Cara Baik Komunitas Jaeminnesia, Rayakan Ultah Idol dengan Proyek Donasi Kemanusiaan

3 menit baca
Ismayati Akmaliya
Ditulis oleh Ismayati Akmaliya diterbitkan
Foto Jaemin NCT Dream dan sertifikat donasi ke Yayasan Gugah Nurani Indonesia (Sumber: x.com/@najaeminnesia)
Foto Jaemin NCT Dream dan sertifikat donasi ke Yayasan Gugah Nurani Indonesia (Sumber: x.com/@najaeminnesia)

Jaeminnesia adalah salah satu komunitas penggemar Jaemin NCT Dream asal Indonesia, yang tetap konsisten merayakan ulang tahun Jaemin setiap 13 Agustus.

Mereka melakukannya melalui berbagai kegiatan sekaligus sukses mengadakan lebih dari 50 proyek donasi atas nama Jaemin.

Proyek donasi ini meliputi bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan dan lingkungan, telah rutin diselenggarakan selama lima tahun terhitung sejak 2021.

Selain mengadakan proyek donasi, pada tahun 2025 ini terasa lebih spesial karena Jaeminnesia kembali menyelenggarakan sebuah pameran foto bertajuk 'True Princess' dengan memaknai 'True Princess' adalah seseorang mencintai diri sendiri dengan sebaik-baiknya.

Melalui pameran foto ini ditampilkan foto-foto spesial dari para fansite Jaemin dan karya para fanartist, serta terdapat workshop kreatif, terdiri dari dekorasi kue dan dekorasi cermin dari hiasan tanah liat.

Pameran foto di planetarium, taman ismail marzuki, Jakarta (Sumber: jaeminnesia)

Pameran foto berlokasi di dua daerah, yaitu di Ruang Pameran Planetarium, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3 Agustus 2025 dengan kegiatan cek kesehatan gratis bersama dokter, mendapatkan cemilan dari Jinpokki untuk 100 pendaftar pertama.

Lokasi kedua bertempat di LAV Gallery Yogyakarta akan diselenggarakan pada 24 Agustus 2025 dan terdapat photobox (lieflybox) bertemakan Jaemin dengan karakter menggemaskan yaitu Kyupping dan Pinkki.

Pameran foto jaemin nct dream di planetarium, taman ismail marzuki, Jakarta (Sumber: jaeminnesia)

Terdapat empat proyek amal yang sukses terlaksana atas dukungan dan partisipasi dari penggemar Jaemin dengan donasi terkumpul mencapai Rp8.005.624.

Hasil uang donasi ini disalurkan untuk:

1. Yayasan Onkologi Anak Indonesia

2. Adik-adik di Papua melalui @merawatpapua,

3. Yayasan Gugah Nurani Indonesia,

4. Beasiswa untuk siswa sekolah dasar di Yayasan Sultan Iskandar Muda, Indonesia

Dan masih ada beberapa proyek donasi lainnya yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat oleh Jaeminnesia, info selengkapnya dapat diakses di akun X resmi @najaeminnesia.

Okky Alifka, sosok di balik akun Jaeminnesia, berbagi kisah yang menyentuh tentang perjalanan lima tahun terakhir. Menurutnya, tahun ini menandai perayaan ulang tahun Jaemin yang kelima bagi komunitasnya.

Dalam rentang waktu tersebut, telah terlaksana sekitar 56 proyek donasi yang semuanya dilakukan atas nama sang idola.

Keputusan Okky untuk mendirikan Jaeminnesia lahir dari rasa terima kasih yang mendalam.

"Awal mula aku memutuskan bikin akun Jaeminnesia, karena aku pengin berusaha berterimakasih ke Jaemin yang udah hadir di hidupku saat aku dalam masa yang sangat sulit," ungkapnya.

Sertifikat dan bukti transfer donasi ke Yayasan. (Sumber: x/@najaeminnesia)
Sertifikat dan bukti transfer donasi ke Yayasan. (Sumber: x/@najaeminnesia)

Baginya, kehadiran Jaemin memiliki makna yang luar biasa. Bahkan ia menyebut sang idola telah 'menyelamatkan' dirinya di masa-masa sulit.

Pilihan untuk fokus pada proyek donasi bukan tanpa alasan. Okky berharap melalui kegiatan amal tersebut, banyak orang akan mendoakan Jaemin. Ia juga mengharapkan agar kebaikan dan pahala terus mengalir untuk idolanya dari setiap proyek donasi yang dijalankan.

