Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Konsistensi infoantapani Menyapa Warga Antapani Selama 12 Tahun, Bukan Cuma Urusan Algoritma dan Engagement

Nisrina Nuraini
Ditulis oleh Nisrina Nuraini diterbitkan Jumat 23 Jan 2026, 06:49 WIB
Owner dan founder @infoantapani, Venda Setya Nugraha. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)

Owner dan founder @infoantapani, Venda Setya Nugraha. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)

AYOBANDUNG.ID - Di tengah arus perubahan media sosial yang kian deras dan beragam, akun Instagram @infoantapani hadir dengan caranya sendiri. Akun ini tidak ingin dipandang sebagai media yang semata-mata mengutamakan kecepatan, namun juga tidak memilih gaya bahasa yang saklek, kaku, atau terlalu formal.

Sejak awal, @infoantapani lahir dari sisi paling personal—bersifat lokal dan terasa dekat dengan warganya. Akun ini digagas oleh sang owner sekaligus founder, Venda Setya Nugraha (34), warga Antapani yang berinisiatif mendirikan @infoantapani pada 2014. Awalnya, akun ini dimaksudkan sebagai wadah informasi warga sekaligus “homeless media” yang bertujuan mempermudah arus informasi di kawasan Antapani.

Berangkat dari hobi memotret dan keinginan menyimpan berbagai momen yang tertangkap lensa kameranya, Venda kemudian membuka akun Instagram sebagai ruang berbagi. Seiring waktu, akun tersebut berkembang dan kini menjadi salah satu rujukan informasi warga Antapani.

Tampilan Instagram @infoantapani. (Sumber: @infoantapani)
Tampilan Instagram @infoantapani. (Sumber: @infoantapani)

“Dulu, setiap habis foto-foto suka bingung mau simpan di mana. Akhirnya banyak yang cuma jadi sampah digital di laptop,” ujar Venda, menjelaskan alasan awal dirinya memilih Instagram sebagai medium berbagi. Dari situlah @infoantapani resmi lahir sebagai proyek personal, sekaligus ruang gerak pribadinya dalam membagikan informasi seputar Antapani.

Bermodalkan pemahaman dasar ilmu desain serta pengalamannya sebagai desainer grafis, Venda merancang tampilan @infoantapani sesuai dengan visinya. Mulai dari desain, tata letak visual, hingga logo—yang terinspirasi dari salah satu ajang bergengsi, Japan International Film Festival—semuanya dikerjakan sendiri.

Menurut Venda, @infoantapani menjadi wadah ideal untuk menyalurkan berbagai konten yang menarik perhatian warga. Kontennya pun beragam, mulai dari informasi kuliner, tempat baru di Antapani, lowongan pekerjaan, laporan kehilangan barang, hingga daftar lokasi yang dulu sempat dikenal namun kini telah hilang dari lanskap Antapani masa kini.

Sentuhan personal menjadi ciri khas utama @infoantapani. Akun ini tidak dipaksakan untuk beradaptasi atau menyerupai gaya akun informasi daerah lain. Justru, Venda sengaja menjaga jarak dari pola visual dan gaya penyajian feeds maupun story yang lazim digunakan akun sejenis.

“Sejak awal, komposisi @infoantapani memang ditujukan sebagai akun infotainment. Pembagiannya kira-kira 20 persen informasi dan 80 persen hiburan. Kontennya harus terasa menghibur atau setidaknya membantu warga Antapani mencari informasi ringan sehari-hari,” jelasnya.

Pilihan tersebut diambil berdasarkan pengamatan pribadi terhadap karakter media yang ia bangun. Venda menyadari betul bahwa akun yang ia kelola secara mandiri ini bukanlah media yang berpijak pada kaidah jurnalistik secara utuh.

Ia mengaku hanya mendalami jurnalistik foto dari waktu ke waktu. Namun, justru di situlah nilai adaptif dan daya bertahan menghadapi perkembangan zaman menjadi bagian penting dalam perjalanannya.

Kehadiran @infoantapani juga tidak dimaksudkan untuk menjadi “segala-galanya” bagi semua segmen audiens. Venda menegaskan, akun ini dirancang sebagai ruang yang aman, ringan, dan akrab—agar warga Antapani bisa semakin dekat serta mengenal lingkungannya sendiri.

