Menulis di Ayobandung.id seperti Melukis, Kamu Tak Perlu Dituliskan oleh AI

2 menit baca
Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan
Di Ayobandung.id tulisan adalah karya kriya, yang kaya akan cita rasa nuansa. (Sumber: Pexels/Suzy Hazelwood)
Di Ayobandung.id tulisan adalah karya kriya, yang kaya akan cita rasa nuansa. (Sumber: Pexels/Suzy Hazelwood)

AYOBANDUNG.ID - Serba cepat, segala mesti didapat. Dua kalimat ini seakan jadi prinsip dalam profesi dan hobi yang bersinggungan dengan Artificial Intelligence (AI).

Penulis, pelukis, dan segala rupa aktivitas yang memiliki peluang bisnis. Desakan menghasilkan uang lebih banyak kerap menjerumuskan pada cara pintas nan miris.

Ada reporter dan content writer yang dituntut deadline sampai memakasakan AI sebagai ghost writer. Ditambah beban target kuantitas, makin sulit mereka lepaskan diri dari ketergantungan.

Orang yang suka menggambar pun sama. Ilustrator, desain grafis, punya dilema tak berbeda.

Apakah benar sudah waktunya membiarkan mesin yang bekerja untuk kamu?

"Ongkang-ongkang kaki, yang penting uang datang sendiri," godaan sederhananya demikian.

Sebab kehadiran AI sememangnya tidak dapat dihindari. Seperti penggunaan mesin di pabrik-pabrik yang menunjang kuantitas produksi lebih cepat tercapai. Ia muncul dalam perannya sebagai 'alat pembantu', sebagai berkah teknologi.

Tapi fungsi peran itu jua yang acap diabaikan, AI cuma 'alat pembantu'.

Seperti mesin pencari yang memudahkan referensi, seperti direktori agar kamu menyasar lebih cepat.

Tulisan yang kamu kirim ke Ayobandung.id ialah ejawantah dari persepsi. Sebuah kedalaman manifestasi. (Sumber: Pexels/Christina Morillo)

Pada gilirannya, kendati AI menjadi bagian dari pekerjaan, quality control wajib disematkan dalam proses. Sebab di pabrik-pabrik pun demikian, ada mereka yang memproduksi dan ada yang mengecek kualitas. Mengamati setiap fase sebelum hasil secara lebih manual.

Meski sudah demikian pentingnya peran mesin dalam pekerjaan, tetaplah wajar bila kamu bertanya: jadi kapan sebaiknya harus total terlepas dari bantuan AI?

Kapan saja kamu mau. Kamu, toh, tetap dapat hidup tanpanya.

Kamu dapat menikmati momen sembari melamun di atas kasur. Duduk santai di sofa, menjelajahi isi pikiran sendiri.

Baca Juga: Hal yang Mesti Kamu Persiapkan untuk Menulis di Ayobandung.id

Menulis di Ayobandung.id pun sama relaksnya seperti itu. Kamu tak mesti buru-buru. Di sini, kamu sedang melukis.

Sebuah seni kriya dalam berkarya, seperti perajin batik yang menjunjung nilai estetik.

Tulisan yang kamu kirim ke Ayobandung.id ialah ejawantah dari persepsi. Sebuah kedalaman manifestasi.

Lebih tenang, lebih dalam, lebih baik.

Kritis dan puitis. Kaya akan cita rasa nuansa. Tidak perlu sempurna.

Sebab itulah yang diakui oleh AI sendiri, saat ChatGPT ditanya "apa kekuranganmu?" walau punya sense of nuance, ia menjawab:

Saya bisa "membaca" emosi dari kata-kata, tapi saya tidak merasakan emosi yang dimaksud. Jadi respons saya kadang terdengar datar atau terlalu sempurna ....

Jadi tak apa apabila tulisanmu punya banyak celah untuk diajukan tanya. Menyisakan ruang-ruang diskusi terbuka. Ini tanda kamu manusia.

Bila sudah puas dengan hasil karyamu, tak perlulah kamu tulis ulang dengan AI. Sila kirim ke [email protected]. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)