Lebih dari itu, Okky memiliki visi yang lebih besar. Ia ingin memperkenalkan Jaemin kepada masyarakat luas tidak hanya sebagai idol K-Pop semata, melainkan sebagai sosok inspiratif yang mampu membawa dampak positif secara mendalam dan luas.

Yang paling berkesan bagi Okky adalah cita-cita Jaemin di masa lalu untuk menjadi dokter ahli bedah.

"Satu hal tentang Jaemin yang bakal selalu hidup dalam hidupku, adalah cita-citanya menjadi dokter ahli bedah karena dia pengin menyembuhkan banyak orang," kenangnya.

Meskipun kini Jaemin tidak berprofesi sebagai dokter, Okky yakin bahwa idolanya telah berhasil menolong dan menyembuhkan banyak orang, termasuk dirinya sendiri.

Filosofi inilah yang mendorong Okky untuk terus mengadakan proyek-proyek kemanusiaan. Ia berharap melalui kegiatan tersebut, Jaemin dapat turut menolong pihak-pihak lain yang membutuhkan.

"Thankyou for everything, ya Jaemin. Terimakasih sudah memberi hidup dan cinta yang cukup. Selamat ulang tahun! Semoga kamu banyak bahagia dan beruntung," tutup Okky. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ismayati Akmaliya
A writer

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 13 Agu 2026, 12:45

Touring Tidak Selalu tentang Healing, tetapi Juga Ruang Sosial dan Psikologis

Touring bukan sekadar hobi berkendara atau perjalanan untuk healing. Di balik perjalanan dan biaya yang dikeluarkan, touring menjadi ruang untuk menjaga kesehatan sosial dan psikologis.

Touring bukanlah sekadar hobi berkendara yang menguras materi, melainkan ruang sosial dan psikologis. (Sumber: magnific.com | Foto: bublikhaus)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 12:21

Melawan Greenwashing untuk Mendorong Sikap Kritis terhadap Klaim Ramah Lingkungan

Greenwashing mengancam kepercayaan konsumen dan investor serta mengganggu alokasi modal. Transparansi, audit ESG, dan sikap kritis pasar menjadi kunci membangun bisnis berkelanjutan di masa depan.

Fenomena greenwashing didefinisikan sebagai persilangan antara kinerja lingkungan yang buruk dengan komunikasi positif yang menyesatkan. (Sumber: magnific.com)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 10:43

Mengenang Majalah Hai, Ikon Remaja di Era 80–90an

Mengenang Majalah Hai, teman generasi 1980-an dan 1990-an yang tak hanya menghadirkan musik, komik, dan cerita, tetapi juga memperluas wawasan serta membentuk selera dan imajinasi anak muda Indonesia.

Majalah Remaja Hai era 1980–1990-an Majalah Hai era 1980–1990-an, bacaan populer yang lekat dengan kehidupan remaja dan menjadi bagian dari kenangan sebuah generasi.
Beranda 13 Agu 2026, 10:32

Pohon di Kota Bandung Ditebang Ilegal, Tapi Anggaran Beli Lahan RTH 2026 Malah Tak Ada

Puluhan pohon di Kota Bandung ditebang liar, giliran anggaran beli lahan RTH 2026 malah nihil. Kini janji ruang hijau kota terancam cuma angan-angan di atas kertas.

Sisa pohon yang ditebang di Jalan LLRE Martadinata (Jalan Riau), Kota Bandung, Selasa 4 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 10:03

Pohon, Bisnis, dan Kehidupan

Saat pohon tumbang, yang jatuh bukan hanya batang, dahan, daun, justru yang ikut runtuh sederetan cerita, petuah, pamali, ingatan, hingga khazanah lokal.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 19:54

Mengapa Bahasa Merek Berubah Saat Pindah ke Instagram?

Membahas bagaimana satu merek menyesuaikan gaya bahasa di website dan Instagram saat menyampaikan pesan Ramadhan, tanpa kehilangan pesan utama kepada publik.

Ilustrasi masakan. (Sumber: Pexels | Foto: Airlangga Jati)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 17:20

Aku, ‘Preman Pensiun’, dan Terminal Cicaheum

Mengajak pembaca menyusuri kenangan personal di Terminal Cicaheum, dari masa kecil hingga era Preman Pensiun.

Suasana Terminal Cicaheum pada pagi hari, Kota Bandung, Rabu 24 Juli 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 15:24

Merawat Hutan, Menjaga Warisan Peradaban di Jawa Barat

Kondisi hutan di Jawa Barat saat ini berada dalam status darurat atau sinyal lampu merah yang berakibat dari kerusakan dan penyusutan tutupan hutan yang masif.

