuk menciptakan kedekatan dengan audiens.

 (Foto: Muhammad Albin Farrel)
(Foto: Muhammad Albin Farrel)

Meskipun terdapat perbedaan gaya penulisan antara website dan Instagram, keduanya tetap konsisten dalam menyampaikan pesan utama mengenai pemanfaatan AI dan transformasi digital. Konsistensi ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital tetap terarah meskipun menggunakan pendekatan yang berbeda pada masing-masing platform.

Perbedaan gaya komunikasi antara website resmi dan Instagram justru saling melengkapi dalam menjangkau audiens yang beragam secara strategis. Konsistensi komunikasi lintas platform terbukti dapat meningkatkan kepercayaan publik, memperkuat citra merek, dan membangun reputasi organisasi di era digital (Aristana et al., 2024). Selain itu, mempertahankan konsistensi narasi dan identitas merek di berbagai saluran digital juga sangat penting untuk membangun pengenalan merek yang kuat (Renyaan & Tehedi, 2025).

Menurut saya, perbedaan gaya komunikasi antara website resmi yang formal dan Instagram yang lebih komunikatif merupakan strategi tepat untuk menjangkau audiens yang beragam. Pendekatan ini efektif dalam menggabungkan kredibilitas informasi yang mendalam pada website dengan tingkat keterlibatan interaktif audiens yang cepat di media sosial. (*)

Referensi:

  • APJII. (2024). Laporan Survei Internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
  • Aristana, I. D. G., Prayana, I K. W. D., et al. (2024). The Influence of Consistent Social Media Communication on Brand Awareness of Ignos Studio's MSMEs. ResearchGate.
  • Renyaan, A. S., & Tehedi. (2025). Maintaining Narrative Consistency and Brand Identity on Websites, Social Media, Email, and Marketplaces: A Systematic Literature Review for Building Trust and Brand Recognition. International Journal of Society Reviews (INJOSER), 2(12), 2438-2447.
Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muhammad Albin Farrel
Mahasiswa Digital PR Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 02 Jul 2026, 19:09

Merekatkan Ultraman, Merawat Kebahagiaan

Kebahagiaan anak-anak hampir selalu lahir dari perkara yang dianggap sederhana. Ya tidak selalu meminta yang baru. Hanya ingin apa yang disayangi tetap ada, utuh, dan bisa menemani permainan anak-anak

Asyiknya Kakang dengan mainan Ultraman alakadarnya, Kamis (2/7/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Wisata & Kuliner 02 Jul 2026, 18:34

Riwayat Tutug Oncom, Kuliner Legendaris yang jadi Identitas Tasikmalaya

Tutug oncom lahir dari tradisi masyarakat Sunda memadukan nasi dan oncom menjadi hidangan gurih yang kini populer di seluruh Jawa Barat.

Nasi Tutug Oncom khas Tasikmalaya.
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 18:00

Kampung Nelayan Merah Putih dan Urgensi Reforma Agraria untuk Masyarakat Pesisir

Masyarakat pesisir yang merupakan kantong kemiskinan semakin tidak berdaya mendapatkan tanah untuk rumah dan tempat usahanya.

Ilustrasi kampung nelayan di Jawa Barat mendapatkan BLT subsidi BBM. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 17:10

Spion Motor: Ketika yang Hilang Bukan Kacanya, Melainkan Budaya Melihat

Spion motor bukan sekadar pelengkap agar terhindar dari tilang.

Seorang pengemudi ojol tewas dalam kecelakaan dengan ojol lain di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, pada Senin (29/6/2026). (Sumber: Dok. Polrestabes Bandung)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 16:45

Membedah Komunikasi Digital Layanan AI pada Website dan Media Sosial

Membedah efektivitas komunikasi digital layanan AI melalui perbandingan penggunaan kata kunci, teknik penulisan, dan gaya bahasa antara website resmi dan media sosial.

Ilustrasi teknologi AI. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 15:36

Membaca Tindakan 'Bela Pati' Dyah Pitaloka sebagai Simbol Independensi Wanita Sunda

Artikel ini mencoba mendedah tindakan bela pati Dyah Pitaloka sebagai reflektor untuk melawan objektifikasi wanita

Ilustrasi Pasunda Bubat. (Sumber: Wikimedia commons)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 15:08

Batam Darurat Deforestasi: Vegetasi Perlu Diperhatikan di Kawasan Pulau

Vegetasi di Pulau Batam perlu diperhatikan untuk mencegah dampak buruk bagi warga penduduk Kota Industri.

Vegetasi di Pulau Batam perlu diperhatikan untuk mencegah dampak buruk bagi warga penduduk Kota Industri. (Sumber: Pexels | Foto: Ihsan Adityawarman)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 14:29

Menelusuri Akar Maskulinitas Militer dalam Memori Pendudukan Jepang di Indonesia 1942-1945.