Salah satu unggahan akun @infoantapani. (Sumber: @infoantapani)
Salah satu unggahan akun @infoantapani. (Sumber: @infoantapani)

Meski begitu, isu sensitif tidak serta-merta dihindari. Venda menjelaskan bahwa dirinya tidak ragu mengangkat isu-isu tersebut, selama proses kurasi informasi dilakukan dengan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kurasi yang dimaksud mencakup pengecekan langsung kepada pihak yang mengirim informasi melalui pesan langsung (DM). Informasi tersebut kemudian diperdalam lewat komunikasi lanjutan, disertai data dan keterangan pendukung sebelum dipublikasikan.

Untuk peristiwa yang bersifat mendadak atau sulit diprediksi, Venda memilih turun langsung ke lokasi kejadian guna memastikan kebenaran informasi. Ia mengaku senang jika @infoantapani dapat terus menjadi perantara informasi bagi warga Antapani saat ini.

Perjalanan membangun akun ini tentu tidak selalu mulus. Salah satu pengalaman pahitnya terjadi saat ia tanpa sengaja me-repost sebuah isu sensitif yang kemudian menyinggung aparat tertentu.

“Waktu itu pernah salah sasaran. Saya me-repost isu sensitif, dan yang didatangi justru saya, bukan akun pertama yang mengunggahnya,” tuturnya.

“Alhamdulillah, semuanya berakhir secara kekeluargaan. Dari akun ini juga, koneksi saya jadi luas dan sempat mendapat pembelaan di saat dibutuhkan,” lanjut Venda.

Setelah 12 tahun mengelola @infoantapani, kendala terbesar yang ia rasakan adalah pengaturan waktu dan energi. Pasalnya, ia mengelola akun ini seorang diri tanpa bantuan tim. Tak jarang, kritik muncul dari warga yang merasa informasi yang diunggah kurang lengkap.

“Dulu sempat punya tim, tapi lama-lama saya lebih nyaman bekerja sendiri. Jadi lebih leluasa menentukan arah konten. Kalau ada komplain dari warga, ya dimaklumi saja,” ujarnya. Bagi Venda, respons tersebut merupakan bagian dari umpan balik atas konten yang ia bagikan.

Dalam upaya meningkatkan engagement, Venda membangun ikatan emosional dengan audiens melalui konten-konten personal seputar lingkungan Antapani. Salah satunya dengan menghadirkan konten nostalgia dan rekomendasi. Dari interaksi itulah, peluang monetisasi dan kerja sama perlahan muncul.

Paid promote biasanya dua kali seminggu. Dalam sebulan hampir pasti ada saja tawarannya. Selain itu, ada juga kerja sama berbentuk kontrak tahunan,” jelasnya. Untuk konten berbayar, sebagian besar pihak menghubunginya langsung melalui DM atau nomor pribadi.

Sementara untuk kerja sama jangka panjang, Venda memilih aktif “menjemput bola”—mulai dari menyusun pitch deck, melakukan presentasi, hingga bernegosiasi harga yang disepakati kedua belah pihak.

Penentuan harga pun disesuaikan dengan segmentasi brand yang bekerja sama. Tidak semata soal nominal, @infoantapani juga memberi ruang bagi pelaku UMKM dengan skema pembayaran yang disesuaikan dengan kelas usahanya.

Venda menambahkan, setiap kerja sama dapat dikolaborasikan secara utuh. Salah satu contohnya saat @infoantapani terlibat dalam Event Antapani Run pada Desember 2025. Dalam acara tersebut, berbagai brand yang bekerja sama mendapat peran masing-masing untuk mendukung jalannya acara.

Bagi Venda, @infoantapani akan terus bertahan sebagai rumah informasi warga Antapani. Akun ini diharapkan mampu menjadi penopang informasi paling ringan dan dekat—hal-hal yang kerap dianggap sepele, namun sejatinya bernilai bagi kehidupan warga.

Bukan semata soal algoritma atau pertumbuhan pengikut, melainkan tentang kehadiran yang utuh: menyampaikan informasi dengan rasa, kedekatan, dan ruang personal sebagai identitas utamanya.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Mar 2026, 08:58

Kartu Lebaran dan Suasana Idulfitri di Bandung Era 1990-an

Menjelang Idulfitri pada dekade 1990-an, suasana Kota Bandung tidak hanya dipenuhi aroma kue Lebaran dan kesibukan orang bersiap mudik.

Kartu Lebaran versi ABG. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)