ASN Diajari Apa? Saat Corpu Gagal Bercerita tentang Perjalanan Belajar

4 menit baca
Bayu Hikmat Purwana
Ditulis oleh Bayu Hikmat Purwana diterbitkan
Ilustrasi seleksi ASN (CPNS dan PPPK). (Sumber: tanjungpinangkota.go.id)
Ilustrasi seleksi ASN (CPNS dan PPPK). (Sumber: tanjungpinangkota.go.id)

Kewajiban pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pembelajaran yang terintegrasi dan berkelanjutan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.

Implementasinya diperkuat dengan lahirnya Peraturan LAN Nomor 6 Tahun 2023 yang menetapkan pendekatan Corporate University (ASN Corpu) sebagai strategi untuk mengembangkan talenta ASN dan memastikan kontribusi nyata terhadap kinerja organisasi dan pembangunan nasional.

ASN Corpu harus mampu menjawab pertanyaan paling dasar dari perjalanan belajar (learning journey), akan menuju ke mana? Jangan sampai metamorphosis Corpu hanya akan menjadi pabrik pelatihan yang sibuk mencetak sertifikat.

Corpu bukan hanya tentang apa yang diajarkan, tetapi seberapa besar pembelajaran itu menggerakkan budaya dan kinerja organisasi. Perjalanan belajar ASN semestinya menjadi narasi besar tentang transformasi.

Belum ada data pasti mengenai jumlah instansi pemerintah yang menerapkan Corpu, namun tren minat dan partisipasi meningkat.

Beberapa kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah telah aktif mencari model inovatif untuk menjadikan Corpu sebagai strategi pengembangan kompetensi, alat transformasi, bahkan sebagai sarana untuk mempertahankan talenta terbaik. Sehingga dimungkinkan banyak instansi pemerintah melakukan replikasi terhadap struktur dan pola Corpu yang telah diterapkan pada instansi lain.

Selain itu, Corpu tidak bisa hanya direplikasi dari struktur formal. Corpu harus dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik budaya organisasi, hierarki, dan gaya kepemimpinan.

Struktur Corpu harus merepresentasikan learning journey, kurikulum pembelajaran yang mencerminkan akumulasi pengetahuan dan nilai budaya yang dijaga ASN, baik untuk saat ini maupun masa depan. Jika ini terabaikan, Corpu akan kehilangan fungsinya sebagai institusi pembelajaran strategis.

Dalam praktiknya, terdapat beragam bentuk visualisasi struktur Corpu: hierarkis, kuil (temple), piramida, hingga lingkaran konsentris. Masing-masing memiliki keunggulan dan tantangan.

Misalnya, bentuk hierarki cocok untuk organisasi yang berbasis jenjang, sementara struktur temple cocok bagi instansi yang sedang integrasi dan ingin menumbuhkan kepemimpinan sebagai tulang punggung pembelajaran.

Sementara struktur piramida menekankan transisi pengetahuan secara bertahap dari teknis ke kepemimpinan, dan model lingkaran mendorong kolaborasi antar unit kerja organisasi dalam satu sistem pembelajaran terintegrasi.

Pemilihan struktur learning journey juga mempengaruhi fungsi administratif Corpu. Setidaknya, ada lima fungsi dasar yang harus berjalan selaras dalam struktur Corpu yaitu: penilaian organisasi, penyelarasan strategis, pengembangan kurikulum, implementasi, dan evaluasi.

Fungsi-fungsi ini saling menopang dan memperkuat peran Corpu sebagai motor perubahan. Evaluasi berperan penting untuk mengukur efektivitas dan dampak pelatihan melalui Return on Training Investment (ROTI), agar Corpu tidak sekadar menjadi rutinitas birokratis.

Ilustrasi ASN. (Sumber: indonesia.go.id)
Ilustrasi ASN. (Sumber: indonesia.go.id)

Keputusan Kepala LAN Nomor 306 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Secara Terintegrasi (Corporate University) pada Tingkat Instansi, menjadi acuan penting dalam merancang struktur ASN Corpu di tingkat pusat dan daerah.

Struktur ini menempatkan Corpu dalam kerangka ex-officio, agar terintegrasi dengan tanggung jawab pengembangan kompetensi dan agenda prioritas instansi. Namun model ini juga memunculkan tantangan, seperti tumpang tindih kewenangan antar jabatan yang duduk di banyak posisi sekaligus dalam struktur Corpu. Koordinasi dan pendelegasian non-struktural bisa menjadi solusi.

Pembentukan Corpu bukan sekadar meniru bentuk organisasi lain dan kehadiran Corpu bukan untuk membangun institusi baru, tapi untuk menjawab arah perubahan birokrasi dan kebutuhan pembelajaran masa depan.

Struktur Corpu tidak harus selalu berada langsung di bawah unsur pimpinan organisasi, tapi esensinya harus mendapat dukungan penuh dari mereka. Tanggung jawab Corpu bisa berada pada unit strategis, SDM, atau bahkan unit kerja inovatif, asal mampu menavigasi proses pembelajaran secara menyeluruh.

Corpu juga menghadapi tantangan lain, seperti ketergantungan pada pimpinan politik yang memiliki prioritas berbeda, atau instansi yang belum memiliki unit pengembangan kompetensi mandiri.

Dalam situasi ini, kolaborasi antarlembaga dan peran LAN sebagai pembina menjadi sangat krusial untuk mendukung desain dan implementasi Corpu. Terlebih dalam pengembangan learning journey bidang kompetensi (bidang ilmu) di instansi pemerintah yang memiliki irisan urusan pemerintah yang dilaksanakan di semua instansi pemerintah

Sebagai upaya menjawab tantangan ini, LAN menyiapkan program eksekutif untuk para pemimpin Corpu, mulai dari Dewan Pengarah Pembelajaran (DPP), koordinator pembelajaran (Chief Learning Officer/CLO), koordinator kelompok keahlian (Chief Group Skill/CGS), hingga kelompok keahlian (Group Skill/GS).

Tujuannya adalah memperkuat kapasitas strategi pembelajaran, menyelaraskan pembelajaran dengan tujuan organisasi, dan menanamkan semangat kepemimpinan pembelajar dalam birokrasi dengan mengintegrasikan 3 (tiga) desain struktur pembentuk pranata Corpu, struktur organisasi, learning journey, dan fungsi operasional dalam satu kesatuan kelembagaan ASN Corpu.

Corpu bukan semata struktur atau program, melainkan ruh dari ekosistem pembelajaran ASN. Saat struktur Corpu merepresentasikan budaya organisasi, partisipasi pegawai meningkat, teknologi dimanfaatkan secara optimal, dan narasi pembelajaran menjadi nyata.

Di sinilah pentingnya struktur Corpu yang tidak hanya rapi di atas kertas, tapi hidup dalam praktik organisasi. Jika gagal bercerita tentang perjalanan belajar, Corpu akan kehilangan ruhnya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)