Sejumlah pengunjung berfoto di Jembatan Gantung Curug Koleang, Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda, Bandung, Sabtu (9/2/2019). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 13:38

Cuaca Ekstrem Kota Bandung Akan Menimbulkan Kerawanan Bahaya Kebakaran

Cuaca ekstrem acapkali menjadi peringatan alam, bukan hanya sekadar perubahan musim tetapi peningkatan suhu mengakibatkan kekeringan yang memiliki potensi besar untuk terjadinya kerawanan kebakaran

Sawah mengalami kekeringan di musim Kemarau. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 11:24

Defisit Rp300 Miliar, Siapa yang Gagal Mengelola Bandung?

Defisit Rp300 miliar itu tentu saja merupakan cerita yang jauh lebih kompleks dari sekadar kekurangan duit kas.

Balai Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Humas Setda Kota Bandung  via ayobandung.com)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 08:18

Merdeka dalam Berpikir, Merdeka dalam Bertindak

Makna kemerdekaan di era digital tercermin dari kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis, menyaring informasi, dan bertindak secara bertanggung jawab.

Ilustrasi orang Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Heru Dharma)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 20:01

Membaca Gaya Komunikasi di Balik Publikasi Koleksi Jam Tangan Edisi Khusus

Analisis ini berfokus pada cara perusahaan menyampaikan produknya kepada publik, bukan membahas spesifikasi produk secara rinci.

Ilustrasi iklan.
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 18:10

Menulis sebagai Cara Membangun Pengetahuan

Sebuah refleksi tentang menulis yang tidak berhenti pada keterampilan menyusun kata dan kalimat, tetapi melihat menulis sebagai bagian dari proses membangun pengetahuan dan membentuk cara berpikir.

Ilustrasi mengetik artikel dengan laptop. (Sumber: Unsplash | Foto: Sergey Zolkin)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 17:02

Indonesia Raya Tercipta di Bandung

Gagasan menciptakan lagu kebangsaan muncul setelah W.R. Soepratman membaca tantangan di majalah Timboel pada 1924.

Ilustrasi Wage Rudolf Soepratman. (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 11 Agu 2026, 16:53

Bandung Makin Panas di Siang dan Makin Dingin di Malam, Ada Apa dengan Suhu Kota?

Suhu Kota Bandung menunjukkan perubahan menarik. Siang makin panas dan malam tetap dingin. Pohon serta ruang hijau punya peran pent

Kota Bandung tampak seperti cekungan dengan dominasi kawasan pemukiman serta industri. Sementara bagian hijau sudah sangat kurang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 16:08

Penyiaran Proklamasi Kemerdekaan di Bandung

Berita mengenai proklamasi kemerdekaan dengan cepat menyebar dan meluas dalam masyarakat Kota Bandung.

Jawa hokokai pada 1944. (Sumber: Polri.go.id)
Wisata & Kuliner 11 Agu 2026, 15:39

Panduan Wisata Telaga Biru Cicerem, Danau Jernih di Kaki Gunung Ciremai

Jelajahi Telaga Biru Cicerem, telaga alami dengan air biru kehijauan yang jernih, ikan warna-warni, dan panorama kaki Gunung Ciremai.

Telaga Biru Cicerem. (Sumber: Instagram @telagabiruciceremofficial)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 15:17

Dilema PKL: Tertib atau Mati Pelan-pelan

Data menunjukkan bahwa sektor informal, seperti PKL, masih menjadi tulang punggung tenaga kerja di Indonesia.

Petugas Satpol PP Kota Bandung menggunakan alat berat merobohkan bangunan liar dan lapak PKL di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 13:48

Berjumpa dengan Bari Lukman, Pengibar Merah Putih Pertama di Bandung

Yang menarik, perjumpaan dengan Bari Lukman tidak diawali oleh pencarian seorang tokoh sejarah.

Bari Lukman (memegang bolpoin) bersama rekan-rekan wartawan di Bandung. (Sumber: Dokumentasi  Kin Sanubary)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 12:27

Jejak Memori Rijsttafel: Simfoni Akulturasi dan Potret Budaya Kolonial di Nusantara

Sebagai warisan budaya, Rijsttafel mengajak kita untuk melakukan penelusuran terhadap sebuah tradisi adiboga yang tumbuh di tengah ketegangan kolonialisme.

Momen rijsttafel pada tahun 1880-an. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Jhr. Josias Cornelis Rappard)