Mengingat kembali Jugun Ianfu dengan menelurusi maskulinitas militer pendudukan Jepang, dan membedah akar patriarki yang melanggengkan kekerasan hingga saat ini.

Perkiraan jumlah perempuan bekas ianfu. (Sumber: Tempo, 25 Juli 1992)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 13:31

Kontinuitas dan Perubahan dalam Sistem Pers Indonesia: Dari Kolonialisme Belanda, Pendudukan Jepang, Hingga Era Kontemporer

Bagaimana sebenarnya sistem pers di Indonesia berkembang? Apakah sistem pers yang kita ketahui sekarang merupakan hasil evolusi? Atau hanya melanjutkan sistem yang sudah ada?

Surat Kabar "Medan Priaji" yang Terbit pada 19 Oktober 1911. (Sumber: delpher.nl)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 13:05

Tsunami Senyap Akhir Tahun yang Dipicu Letusan Gunung Anak Krakatau

Bahaya tsunami karena letusan Gunung Anak Krakatau yang meruntuhkan lereng gunung sisi barat daya, sudah diperkirakan sejak lama.

Tsunami senyap terjadi, seperti kendaraan dengan kecepatan tinggi yang ditabrakan ke masa air. (Sumber: Dok. T Bachtiar)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 12:48

Jejak Tahu Sumedang: Sejarah, Hibriditas Budaya, dan Visi Global Sang Ikon Kuliner

Eksistensi Tahu Sumedang bermula dari dinamika migrasi etnis Tionghoa ke wilayah pedalaman Priangan atau Westerlanden.

Tahu Sumedang. (Sumber: pexels | Foto: neilstha firman)
Wisata & Kuliner 02 Jul 2026, 12:22

Taman Batu Purwakarta, Segarnya Berenang di Kolam Berkonsep Alami Air Pegunungan

Taman Batu Purwakarta menawarkan kolam renang alami dengan air pegunungan yang jernih, sejuk, tanpa kaporit, serta panorama sawah dan bebatuan.

Taman Batu Purwakarta. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 09:53

ASN Naik Kelas: Dari Pegawai ke Talenta

Transformasi ASN dari pegawai administratif menjadi talenta strategis didukung regulasi, management talenta, Corpu, dan growth mindset demi layanan publik berkualitas.

Ilustrasi ASN. (Sumber: indonesia.go.id)
Wisata & Kuliner 02 Jul 2026, 08:15

Getuk Goreng Sokaraja, Kuliner Ikonik Banyumas Sejak 1918

Getuk Goreng Sokaraja merupakan oleh-oleh khas Banyumas yang lahir sejak 1918. Simak sejarah, asal-usul, proses pembuatan, hingga rekomendasi toko legendarisnya.

Getuk Goreng Sokaraja. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Jul 2026, 08:14

Generasi Emas Berakar pada Panca Waluya dan Kasumedangan

Anak usia dini merupakan usia emas yang harus ditanamkan karakter baik.

Foto saat pentas seni akhir tahun. (Istimewa)
Ayo Netizen 01 Jul 2026, 19:01

Rumah Sakit Dustira: Perkembangan dari Rumah Sakit Militer menjadi Rumah Sakit Modern

Sejarah panjang Rumah Sakit Dustira dari pertama kali dibangun hingga di era modern sekarang.

Militair hospitaal te Tjimahi bij Bandoeng. (sumber: KITLV)
Ayo Netizen 01 Jul 2026, 18:16

Upaya Membangun Kesadaran dan Sinergitas untuk Pengolahan Sampah

Agar masyarakat bersama-sama dalam membangun kesadaran dalam pengelolaan sampah.

Sampah botol plastik, sisa makanan, dan bekas flare terlihat berserakan di sejumlah ruas jalan Kota Bandung selepas konvoi Persib. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 01 Jul 2026, 17:39

Mendesak Gejolak Gaji Guru Naik

Pentingnya menyuarakan aspirasi atas naiknya gaji bukan untuk membenturkan opini.

Sejumlah siswa saat beraktivitas di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 8 Cimahi, Jalan Kerkof, Kota Cimahi, Kamis 18 Juni 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 01 Jul 2026, 17:08

Harian Merdeka, Surat Kabar yang Mengawal Kemerdekaan

Di antara deretan surat kabar yang lahir pada masa-masa awal kemerdekaan Indonesia, Harian Merdeka menempati tempat yang istimewa.

Kin Sanubary memperlihatkan surat kabar Merdeka edisi 3 Juni 1974, sebuah terbitan bersejarah yang kini telah berusia 52 tahun. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 01 Jul 2026, 16:44

Hari Bhayangkara: Keilmuan Kriminologi di Tengah Frustrasi Sosial  

Perkembangan kepolisian dunia saat ini fokus kepada masalah integritas institusional kepolisian

Personel Polda Jabar dari Kesatuan Brimob sedang berjaga di obyek vital Stasiun KA Rancaekek Kabupaten Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)